Anda di halaman 1dari 32

Bab 4 : Soal – Soal

Baca dulu :

 Bab 4 : VOIP
 Bab 4 : Konsep Kerja & Praktik Softswitch

1. Apa kepanjangan dari VoIP ?


A. Vocal over Internet Protocol
B. Voicemail overcome Internet Protocol
C. Voice over Internet Protocol
D. Voice overcome Internet Protocol
2. Teknologi yang menjadikan media internet unutk bisa melakukan
komunikasi suara jarak jauh secara langsung adalah…
A. VoIP
B. Web
C. Telephone
D. Smartphone
3. Salah satu fungsi dari VoIP yang berfungsi untuk menangkap
jaringan yang dituju, sehingga dapat melakukan iniialisasi pesan dan
percakapan disebut…
A. Database Service
B. Signalling
C. Call Connect
D. Codecs Operations
4. Layanan database untuk mencari tujuan akhir/endpoint yang harus
dituju sekaligus sebagai penerjemah alamat yang biasanya digunakan
dalam dua jaringan yang berbeda disebut…
A. Database Service
B. Signalling
C. Call Connect
D. Codecs Operations
5. Salah satu fungsi VoIP yang memungkinkan si penerima panggilan
dapat menerima panggilan adalah…
A. Database Service
B. Signalling
C. Call Connect
D. Codecs Operations
6. Salah satu fungsi dari VoIP yang berguna sebagai coder ataupun
decoder dalam pengubahan/transmitted suara menjadi sinyal
digital/paket data ataupun sebaliknya disebut…
A. Database Service
B. Signalling
C. Call Connect
D. Codecs Operations
7. Hardphone yang digunakan untuk memanggil dan menerima telepon
dalam VoIP adalah…
A. X-Lite
B. IP Phone
C. Briker
D. Server
8. Operating system dalam VoIP disebut…
A. X-Lite
B. IP Phone
C. Briker
D. Server
9. Label dari extension, dapat berupa sebuah string (angka, huruf dan
simbol yang diijinkan) atau pola yang harus di evaluasi secara
dinamik untuk mencocokan dengan banyak kemungkinan nomor
telepon adalah…
A. Extension
B. Priority
C. Command
D. Parameter
10. Urutan dari perintah yang harus dijalankan dalam sebuah
extension disebut…
A. Extension
B. Priority
C. Command
D. Parameter
11. Dalam server VoIP berfungsi sebagai routing (proses dimana
suatu item dapat sampai ke tujuan dari satu lokasi ke lokasi lain)
panggilan antar ekstensi, baik yang berada dalam satu IP-PBX (lokal)
maupun antar IP-PBX disebut…
A. Dial Up
B. Dial Routing
C. Dial Plan
D. Dial Trunk
12. Entitas berbasis software yang menjadikan fungsi control
panggilan pada jaringan IP adalah…
A. Softswitch
B. Hardswitch
C. Switch
D. Hub
13. Softswicth diperkenalkan dan dikembangkan oleh…
A. ISC
B. IBM
C. ISO
D. Oracle
14. Fungsi dari softswitch menangani fungsi seperti berlangganan
dan ketetapan jasa/layanan, dukungan operasional, penagihan dan
tugas manajemen jaringan lainnya seperti informasi billing disebut…
A. Management Plan
B. Service & Application Plan
C. Call Control & Signalling Plan
D. Transport Plan
15. Fungsi yang mengontrol elemen utama pada jaringan VoIP,
khususnya pada Transport Plan…
A. Management Plan
B. Service & Application Plan
C. Call Control & Signalling Plan
D. Transport Plan
16. Fungsi dari softswitch yang bertanggung jawab untuk
pengiriman pesan antar jaringan VoIP adalah…
A. Management Plan
B. Service & Application Plan
C. Call Control & Signalling Plan
D. Transport Plan
17. Fungsi dari softswitch yang menyediakan kendali, logaika dan
pengeksekusi satu atau lebih jasa/layanan atau apikasi dalam suatu
jaringan VoIP disebut…
A. Management Plan
B. Service & Application Plan
C. Call Control & Signalling Plan
D. Transport Plan
18. Arsitektur jaringan yang berfungsi sebagai elemen transport
untuk merutekan trafik dalam jaringan softswitch dan juga mengirim
atau menerima trafik dari jaringan lain yang berbeda adalah…
A. Media Gateway
B. Application Server
C. Application Layer
D. Signalling Gateway
19. Arsitektur jaringan yang berfungsi sebagai gerbang antara
jaringan signal SS7 dengan node-node lain pada jaringan IP yang
dikontrol oleh softswitch disebut…
A. Media Gateway
B. Application Server
C. Application Layer
D. Signalling Gateway
20. Arsitektur jaringan yang memiliki peran utama untuk
menyediakan logika layanan dan eksekusi untuk beberapa aplikasi
dan layanan disebut…
A. Media Gateway
B. Application Server
C. Application Layer
D. Signalling Gateway

Bab 4 : VoIP
Penjelasan VoIP
Definisi Voip
Voice over Internet Protocol (juga disebut VoIP, IP Telephony, Internet
telephony atau Digital Phone) adalah teknologi yang memungkinkan
percakapan suara jarak jauh melalui media internet. Data suara diubah
menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan
paket-paket data, dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.

Definisi VoIP adalah suara yang dikirim melalui protokol internet (IP).

Pengertian VoIP (Voice over Internet Protocol).


Voice over Internet Protokol adalah Teknologi yang menjadikan media
internet untuk bisa melakukan komunikasi suara jarak jauh secara
langsung. Sinyal suara analog, seperti yang anda dengar ketika
berkomunikasi di telepon diubah menjadi data digitan dan dikirimkan
melalui jaringan berupa paket-paket data secara real time.

Dalam komunikasi VoIP, pemakai emlakukan hubungan telepon melalui


terminal yang berupa PC atau telepon biasa. Dengan bertelepon
menggunakan VoIP, banyak keuntungan yang dapat diambil diantaranya
adalah dari segi biaya jelas lebih murah dari tarif telepon tradisional,
kerena jaringan IP bersifat global. Sehinggan untuk hubungan Internasional
dapat ditekan hingga 70%. Selain itu, biaya maintenance dapat di tekan
kerena voice dan data network terpisah, sehinggan IP Phone dapat di
tambah, dipindah dan diubah. Hal ini karena VoIP dapat dipasang di
sembarang ethernet dan IP address, tidak seperti telepon konvensional yang
harus mempuntai port tersendiri di Sentral atau PBX (Private Branch
exchange).
Fungsi VoIP :

1. Signalling – Signalling berfungsi untuk menamkap jaringan yang dituju,


sehingga dapat melakukan inisialisasi (penyampaian) pesan/percakapan.
2. Database Service – Layanan database adalah salah satu fungsiVoIP
dalam mencari tujuan akhir/endpoint yang harus dituju, sekaligus sebagai
penerjemah alamat yang biasanya digunakan dalam duajaringan yang
berbeda.
3. Call Connect/Disconnect (Bearer Control) – Bearer Control
memungkinkan si penerima panggilan dapat memutuskan
panggilan/menerima panggilan.
4. Codecs Operations – Berguna sebagai coder ataupun decoderdalam
pengubahan/transmitted suara menjadi sinyal digital/paket data ataupun
sebaliknya.

Cara Kerja VoIP :

Cara Kerja VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari
speaker pada Komputer menjadi paket data digital, kemudian dari PC
diteruskan melalui Hub/ Router/ ADSL Modem dikirimkan melalui jaringan
internet dan akan diterima oleh tempat tujuan melalui media yang sama.
Atau bisa juga melalui melalui media telepon diteruskan ke phone adapter
yang disambungkan ke internet dan bisa diterima oleh telepon tujuan.

