Anda di halaman 1dari 7

JURNAL SISFOTEK GLOBAL ISSN : 2088 – 1762 Vol. 7 No.

2, September 2017

Implementasi Global Positioning System (GPS) dan


Location Based Service (LSB) pada Sistem
Informasi Kereta Api untuk Wilayah Jabodetabek
Sandro Alfeno1, Ririn Eka Cipta Devi2
1
Dosen STMIK Raharja, 2Alumni STMIK Raharja
E-mail : sandroalfeno@yahoo.com1, ririndevi40@ gmail.com2

Abstrak— Kereta api adalah tranportasi umum yang sering digunakan untuk menghitung waktu perjalanan (travel time).
digunakan oleh masyarakat Indonesia. Khusus untuk Penerapan lokasi dengan Location-Based Services (LBS) atau
Jabodetabek sendiri, telah melayani 72 stasiun dengan jengkauan layanan berbasis lokasi yang mampu mendeteksi letak
rute 184,5 km. Dibutuhkan informasi mengenai kereta api baik pengguna juga dapat memberikan layanan informasi yang
itu stasiun maupun kereta. Saat ini, smartphone sudah
dibutuhkan sesuai dengan letak pengguna tersebut. LBS ini
menyediakan perangkat Global Positioning System (GPS) yang
dapat membantu pengguna menentukan posisinya. Location- juga memanfatkan fungsi teknologi GPS dan cell-besed
Based Service (LBS) memanfaatkan teknologi GPS dalam location dari Google. Dalam mengukur posisi, LBS
pengaplikasiannya juga dapat menentukan posisi tempat-tempat menggunakan lintang dan bujur untuk menentukan lokasi
tertentu. Dalam membangun rancangan aplikasi ini terdapat tiga geografis.
tahapan penelitian yaitu, tahapan perencanaan, tahapan analisis, Tujuan dibuatnya aplikasi ini adalah untuk memudahkan
dan tahapan perancangan aplikasi. Hasil penelitian ini adalah para pengguna kereta mendapatkan informasi yang dibutuhkan
sebuah rancangan aplikasi sistem informasi kereta api di khususnya untuk pengguna yang berada di daerah
Jabodetabek yang dapat digunakan oleh pengguna untuk Jabodetabek.
mengetahui informasi perjalanan kereta api. Aplikasi ini
Menurut I Putu Agus Eka Pratama, ”E-Commerce
terintegrasi dengan layanan Google Map dalam penentuan jalur
antara user dengan suatu tempat dan untuk menampilkan lokasi, didefiisikan sebagai semua bentuk proses pertukaran informasi
informasi dan petunjuk tentang stasiun dan kereta. antara organisasi dan stakeholder berbasiskan media elektronik
yang terhubung ke jaringan internet. B2C merupakan “Bagian
Kata Kunci— Kereta Api, Global Positioning System (GPS), dari E-commerce yang menekankan kepada proses pemesanan,
Location Based Service (LBS), Google Map. pembelian, dan penjualan produk atau jasa melalui akses
internet”[1].
I. PENDAHULUAN
II. LANDASAN TEORI
Kereta Api merupakan alat transportasi yang tidak bisa
