Anda di halaman 1dari 12

AKTA PERJANJIAN KERJASAMA

INDUSTRI PENGELOLAAN TEMBAKAU DAN CENGKEH


MENGENAI PEMASOK TEMBAKAU
Pada hari ini, Jum’at -----------------------------
tanggal 11 Juli 2009 ------------------------------
pukul 10.30 WIB -----------------------------------
Berhadapan dengan saya, Muhammad Abdul Mujib, -----
Sarjana Hukum, Magister Kenotariatan. -------------
Notaris di Semarang, dengan dihadiri oleh saksi-
saksi yang saya, Notaris kenal dan nama-namanya
akan disebut pada akhir akta ini : ---------------
1. a. Tuan, ------------------------------------
Nama : Puang Hasibuan---------------------
Pekerjaan : Direktorat Keuangan----------------
Alamat : Jl. Gn Sahari XI, RT 006 / RW 003,
Semarang, Jawa Tengah--------------
Pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor : 3865790090098
b. Nona,------------------------------------------
Nama : Lutfika Dewi-----------------------
Pekerjaan : Sekretaris-------------------------
Alamat : Jl. Tebet raya No. 27 RT 3/RW 4,---
Semarang, Jawa Tengah.-------------
Pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor : 386778909990
Untuk selanjutnya dalam akta ini disebut : Saksi-
saksi atas Perjanjian Kerjasama Pemasokkan Tembakau
dari pihak kedua. ---------------------------------
------------------- PIHAK PERTAMA -----------------
2. Tuan ------------------------------------------
Nama : Ricco Tantular---------------------
Pekerjaan : Direktur Utama---------------------
Alamat : Jl. Instirutri Kav 34, ------------
Semarang, Jawa Tengah.--------------
Untuk selanjutnya dalam akta ini disebut :Pihak
pemasok tembakau dalam perjanjian kerjasama ini. --
-------------------- PIHAK KEDUA ------------------
Para Penghadap telah dikenal oleh saya, Notaris.
Para Penghadap bertindak dalan
kedudukannya sebagaimana tersebut di atas
menerangkan terlebih dahulu sebagai berikut : -----
1. Bahwa Pihak Pertama dan Pihak Kedua
bermaksud mengadakan kerjasama dalam usaha
sebagaimana yang diatur oleh Undang-Undang Nomor
1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas dan
yang tercantum dalam Akta Perjanjian Kerjasama
yang akan disebut dibawah ini, khususnya dalam
bidang Industri Tembakau termasuk tetapi tidak
terbatas dalam hal memegang hak paten, merk,
Design industri dan/atau memegang lisensi paten
dari Perusahaan di Luar Negeri yang bergerak
dalam bidang Industri Tembakau. ----------------
2. Bahwa untuk hal tersebut Pihak Pertama bersedia
untuk menjalankan/ melaksanakan pemasokkan
tembakau untuk PT Gabemian Samosir Cigarette
tersebut, sedangkan Pihak Kedua yaitu PT
Gabemian Samosir Cigarette memberikan sejumlah
uang kepada pihak kedua untuk pemasokkan
tembakau pada PT Gabemian Samosir Cigarette
tersebut. --------------------------------------
Sehubungan dengan segala apa yang telah diuraikan
tersebut di atas, maka Pihak Pertama dan Pihak
kedua setuju untuk melaksanakan kerjasama tersebut
membuat Akta Perjanjian Kerjasama ini (selanjutnya
disebut “Perjanjian”), dengan syarat-syarat dan
ketentuan-ketentuan sebagai berikut : -------------
--------------------- PASAL 1 ---------------------
---------------- OBYEK KERJASAMA ------------------
Para Pihak sepakat untuk saling bekerjasama dalam
usaha sebagaimana yang diatur oleh Undang-Undang
Nomor 1 Tahun 1995 tentang Undang-undang Perseroan