Untuk Pengiriman sebuah sinyal ke remote destination dapat dilakukan


secara digital yaitu sebelum dikirim data yang berupa sinyal analog diubah
ke bentuk data digital dengan ADC (Analog to Digital Converter), kemudian
ditransmisikan, dan di penerima dipulihkan kembali menjadi data analog
dengan DAC (Digital to Analog Converter). Begitu juga dengan VoIP,
digitalisasi voice dalam bentuk packets data, dikirimkan dan di pulihkan
kembali dalam bentuk voice di penerima. Format digital lebih mudah
dikendaika, dalam hal ini dapat dikompresi, dan dapat diubah ke format
yang lebih baik dan data digital lebih tahan terhadap noise daripada analog.

Bentuk paling sederhana dalam sistem VoIP adalah dua buah komputer
terhubung dalam internet. Syarat-syarat dasar untuk mengadakan koneksi
VoIP adalah komputer yang terhubung ke internet, mempunyai sound card
yang dibutuhkan dengan speaker dan mikropon. Dengan dukungan
software khusus, kedua pemakai komputer bisa saling terhubung dalam
koneksi VoIP satu sama lain. Bentuk hubungan tersebut bisa dalam bentuk
pertukaran file, suara, gambar. Penekanan utama dalam VoIP adalah
hubungan keduanya dalam bentuk suara.

Pada perkembangannya, sistem koneksi VoIP mengalami evolusi. Bentuk


dan peralatan pun berkembang, tidak hanya berbentuk komputer yang
saling berhubung, tetapi peralatan lain seperti pesawat telepon biasa
terhubung dengan jaringan VoIP. Jaringan data digital dengan gateaway
untuk VoIP memungkinkan berhubungan dengan PABX atau jaringan
analog telepon biasa. Komunikasi antara komputer dengan pesawaat
(extension) di kantor adalah memungkinkan. Bentuk komunikasi bukan
Cuma suara saja. Bisa berbentuk tulisan (chating) atau jika jaringan cukup
besar bisa dipakai untuk Video Conference. Dalam bentuk yang lebih lanjut
komunikasi ini lebih dikenal dengan IP Telephony yang merupakan
komunikasi bentuk multimedia sebagai kelanjutan bentuk komunikasi
suara (VoIP). Keluwesan dari VoIP dalam bentuk jaringan, perlatan dan
media komunikasinya membuat Voip menjadi cepat pupuler di masyarakat
umum.

Kebutuhan & Perangkat VoIP


1. X-Lite : Sebagai softphone untuk memanggil/ menerima telepon
2. IP Phone : Sebagai Hardphone untuk memanggil dan menerima
telepon
3. Briker : Sebagai operating sistem VoIP
4. Server : Sebagai pusat pengolahan data pada jaringan VoIP
5. Modem : Sebagai koneksi apabila server VoIP ada dijaringan internet

Perangkat lainnya:
1. HUB/Switch adalah sebuah alat jaringan komputer sebagai central
atau pusat untuk membagi koneksi yang saling terhubung dengan
port-port lainnya untuk dapat mengkoneksikan sebuah komputer
satu dengan komputer lainnya.
2. Router adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi
protocol kepada anggota jaringan yang lainnya, dengan adanya router
maka sebuah protocol dapat di-sharing kepada perangkat jaringan
lain.
3. ADSL modem merupakan singkatan dari Asymmetric Digital
Subscriber Line, yaitu suatu bentuk teknologi pada komunikasi data
yang dapat mentransmisikan data dengan cepat yang tinggi melalui
kabel tembaga telepon dan memiliki sifat asimetrik, sifat asimetrik
maksudnya bahwa data ditransferkan dengan kecepatan berbeda dari
satu sisi ke sisi lainnya.
4. VoIP phone Adaptor Konsep dasar penggunaan Circuit Switching
yaitu sebuah jalur komunikasi akan dibuka dan dipesan selama
terjadi komunikasi. Jalur komunikasi yang ada akhirnya menjadi
eklusif dimiliki oleh dua titik yang menggunakannya.

Ekstensi dan dial plan pada server


VoIP
Ekstensi Server VoIP

Dalam syntax yang digunakan di file extensions.conf , setiap tahapan


perintah dalam sebuah extension di tulis dalam format exten =
extension,priority,Command(parameter) Kesimpulannya, sebuah
“context” mempunyai nama, seperti “john”. Setiap context, kita dapat
mendefinisikan satu atau lebih “extension”. Setiap extension, kita dapat
mendefinisikan sekumpulan perintah. Komponen yang membangun
tahapan perintah extension atau command line adalah sebagai berikut:

1. Extension adalah label dari extension, dapat berupa sebuah string


(angka, huruf dan simbol yang diijinkan) atau pola yang harus di
evaluasi secara dinamik untuk mencocokan dengan banyak
kemungkinan nomor telepon. Setiap command lineyang menjadi
bagian dari extension tertentu harus mempunyai label yang sama.
2. Priority biasanya berupa angka integer. Merupakan urutan dari
perintah yang harus dijalankan dalam sebuah extension. Perintah
pertama yang akan dijalankan harus dimulai dengan prioritas 1, jika
tidak ada prioritas 1 maka Asterisk tidak akan menjalankan perintah
extension. Setelah prioritas 1 di jalankan, Asterisk akan menambah
prioritas ke prioritas 2 dan seterusnya, tentunya jika tidak ada
perintah yang menentukan prioritas mana yang selanjutnya harus
dijalankan. Jika ternyata perintah selanjutnya ternyata tidak
terdefinisi maka Asterisk akan menghentikan proses menjalankan
perintah walaupun masih ada perintah dengan prioritas yang lebih
tinggi.
3. Command adalah perintah yang akan di jalankan oleh Asterisk.
4. Parameter adalah parameter yang harus diberikan kepada
sebuah command. Tidak semua command / perintah membutuhkan
parameter, beberapa perintah dapat dijalankan tanpa parameter.

Dial Plan Server VoIP

Dial Plan berfungsi sebagai routing (proses dimana suatu item dapat
sampai ke tujuan dari satu lokasi ke lokasi lain) panggilan antar ekstensi,
baik yang berada dalam satu IP-PBX (lokal) maupun antar IP-PBX, atau
biasa disebut Dial Trunk.

Dalam server VoIP asterisk, Dial Plan diprogram dalam suatu file yang
bernama extentions.conf, setiap ekstensi dalam asterisk merujuk kepada
user tertentu yang telah terdaftar di asterisk tersebut sehingga biasanya
nomor ekstensi sama terhadap id user.

Prosedur Pengamatan Kerja Sistem Telekomunikasi Menggunakan VoIP

1. Transmission Control Protocol (TCP) merupakan protokol yang


menjaga reliabilitas hubungan komunikasi end- to-end. Konsep dasar
cara kerja TCP adalah mengirim dan menerima segmen–segmen
informasi dengan panjang data bervariasi pada suatu datagram
internet. Dalam hubungan VoIP, TCP digunakan pada saat signaling,
TCP digunakan untuk menjamin setup suatu panggilan pada sesi
signaling. TCP tidak digunakan dalam pengiriman data suara karena
pada komunikasi data VoIP penanganan data yang mengalami
keterlambatan lebih penting daripada penanganan paket yang hilang.
2. User Datagram Protocol (UDP) merupakan salah satu protocol utama
diatas IP, yang lebih sederhana dibandingkan dengan TCP. UDP
digunakan untuk situasi yang tidak mementingkan mekanisme
reliabilitas. UDP digunakan pada VoIP pada pengiriman audio
streaming yang berlangsung terus menerus dan lebih mementingkan
kecepatan pengiriman data agar tiba di tujuan tanpa memperhatikan
adanya paket yang hilang walaupun mencapai 50% dari jumlah paket
yang dikirimkan. Karena UDP mampu mengirimkan data streaming
dengan cepat. Untuk mengurangi jumlah paket yang hilang saat
pengiriman data (karena tidak terdapat mekanisme pengiriman ulang)
maka pada teknologi VoIP pengiriman data banyak dilakukan pada
private network.
3. Internet Protocol (IP) Internet Protocol didesain untuk interkoneksi
sistem komunikasi komputer pada jaringan paket switched. Pada
jaringan TCP/IP, sebuah komputer di identifikasi dengan alamat IP.
Tiap-tiap komputer memiliki alamat IP yang unik, masing-masing
berbeda satu sama lainnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah
kesalahan pada transfer data. Terakhir, protokol data akses
berhubungan langsung dengan media fisik. Secara umum protokol ini
bertugas untuk menangani pendeteksian kesalahan pada saat
transfer data. Untuk komunikasi datanya, Internet Protokol
mengimplementasikan dua fungsi dasar yaitu addressing dan
fragmentasi. Salah satu hal penting dalam IP dalam pengiriman
informasi adalah metode pengalamatan pengirim dan penerima.

Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan pada Server VoIP

Dial antar ekstensi pada IP-PBX


[voipkn] –>> seluruh dial plan di bawah ini hanya berlaku bagi context
‘voipkn’
exten =>101,1,Dial(SIP/101,20) –>> Dial ext 101 dengan protokol SIP, time
out 20 detik
exten =>101,2,Hangup –>> setelah timeout dilakukan hangup
exten =>102,1,Dial(SIP/102,20)
exten =>102,2,Hangup.

Baca juga :

Bab 4 : Konsep Kerja & Praktik Softswitch


Bab 4 : Soal – Soal

Sumber :

 https://ayuanggrianih.wordpress.com/tugas-kuliah/tugas-i-jaringan-
interner/2-apa-yang-dimaksud-dengan-voip-jelaskan-dan-
gambarkan-cara-kerjanya/
 http://nikmahayu22.blogspot.com/2015/12/pengertian-fungsi-dan-
cara-kerja-voip.html
 https://id.wikipedia.org/wiki/Voice_over_IP
 http://papamuda00.blogspot.com/2016/11/pengertian-voip-
kebutuhan-perangkat.html
 http://tugasekol.blogspot.com
 http://larasnew22.blogspot.com/2016/10/ekstansi-dan-dial-plan-
server-voip.html
 https://afm98.blogspot.com/2017/12/pengertian-ekstensi-dan-dial-
plan-pada.html

Bab 4 : Konsep Kerja &


Praktik Softswitch
Softswitch merupakan entitas berbasis software yang menjadikan fungsi
control panggilan pada jaringan IP. Softswicth diperkenalkan dan
dikembangkan oleh International Softswicth Consortium (ISC), yang
sekarang telah berubah namanya menjadi International Packet
Communications Consortium (IPCC) dan terakhir berubah lagi namannya
menjadi Multiservice Swicthing Forum (MSF).

Apa Itu Softswitch ?

Softswitch adalah suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan


sirkuit dengan jaringan paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan
telpon tetap (PSTN), internet yang berbasis IP, kabel TV dan juga jaringan
seluler yang telah ada selama ini.

Softswitch lebih dikenal sebagai IP-PBX. Perangkat perangkat dalam


sofswitch yaitu :

 Media Gateway Controller (MGC) yang sering disebut


dengan perangkat call agent,
 Aplication / fitur server,
 Media server.
Perangakat dalam softswitch harus mampu menjamin kualitas layanan
dengan batas nilai seperti pada dibawah ini :

1. One Way Delay


2. Delay Fariation
3. Information Loss
4. MOS (Mean Opition Socore)
5. Echo Cancelation
6. Post Dial Delay

Fitur Fitur Softswitch :

 Abreviated Dialing
 Call Forwarding
 Call WaitingCancel Call Waiting
 Calling Line Indetification Presentase (CCIP)
 Clip On Call Waiting
 Conterence Call
 Confrex

Konsep Kerja Server Softswitch

Softswitch merupakan sebuah sistem telekomunikasi masa depan yang


mampu memenuhi kebutuhan pelanggan yaitu mampu memberikan
layanan triple play sekaligus dimana layanan ini hanya mungkin dilakukan
oleh sistem dengan jaringan yang maju seperti teknologi yang berbasis IP.
Bagian yang paling kompleks dalam suatu sentral lokal adalah bagian
software yang mengatur call processing. Salah satu solusi untuk mengatasi
masalah ini adalah dengan menciptakan suatu alat yang dapat
menyambungkan komunikasi suara (voice) dalam bentuk paket maupun
circuit. Industri pertelekomunikasian menyimpulkan cara yang terbaik
adalah dengan memisahkan fungsi call processing dari fungsi switching
secara fisik dan menghubungkan keduanya melaui suatu protocol standar
tersendiri.

Bagaimana Cara Kerja Softswitch ?

MGC akan bekerja di tataran pengaturan panggilannya (call control) serta


call processing. MGC akan mengontrol panggilan yang masuk untuk
mengetahui jenis media penggilan dan tujuannya. Dari situ, MGC akan
mengirikan sinyal ke MG untuk melakukan koneksi, baik intrakoneksi
jaringan sirkuit ke sirkuit atau paket ke paket maupun interkoneksi
jaringan sirkuit ke paket dan sebaliknya. Jika diperlukan, MGCkan
meminta MG melakukan konversi media yang sesuai dengan permintaan,
atau langsung meneruskan panggilan jika tidak diperlukan konversi.

Antara MGC dan MG sendiri akan saling berhubungan dengan protokol


Megaco atau MGCP (Media Gateway Control Protocol). Sementara itu, satu
MGC akan berhubungan dengan MGC yang lain, baik itu yang berada di
jaringan yang sama maupun berbeda, dengan mengirimkan protokol sinyal
tertentu. Untuk jaringan sirkit, MGC akan mengirimkan SS7 (Signalling
System 7), sementara jika berhubungan dengan jaringan paket, maka MGC
akan menggunakan H.323 atau SIP (Season Initiation Protocol).

Sedangkan MG sendiri ‘hanya’ akan bekerja sebagai converter antara


jaringan sirkuit dengan jaringan paket. Di sini fungsi softswitch menjadi
hanya setara dengan ‘switch analog’ dan tidak memberikan layanan yang
lain. MG juga bisa bekerja di sisi pelanggan maupun penyedia layanan,
dimana softwitch bukan hanya berfungsi sebagai converter, namun juga
memberikan feature lebih, termasuk dial-tone tentunya. Pada posisi ini,
maka softswitch akan bekerja lebih kompleks.

Arsitektur Fungsi Softswitch

Management Plan
Management Plan menangani fungsi seperti berlangganan dan ketetapan
jasa/layanan, dukungan operasional, penagihan dan tugas manajemen
jaringan lainnya seperti informasi billing.

Service & Application Plan


Service & Application Plan menyediakan kendali, logika dan pengeksekusi
satu atau lebih jasa/layanan atau aplikasi di dalam suatu jaringan VoIP.
Perangkat-perangkat di dalam control plan ini mengendalikan jalannya
suatu panggilan berdasarkan layanan/jasa pengeksekusi logika melalui
komunikasi dengan perangkat di dalam Call Control & Signaling Plan.

Call Control & Signaling Plan


Call Control & Signaling Plan mengontrol elemen utama pada jaringan VoIP,
khususnya pada Transport Plan. Perangkat dan fungsi dalam plane ini
menyelesaikan kendali panggilan berdasarkan pesan yang diterima dari
Transport Plan dan menangani pembangunan dan pemutusan koneksi
media antar jaringan VoIP oleh komponen pengendalian dalamTransport
Plan.

Transport Plan
Transport plan bertanggungjawab untuk pengirirman pesan antar jaringan
VoIP. Pesan ini dapat berupa call signalling, call dan media set up atau
media. Transport plan dibagi menjadi tiga daerah : IP Transport Domain,
Interworking Domain, dan Non-IP Access Domain.