lepas dari kehidupan masyarakat Indonesia. Pemerintah A. Kereta Api
melalui BUMN pengelola transportasi kereta, terus melakukan Kereta api adalah bentuk transportasi rel yang terdiri dari
pembenahan. Mulai dari sarana infrastruktur maupun layanan. serangkaian kendaraan yang ditarik sepanjang jalur kereta api
Hal ini demi memberikan kenyamanan bagi masyarakat untuk mengangkut kargo atau penumpang. Gaya gerak
pengguna setia kereta api. disediakan oleh lokomotif unit. Meskipun propulsi historis
Untuk di Jabotabek sendiri, telah melayani 72 stasiun yang mesin uap mendominasi, bentuk-bentuk modern yang paling
berfungsi untuk memudahkan para penumpang kereta api yang umum adalah mesin diesel dan listrik lokomotif, yang
berada didaerah Jebodetabek. Informasi tentang rute dan disediakan oleh kabel overhead atau rel tambahan. Sumber
jadwal hingga harga tiket kereta sangat dibutuhkan, terutama energi lain termasuk kuda, tali atau kawat, gravitasi,
untuk masyarakat yang baru menggunakan kereta. pneumatik, baterai, dan turbin gas. Rel kereta api biasanya
Perkembangan teknologi informasi telah berkembang, terdiri dari dua, tiga atau empat rel, dengan sejumlah monorel
salah satunya pada pembuatan aplikasi yang sudah dapat dan guideways maglev dalam campuran. Kata 'train' berasal
dikembangkan pada perangkat smartphone berbasis android dari bahasa Perancis Tua trahiner, dari bahasa Latin trahere
yang dapat dengan mudah digunakan serta dapat menyediakan 'tarik, menarik.
informasi secara cepat dan efisien. Salah satu fitur yang Ada berbagai jenis kereta api yang dirancang untuk tujuan
terdapat dalam smartphone adalah layanan internet dan tertentu. Kereta api bisa terdiri dari kombinasi satu atau lebih
dilengkapi dengan fitur GPS (Global Positioning System), dari lokomotif dan gerbong kereta terpasang, atau beberapa
yaitu sistem navigasi yang menggunakan sinyal satelit dalam unit yang digerakkan sendiri (atau kadang-kadang pelatih
penggunaannya. Dengan adanya GPS pengguna smartphone bertenaga tunggal atau diartikulasikan, disebut sebuah kereta
dapat mengetahui koordinat dari pengguna, yaitu berupa data mobil). Kereta pertama dengan bentuk ditarik menggunakan
latitude dan longitude. GPS dapat menghitung informasi, tali, gravitasi bertenaga atau ditarik oleh kuda. Dari awal abad
seperti kecepatan, arah yang dituju, jalur, tujuan perjalanan, ke-19 hampir semuanya didukung oleh lokomotif uap. Dari
jarak tujuan, matahari terbit dan matahari terbenam dan lain- tahun 1910-an dan seterusnya lokomotif uap mulai digantikan
lain. Sinyal yang dikirimkan oleh satelit ke GPS akan oleh kurang dan bersih (tetapi lebih kompleks dan mahal)

