Anda di halaman 1dari 2

PENATALAKSANAAN BIMBINGAN ROHANI RUTIN

Nomor Dokumen Nomor Revisi Halaman


RUMAH SAKIT
1 1/2
ISLAM
BANJARMASIN

Tanggal Terbit Ditetapkan Oleh Direktur


PROSEDUR
TETAP 01 Juni 2016 drg. Hj. EVA ARIYANI
NIK. 0559.VII.2011
25 Sya’ban 1437 H

Pengertian Pemberian fasilitas bimbingan rohani bagi pasien yang membutuhkan


atau memerlukan bimbingan rohani selama di rawat di RS Islam
Banjarmasin.

Tujuan Membantu dan mengusahakan pasien untuk mencapai derajat kesehatan


secara holistik / keseluruhan, terutama kesehatan spiritual sesuai dengan
agama dan kepercayaannya.

Kebijakan Sesuai dengan SK DIREKTUR NOMOR : ../H/KEP.DIR/RSIB/VI/2016 tentang


penatalaksanaan bimbingan rohani rutin.

Prosedur 1. Petugas Bimroh berkoordinasi dengan Kepala ruangan Rawat Inap


untuk melakukan pendataan pasien.
2. Petugas BimRoh melapor kepada kepala Ruangan sambil membawa
data pasien untuk mendapatkan izin kunjungan pasien ke ruang-
ruangan yang telah didata.
3. Memasuki ruangan pasien dengan tenang dan sikap yang empati
serta memperkenalkan diri dengan menyebut nama dan dia dari bina
rohani.
4. Petugas melihat kondisi umum pasien, dan apabila situasinya
memungkinkan dapat ditanyakan hal – hal sebagai berikut :
a. Apakah yang anda rasakan ?
b. Bagaimana kondisi sakitnya ?
c. Apa yang dapat kami bantu untuk kebutuhan spiritual bapak /
ibu ?
5. Petugas menjelaskan tentang layanan bina rohani bagi pasien dan
keluarga kepada pasien dan keluarga sebagai berikut :
a. RSIB menyediakan rohaniawan, namun apabila keluarga pasien
menghendaki memanggil rohaniawan sendiri dipersilahkan.
b. Apabila rohaniawan yang diundang sudah hadir di RSIB, maka bagi
pasien kelas II sampai kelas III akan disediakan sampiran untuk
bimbingan rohani. Sedangkan bagi pasien di kelas I dan VIP yang
dalam 1 kamar sendiri, maka bimbingan rohani dilaksanakan di
kamarnya saja.
c. Jika kondisi pasien tidak memungkinkan untuk dibawa keruangan
khusus ( ICU / ICCU ), maka pasien dan keluarga dipersilahkan
melakukan bimbingan diruangan tersebut dengan tidak
mengganggu pasien lainnya.
d. Bimbingan rohani yang dilakukan adalah do’a.
6. Selesai melaksanakan bim rohani, petugas BimRoh melapor kepada
Ka. Ruangan sambil mengisi buku laporan yang tersedia di nurse
station, dan setelah selesai petugas bimroh bisa kembali
keruangannya.

1. Kepala Ruangan
Unit terkait 2. Petugas Bina Rohani
3. Petugas Keamanan