Terbatas dan yang tercantum dalam Akta Perjanjian
Kerjasama yang akan disebut dibawah ini, khususnya
dalam bidang Industri Tembakau termasuk tetapi
tidak terbatas dalam hal memegang hak paten, merk,
Design industri dan/atau memegang lisensi paten
dari Perusahaan di Luar Negeri yang bergerak dalam
bidang Industi Tembakau. --------------------------
---------------------- PASAL 2 --------------------
----------------- BENTUK KERJASAMA ----------------
Para Pihak sepakat untuk membuat kerjasama dalam
bentuk Pemasokkan tembakau untuk PT Gabemian
Samosir Cigarette, dimana Pihak Pertama akan
menjalankan/melaksanakan dan mengurus Pemasokkan
Tembakau untuk PT Gabemian Samosir Cigarette
tersebut sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1995 tentang Perseroan
Terbatas dan Akta Perjanjian Kerjasama tersebut
sedangkan Pihak Kedua akan menyediakan sejumlah
dana untuk Pemasokkan Tembakau tersebut. ----------
----------------------- PASAL 3 -------------------
--------------- JANGKA WAKTU KERJASAMA -----------
1. Bahwa jangka waktu kerjasama berlaku sejak
ditandatanganinya Perjanjian oleh para Pihak. ---
2. Perjanjian ini berlaku sebagai pokok dari
pembentukan Pemasokkan tembakau untuk PT Gabemian
Samosir Cigarette, tanpa ditandatanganinya
Perjanjian ini, maka Pemasokkan tembakau untuk PT
Gabemian Samosir Cigarette tidak akan pernah
dibentuk.
3. Pihak Kedua diberi hak untuk mengakhiri kerjasama
ini apabila menurut pertimbangan Pihak Kedua,
Pihak Pertama tidak melaksanakan kewajibannya
sebagaimana yang ditentukan dalam Pasal 4
mengenai Hak dan Kewajiban Pihak Pertama. -------
4. Pengakhiran mana akan diberitahukan secara
tertulis oleh Pihak Kedua kepada Pihak Pertama
selambat-lambatnya 30 (tigapuluh) hari sejak
ditetapkannya tanggal pengakhiran tersebut. -----
---------------------- PASAL 4 -------------------
---------------- BAGI HASIL KERJASAMA -------------
1. Bentuk bagi hasil kerjasama sebagaimana yang
dimaksud dalam Perjanjian ini adalah berupa
pemberian Deviden, yaitu Pemasokkan tembakau yang
diberikan oleh Industri Pengelolaan Tembakau Dan
Cengkeh untuk PT Gabemian Samosir Cigarette
dengan sejumlah dana yang diberikan oleh PT
Gabemian Samosir Cigarette. ---------------------
2. Pemberian Deviden akan dilaksanakan berdasarkan
hasil kualitas tembakau dan keuntungan dari
produksi tersebut. ------------------------------
3. Pihak Pertama sepakat untuk pertama kalinya
pemberian Deviden seluruhnya akan diberikan
kepada Pihak Kedua. -----------------------------
4. Apabila Pihak Kedua telah menerima
pemberian Deviden tersebut, maka Pihak Kedua
bersedia untuk memberikan kepada Pihak
Pertama sebagai prestasi melaksanakan
kerjasama sebesar 50 % (limapuluh persen) dari
bagian Deviden yang diterima. -------------------
------------------- PASAL 5 ----------------------
--------- HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK ------------
1. Hak dan Kewajiban Pihak Pertama.
a) Menjalankan/melaksanakan pengurusan pemasokkan
tembakau untuk PT Gabemian Samosir Cigarette
sesuai dengan ketentuan yang diatur Undang-
Undang Nomor 1 Tahun 1995 tentang Perseroan
Terbatas dan Akta Perjanjian Kerjasama. ------
b) Melaporkan secara berkala kegiatan operasional
Industri Pengelolaan Tembakau Dan Cengkeh
tersebut kepada Pihak Kedua dalam bentuk
laporan yang akan ditentukan oleh Pihak Kedua.
