Anda di halaman 1dari 6

BAB 4.

ORGANISASI PELAKSANA PROYEK

3.1 UmumTenaga Ahli

Untuk melaksanakan pekerjaan Studi Kelayakan PLTMG Waingapu 2 10 MW,


Konsultan akan memobilisasi tenaga ahli sesuai bidangnya.

Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, pelaksanaan kegiatan akan dipimpin oleh


Ketua Tim (Team Leader) yang telah mempunyai pengalaman profesional terutama
dalam bidang studi kelayakan PLTMG. Team Leader / Project Manager akan dibantu
oleh ahli-ahli dalam bidang pekerjaan mekanikal, elektrikal, sipil, support dan ahli
manajemen resiko.

Selain itu akan ditugaskan pula beberapa tenaga pendukung untuk membantu
pelaksanaan pekerjaan.

Adapun nama dan posisi tenaga ahli yang akan ditugaskan pada proyek ini adalah :

Kepala Tim / Team Leader :

 Bertanggung jawab terhadap tim di kantor dan lapangan dalam penyelesaian


pekerjaan, termasuk teknik, manajemen, administrasi dan keuangan

 Memobilisasi dan mengontrol tim, serta mengkoordinir semua kegiatan tim

 Menjalin hubungan koordinasi dengan melalui jaringan kerja instansi terkait

 Bertanggung jawab secara keseluruhan atas nama perusahaan kepada


Pimpro untuk pengendalian seluruh kegiatan yang dilakukan tim pengawasan
serta hasil pekerjaaan yang diserahkan.

 Memastikan tersedia informasi dan pengarahan prinsip dari pihak pemberi


tugas untuk mendukung berhasilnya aspek-aspek manejemen dan
penanganan proyek.

 Mengarahkan semua personil dalam lingkup pengawasan sesuai dengan


bidang masing-masing terkait dengan keberhasilan proyek secara
keseluruhan.

 Mengkoordinir pelaksanaan survai reconnaissane, vendor sourcing,


menyusun program kegiatan survai dan penyelidikan lapangan bersama-
sama ahli sipil.

 Mengkoordinir kegiatan studi kelayakan secara keseluruhan, terutama pada


tahap penting seperti studi neraca daya, studi proses PLTMG (heat balance &
water balance), optimasi tataletak dan kapasitas pembangkit, dan analisis
finansial

 Karena Team Leader berlatar belakang enjinir mekanikal, maka Team Leader
mengkoordinasikan kegiatan konsep desain peralatan mekanikal.

 Bersama-sama dengan seluruh anggota tim, melakukan diskusi teknis


internal maupun dengan pemberi tugas

 Mengkoordinasikan penyusunan laporan dan bahan presentasi

Ahli Mekanikal

 Mengumpulkan data dan informasi teknis dari site maupun dari pabrikan
untuk peralatan utama beserta peralatan bantunya.

 Membuat analisis, perhitungan teknis dan ekonomis terhadap pemilihan


peralatan utama dan alat bantunya.

 Menyiapkan spesifikasi teknis untuk engine dan alat bantunya, serta laporan
studi kelayakan.

 Bekerjasama dengan bidang lainnya dalam Tim Proyek untuk menjaga mutu
produk jasa enjiniring.

 Penyiapan Dokumen Lelang dan HPE

Ahli BOP

 Mengumpulkan data dan informasi teknis dari site maupun dari pabrikan
untuk sistem BOP.

 Membuat analisis serta perhitungan teknis dan ekonomis terhadap pemilihan


sistem BOP.

 Menyiapkan spesifikasi teknis untuk sistem BOP, serta laporan studi


kelayakan.

 Bekerjasama dengan bidang lainnya dalam Tim Proyek untuk menjaga mutu
produk jasa enjiniring.

 Penyiapan dokumen lelang dan HPE

Ahli Plant Electrical System :


 Mengumpulkan data dan informasi teknis dari site maupun dari pabrikan
untuk sistem dan peralatan listrik pembangkit beserta peralatan bantunya.

 Membuat analisis serta perhitungan teknis dan ekonomis terhadap pemilihan


sistem dan peralatan listrik pembangkit dan alat bantunya.

 Menyiapkan spesifikasi teknis untuk sistem dan peralatan listrik pembangkit


dan alat bantunya, serta laporan studi kelayakan.

 Bekerjasama dengan bidang lainnya dalam Tim Proyek untuk menjaga mutu
produk jasa enjiniring.

 Menyiapkan single line diagram dan gambar-gambar desain elektrikal

 Melakukan studi kemampuan sistem kelistrikan (Electrical System Capability


Study), yang meliputi studi aliran beban (load flow study) dan studi hubung
singkat (short circuit study)

 Menyiapkan laporan mengenai kondisi & sistem kelistrikan

 Memberikan masukan kepada Team Leader tentang kebutuhan listrik dan


rencana pengembangan sistem kelistrikan serta rencana sistem distribusi
listrik.

