Anda di halaman 1dari 6

PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM MITRA SEHAT

NOMOR : /PER/DIR/ /201

TENTANG

PEMBERLAKUAN PANDUAN PELAYANAN GIZI

DI RUMAH SAKIT UMUM MITRA SEHAT

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM MITRA SEHAT

Menimbang : a. Bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan RSU MITRA


SEHAT, maka diperlukan penyelenggaraan pelayanan Gizi yang
bermutu tinggi.

b. Bahwa agar pelayanan Gizi di RSU MITRA SEHAT dapat


terlaksana dengan baik, perlu adanya kebijakan Direktur RSU MITRA
SEHAT sebagai landasan bagi penyelenggaraan pelayanan Gizi di RSU
MITRA SEHAT.

c. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam a


dan b ,perlu ditetapkan dengan Peraturan Direktur RSU MITRA
SEHAT.

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang


kesehatan.

2. Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit

3. Undang-Undang RI Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan


Konsumen

4. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1996 tentang kualitas pangan yang


dikonsumsi harus memenuhi beberapa criteria, diantaranya adalah
aman, bergizi, bermutu, dan dapat terjangkau oleh daya beli
masyarakat.
5. Undang-Undang Nomor 23/1992 tentang Kesehatan & Kepmenkes
Nomor 715/Menkes/SK/V/2003 tentang Persyaratan Hygiene Sanitasi
Jasaboga

6. Menurut UU RI No. 7 tentang Pangan Tahun 1996, Pasal 16 ayat (1)


“ Setiap orang yang memproduksi pangan untuk diedarkan dilarang
menggunakan bahan apa pun sebagai kemasan pangan yang dinyatakan
terlarang dan atau yang dapat melepaskan cemaran yang merugikan
atau membahayakan kesehatan manusia” dan ayat (3) “ Pemerintah
menetapkan bahan yang dilarang digunakan sebagai kemasan pangan
dan tata cara pebgemasan pangan tertentu yang diperdagangkan”.

7. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 129/Menkes/SK/II/2008


tanggal 6 Februari 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah
Sakit

8. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 374/Menkes/SK/III/2007


tanggal 27 Maret 2007 tentang Standar Profesi Gizi

9. Peraturan Menkes RI Nomor 161/Menkes/Per/I/2010 tentang


Registrasi Tenaga Kesehatan

10.Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor


1098/Menkes/SK/VII/2003 tentang Persyaratan Hygiene Sanitasi
Rumah Makan dan Restoran

11. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1204/Menkes/SK/X/2004


tentang Persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit

12.Permenkes Nomor 749a/Menkes/Per/XII/1989 tentang Rekam


Medis

13.Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 722/Menkes/Per/IX/88 tentang


Bahan Tambahan Makanan

14.Peringatan Publik BPOM Nomor KH.00.02.1.55.2890 Tahun 2009


tentang “ Plastik Kresek “ dan Keterangan Pers BPOM Nomor
KH.00.02.1.55.2888 Tahun 2009 TENTANG “ Kemasan Makanan
Styrofoam” (lampiran) ditambah dengan penelitian-penelitian yang
pernah dilakukan terhadap bahaya plastic dan Styrofoam, semakin perlu
diwaspadai.
M EMUTUSKAN

Menetapkan :

Pertama : KEPUTUSAN DIREKTUR RSU MITRA SEHAT TENTANG


KEBIJAKAN PELAYANAN GIZI DI RSU MITRA SEHAT

Kedua : Kebijakan pelayanan Gizi RSU MITRA SEHAT sebagaimana tercantum


dalam Keputusan Peraturan Direktur ini

Ketiga : Pembinaan dan pengawasan penyelanggaraan pelayanan Gizi RSU


MITRA SEHAT dilaksanakan oleh Direktur Pembinaan Pelayanan
Medik RSU MITRA SEHAT

Keempat : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya, dan apabila di


kemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan
diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Di tetapkan di: Yogyakarta