c) Meminta persetujuan Pihak Kedua terlebih
dahulu dalam setiap pengambilan keputusan yang
bersifat prinsip yang menentukan atas jalannya
pemasokkan tembakau yang dilakukan oleh
Industri Pengelolaan Tembakau Dan Cengkeh,
sebagai Jaminan dalam rangka memperoleh
fasilitas kredit dan hal-hal lainnya yang
ditentukan kemudian berdasarkan pertimbangan
Pihak Kedua. ---------------------------------
d) Mendapatkan hak dan wewenang atas segala
pengurusan pemasokkan tembakau tersebut; -----
e) Menerima hasil keuntungan berupa Deviden dari
hasil kualitas tembakau dan keuntungan yang
diperoleh dari penjualan produksi tersebut
dari Pihak Kedua, dengan pihak pertama yang
melaksanakan pemasokkan tembakau dan pihak
kedua yang memberikan sejumlah dana untuk
pemasokkan tembakau tersebut, yang dimana
adanya kesepakatan keuntungan bersama. -------
2. Hak dan Kewajiban Pihak Kedua.
a) Pihak Kedua berkewajiban untuk memberikan
sejumlah uang sebesar pemasokkan tembakau
tersebut atau jumlah yang ditentukan lain oleh
Para Pihak yang nilainya mencakup dari nilai
investasi Pemasokkan Tembakau yang ditanamkan
dalam Industri Pengelolaan Tembakau Dan
Cengkeh tersebut atas pelaksanaan Kerjasama
ini. -----------------------------------------
b) Pihak Kedua berkewajiban untuk
membayar seluruh biaya-biaya yang
berkenaan dengan pelaksaan kerjasama ini
termasuk tetapi tidak terbatas atas segala
biaya operasional Industri Pengelolaan
Tembakau Dan Cengkeh, biaya-biaya yang
menyangkut segala perijinan yang dibutuhkan. -
c) Pihak Kedua selain berhak mendapat keuntungan
yang didapat dari hasil keuntungan perusahaan
berupa kualitas tembakau yang besarnya akan
ditentukan kemudian secara bersama-samaoleh
Para Pihak. ----------------------------------
d) Pihak Kedua berhak dikemudian hari menentukan
pihak-pihak yang ditunjuk oleh Pihak Kedua
baik itu perorangan maupun Badan Hukum untuk
ditempatkan dalam susunan pengurus pemasok
tembakau Industri Pengelolaan Tembakau Dan
Cengkeh --------------------------------------
-------------------- PASAL 6 ---------------------
-------------- MANAJEMEN KERJASAMA --------------
1. Seluruh kegiatan kerjasama ini akan
dilaksanakan oleh Industri Pengelolaan Tembakau
Dan Cengkeh sebagai Badan Hukum Indonesia
ditolak oleh Menteri Hukum Dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia. -------------------
2. Pengelolaan dan pengurusan kegiatan pemasokkan
tembakau akan dilaksanakan sepenuhnya oleh
Pihak Pertama sesuai dengan prinsip kehati-
hatian yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1
Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas dengan
ketentuan Pihak Pertama wajib melaporkan segala
kegiatan dalam mengelola dan mengurus
pemasokkan tembakau tersebut kepada Pihak
Kedua, khusus mengenai kegiatan administrasi
keuangan baik dalam hal pengeluaran maupun
pemasukan, Pihak Pertama berkewajiban untuk
meminta persetujuan terlebih dahulu dari Pihak
Kedua atau orang yang ditunjuk oleh Pihak
Kedua. ----------------------------------------
--------------------- PASAL 7 --------------------
------------- PERNYATAAN PIHAK PERTAMA -----------
1. Pihak Pertama mempunyai hak dan wewenang untuk
menandatangani Perjanjian ini maupun tambahan-
tambahan dan atau perubahan-perubahan serta
melaksanakan kewajiban-kewajibannya berdasarkan
Perjanjian ini. -------------------------------
2. Pihak Pertama akan melaksanakan/menjalankan
pengurusan Pemasok Tembakau dengan prinsip
kehati-hatian dan tidak melanggar ketentuan
yang diatur oleh Undang Undang Nomor 1 Tahun
1995 tentang Perseroan Terbatas dan Akta
Perjanjian kerjasama Perseroan Terbatas. ------
3. Pihak Pertama tidak akan membuat Perjanjian
dengan pihak ketiga yang bertentangan baik
secara langsung maupun tidak langsung dengan
Perjanjian ini. ------------------------------
4. Pihak Pertama tidak sedang terlibat dalam
perkara pidana atau perdata mendapatkan sanksi
administrasi dan pemerintah baik secara
langsung maupun tidak langsung akan
mempengaruhi Perjanjian ini. ------------------
5. Pihak Pertama akan memberikan laporan secara
tertulis mengenai setiap perubahan anggaran
dasar dan kepengurusan yang terjadi ataupun
apapun juga baik secara langsung maupun tidak