27
JURNAL SISFOTEK GLOBAL ISSN : 2088 – 1762 Vol. 7 No. 2, September 2017

lokomotif diesel dan lokomotif listrik, sementara pada waktu Aplikasi adalah program siap pakai yang dapat digunakan
yang sama beberapa kendaraan unit yang digerakkan sendiri untuk menjalankan printah-printah dari pengguna aplikasi
baik sistem tenaga menjadi jauh lebih umum dalam pelayanan tersebut dengan tujuan mendapatkan hasil yang lebih akurat
penumpang. sesuai dengan tujuan pembuatan aplikasi tersebut, aplikasi
mempunyai arti yaitu pemecahan masalah yang menggunakan
B. Global Positioning System (GPS) salah satu tehnik pemrosesan data aplikasi yang biasanya
berpacu pada sebuah komputansi yang diinginkan atau
GPS adalah singkatan dari Global Positioning System, diharapkan maupun pemrosesan data yang diharapkan.
yang merupakan sistem navigasi dengan menggunakan Pengertian aplikasi secara umum adalah alat terapan yang
teknologi satelit yang dapat menerima sinyal dari satelit. difungsikan secara khusus dan terpadu sesuai kemampuan
Cara kerja GPS secara logik ada 5 langkah: yang dimilikinya aplikasi merupakan suatu perangkat
1. Memakai perhitungan “triangulation” dari satelit. komputer yang siap pakai bagi user.
2. Untuk perhitungan “triangulation”, GPS mengukur jarak Pengertian aplikasi menurut para ahli adalah sebagai
menggunakan travel time sinyal radio. berikut :
3. Untuk mengukur travel time, GPS memerlukan a. Menurut Jogiyanto (1999:12) adalah penggunaan dalam
memerlukan akurasi waktu yang tinggi. suatu komputer, instruksi (instruction) atau pernyataan
4. Untuk perhitungan jarak, kita harus tahu dengan pasti (statement) yang disusun sedemikian rupa sehingga
posisi satelit dan ketingian pada orbitnya. komputer dapat memproses input menjadi output.
5. Terakhir harus menggoreksi delay sinyal waktu perjalanan b. Menurut Kamus Kamus Besar Bahasa Indonesia (1998 :
di atmosfer sampai diterima reciever. 52) adalah penerapan dari rancang sistem untuk mengolah
Sistem ini menggunakan 24 satelit yang mengirimkan data yang menggunakan aturan atauketentuan bahasa
sinyal gelombang mikro ke bumi. Sinyal ini diterima oleh alat pemrograman tertentu. Aplikasi adalah suatu program
penerima (receiver) di permukaan, dimana GPS receiver ini komputer yang dibuat untuk mengerjakan dan
akan mengumpulkan informasi dari satelit GPS. Sebuah GPS melaksanakan tugas khusus dari pengguna.
receiver harus mengunci sinyal minimal tiga satelit untuk c. Menurut Rachmad Hakim S, Aplikasi adalah perangkat
menghitung posisi 2D (latitude dan longitude) dan track lunak yang digunakan untuk tujuan tertentu, seperti
pergerakan. Jika GPS reciever dapat menerima empat atau mengolah dokumen, mengatur Windows &, permainan
lebih satelit, maka dapat menghitung posisi 3D (game), dan sebagainya.
(latitude,longitude dan altitude). Jika sudah dapat menentukan d. Menurut Harip Santoso, Aplikasi adalah suatu kelompok
posisi user, selanjutnya GPS dapat menghitung informasi lain, file (form, class, report) yang bertujuan untuk melakukan
seperti kecepatan, arah yang dituju, jalur, tujuan perjalanan, aktivitas tertentu yang saling terkait, misalnya aplikasi
jarak tujuan, matahari terbit dan matahari terbenam dan lain- payroll, aplikasi fixed asset, dan lain-lain.
lain. Sinyal yang dikirimkan oleh satelit ke GPS akan
digunakan untuk menghitung waktu perjalanan (travel time). D. Sistem Informasi
Waktu perjalanan ini sering juga disebut sebagai Time of Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi
Arrival (TOA). Sesuai dengan prinsip fisika, bahwa untuk informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu
mengukur jarak dapat diperoleh dari waktu dikalikan dengan untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang
cepat rambat sinyal. sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan
Dari beberapa pemakaian GPS di atas dikategorikan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data,
menjadi: dan teknologi.
a. Waktu. GPS receiver menerima informasi waktu dari jam Sistem informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem di
atom yang mempunyai keakurasian sangat tinggi. mana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari
b. Lokasi. GPS memberikan informasi lokasi: memori sosial. Sistem informasi juga dapat dianggap sebagai
1) Latitude bahasa semi formal yang mendukung manusia dalam
2) Longitude pengambilan keputusan dan tindakan.
3) Altitude Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi untuk
c. Kecepatan. Ketika berpindah tempat, GPS dapat disiplin sistem informasi dan organisasi informatika. Sistem
menunjukkan informasi kecepatan berpindah tersebut. informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia,
d. Arah perjalanan. GPS dapat menunjukkan arah tujuan. perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan
Simpan lokasi. Tempat-tempat yang sudah pernah atau sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan
ingin dikunjungi bisa disimpan oleh GPS receiver. menyebarkan informasi dalam organisasi.
e. Komulasi data. GPS receiver dapat menyimpan informasi Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu
track, seperti total perjalanan yang sudah pernah dilakukan, organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan
kecepatan rata-rata, kecepatan paling tinggi, kecepatan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan
paling rendah, waktu/jam sampai tujuan, dan sebagainya. kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak
f. Tracking. Membantu untuk memonitoring pergerakan luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
obyek. Membantu memetakan posisi tertentu, dan Sistem informasi adalah kumpulandari sub-sub sistem
perhitungan jaringan terdekat baik phisik maupun non phisik yang saling
berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara
C. Aplikasi