 Menyiapkan laporan teknis yang berhubungan dengan pekerjaan sistem


kelistrikan pembangkit

 Melakukan kajian terhadap studi kebutuhan listrik

 Menyiapkan Biding document dan HPE

Ahli Kontrol & Instrumentasi

 Mengumpulkan data dan informasi teknis dari site maupun dari Pabrikan
untuk sistem dan peralatan kontrol & instrumentasi.

 Membuat analisis serta perhitungan teknis dan ekonomis terhadap pemilihan


sistem dan peralatan kontrol & instrumentasi.

 Melakukan desain tata letak dan control system network antara lokasi
pembangkit dan fasilitas lainnya

 Merencanakan perangkat sistem kontrol mesin pembangkit

 Menyusun rekomendasi teknis dan biaya


 Menyiapkan spesifikasi teknis untuk sistem dan peralatan kontrol &
instrumentasi, serta laporan studi kelayakan.

 Menyiapkan Biding document dan HPE

Ahli Sipil

 Melakukan kunjungan lapangan awal bersama anggota tim lain untuk


memperoleh gambaran lokasi dalam rangka penyusunan lay out, estimasi
pekerjaan sipil dan site development, penentuan program penyelidikan
lapangan.

 Melakukan konsep desain bangunan / struktur sipil struktur bangunan utama

 Melakukan analisis struktur pada bangunan-bangunan sipil PLTMG

 Bersama-sama dengan seluruh anggota tim, melakukan diskusi teknis


internal maupun dengan pemberi tugas

 Menentukan elevasi bangunan PLTMG (grading plan).

 Melakukan konsep desain pondasi struktur bangunan utama.

 Menyiapkan laporan teknik bagian desain dasar sipil dan site development.

 Menyiapkan gambar desain konsep bangunan sipil dan infrastruktur.

 Menyusun rencana kerja serta analisis data terkait dengan pekerjaan : Soil
profile, pile bearing capacity, Soil parameters, retaining wall, tension pile
capacity

 Menyiapkan Biding document dan HPE

Ahli Geologi

 Melakukan kajian ulang terhadap data atau laporan terdahulu mengenai


kondisi geologi regional dan kondisi geologi di tapak proyek

 Malakukan kajian ulang terhadap program penyelidikan lapangan geologi,


termasuk jenis penyelidikan yang diperlukan dan distribusi volume
penyelidikan

 Memberikan masukan kepada ahli sipil dari aspek geologi dalam menentukan
rencana lokasi bangunan
 Mengkoordinasikan pelaksanaan penyelidikan material konstruksi

 Bersama-sama dengan seluruh anggota tim, melakukan diskusi teknis


internal maupun dengan pemberi tugas

 Menganalisis kondisi bawah permukaan lokasi proyek berdasarkan data yang


ada

 Melakukan survai sumber material konstruksi dan perkiraan cadangan dan


harganya

 Menyiapkan laporan teknik bagian geologi dan material konstruksi

 Menyiap biding document dan HPE

Ahli Ekonomi

 Melakukan kajian ulang terhadap keuntungan proyek hasil studi sebelumnya.

 Mengkaji hasil peramalan kebutuhan beban dan energi dan rencana


pengembangan sistem.

 Melakukan analisa ekonomi dan mengkaji sensitivitasnya.

 Melaksanakan penyusunan Model Finansial berdasarkan Skema Pendanaan


Project Financing dan struktur & nilai biaya proyek yang sudah direncanakan.

 Melaksanakan analisa finansial dan sensitivitas untuk mengetahui faktor-


faktor yang dominan dalam perhitungan tarif listrik pembangkit.

 Merekomendasikan tingkat tarif listrik yang akan diusulkan dan skema


pendanaan yang optimal.

 Melakukan survai biaya tenaga kerja, biaya material dan biaya peralatan di
pasar.

 Menganalisa harga satuan pekerjaan sipil

 Mengestimasi biaya proyek.

 Bersama ahli bidang mekanikal dan ahli elektrikal membuat analisis serta
perhitungan teknis dan ekonomis terhadap pemilihan sistem dan peralatan
pembangkit dan alat bantunya, transmission line dan prealatan lainnya.

3.2 Rencana Kerja

4.1.1. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan


Analisis kuantitatif kebutuhan waktu pelaksanaan dibuat dengan analisis kuantitatif
kebutuhan man-month tenaga ahli dan pendukung.Pelaksanaan pekerjaan
dijadwalkan selesai dalam waktu 180 (seratus delapan puluh) hari kalender.

Jadwa Kegiatan