langsung akan mempengaruhi Perjanjian ini. ----
6. Bahwa segala keterangan yang diberikan oleh
Pihak Pertama sehubungan dengan Perjanjian ini
adalah benar adanya. --------------------------
-------------------- PASAL 8 --------------------
------------ PEMBATALAN PERJANJIAN --------------
1. Perjanjian ini dapat diakhiri oleh kedua belah
pihak berdasarkan kesepakatan bersama. --------
2. Apabila Pihak Pertama lalai melakukan
kewajibannya seperti yang diatur dalam
Perjanjian ini, maka Pihak Kedua berhak
membatalkan Perjanjian kerjasama ini dan berhak
mengambil alih seluruh aset dana yang masuk
dalam pemasokkan tembakau tersebut termasuk
tidak terbatas mempergunakan haknya untuk
menggunakan Surat Pernyataan Pengalihan
keuangan. -------------------------------------
3. Pembatalan Perjanjian seperti yang termaksud
pada pasal ini akan diberitahukan sebelumnya
secara tertulis oleh Pihak kedua kepada Pihak
Pertama dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari
kerja. ----------------------------------------
4. Akibat pembatalan perjanjian ini maka Pihak
Pertama berkewajiban menandatangani semua surat
dan dokumen yang berhubungan dengan perjanjian
kerjasama ini kepada Pihak Kedua atau kepada
Pihak yang ditunjuk oleh Pihak Kedua. -------
---------------------- PASAL 9 ------------------
----------- KEADAAN MEMAKSA/FORCE MAJEURE -------
1. Dalam hal terjadinya peristiwa-peristiwa
sebagai akibat dari pada hal-hal yang berada
diluar batas kemampuan kedua belah pihak
seperti antara lain bencana alam, kebakaran,
kebijaksanaan Pemerintah dalam soal moneter
kecuali devaluasi, dan lain-lain sejenisnya,
maka pihak lainnnya wajib memberitahukan kepada
pihak yang tidak menderita karena akibat
terjadinya keadaan memaksa/force majeure
selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah
mengetahui adanya peristiwa yang dimaksudkan
keadaan memaksa/force maejure tersebut diatas.
2. Terhadap segala kerugian yang disebabkan atas
hal-hal tersebut diatas para pihak akan
menyelesaikannya secara musyawarah. -----------
------------------- PASAL 10 ---------------------
---------------- KORESPONDENSI -------------------
Segala surat menyurat atau korespodensi lainnya
yang akan dilakukan oleh para pihak dalam
perjanjian ini akan dilakukan dengan melalui
alamat oleh tiap-tiap pihak akan diberitahukan 30
(tigapuluh) hari sebelumnya oleh pihak yang satu
kepada pihak lainnya apabila tidak ada
pemberitahuan, maka alamat yang tercantum pada
perjanjian ini secara hukum adalah alamat yang sah
dan berlaku. -------------------------------------
------------------ PASAL 11 ---------------------
----------- PENYELESAIAN PERSELISIHAN ------------
1. Dalam hal terjadinya sengketa dalam pelaksanaan
dan atau penafsiran Perjanjian ini maka para
pihak akan menyelesaikannya secara musyawarah
dan dengan penuh itikad baik. -----------------
2. Apabila hal ini tidak juga dapat dilakukan,
maka para pihak dengan ini memilih Pengadilan
Negeri Jakarta Utara atau Pengadilan Negeri
yang mempunyai juridiksi atas asset atau tempat
kedudukan Pihak Pertama sebagai domisili yang
tetap dan tidak berubah. ----------------------
------------------ PASAL 12 ----------------------
----------- KETENTUAN-KETENTUAN LAIN -------------
1. Perjanjian ini berlaku terhitung sejak
ditandatangani dan tidak akan berakhir karena
salah satu pihak meninggal dunia/bubar, akan
tetapi turun-temurun dan harus dipenuhi oleh
para ahli warisnya (penggantinya yang sah
menurut hukum) dari pihak yang meninggal
dunia/bubar itu. ------------------------------
2. Perjanjian ini tidak dapat diubah dan/atau
ditambah, kecuali apabila perubahan dan/atau
penambahan itu dibuat dalam suatu perjanjian
tertulis yang ditandatangani oleh Pihak Pertama
dan Pihak Kedua bersama-sama. -----------------
3. Semua kuasa yang termaktub dalam Perjanjian ini
merupakan bagian yang terpenting dan tidak
terpisahkan dengan Perjanjian ini, yang tidak
akan dibuat tanpa adanya kuasa-kuasa tersebut
dan oleh karena itu kuasa-kuasa tersebut tidak
dapat ditarik kembali dan juga tidak akan
berakhir karena sebab-sebab yang termaksud
dalam Pasal 1813, 1815 dan 1816 KUH Perdata
Indonesia atau karena sebab apapun juga.