28
JURNAL SISFOTEK GLOBAL ISSN : 2088 – 1762 Vol. 7 No. 2, September 2017

harmonis untuk mencapai satu tujuan yaitu mengolah data b. Location Providers (API Location):
menjadi informasi yang berguna. Menyediakan teknologi pencarian lokasi yang digunakan
oleh perangkat. API Location berhubungan dengan data
1. Tujuan Sistem Informasi GPS (Global Positioning System) dan data lokasi real-time.
Tujuan dari sistem informasi adalah menghasilkan API Location berada pada paket Android yaitu dalam paket
informasi. Sistem informasi adalah data yang diolah menjadi “android.location”. Lokasi, perpindahan, serta kedekatan
bentuk yang berguna bagi para pemakainya. Data yang diolah dengan lokasi tertentu dapat ditentukan melalui Location
saja tidak cukup dapat dikatakan sebagai suatu informasi. Manager.
Untuk dapat berguna, maka informasi harus didukung oleh tiga
pilar sebagai berikut: tepat kepada orangnya atau relevan 2. Komponen LBS
(relevance), tepat waktu (timeliness), dan tepat nilainya atau 1. Mobile Device
akurat (accurate). Keluaran yang tidak didukung oleh tiga Piranti Mobile tersebut diantaranya adalah
pilar ini tidak dapat dikatakan sebagai informasi yang berguna, smartphone, PDA, dan lainnya yang berfungsi sebagai
tetapi merupakan sampah (garbage). alat navigasi seperti alat navigasi kendaraan berbasis
GPS.
2. Komponen 2. Communication network
Komponen prosedur dalam SI berkaitan dengan prosedur Berupa jaringan telekomunikasi bergerak yang
manual dan prosedur berbasis komputer serta standar untuk memindahkan data pengguna dari perangkat ke
mengolah data menjadi informasi yang berguna. Suatu penyedia layanan.
prosedur adalah urutan langkah yang dilakukan untuk 3. Position Component
menyelesaikan satu atau lebih aktivitas pengolahan informasi. Berfungsi untuk menenentukan posisi pengguna
Pengolahan informasi ini dapat dikerjakan dengan pengguna, layanan. Posisi ini didapatkan dengan jaringan
atau kombinasi pengguna dan staff TI. Suatu bisnis terdiri dari telekomunikasi GPS.
berbagai macam prosedur yang digabungkan secara logis 4. Service dan Content Provider
untuk membentuk suatu sistem. Komponen ini terdiri dari a. Penyedia layanan yang yang menyediakan berbagai
komputer, instruksi, fakta yang tersimpan, manusia dan macam layanan seperti pencarian rute, kalkulasi posisi,
prosedur. dan lainnya..

E. Google Maps III. METODE PENELITIAN


Google Maps adalah sebuah jasa peta globe virtual gratis Metode penelitian yang digunakan terdiri dari beberapa
dan online disediakan oleh Google. Fasilitas Google Maps tahapan yaitu tahapan perencanaan, tahapan analisis, serta
dihadirkan oleh Google sejak tahun 2005 dan terus tahapan merancang aplikasi.
berkembang hingga sekarang ini. Di dalam Google Maps, anda Pada tahap perencanaan yang dilakukan adalah proses
tidak hanya mendapatkan tampilan peta dunia, namun juga identifikasi masalah secara umum dengan mendefinisikan
informasi pendukung berupa informasi jalan, lokasi layanan kebutuhan pengguna. Pengumpulan data yang dilakukan
public, bisnis dan sebagainya. Google Map menawarkan dengan cara menggunakan metode observasi, kepustakaan, dan
layanan API (application programming interface) yang juga mencari informasi melalui media internet media internet.
memungkinkan peta untuk dimasukkan pada situs wab pihak
ketiga. Nama Nama Alamat
No Alamat Stasiun No
Stasiun Stasiun Stasiun
F. Location-Based Services (LBS) Jl. KH. mas
Jl. Stasiun No.1
LBS adalah layanan berbasis lokasi, yaitu sebuah layanan 1 Angke Angke Jakarta 37 Karet
Mansyur
berbasis internet yang berfungsi untuk mencari dengan Jakarta
Barat
Pusat
teknologi Global Positioning Service (GPS) dan Google’s cell-
Jl. Raya
based location. Map dan layanan berbasis lokasi menggunakan Jl. RE. Lenteng
lintang dan bujur untuk menentukan lokasi geografis. Android Lenteng
2 Ancol Martadinata 38 Agung No.
Agung
menyediakan geocoder yang mendukung forward dan reverse Jakarta Utara 1 Jakarata
geocoding. Menggunakan geocoder, anda dapat mengkonversi Selatan
Jl. raya
nilai lintang bujur menjadi alamat dunia nyata atau sebaliknya. Jl. Bojong Gede Mangga
Location based service atau layanan berbasis lokasi adalah Bojong Mangga
3 No.1 Bogor, 39 besar No. 1
Gede Besar
istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan teknologi Jawa Barat Jakarta
yang digunakan untuk menemukan lokasi perangkat yang kita Barat
gunakan. Jl.
Manggarai
Jl. Ir. H. Juanda Manggar
4 Bekasi 40 Utara No. 1
1. Unsur Utama LBS No.1 Bekasi ai
Jakarta
a. Location Manager (API Maps): Selatan
Menyediakan perangkat bagi sumber atau source untuk Jl. Bojong
Jl.
LBS, Application Programming Interface (API) Maps Pondokranj
Bojong Indah Kel. Duri Pondok
5 41 i Gardu
menyediakan fasilitas untuk menampilkan atau Indah kosambi Kec. Ranji
Kec.
memanipulasi peta. Rawabuaya
Ciputat