Arsiterktur Jaringan

Application Server
Application Server merupakan entitas pengeksekusi aplikasi. Peran utama
Application Server adalah untuk menyediakan logika layanan dan eksekusi
untuk beberapa aplikasi dan layanan, contohnya seperti features, OSS,
NMS.
MG (Media Gateway)
Media gateway berfungsi sebagai elemen transport untuk merutekan trafik
dalam jaringan softswitch dan juga mengirim atau menerima trafik dari
jaringan lain yang berbeda, seperti PSTN,PLMN, VoIP H.323, dan jaringan
akses pelanggan.

SG (Signalling Gateway)
Signaling gateway sebagai gerbang antara jaringan signal SS7 dengan node-
node lain pada jaringan IP yang dikontrol oleh softswitch.

Arsitektur Layer

Application Layer
Application Layer merupakan bagian jaringan yang menyediakan dan
mengeksekusi satu atau beberapa aplikasi layanan di dalam
IMS.Application Layer juga mengontrol Media Server yang memberikan
fungsi seperti conference, IVR, tone processing. Protokol yang diterapkan
antaracontrol layerdanapplication layeradalah SIP.

Control Layer
Control Layer merupakan bagian jaringan yang berfungsi sebagai
pengendali proses pembangunan dan pemutusan hubungan yang
melibatkan elemen-elemen jaringan pada layer yang lain berdasarkan
signaling message yang diterima dari Transport Layer.

Transport Layer
Transport Layer merupakan bagian jaringan yang berfungsi sebagai media
transport bagi semuamessagedi jaringan, seperti:call signaling, call & media
setupatau informasi voice atau datanya sendiri.

Komponen – komponen softswitch

1. Gateway Controller (GC) berfungsi untuk mengontrol semua sesi


layanan dan komunikasi, mengatur interaksi elemen-elemen jaringan
yang lain.
2. Signaling Gateway (SG) suatu jembatan antara jaringan SS7 dengan
jaringan IP dibawah kendali dari MGC.SG hanya menangani
pensinyalan SS7
3. Media Gateway (MG) berfungsi sebagai elemen transport untuk
merutekan trafik dalam jaringan softswitch dan juga mengirim atau
menerima trafik dari jaringan lain yang berbeda
4. Feature Server (FS) menggunakan sumber daya dan layanan yang
terkait dengan komponen yang lain pada softswitch tersebut.
5. Media Server (MS) fungsinya yakni, untuk
memperkaya softswitch dengan kemampuan media. Misalnya yakni
untuk menanggapi respon suara, tugas itu akan dilakukan
oleh media server.

Protokol Pesinyalan Softswitch


Terdapat 4 kategori pada jaringan softswitch, yaitu :

 Protokol pengontrol panggilan atau VoIP Signalling


 Protokol pengontrol Media Gateway atau Media
 Protokol transport atau MGC Controller
 Protokol Signalling Gateway atau SG Controller

Pengertian Extension dan Dial Plan

Extension adalah sekumpulan perintah yang dijalankan berdasarkan


urutan2 dari tingkat prioritasnya. Berbeda dengan PABX , dimana
extension biasanya berasosiasi dengan telepon, interface atau menu.
Beberapa perintah, seperti Dial atau GotoIf, mempunyai kemampuan untuk
berjalan ke perintah lain berdasarkan kondisinya.

Dalam extension asterisk sintax yang digunakan di file extensions.conf ,


setiap tahapan perintah dalam sebuah extension di tulis dalam format
seperti

exten = extension,priority,Command(parameter)

Kesimpulanya, setiap “context” memiliki nama,setiap context dapat


mendefenisikan satu atau lebih “extension”.didalam extension kita dapat
memasukan sekumpulan perintah.

Komponen yang membangun tahapan perintah extension:


 Extension adalah label dari extension, dapat berupa string atau pola
yang harus di evaluasi secara dinamik untuk mencocokan dengan
banyak kemungkinan nomor telepon.dan setiap bagian dari extension
harus memiliki label yang sama.
 Priority biasanya berupa angka integer. Adalah urutan dari perintah
yang harus dijalankan dalam sebuah extension. Perintah pertama
yang dijalankan harus dengan prioritas 1, jika tidak ada prioritas 1
maka asterisk tidak akan menjalankan perintah extension.dan
seterusnya
 Command atau perintah adalah “aplikasi” yang akan di jalankan oleh
Asterisk.
 Parameter adalah parameter yang harus diberikan kepada sebuah
command. Tidak semua command / perintah membutuhkan
parameter, beberapa perintah dapat dijalankan tanpa parameter

Dial-Plan berfungsi sebagai routing panggilan antar ekstensi, baik yang


berada dalam satu IP-PBX ,(lokal) maupun antar IP-PBX, atau biasa
disebut dial trunk. Dalam Asterisk, Dial Plan diprogram dalam satu file
yang bernama extensions.conf. Secara umum, setiap ekstensi dalam
Asterisk merujuk pada user tertentu yang ter-register ke Asterisk tersebut
sehingga biasanya nomor ekstensi sama dengan id user.

Konfigurasi Ekstensi dan Dial Plan Server Softswitch

1. Konfigurasi Ekstensi Server Softwitch

Konfigurasi Data Account Umum :

[general] –>> context umum,harus ada


context=default –>> nama context user
port=5060 –>> default port untuk SIP
binaddr=0.0.0.0 –>> listen semua ip_addr yg request
srvlookup=yes
tos=0x18
videosupport=yes

Konfigurasi Data Account User / Extensions :

;softphone –>> nama atau nomor account


[101] (user/extension)
type=friend –>> tipe account
username=101 –>> login account
secret=101 –>> password account
host=dynamic –>> host yang menjadi IP PBX,dpt berubah
nat=no –>> tanpa NAT
dtmfmode=rfc2833 –>> RTP Payload for DTMF Digits, Telephony Tones and
Telephony Signals
allow=all –>> mode codec, bisa semua jenis codec
callerid=”sip00” –>> id client
context=voipkn –>> context jaringan user
canreinvite=no –>> mekanisme canreinvite
mailbox=101@voipkn –>> username@context

2. Konfigurasi dial-plan server Softwitch

Untuk mengkonfigurasi dial plan, edit file extensions.conf dengan


mengetik:

nano /etc/asterisk/extensions.conf.

Pastikan bahwa seluruh perintah pada file ini sudah dinon aktifkan. Ketik
perintah di bawah ini
pada bagian paling akhir dari isi file extensions.conf.

;Dial antar ekstensi pada IP-PBX


[voipkn] –>> seluruh dial plan di bawah ini hanya berlaku bagi context
‘voipkn’
exten =>101,1,Dial(SIP/101,20) –>> Dial ext 101 dengan protokol SIP, time
out 20 detik
exten =>101,2,Hangup –>> setelah timeout dilakukan hangup
exten =>102,1,Dial(SIP/102,20)
exten =>102,2,Hangup

sumber :

 https://www.redpedia.com/2017/10/konsep-kerja-protokoler-server-
softswitch.html
 http://mata-cyber.blogspot.com/2014/09/pengertian-softswicth-dan-
cara-kerja-softswicth.html
 http://budilittlehandsam.blogspot.co.id/2015/02/pengertian-
ekstensi-dan-dial-plan-pada.html
 http://muhammadrafiudintw.blogspot.co.id/

Bab 5:Diagram rangkaian & proses


kerja VoIP
Diagram VoIP
Untuk membuat sistem VoIP, ada beberapa variasi penyambungan. Ada
koneksi dari komputer ke komputer dengan berbekal sound card dan head-
set melalui jaringan LAN maupun internet merupakan solusi paling murah
tetapi cukup merepotkan, karena kedua sisi harus memiliki komputer dan
perangkat lunak (Softphone) yang sama. Ada juga melalui komunikasi
suara dari komputer ke pesawat telepon IP (IP Phone) maupun pesawat
telepon biasa yang menggunakan gateway atau perangkat yang disediakan
oleh suatu perusahaan untuk dapat mengakses jaringan PSTN (Public
Switched Telephone Network) setempat.
DIAGRAM VOIP Berikut ini merupakan proses kerja diagram voip sederhana
:
1. Computer client 1 mendial computer client 2 dengan memanfaatkan
layanan yang diberikan oleh server IPBX
2. Computer client 2 menerima panggilan dari computer client 1
3. Mikrophone computer client 1 menangkap gelombang suara dari user 1
4. Gelombang suara tersebut akan diubah menjadi paket data digital.
5. Kemudian akan di kirimkan ke server ipbx melalui HUB
6. Setelah itu akan diteruskan ke computer klien 2 melalui HUB juga.
7. Paket data digital tersebut akan di ubah menjadi data analog sehingga
akan menjadi gelombang suara yang akan di keluarkan melalui speker.