4. Para Pihak akan terbukti telah lalai didalam
melaksanakan kewajiban-kewajibannya kepada
pihak yang lain dengan lewatnya jangka waktu
yang ditetapkan sehingga mengenai kelalaian
tersebut tidak diperlukan lagi teguran atau
pernyataan apapun juga. -----------------------
5. Apabila salah satu pihak tidak
melaksanakan kewajibannya-kewajibannya, maka
Pihak yang dirugikan atas tidak dilaksanakannya
kewajiban-kewajiban tersebut, setelah diberikan
peringatan dengan sepatutnya, maka Pihak yang
dirugikan tersebut berhak membatalkan
Perjanjian ini, dan mengenai pembatalan
Perjanjian ini, Para Pihak sepakat untuk
melepaskan ketentuan-ketentuan yang termaksud
dalam Pasal 1266 dan 1267 KUH Perdata. --------
6. Segala surat dan pemberitahuan yang berhubungan
dengan Perjanjian ini wajib disampaikan kepada
pihak lain dengan surat tercatat atau surat
lainnnya yang disertai dengan tanda
penerimaan yang layak kepada masing-masing
Para Pihak sesuai dengan alamat-alamat yang
akan ditentukan oleh Para Pihak. --------------
7. Para Pihak tidak berhak untuk mengalihkan
segala hak dan kewajibannya berdasarkan
Perjanjian ini kepada orang atau pihak lain,
kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih
dahulu dari Pihak lainnya. --------------------
---------------- DEMIKIAN AKTA INI ---------------
Dibuat sebagai minuta dan dilansungkan di Semarang
pada hari dan tanggal yang disebut pada bagian
awal akta ini, dengan dihadiri oleh : ------------
1. a. Tuan, ------------------------------------
Nama : Robert Wijaya---------------------
Pekerjaan : Bendahara----------------
Alamat : Jl. Raden patah, RT 015 / RW 003,
Semarang, Jawa Tengah--------------
Pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor : 3865790090050
2. b. Nona,-------------------------------------
Nama : Jessica-----------------------
Pekerjaan : Sekretaris-------------------------
Alamat : Jl. Adartiga No. 3 RT 9/RW 4,------
Semarang, Jawa Tengah.-------------
Pemegang Kartu Tanda Penduduk Nomor : 386778909230
keduanya pegawai saya, sebagai saksi-saksi.
Segera setelah akta ini saya, Notaris
bacakan kepada para penghadap dan saksi-
saksi, maka akta ini ditandatangani oleh para
penghadap, saksi-saksi dan saya, Notaris.
Dilangsungkan dengan satu perubahan yaitu satu
coretan. -----------------------------------------
---Minuta akta ini telah ditandatangani
sebagaimana mestinya. ----------------------------
---Diberikan sebagai S A L I N A N yang sama
bunyinya. ----------------------------------------

PIHAK I PIHAK II
Direktur Utama Direktur Utama
Industri Pengelolaan Tembakau PT Gabemian Samosir Cigarette
Dan Cengkeh

(RICCO TANTULAR) (YABES SITORUS)