29
JURNAL SISFOTEK GLOBAL ISSN : 2088 – 1762 Vol. 7 No. 2, September 2017

Jl. Nyi Raya Jakarta


Jl. Maulana
6 Bogor Permas No.1 42 Poris Pusat
Hasanudin
Bogor Jl.
Jl. Arteri Jl. Taman Lapangan
No. 1 Jakarta Stasiun kota Ros No. 1
21 57 Tebet
Batu Jl. Benteng Kelurahan Kota No. 1 Jakarta Tebet
7 43 Palmerah
Ceper Betawi Gelora Barat Jakarta
Jakarta Selatan
pusat Jl.
Jl. Stasiun Kampung
Jl. I Gusti
Pondok Jl. Bekasi Bali No. 1
Ngurahray Pondok Jatinegar Tanah
8 Buaran 44 Cina No. 1 22 Timur No. 1 58 Tanah
Buaran Jakarta Cina a Abang
Margonda Jakarta Timur Abang
Timur
Depok Jakarta
Jl. Gang Pusat
Bunga Jl KH.
Jl. Ir. H. Juanda
Jl. Pegangsaan Dalam I Tangeran Asnawi
Pondok 23 Juanda No. 1 Jakarta 59
9 Cikini No. 6 Jakarta 45 No. 1 g Tangerang
Jati Pusat
Pusat Pondok Jati Banten
Jakarta Jl. Raya
timur Jl. Pangeran Lenteng
Tanjung
Jl. Kramat 24 Jayakarta Jayakarta No 1 60 Agung No.
Barat
Bundar No. Jakarta Barat 1 Jakarta
Jl. Raya Cilebut Pasar
10 Cilebut 46 1 Senen Selatan
No. 1 Bogor Senen
Jakarta Jl. Stasiun No. 1 Jl. Taman
Pusat Kebayora Kebayoran Tanjugn Stasiun No.
25 61
Jl. Daan n Lama Jakarta Priok 1 Jakarta
Jl. Raya Mogot Selatan Utara
Citayam No. 1 KM.2 Jl.
11 Citayam 47 Pesing
Kotamadya Pertambura Margonda
Depok n Jakarta Jl. Kalideres Universit
Raya Gg.
Barat 26 Kalideres No. 1 Jakarta 62 as
Sawo
barat Indonesia
Jl. Raya Universitas
Pasar Indonesia
Jl. Bintara Raya Pasar Minggu Jl.
12 Cakung 48
No. 1 Minggu No. 1 Jl. Bekasi timur Universit Srengseng
Jakarta 27 Kelender No. 1 Jakarta 63 as Sawah No.
Selatan Timur Pancasila 1 Jakarta
Jl. Rawajati Selatan
Kel. Jl.
Jl. Tebet timur Pejaten Cendrawasi
Pasar Jl. I Gusti
Kel. Kebon Timur h RT.01
13 Cawang 49 Minggu Ngurahray Raya
baru Kec. Pasar Kelender Jurang RW.01
Baru 28 No. 1 64
Kebon baru Minggu baru Mangu Kec.
Jakarta Penggilingan
Ciputat
Selatan Jakarta timur
tangerang
Jl. Industri Selatan
Jl. Stasiun No. 1 Kel. Desa
Depok
14 Depok 50 Rajawali pademanga Tempora
Lama
Pancoranmas n Jakarat RT. 03
Barat Kemayor Jl. Garuda No. RW. 01
29 65 Cisauk
Jl. Arif Rahman Jl. Raya an 23 Jakarta Pusat Kec.
Depok Rawa
15 Hakim No. 1 51 Rawabuntu Cisauk
Baru Buntu
Depok Serpong Tangerang
Jl. Raya Jl. Duri Banten
Duren Rawa
16 Rawajati No. 1 52 Kosambi Desa
Kalibata Buaya
Jakarta Selatan Tangerang Cicayur
Jl. Salemba
Jl. Jombang Kec.
Jl. Pos Duri N0. 30 Kramat Tengah No. 78- 66 Cicayur
Stasiun Cisauk
17 Duri 1 Tambora 53 Sudimara 79 Jakarta Pusat
Ciputat Tangerang
Jakarta Barat Banten
Tangerang
Jl. Stasiun Jl. Sayuti
Serpong No. 02 Kec.
Gondang Jl. Srikaya No. Jl. mangga Dua
18 54 Serpong No. 1 Kampung Parung Parung
dia 1 Jakarta Pusat 31 Raya Jakarta 67
Tangerang Bandan Panjang Panjang
Utara
Banten Bogor Jawa
Jl. Medan Jl. Blora Barat
Merdeka Timur No. 1 Jl. Jendral Taban,
19 Gambir 55 Sudirman Sudirman No. 1 Jambe,
No. 1 Jakarta Jakarta 32 Kranji 68 Cilejit
Pusat Pusat Bekasi barat Tangerang,
Gang Jl. Sentiong No. Sawah Jl. Kodya Bekasi Banten
20 56
Sentiong 1 Jakarta Pusat Besar Samanhudi 33 Maja Jl. Raya Maja, 69 Nambo Jl. Raya