Proses kerja dalam komponen diagram VoIP


Prinsip kerja VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari
speaker pada Komputer menjadi paket data digital, kemudian dari PC
diteruskan melalui Hub/ Router/ ADSL Modem dikirimkan melalui jaringan
internet dan akan diterima oleh tempat tujuan melalui media yang sama.
Atau bisa juga melalui melalui media telepon diteruskan ke phone adapter
yang disambungkan ke internet dan bisa diterima oleh telepon tujuan.

1. TCP/IPTCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol)


merupakan sebuah protokol yang digunakan pada jaringan Internet.
Protokol ini terdiri dari dua bagian besar, yaitu TCP dan IP.
2. Application layerFungsi utama lapisan ini adalah pemindahan file.
Perpindahan file dari sebuah sistem ke sistem lainnya yang berbeda
memerlukan suatu sistem pengendalian untuk menangatasi adanya
ketidak kompatibelan sistem file yang berbeda – beda. Protokol ini
berhubungan dengan aplikasi. Salah satu contoh aplikasi yang telah
dikenal misalnya HTTP (Hypertext Transfer Protocol) untuk web, FTP
(File Transfer Protocol) untuk perpindahan file, dan TELNET untuk
terminal maya jarak jauh.
3. TCP (Transmission Control Protocol)Dalam mentransmisikan data
pada layer Transpor ada dua protokol yang berperan yaitu TCP dan
UDP. TCP merupakan protokol yang connection-oriented yang artinya
menjaga reliabilitas hubungan komunikadasi end-to-end. Konsep
dasar cara kerja TCP adalah mengirm dan menerima segment –
segment informasi dengan panjang data bervariasi pada suatu
datagram internet. TCP menjamin realibilitas hubungan komunikasi
karena melakukan perbaikan terhadap data yang rusak, hilang atau
kesalahan kirim. Hal ini dilakukan dengan memberikan nomor urut
pada setiap yang dikirimkan dan membutuhkan sinyal jawaban
positif dari penerima berupa sinyal ACK (acknoledgment). Jika sinyal
ACK ini tidak diterima pada interval pada waktu tertentu, maka data
akan dikirikmkan kembali. Pada sisi penerima, nomor urut tadi
berguna untuk mencegah kesalahan urutan data dan duplikasi data.
TCP juga memiliki mekanisme fllow control dengan cara
mencantumkan informasi dalam sinyal ACK mengenai batas jumlah
oktet data yang masih boleh ditransmisikan pada setiap segment
yang diterima dengan sukses. Dalam hubungan VoIP, TCP digunakan
pada saat signaling, TCP digunakan untuk menjamin setup suatu call
pada sesi signaling. TCP tidak digunakan dalam pengiriman data
suara pada VoIP karena pada suatu komunikasi data VoIP
penanganan data yang mengalami keterlambatan lebih penting
daripada penanganan paket yang hilang.
4. User Datagram Protocol (UDP)UDP yang merupakan salah satu
protocol utama diatas IP merupakan transport protocol yang lebih
sederhana dibandingkan dengan TCP. UDP digunakan untuk situasi
yang tidak mementingkan mekanisme reliabilitas. Header UDP hanya
berisi empat field yaitu source port, destination port, length dan UDP
checksum dimana fungsinya hampir sama dengan TCP, namun
fasilitas checksum pada UDP bersifat opsional.UDP pada VoIP
digunakan untuk mengirimkan audio stream yang dikrimkan secara
terus menerus. UDP digunakan pada VoIP karena pada pengiriman
audio streaming yang berlangsung terus menerus lebih
mementingkan kecepatan pengiriman data agar tiba di tujuan tanpa
memperhatikan adanya paket yang hilang walaupun mencapai 50%
dari jumlah paket yang dikirimkan. (VoIP fundamental, Davidson
Peters, Cisco System, 163). Karena UDP mampu mengirimkan data
streaming dengan cepat, maka dalam teknologi VoIP UDP merupakan
salah satu protokol penting yang digunakan sebagai header pada
pengiriman data selain RTP dan IP. Untuk mengurangi jumlah paket
yang hilang saat pengiriman data (karena tidak terdapat mekanisme
pengiriman ulang) maka pada teknolgi VoIP pengiriman data banyak
dilakukan pada private network.
5. H.323H.323 adalah salah satu dari rekomendasi ITU-t (International
Telecommunications Union – Telecommunications). H.323 merupakan
standar yang menentukan komponen, protokol, dan prosedur yang
menyediakan layanan komunikasi multimedia. Layanan tersebut
adalah komunikasi audio, video , dan data real-time, melalui jaringan
berbasis paket (packet-based network). (Tabratas Tharom, 2001;64)
H.323 berjalan pada jaringan intranet dan jaringan packet-switched
tanpa mengatur media jaringan yang di gunakan sebagai sarana
transportasi maupun protokol networ layer.Standar H.323 mengatur
hal-hal sebagai berikut :

1. Video Codec (H.261 dan H.263). Video Codec bertugas mengkodekan


data dari sumber video untuk dikirimkan dan mendekodekan sinyal
kode yang diterima untuk di tampilkan di layar penerima.
2. Audio Codec (G.711, G.722, G723, G728 dan G.729). Audio codec
betugas mengkodekan data dari sumber suara untuk dikirimkan dan
mendekodekan sinyal kode yang diterima untuk didengarkan oleh
penerima.
3. Data channel mendukung aplikasi-aplikasi seperti electronic
whiteboard, dan kolaborasi aplikasi. Sttandar untuk aplikasi-aplikasi
seperti ini adalah standar T.120 . Aplikasi dan protokol yang berbeda
tetap dapat dijalankan dengan negosiasi menggunakan standar H.245
4. Sistem control unit (H.245 dan H.225.0) menyediakan signalling yang
berkaitan dengan komunikasi antar terminal H.323.
5. H.225.0 layer memformat data video, suara, data , dan informasi
kontrol lain sehingga dapat dikirimkan melalui LAN Interface
sekaligus menerima data yang telah diformat melalui LAN Interface.
Sebagai tambahan, layer ini juga bertugas melakukan error detection,
error correction , dan frame sequencing agar data dapat mencapai
tujuan sesuai denagn kondisi saat data dikirimkan. LAN interface
harus menyediakan koneksi yang handal. Untuk flow control dan
unreliable data channel connection (misal: UDP) dapat digunakan
untuk pengiriman audio dan video channel.

