Anda di halaman 1dari 8

SOP Penggunaan Mesin Anastesi

1. Sebelum mesin digunakan pastikan:


 Kabel power terhubung dengan stop kontak lalu nyalakan
 Semua komponen terpasang pada tempatnya
 Pastikan mesin berfungsi sebelum digunakan ke pasien
 Pastikan panel gas bius dalam keadaan 0 / OFF
 Cek ketersediaan O2, N20, Sevoflurance, Isoflurance. jika
habis isi ulang terlebih dahulu sebelum dipakai
 Siapkan alat-alat penunjang mesin anastesi
 Laporkan bila ada kejanggalan, gangguan atau kerusakan
sebelum digunakan
2. Selama operasi berlangsung pastikan:
 Mesin berfungsi dengan baik
 Tidak ada kelainan atau kerusakan mesin selama jalan nya
operasi
 Pastikan ketersediaan O2, N20, Sevoflurance, Isoflurance
mencukupi selama jalannya operasi
 Laporkan bila ada kejanggalan, gangguan atau kerusakan
3. Setelah digunakan cek kembali mesin anastesi
4. O2, N20, Sevoflurance, Isoflurance HARUS dalam keadaan 0 /
OFF
5. Rapihkan komponen mesin anastesi dan alat-alat penunjang
pada tempatnya setelah digunakan
6. Laporkan bila ada kejanggalan, gangguan atau kerusakan
setelah mesin anastesi digunakan
7. Matikan mesin anastesi tanpa mencabut kabel power
SOP Penggunaan Lampu Gantung OK 2

1. Nyalakan saklar utama lampu


2. Pastikan mesin berfungsi sebelum digunakan
3. Tekan tombol power pada panel lampu
4. Atur kecerahan lampu sesuai dengan
kebutuhan
5. Atur fokus lampu dengan memutar komponen
fokus
6. Atur posisi lampu sesuai dengan posisi operasi/
kebutuhan operator
7. Setelah selesai digunakan, sebelum dimatikan
kecil kan kecerahan lampu terlebih dahulu
sampai paling redup
8. Apabila lampu sudah dalam keadaan paling
redup matikan tombol power pada panel
lampu
9. Matikan tombol saklar utama lampu
10. Laporkan bila ada kejanggalan, gangguan atau
kerusakan setelah lampu digunakan
SOP Penggunaan Lampu Gantung OK 1

1. Nyalakan saklar utama lampu


2. Pastikan mesin berfungsi sebelum digunakan
3. Kemudian atur kecerahan lampu sesuai
dengan kebutuhan dengan cara memutar
saklar tingkat kecerahan
4. Atur fokus lampu dengan memutar komponen
fokus
5. Atur posisi lampu sesuai dengan posisi
operasi/ kebutuhan operator
6. Setelah selesai digunakan, sebelum dimatikan
kecil kan kecerahan lampu terlebih dahulu
sampai paling redup dengan memutar saklar
tingkat kecerahan
7. Apabila lampu sudah dalam keadaan paling
redup matikan tombol power pada saklar
lampu
8. Laporkan bila ada kejanggalan, gangguan atau
kerusakan setelah lampu digunakan
SOP Penggunaan Lampu Portable

1. Hubungkan power sup lampu pada stop


kontak
2. Pastikan mesin berfungsi sebelum
digunakan
3. Nyalakan saklar utama lampu
4. Atur fokus lampu dengan memutar
komponen fokus
5. Atur posisi lampu sesuai dengan posisi
operasi/ kebutuhan operator
6. Matikan tombol saklar utama lampu
7. Laporkan bila ada kejanggalan,
gangguan atau kerusakan setelah lampu
digunakan
SOP Penggunaan Mesin Suction