30
JURNAL SISFOTEK GLOBAL ISSN : 2088 – 1762 Vol. 7 No. 2, September 2017

Maja, Kopo, Nambo, 2 Jam 11


Serang Banten Bantar Jati, Bogor - Depok – Jatinegara 47.58 KM
Klp.
Menit
Nunggal, Jakarta Kota - Depok – 1 Jam 39
Bogor
53.64 KM
Bogor Menit
Jl. Kebon 2 Jam 11
Kopi Blok Jatinegara - Depok – Bogor 47.58 KM
Cikasungka, Padurenan, Menit
34 Cikoya 70 Cibinong
Solear, Banten Pabuaran, 1 Jam 6
Cibinong, Bekasi - Jakarta Kota 26.17 KM
Menit
Bogor
1 Jam 6
Jl. Jakarta Kota – Bekasi 26.17 KM
Meteorolog Menit
i, Tanah Tanah Abang – Serpong 24.28 KM 39 Menit
Cikasungka,
Tanah Tinggi,
35 Tigaraksa Solear, 71
Tinggi Kec. Serpong - Tanah Abang 24.28 KM 39 Menit
Tangerang
Tangerang,
Kota Tangerang – Duri 19.30 KM 32 Menit
Tangerang
Jl. Raya Tenjo, Daru, Duri –Tangerang 19.30 KM 32 Menit
36 Tenjo Tenjo, Jawa 72 Daru Jambe, Jakarta Kota - Tanjung
Barat Tangerang 8.09 KM 21 Menit
Priok
Tabel 1. Nama dan Alamat Stasiun JABODETABEK
Tanjung Priok - Jakarta
8.09 KM 21 Menit
Kota
Pada tahapan analisis terbagi menjadi 3 tahap yaitu analisis
masalah, analisis kebutuhan, dan analisis pengguna. Jakarta Kota - Kampung
1.36 KM 5 Menit
Pada analisis masalah yang dilakukan adalah Bandan
mengidentifikasikan masalah. Pada analisis kebutuhan Kampung Bandan - Jakarta
1.36 KM 5 Menit
mengidentifikasikan mengenai spesifikasi perangkat keras dan Kota
perangkat lunak yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi ini. Tabel 2. Jalur Kereta
Serta analisis pengguna yang menjelaskankan karakterisitik JENIS TARIF TARIF TARIF
NO LINTAS
aplikasi ini, seperti: Spesifikasi smartphone tersebut adalah ANGKUTAN Rp/ORANG PSO OPERATOR
Sistem operasi Android, Memiliki Kamera dan GPS, serta 1-25 km
1 KRL 3.000 3.250 6.250
terhubung dengan koneksi internet. pertama
Pada tahap perancangan aplikasi mulai dilakukan dengan 10 km
menggambarkan struktur aplikasi, rancangan pemodelan berikutnya
aplikasi, rancangan tampilan aplikasi, dan membuat struktur dan
tabel basis data yang diperlukan di aplikasi ini. Pada struktur 2 KRL 1.000 1.500 2.500
aplikasi, menjelaskan mengenai alur program yang akan dibuat berlaku
dengan menggunakan struktur navigasi. Sedangkan pada kelipatan
rancangan tampilan aplikasi merupakan gambaran mengenai Tabel 3. Penyesuaian Tarif KRL
rancangan tampilan aplikasi yang akan dibuat, dengan
membuat sebuah tampilan interface, dapat membantu pembuat Tarif dihitung melalui penyesuaian tarif KRL (Tabel 3) sesuai
aplikasi dalam mendesain aplikasinya dengan jumlah kilometer stasiun awal ke stasiun tujuan. Untuk
informasi kereta sendiri akan ditampilkan tentang posisi kereta
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN dan waktu yang dibutuhkan untuk kereta sampai di stasiun.
Data yang dihasilkan untuk informasi KRL Jabodetabek TAMPILAN PROGRAM DAN PENJELASANNYA
berupa informasi stasiun seperti pada tabel 1, informasi jalur,
jarak dan waktu tempuh kereta (tabel 2), serta informasi tarif Adapun rancangan aplikasi yang telah dibuat adalah, sebagai
(tabel 3). berikut :
Untuk mendapatkan hasil data, proses yang pertama kali 1. Halaman Awal Pencarian
dilakukan adalah pendefinisian stasiun yang didapat dari
pencarian melalui GPS. Location-Based Service atau LBS,
yang bekerja dengan bantuan peta dari Google Map yang
ditambahkan informasi berupa titik koordinat (Latitude dan
Longitude) akan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh
pengguna kemudian akan ditampilkan jarak dan informasi
mengenai stasiun itu sendiri.
Jalur Jarak Waktu Tempuh
Bogor - Depok - Jakarta 1 Jam 39
53.64 KM
Kota Menit