Rangkaian Komunikasi VoIP


Beberapa komponen yang harus ada dalam VoIP, yaitu :
1. Protocol
2. VoIP Server
3. Soft Switch
4. SoftPhone (Software)
5. VoIP Gateway
Penjelasan:

1. Protokol
Secara umum, terdapat dua teknologi yang digunakan untuk VoIP,
yaitu H.323 dan SIP. H323 merupakan teknologi yang dikembangkan
oleh ITU (International Telecommunication Union). SIP (Session
Initiation Protocol) merupakan teknologi yang dikembangkan IETF
(Internet Enggineering Task Force).
2. VoIP Server
VoIP Server adalah bagian utama dalam jaringan VoIP. Perangkat ini
memang tidak wajib ada di jaringan VoIP, tetapi sangat dibutuhkan
untuk dapat menghubungkan banyak titik komunikasi server.
Perangkat ini dapat digunakan untuk mendefinisikan jalur dan
aturan antar terminal. Selain itu VoIP server juga bisa menyediakan
layanan-layanan yang biasa ada di perangkat PBX (Private Branch
Exchange), voice mail, Interactive Voice Response (IVR), dan lain-lain.
Beberapa jenis SoftSwitch juga menyediakan fasilitas tambahan
untuk dapat berkomunikasi dengan SoftSwitch lain di internet. Ada
beberapa SoftSwitch yang dapat anda pilih untuk membangun
jaringan VoIP sendiri, semuanya memiliki lisensi gratis. Contoh dari
VoIP server ini adalah Asterisk
3. Soft Switch
Telepon analog yang biasa digunakan di rumah menggunakan
teknologi Circuit Switching. teknologi ini masih digunakan sebagai
standar baku jaringan telepon di beberapa negara termasuk indonesia
meskipun jauh dari efisien. Konsep dasar penggunaan Circuit
Switching yaitu sebuah jalur komunikasi akan dibuka dan dipesan
selama terjadi komunikasi. Jalur komunikasi yang ada akhirnya
menjadi eklusif dimiliki oleh dua titik yang menggunakannya. Contoh,
anda tinggal di Jakarta dan hendak menelepon kerabat yang berada
di Surabaya. Selama proses komunikasi antara anda dan kerabat
terjadi, jalur telepon dari jakarta ke surabaya adalah eklusif milik
anda dan lawan bicara. Alhasil biaya pun memebengkak
karena anda harus membayar jalur telepon tadi. Konsep berbeda
ditawarkan VoIP. Seluruh data yang lalu-lalang di Internet
menggunakan konsep Packet Switching. artinya jalur yang anda
gunakan untuk berselancar di internet bukan eklusif milik
sendiri. Packet Switching memungkinkan jalur data digunakan oleh
banyak pengguna. Agar tidak salah alamat, paket data diberi identitas
khusus sehingga perangkat pendukung seperti router dapat
meneruskannya (switched) ke tujuan akhir. Packet Switch menjadi
alasan utama mengapa komunikasi suara menggunakan Internet
Protocol (IP) memiliki perbedaan biaya yang jauh lebih
rendah.
4. Soft Phone (Seftware)
Selain berupa telepon utuh (hardware), perangkat telepon juga bias
berbentuk software. Di duniaVoIP, perangkat ini disebut SoftPhone.
Softphone memiliki jenis yang beragam baik dari kemampuan dan
lisensi. Saat ini banyak Softphone yang disebarkan dengan lisensi
gratis. Bahkan ada yang menyediakan lisensi software gratis
sekalligus layanan jaringan VoIP -nya. SkyPe salah satu penyedia
Softphone Cuma-Cuma, sekaligus layanan PC-to-PC call yang prima.
SoftPhone Skype ini hanya bisa bekerja di jaringan milik Skype. Jika
ingin membuat jaringan sendiri harus menggunakan Softphone jenis
lain. Softphone lain diantaranya adalah X-Lite, IAXLite, MyPhone. X-
Lite merupakan softphone untuk VoIP yang berjalan melalui protokol
SIP. Selain suara, X-Lite juga bisa digunakana untuk saling berkirim
text dan video. IAX-Lite merupakan softphone yang berjalan melalui
protokol IAX. IAX merupakan protokol signaling yang dikembangkan
oleh pembuat Asterisk (IP PBX). Untuk protokol H323 dapat
menggunakan MyPhone.
VoIP Gateway
Gateway digunakan untuk menghubungkan dua jaringan yang
berbeda yaitu antara jaringan H.323 dan jaringan non H.323, sebagai
contoh gateway dapat menghubungkan dan menyediakan komunikasi
antara terminal H.233 dengan jaringan telepon , misalnya: PSTN.
Dalam menghubungkan dua bentuk jaringan yang berbeda dilakukan
dengan menterjemankan protokolprotokol untuk call setup dan
release serta mengirimkan informasi antara jaringan yang terhubung
dengan gateway. Namun demikian gateway tidak dibutuhkan untuk
komunikasi antara dua terminal

Bagian dan Konsep Kerja PBX pada server


Softswitch
Pengertian PBX

Apa itu PBX ? PBX atau kepanjangan dari private


branch exchange adalah penyedia layanan telepon yang melayani
pertukaran telepon dengan pusat di dalam suatu perusahaan, dan menjadi
penghubung antara telepon dari publik ke telepon perusahaan atau
jaringan telepon dari perusahaan ke jaringan perusahaan lainnya di area
yang lebih luas sehingga dapat tercakup oleh publik. PBX menghubungkan
jaringan telepon dengan jaringan lokal dengan trunk,

Trunk adalah penghubung jalur komunikasi antara pengirim dengan


penerima melalui central office. Jaringan ini menggabungkan telepon
dengan faksimile, modem, dan lain-lain yang menjadi perpanjangan dari
kemampuan PBX sistem melalui trunk.

Awalnya, keuntungan utama dari sistem PBX ini adalah penghematan biaya
pada panggilan di karenakan tidak menggunakan pulsa dan menghindari
tabrakan jaringan telepon internal dalam suatu tempat. Dari sini PBX mulai
dikembangkan dan menjadi populer.

Fungsi :

 Penghubung antara jalur jaringan telepon dengan telepon dengan


menggunakan nomer yang di tuju.
 Menyediakan layanan akuntansi untuk kepentingan.
 Menjaga sambungan selama menggunakan telepon.
 Mematikan sambungan antara koneksi dengan perintah yang sesuai
di telepon.
 Layanan otomatis panggilan.

Cara Kerja PBX Dalam Server Softswitch


Sebuah sistem IP PBX terdiri dari satu atau lebih telepon SIP dan secara
opsional VOIP gateway untuk terhubung ke jalur server, klien SIP, baik
berupa software. Fungsi IP PBX mirip dengan cara kerja proxy server,
Sebuah software contohnya softphone mendaftar ke IP PBX dan ketika
mengalami panggilan secara otomatis semua sistem itu akan terhubung
pada IP PBX dan IP PBX memiliki daftar semua ponsel sesuai SIP. Mereka
dapat berhubungan dengan rute jaringan internal dan menggunakan
gateway VoIP.

Pengertian SIP Session Initiation Protocol (SIP)

SIP adalah suatu signalling protokol pada layer aplikasi yang berfungsi
untuk membangun, memodifikasi, dan mengakhiri suatu sesi multimedia
yang melibatkan satu atau beberapa pengguna. Sesi multimedia adalah
pertukaran data antar pengguna yang meliputi suara, video, atau text. SIP
tidak menyediakan layanan secara langsung, tetapi menyediakan fondasi
yang dapat digunakan oleh protokol aplikasi lainnya untuk memberikan
layanan yang lebih lengkap bagi pengguna, misalnya dengan RTP ( Real
Time Tr ansport Protocol ) untuk transfer data secara real – time , dengan
SDP ( Session Description Protocol ) untuk mendeskripsikan sesi
multimedia, dengan MEGACO ( Media Gateway Control Protocol ) untuk
komunikasi dengan PSTN (Public Switch Telephone Network). Meskipun
demikian, fungsi dan operasi dasar SIP tidak tergantung pada protokol
tersebut. SIP juga tidak tergantung pada protokol layer transport yang
digunakan.

Pembangunan suatu komunikasi multimedia dengan SIP dilakukan melalui


beberapa tahap :

1. User location : menentukan lokasi pengguna yang akan


berkomunikasi.
2. User availability : menentukan tingkat keinginan pihak yang dipanggil
untuk terlibat dalam komunikasi.
3. User capability : menentukan media maupun parameter yang
berhubungan dengan media yang akan digunakan untuk komunikasi.
4. Session setup : “ringing”, pembentukan hubungan antara pihak
pemanggil dan pihak yang dipanggil.
5. Session management : meliputi transfer, modifikasi, dan pemutusan
sesi.

