Anda di halaman 1dari 4

PERAWATAN BAYI BARU LAHIR DI RUMAH

BBL adalah: Bayi yg lahir normal atau cukup bulan dengan lama kehamilan 37-42 minggu dan
berat lahir 2500-4000 gram baik secara normal maupun sesar.

1. Perawatan Tali Pusat


 Cuci tangan sebelum dan sesudah memegang bayi
 Biarkan tali pusat tetap terbuka tanpa dibubuhi apapun hingga tali pusat lepas dengan
sendirinya (umunya 1-2 minggu setelah persalinan)
 Tali pusat pada bayi baru lahir harus selalu dipastikan dalam keadaan bersih dan
kering
 Pastikan pemakaian popok dibawah tali pusat

2. Memandikan Bayi Baru Lahir


 Bayi dapat dilap dengan air hangat 6 jam setelah kelahiran.
 Sebelum tali pusat lepas, bayi dapat dimandikan dengan kain lap atau spon.
 Setelah tali pusat lepas bayi dapat dimandikan dengan dimasukkan ke dalam air
hangat-hangat kuku dengan sabun dan sampo khusus bayi.
 Gunakan seminimal mungkin zat-zat yang berkontak dengan kulit karena kulit bayi
masih sangat sensitif.
3. Menjaga Kebersihan Kemaluan
Bersihkan kemaluan dari bagian depan ke belakang dengan menggunakan kapas yang
sudah dibasahi air bersih ataupun handuk basah.

4. Memilih Pakaian Bayi


 Pilihlah pakaian dari bahan yang lembut, menyerap air dan tidak kaku.
 Jika bayi kedinginan, hanya perlu memakai atasan, popok atau celana, selimut dan
topi
 Tidak dianjurkan untuk membedong karena membatasi gerak bayi.
 Tidak dianjurkan pula untuk terus menggunakan sarung tangan maupun kaos kaki
karena terdapat indera peraba yang merupakan alat untuk belajar pada bayi.
 Jangan gunakan gurita karena bayi bernafas lebih banyak menggunakan otot-otot
perut.

5. Perawatan Kuku Bayi


Gunting kuku bayi dengan hati-hati saat bayi tidur
6. Perawatan Mata, Hidung, dan Telinga Bayi
 Mata dapat dibersihkan dengan kapas yang dibasahi dengan air hangat, mulai dari
arah hidung ke luar.
 Liang telinga tidak perlu dikorek karena akan keluar sendiri ketika sudah cukup besar
dan lunak saat bayi menangis.
 Lubang hidung bayi cukup dilap saat mandi.

7. Menidurkan Bayi
 Dalam sehari bayi dapat tidur sampai total 20 jam, yang terpecah dalam periode-
periode tidur 20 menit hingga 4 jam.
 Usahakan kamar bersuhu sejuk, tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas, dan
mendapat cahaya serta ventilasi cukup.
 Posisi tidur yang dianjurkan adalah posisi terlentang karena dapat mencegah
terjadinya sindrom kematian mendadak bayi
 Tempat tidur bayi sebaiknya menggunakan alas yang rata dan tidak terlalu lembut.
 Hindari menggunakan benda-benda yang dapat menutupi kepala bayi.

8. Memberikan ASI
 Beri ASI eksklusif selama 6 bulan
 Bayi yang usia kehamilan ibu 32-34 minggu (BB 1500-1800 gram), Ibu dapat
memerah ASI dan ASI dapat diberikan dengan menggunakan sendok, cangkir, atau
pipet.