1. Sebelum mesin digunakan pastikan:


 Kabel power terhubung dengan stop kontak
 Semua komponen terpasang pada tempatnya (tabung dan
selang konektor)
 Pastikan mesin berfungsi sebelum digunakan ke pasien
 Siapkan alat-alat penunjang mesin suction
 Laporkan bila ada kejanggalan, gangguan atau kerusakan
sebelum digunakan
 Jika sudah siap digunakan nyalakan tombol/ saklar on
pada mesin suction
2. Selama operasi berlangsung pastikan:
 Mesin berfungsi dengan baik
 Tidak ada kelainan atau kerusakan mesin selama jalan
nya operasi
 Pastikan keterisian cairan pada tabung suction
 Pastikan bahwa cairan tidak sampai penuh pada tabung
 Laporkan bila ada kejanggalan, gangguan atau kerusakan
3. Setelah digunakan cek kembali mesin suction
4. hitung cairan pada tabung saction (Pada kasus operasi
tertentu/ sesuai dengan instruksi operator)
5. Rapihkan komponen mesin suction dan alat-alat penunjang
pada tempatnya setelah digunakan
6. Laporkan bila ada kejanggalan, gangguan atau kerusakan
setelah mesin suction digunakan
7. Matikan mesin suction dan cabut kabel power
SOP Penggunaan Mesin Kouter
1. Sebelum mesin digunakan pastikan:
 Kabel power terhubung dengan stop kontak lalu nyalakan
 Semua komponen terpasang pada tempatnya baik arde dan
pijakan bipolar
 Pastikan mesin berfungsi sebelum digunakan ke pasien, alarm
panel arde tidak berbunyi dan lampu merah tidak menyala
 Siapkan alat-alat penunjang mesin kouter : kabel kouter
(monopolar) atau bipolar sesuai dengan kebutuhan dan
pasang pada tempat yang telah tersedia
 Atur besaran daya ( Cut, Coag, Bipolar) sesuai kebutuhan
 Tempelkan arde yang sudah dilapisi dengan kain lembab pada
tubuh pasien sesuai dengan kebutuhan operasi
 Laporkan bila ada kejanggalan, gangguan atau kerusakan
sebelum digunakan
2. Selama operasi berlangsung pastikan:
 Mesin berfungsi dengan baik
 Tidak ada kelainan atau kerusakan mesin selama jalan nya
operasi
 Atur daya sesuai kebutuhan
 Laporkan bila ada kejanggalan, gangguan atau kerusakan
3. Setelah digunakan cek kembali mesin kouter dan arde
4. Rapihkan komponen mesin anastesi dan alat-alat penunjang pada
tempatnya setelah digunakan. Hati- Hati dalam merapihkan kabel
arde
5. Laporkan bila ada kejanggalan, gangguan atau kerusakan setelah
mesin anastesi digunakan
6. Matikan mesin kouter dan cabut kabel power
SOP Penggunaan Mesin Autoclaf
1. Sebelum mesin digunakan pastikan:
 Pastikan mesin berfungsi sebelum digunakan dan berada pada
posisi On
 Susun peralatan instrument yang akan disterilkan dengan rapi
 Pastikan seluruh permukaan alat terpapar panas yang
dihasilkan mesin
 Pastikan alat yg disterilkan tidak menyentung dinding dalam
autoclave (atas, kanan, kiri, belakang, dan depan)
 Atur suhu panas pada autoclaf pada 180o dan dalam durasi +
21 menit
 Apabila alat sudah disusun dan mesin sudah disetting tutup
pintu autoclave dan mulai proses sterilisasi
 Laporkan bila ada kejanggalan, gangguan atau kerusakan
sebelum digunakan
2. Selama proses sterilisasi berlangsung pastikan:
 Mesin berfungsi dengan baik
 Tidak ada kelainan atau kerusakan mesin selama jalan nya
sterilisasi
 Pastikan suhu terus naik dan mencapai angka suhu yang diatur
 Apabila suhu sudah mencapai angka yang di atur, maka
pastikan waktu penghitungan waktu mulai berjalan mundur
 jangan sesekali membuka pintu autoclave apabila proses
pensterilan sedang berlangsung
 Laporkan bila ada kejanggalan, gangguan atau kerusakan
3. Setelah alat steril (waktu penghitungan tertulis 00:00, berwarna
hijau, dan alarm berbunyi) matikan mesin autoclave
4. Simpan alat yang sudah steril pada tempatnya/ rak
5. Laporkan bila ada kejanggalan, gangguan atau kerusakan setelah
mesin anastesi digunakan
SOP Penggunaan Mesin Cuci Tangan
1. Sebelum mesin digunakan pastikan:
 Mesin cuci tangan dalam keadaan menyala
 Semua komponen terpasang pada
tempatnya
 Pastikan mesin berfungsi sebelum digunakan
 Cek ketersediaan air, sabun cuci tangan, dan
alcohol sebelum mencuci tangan.
 Isi terlebih dahulu apabila ketersediaan air,
sabun cuci tangan, dan alcohol habis
 Laporkan bila ada kejanggalan, gangguan
atau kerusakan sebelum digunakan
2. Cuci tangan dengan air mengalir dengan cara
menginjak pedal bagian bawah mesin
3. Jaga kebersihan mesin dan bagian cermin
4. Laporkan bila ada kejanggalan, gangguan atau
kerusakan setelah mesin digunakan