Instalasi server Softswitch berbasis sip

Bagi mereka yang ingin membuat sendiri sentral telepon Internet berbasis
Session Initiation Protocol (SIP) seperti yang di kembangkan oleh VoIP
Rakyat di http://www.voiprakyat.or.id, maka berikut ini adalah beberapa
tip singkat untuk membangunnya. Teknologi SIP ini yang akan di adopsi
oleh para operator telekomunikasi di Indonesia. Tampaknya yang mulai
siap salah satunya adalah XL, yang mungkin akan di ikuti oleh Indosat.
Sebetulnya tidak banyak yang harus di instalasi untuk menjalankan
Asterisk secara minimal sekali, yang hanya mempunyai fungsi untuk

 Authentikasi user dengan nomor telepon & password.


 Dial plan, untuk mengatur apa yang harus dilakukan untuk call ke
sebuah nomor tertentu.
 ENUM, agar Asterisk nantinya mengenali nomor +62XXX

Peralatan yang dibutuhkan adalah

 Sebuah PC Linux, saya sendiri menggunakan Fedora Core 6.


 Sambungan LAN
 Sambungan Internet

INSTALASI ASTERISK
Teknik Instalasi yang perlu dikerjakan adalah

Ambil software asterisk & asterisk sound dari http://www.asterisk.org.


Pada saat tulisan ini ditulis ada dua (2) jenis / versi asterisk, yaitu,

asterisk-1.4.0.tar.gz

asterisk-1.2.15.tar.gz

Anda harus memilih versi asterisk mana yang ingin di install. Mungkin yang
agak aman pada hari ini adalah versi 1.2, kecuali nanti pada saat 1.4 sudah
mulaistabil. Semetara suara operator wanita yang dibutuhkan adalah

asterisk-sounds-1.2.1.tar.gz

Saya biasanya akan mengcopykan semua file yang saya butuhkan tersebut
ke folder /usr/local/src, melalui perintah

# cp asterisk-1.4.0.tar.gz /usr/local/src/

# cp asterisk-1.2.15.tar.gz /usr/local/src/

# cp asterisk-sounds-1.2.1.tar.gz /usr/local/src/

Menginstalasi asterisk tidak sukar, cara yang perlu dilakukan untuk


asterisk-1.4 agak berbeda dengan asterisk-1.2 sebelumnya dengan
menambahkan ./configure, yaitu

# cd /usr/local/src

# tar zxvf asterisk-1.4.0.tar.gz

# cd asterisk-1.4.0
# ./configure

# make

# make install

# make samples

Asterisk-1.2.15 merupakan versi terakhir dari asterisk-1.2 pada saat


naskah ini ditulis, perintah yang perlu dijalankan untuk menginstalasi
adalah

# cd /usr/local/src

# tar zxvf asterisk-1.2.15.tar.gz

# cd asterisk-1.2.15

# make

# make install

# make samples

Selanjutnya install suara operator asterisk, melalui perintah

# cd /usr/local/src

# tar zxvf asterisk-sounds-1.2.1.tar.gz

# cd asterisk-sounds-1.2.1

# make install

Seleai sudah proses instalasi asterisk. Langsung selanjutnya yang perlu


dilakukan adalah mengkonfigurasi agar sesuai dengan apa yang kita
inginkan.

Konfigurasi Asterisk Minimal Sekali

Konfigurasi Asterisk yang aman sangat minimal dengan misi untuk meng-
authentikasi user, mengkonfigurasi dial-plan dan mengenalkan ENUM tidak
banyak yang harus dilakukan. Seluruh proses konfigurasi merupakan
proses editing file-file yang ada di folder

/etc/asterisk
File yang perlu diperhatikan tidak banyak, hanya,

sip.conf – untuk authentikasi user dengan nomor


telepon dan password.

extensions.conf – untuk mengatur dialplan.

enum.conf – untuk memperkenalkan nomor +62XX.

Masih banyak file-file konfigurasi lainnya, sangat di sarankan bagi anda


yang ingin secara serius mempelajari asterisk untuk membaca-baca file-file
konfigurasi yang ada di /etc/asterisk/

KONFIGURASI ENUM.CONF
Tidak banyak yang harus di ubah di /etc/asterisk/enum.conf, hanya
pastikan bahwa ada entry

search => e164.arpa

search => e164.org

search => e164.id

Dengan cara itu, kita dapat pastikan bahwa informasi ENUM yang ada di
e164.arpa, e164.org dan e164.id akan dapat di ketahui dengan baik oleh
asterisk kita.

Pada file /etc/asterisk/sip.conf, untuk sebuah account dengan nomor


telepon 2099, password 123456, IP address dinamis menggunakan DHCP
maka entry yang digunakan adalah,

[2099]

context=default

type=friend

username=2099

secret=123456

host=dynamic

dtmfmode=rfc2833

mailbox=2099@default
Untuk asterisk-1.4, agar dial tone dapat di handel dengan baik maka perlu
ditambahkan di tambahan entry berikut

rfc2833compensate=yes

Masukan entry di atas untuk masing-masing user.

Sampai titik ini maka masing-masing user dapat meregistrasikan diri ke


asterisk dan dapat menelepon satu sama lain dengan mereka yang terdaftar
di asterisk server yang kita operasikan.

Agar asterisk server kita dapat berbicara dengan user lain di XL. Indosat,
VoIP Rakyat, di Pulver atau di SIP Proxy yang banyak bertebaran di
Internet, kita perlu meregistrasikan diri ke SIP Proxy server tersebut.
Perintah yang digunakan adalah

register => 2345:password@sip_proxy/1234

yang artinya, user 1234 di asterisk server yang kita operasikan merupakan
user 2345 di sip_proxy yang login ke sana menggunakan password
“password”. Misalnya seseorang user 2000 mempunyai account 20345 di
server voiprakyat.or,id dengan password “rahasia” maka format yang
digunakan adalah

register => 20345:rahasia@voiprakyat.or,id/2000

Dengan cara ini, maka ada panggilan di VoIP Rakyat ke nomor 20345 akan
langsung di forward ke nomor 2000 di SIP server yang kita gunakan.

KONFIGURASI EXTENSIONS.CONF
Pada file /etc/asterisk/extensions.conf kita dapat mengatur apa yang harus
dilakukan oleh asterisk jika menerima sebuah panggilan ke nomor
extension tertentu, yang sering digunakan adalah

exten => _20XX,1,Dial(SIP/${EXTEN},20,rt)

exten => _20XX,2,HangUp

Cara membaca perintah di atas adalah sebagai berikut,

Jika ada orang yang menelepon ke extension 20XX maka langkah 1 yang
harus di kerjakan adalah DIAL EXTENsiontersebut mengunakan teknologi
SIP, tunggu 20 detik, jika tidak di angkat maka time out (rt). Langkah ke 2
yang harus dilakukan adalah HangUp. Tentunya anda perlu mengatur
sedikit-sedikit perintah ini agar sesuai dengan kondisi yang anda gunakan
di SIP Server anda.
Beberapa perintah berbahaya yang sering dicari orang adalah sebagai
berikut

exten => _0711X.,1,Dial(SIP/${EXTEN:4}@2031,20.rt)

Cara membaca-nya adalah,

Jika ada orang yang menelepon ke 0711X. Perhatikan titik sesudah X,


berarti berapapun dibelakang X tidak di perdulikan. DIAL menggunakan
teknologi SIP ke nomor 2031. Perhatikan baik-baik kode {EXTEN:4} ini
harus di baca – buang empat (4) digit di depan nomor EXTENsion sebelum
dimasukan ke 2031 – jadi 07115551234 menjadi 5551234.