31
JURNAL SISFOTEK GLOBAL ISSN : 2088 – 1762 Vol. 7 No. 2, September 2017

2. Halaman Pencarian

Gambar 3. Halaman Pencarian


Gambar 1. Halaman Awal Pencarian Halaman pencarian untuk stasiun keberangkatan hinga stasiun
tujuan.
Halaman ini akan menampilkan hasil pencarian stasiun yang
berupa petunjuk kereta yang melewati dan berhenti distasiun
3. Halaman Data Stasiun
yang dimaksud dengan jam kedatangan kereta dan lama waktu
perjalanan.

1. Halaman detail Stasiun

Gambar 4. Halaman Data Stasiun

Halaman ini menampilkan data stasiun Jabodetabek.

4. Halaman Data Kereta


Gambar 2. Halaman detail Stasiun

Halaman ini menampilkan detail informasi stasiun, yaitu jarak


kereta ke stasiun yang dimaksud, berapa stasiun yang masih
harus dilewati, lama waktu yang dibutuhkan juga tarif ke
stasiun tujuan.

32
JURNAL SISFOTEK GLOBAL ISSN : 2088 – 1762 Vol. 7 No. 2, September 2017

terdapat dalam Smartphone, Location-Based Service (LBS)


dan Google Map.
5. Sistem Informasi kereta api Jabodetabek ini dapat
memudahkan pengguna dalam mendapatkan informasi
mengenai stasiun juga kereta.
6. Untuk membuat sistem yang dapat memudahkan CV Prima
Teknik dalam melayani pelayanan jasa servis AC,
dibutuhkan sistem yang memiliki fasilitas kelola data
pengajuan servis, kelola data pembayaran servis dan
laporan servis AC setiap bulan.

DAFTAR PUSTAKA
[1] https://tiket.kereta-api.co.id/, Situs Resmi PT. Kereta Api Indonesia
(Persero), 25 April 2017.
[2] https://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api Kereta Api, 25 April 2017.
[3] Singhal, Manav; Shukla Anupam. (2012). “Implementation of Location
Based Services in Android Using GPS and Web Services.”
[4] Triyanti, Yayuk Devi. Onny Marleen. 2014. “Aplikasi Android Untuk
Pencarian Lokasi Tempat Ibadah Di Wilayah Bekasi”.

Gambar 5. Halaman Data Kereta

Halaman ini menampilkan kereta, dengan detail no kereta, jam


kedatangan kereta sesuai dengan waktu tercepat.

5. Halaman Informasi Harga

Gambar 5. Halaman Informasi Harga

Halaman ini akan menampilkan informasi harga dari stasiun


keberangkatan hingga ke stasiun tujuan

V. KESIMPULAN

3. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat


di simpulkan hal-hal berikut:
4. Aplikasi Sistem Informasi kereta api Jabodetabek ini
memanfaatkan fitur Global Positioning System (GPS) yang

33