Pada tanggal :
Direktur,

dr.Sitti Aisyah S Salam, SU


KEBIJAKAN PENGELOLAAN MAKANAN PADA UNIT GIZI

DI RSU MITRA SEHAT

Kebijakan Umum

kegiatan pelayanan gizi berada dibawah koordinasi Unit Gizi meliputi :

1. Penyelenggaraan Makanan

2. Kegiatan Pelayanan Gizi Rawat Jalan

3. Kegiatan Pelayanan Gizi Rawat Inap

4. Kegiatan Penelitian dan Pengembangan Gizi Terapan

5. Peralatan di Unit Gizi harus selalu dilakukan pemeliharaan dan kalibrasi


sesuai dengan ketentuan yang berlaku

6. Pelayanan di Unit harus selalu berorientasi kepada mutu dan keselamatan


pasien
7. Semua petugas Unit Gizi wajib memiliki izin sesuai dengan ketentuan yang
berlaku

8. Dalam melaksanakan tugasnya setiap petugas wajib mematuhi ketentuan


dalam K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

9. Setiap petugas harus bekerja sesuai dengan standar profesi, standar


prosedur operasional yang berlaku, etika profesi, etikket, dan menghormati hak
pasien

10. Penyelenggaraan Makanan pasien dilaksanakan dalam 24 jam

11. Penyediaan tenaga harus mengacu kepada Orgas RSU MITRA SEHAT
sesuai dengan Keputusan Kasad Nomor Kep/50/XII/2006 tanggal 29 Desember
2006

12. Untuk melaksanakan koordinasi dan evaluasi wajib dilaksanakan rapat rutin
bulanan minimal satu bulan sekali

Kebijakan Khusus

1. Kegiatan penyelenggaraan makanan dan nutrisi untuk pasien tersedia secara


regular

2. Persiapan, penerimaan, penyimpanan dan penyaluran bahan makanan dan


makanan di Unit Gizi memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan resiko
kontaminasi dan pembusukan.

3. Persiapan dan pengelolaan bahan makanan dengan memperhatikan prinsip


HACCP untuk mengurangi resiko kontaminasi dan pembusukan.

4. Produk ebteral komersil untuk penyimpanan disesuaikan dengan


rekomendasi pabrik
5. Pendistribusian makanan menggunakan system yang dipusatkan
(sentralisasi) dan system yang tidak dipusatkan (desentralisasi), dilakukan secara
teoat waktu.

6. Pendistribusian makanan di ruangan dibantu oleh Pembantu Perawat (PP)


dengan pengawasan Nutrisoinis.

7. Perencanaan Anggaran Belanja Makanan RSU MITRA SEHAT sesuai diet


pasien dan ketentuan penggunaan Uang Lauk Pauk (ULP) Pasien dinas.

8. Perhitungan dan pemesanan kebutuhan Bahan Makanan sesuai dengan


jumlah pasien ruangan dan siklus menu 10 hari.

9. Pasien yang memerlukan diet makanan khusus, direncanakan dietnya dan


dipesankan makanan khusus oleh Kaur ruangan ke Unit Gizi (Sediamak).

10. Pasien masuk perawatan dilakukan skrining gizi untuk mengidentifikasi


adanya resiko nutrisi dilakukan oleh perawat yang pertama menangani pasien.

11. Pasien yang berisiko malnutrisi akan diassesmen lebih lanjut dan dibuat
perencanaan terapi gizi.
12. Tingkat kemajuan pasien dan dievaluasi serta didokumentasikan dalam
rekam medik.
13. Setiap pasien dan keluarga mendapatkan edukasi gizi sesuai dengan diet dan
penyakitnya.

14. Unit Gizi bertanggung jawab atas laporan berkala yang telah ditetapkan,
baik untuk kepentingan eksternal maupun internal.

15. Kegiatan penelitian dan pengembangan gizi diupayakan untuk


meningkatkan mutu pelayanan.

16. Seluruh Pelayanan Gizi wajib berorientasi pada kepuasan pelanggan.

Direktur RSU MITRA SEHAT

dr. Atmadhilla Rafitasari, B. Med.


Sci