Jika kita menggunakan PABX antara ATA dengan Telkom, maka perintah
yang digunakan menjadi

exten => _021X.,1,Dial(SIP/9${EXTEN:3}@2031,20.rt)

Cara membaca-nya adalah,

Jika ada orang yang menelepon ke 021X. Perhatikan titik sesudah X, berarti
berapapun dibelakang X tidak di perdulikan. DIAL menggunakan teknologi
SIP ke nomor 2031. Perhatikan baik-baik kode 9{EXTEN:3} ini harus di baca
buang tiga (3) digit di depan nomor EXTENsion yang di dial kemudian
tambahkan 9 – jadi 0215551234 menjadi 95551234.

Artinya jika nomor 2031 merupakan sebuah Analog Telepon Adapter (ATA)
seperti SPA3000 yang berada di jakarta dan sambungkan ke PABX di
Jakarta. Maka siapapun yang berada di jaringan VoIP Tersebut akan dapat
menelepon Jakarta tanpa perlu membayar SLJII maupun SLI. Orang yang
mempunyai ATA tetap harus membayar pulsa lokal untuk menelelpon ke
nomor ang di tuju.

Cara yang sama dapat di kembangkan untuk menelepon selular dengan


cara menyambungkan ATA yang kita gunakan ke telkom. Perintah yang
digunakan adalah sebagai berikut

exten => _08X.,1,Dial(SIP/${EXTEN}@2031,20.rt)

Tentunya untuk sebuah kantor yang tersambung ke jaringan VoIP Publik


tidak akan mau membuka akses agar semua orang dapat menelepon semua
nomor selular atau Telkom, oleh karenanya biasanya kita tidak
menggunakan kode-kode 021X., atau 08X. Tapi kita akan memasukan satu
per satu nomor-nomor yang di ijinkan di telepon melalui VoIP, misalnya,

exten => _0811567854,1,Dial(SIP/${EXTEN}@2031,20.rt)

exten => _0216575675,1,Dial(SIP/${EXTEN}@2031,20.rt)


exten => _0216755675,1,Dial(SIP/${EXTEN}@2031,20.rt)

Artinya hanya nomor 0811567854, 0216575675 dan 0216755675 yang


dapat dihubungi melalui VoIP nomor selain nomor-nomor ini tidak dapat
dihubungi.

Untuk mengadopsi nomor telepon +62XXX maupun nomor telepon lainnya


kita dapat memasukan ENUMLOOKUP menggunakan perintah

exten => _62X.,1,ENUMLOOKUP(${EXTEN},sip,,1,e164.id)

exten => _62X.,2,Dial(${ENUM})

exten => _62X.,102,Playback(im-sorry)

atau

exten => _+X.,1,ENUMLOOKUP(${EXTEN},sip,,1,e164.id)

exten => _+X.,2,Dial(${ENUM})

exten => _+X.,102,Playback(im-sorry)

sumber:

 http://kompijaringan.blogspot.com/2015/05/diagram-komunikasi-
voip.html
 https://www.academia.edu/14703527/Diagram_Komunikasi_VoIP
 http://mycybermuslim.blogspot.com/2017/01/bab-16-diagram-
rangkaian-operasi.html
 http://blog-komputerterapan.blogspot.com

Bab 5 : Soal – soal


1. Prinsip kerja VoIP adalah mengubah suara …. yang didapatkan dari
speaker pada komputer menjadi paket data digital.
A. analog
B. akuistik
C. digital
D. acak
E. kasar
2. Apa kepanjangan dari TCP ?
A. Transmission Control Protocol
B. Transfer Control Protocol
C. Transfer Connect Protocol
D. Transmission Connect Protocol
E. Transfer Connection Protocol
3. TCP/IP memiliki 2 bagian besar protocol yaitu…
A. TCP dan IP
B. TDP dan UDP
C. SIP
D. HTTP
E. FTP
4. Protocol yang digunakan untuk situasi yang tidak mementingkan
mekanisme reliabilitas adalah…
A. IP
B. UDP
C. SIP
D. HTTP
E. FTP
5. Yang merupakan standar untuk mementukan komponen, protocol,
dan prosedur yang menyediakan layanan komunikasi multimedia
adalah…
A. H.323
B. UDP
C. TCP
D. TDP
E. IP
6. Standar H.323 yang bertugas untuk mengkodekan data dari sumber
video untuk dikirimkan dan mendekodekan sinya kode yang diterima
untuk ditampilkan di layar penerima adalah…
A. Video Codec
B. Audio Codec
C. Data Channel
D. Sistem Control unit
E. H.225.0 Layer
7. Standar H.323 yang bertugas mengkodekan data dari sumber suara
untuk dikirmkan dan mendekodekan sinyal kode yang diterima untuk
didengarkan ole penerima adalah…
A. Video Codec
B. Audio Codec
C. Data Channel
D. Sistem Control unit
E. H.225.0 Layer
8. Komponen dalam voip yang bertugas untuk mendefinisikan jalur dan
aturan antar terminal adalah…
A. Protokol
B. VoIP Server
C. Soft Switch
D. Soft Phone
E. Hard Phone
9. Komponen dalam VoIP yang merupakan Telepon analog yang biasa
digunakan di rumah menggunakan teknologi Circuit Switching
adalah…
A. Protokol
B. VoIP Server
C. Soft Switch
D. Soft Phone
E. Hard Phone
10. Komponen dalam VoIP yang berbentuk software disebut…
A. Protokol
B. VoIP Server
C. Soft Switch
D. Soft Phone
E. Hard Phone
11. Penyedia layanan telepon yang melayani pertukaran telepon
dengan pusat di dalam suatu perusahaan, dan menjadi penghubung
antara telepon dari publik ke telepon perusahaan atau jaringan
telepon dari perusahan ke jaringan perusahaan lainnya di area yang
lebih luas sehingga dapat tercakup oleh publik adalah…
A. PBX
B. PBAX
C. IPX
D. TDPX
E. UDPX
12. Apa kepanjangan dari PBX ?
A. Protocol Branch Exchange
B. Private Bios Exchange
C. Private Branch Exchange
D. Protocol Bios Extend
E. Private Brach Extend
13. Penghubung jalur komunikasi antara pengirim dengan
penerima melalui central office…
A. Trunk
B. Dial
C. Protocol
D. Codec
E. Server
14. Suatu signalling protocol pada application layer yang berfungsi
untuk membangun, memodifikasi, mengakhiri suatu sesi multimedia
yang melibatkan satu atau beberapa pengguna adalah…
A. SIP
B. TDP
C. UDP
D. IP
E. TCP
15. Apa kepanjangan dari SIP ?
A. Signalling Internet Protocol
B. Session Initial Protocol
C. Session Internet Protocol
D. Session Initation Protocol
E. Signalling Initation Protocol
16. Dalam pembangunan komunikasi multimedia dengan SIP yang
berguna untuk menentukan lokasi pengguna yang akan
berkomunikasi adalah…
A. User Capability
B. Session Setup
C. Session Management
D. User Location
E. User availability
17. Dalam pembangunan komunikasi multimedia dengan SIP yang
menentukan tingkat keinginan pihak yang dipanggil untuk terlibat
dalam komunikasi adalah…
A. User Capability
B. Session Setup
C. Session Management
D. User Location
E. User availability
18. Dalam pembangunan komunikasi multimedia dengan SIP yang
menentukan media maupun parameter yang berhubungan dengan
media yang akan digunakan untuk komunikasi adalah…
A. User Capability
B. Session Setup
C. Session Management
D. User Location
E. User availability
19. Dalam instalasi server softswitch berbasis SIP yang digunakan
untuk mengatur apa yang harus dilakukan untuk call ke sebuah
nomor tertentu disebut…
A. Trunk
B. Dial Plan
C. Protocol
D. Server
E. Plan
20. Peralatan yang dibutuhkan untuk instalasi server softswitch
berbasis SIP adalah, kecuali…
A. Sambungan Internet
B. Sebuah PC Linux
C. Sambungan LAN
D. Secangkir Kopi
E. User