Anda di halaman 1dari 6

NAMA : NIM :

GABRIELLE LAVIOLA A. RARANTA 7114 3011 7010

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MANADO


PRODI D-IV JURUSAN KEPERAWATAN
PRAKTIK
KEPERAWATAN MATERNITAS

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR


PEMERIKSAAN LEOPOLD, MENGHITUNG DENYUT JANTUNG JANIN,
TAKSIRAN BERAT JANIN

PENGERTIAN Suatu teknik untuk pemeriksaan ibu hamil dengan menggunakan cara
perabaan/palpasi yaitu merasakan/meraba bagian yang terdapat di Rahim ibu
hamil dengan menggunakan tangan dalam posisi-posisi tertentu, atau dengan
menggunakan tekan memindahkan bagian bagian tertentu untuk menentukan
bagian-bagian tertentu.
TUJUAN  Untuk menentukan umur kehamilan serta bagian tubuh apa yang terdapat
didalamfundusuteri.
 Untuk menentukan dimana punggung anak dan dimana letak bagian-
bagian kecil.
 Untuk mengetahui apa yang ada pada bagian bawah dan bagian bawah
sudah terpegang oleh PAP (Pintu Atas Panggul) besar.
 Guna menentukan bagian bawah dalam Rahim dan seberapa masuknya
bagian bawah tersebut ke dalam PAP.

PELAKSANA TENAGA MEDIS Tgl : Tgl : Tgl :

DILAKUKAN
YA TID YA TIDA YA TIDAK
AK K
Persiapan alat
1. Selimut
2. Bantal
3. Fetoskop/Pinard
Stethoscope,
4. Meteran
Prainteraksi :
5. Baca catatan
keperawatan dan
catatan medis klien
6. Siapkan alat-alat
7. Cuci tangan
Orientasi :
8. Berikan salam,
panggil nama klien
9. Jelaskan prosedur dan
tujuan tindakan
kepada klien
Tahap Kerja :
10. Berikan kesempatan
klien untuk bertanya
11. Anjurkan klien untuk
buang air kecil
12. . Pastikan privasi
klien terjaga
13. Anjurkan klien
melepas pakaian luar
dan dalam

Manuver Leopold I
14. Tekuk kaki klien
15. Posisi pemeriksa
menghadap kepala
klien
16. Hangatkan kedua
telapak tangan
dengan menggosok
secara bersama
(untuk palpasi
gunakan telapak
tangan, tidak hanya
jari2)
17. Atur kedudukan janin
ke tengah
18. Mulailah palpasi dari
bawah sampai di
fundus uteri dan
tentukan tinggi
fundus uteri
menggunakan jari-
jari
19. Selanjutnya palpasi
dan tentukan bagian
apa yang ada di
fundus uteri.
Manuver Leopold II
20. Posisi pemeriksa
menghadap kepala
klien
21. Letakkan kedua
telapak tangan pada
sisi kiri dan kanan
abdomen
22. Pertahankan letak
uterus menggunakan
tangan yang satu
23. Gunakan tangan yang
lainnya untuk palpasi
uterus pada sisi yang
lain
24. Tentukan letak
punggung janin

Manuver Leopold III


25. Posisi pemeriksa
menghadap kepala
klien
26. Letakkan tiga jari di
atas simfisis, tangan
lainnya berada di
fundus
27. Anjurkan klien
menarik nafas dalam
dan menghembuskan
perlahan-lahan
28. Tekan jari tangan ke
bawah secara
perlahan disekitar
bagian presentasi,
sambil klien
menghembuskan
nafas
29. Tentukan bagian apa
yang menjadi
presentasi, apakah
masih bias
digoyangkan atau
tidak
Manuver Leopold IV
30. Posisi pemeriksa
menghadap kaki klien
31. Letakkan kedua
telapak tangan di
kedua sisi abdomen
32. Gerakkan jari tangan
ke sisi bawah
abdomen, palpasi
bagian presentasi
33. Tentukan letak
presentasi terbawah :
- Tangan Konvergen :
sebagian kecil presentasi
yang turun ke Pintu Atas
Panggul
- Tangan pemeriksa sejajar
: Separuh presentasi
masuk PAP
- Tangan Divergen :
Bagian terbesar
presentasi masuk PAP

Mengukur Tinggi Fundus


Uteri
34. Letakkan ujung alat
ukur (meteran) di
bagian atas simfisis
pubis
35. Ukur sepanjang garis
tengah fundus uteri
hingga batas atas
mengikuti kurve
fundus
36. Tentukan Tinggi
Fundus Uteri
Menghitung Perkiraan Usia
Kehamilan
Menggunakan rumus Mc Donald
:
37. Usia Kehamilan
(bulan) = TFU(cm) x
2/7
38. Usia Kehamilan
(minggu) = TFU (cm)
x 8/7
Menghitung Denyut Jantung
Janin
39. Tentukan lokasi
untuk mendengarkan
DJJ, pastikan posisi
punggung janin
40. Letakkan
Fetoskop/Pinard
stetoskop di area
yang telah ditentukan
untuk mendengarkan
DJJ
41. Hitung DJJ dan
tentukan hasil
pemeriksaannya

Terminasi :
42. Evaluasi Perasaan
klien
43. Simpulkan hasil
pemeriksaan
44. Lakukan kontrak
untuk kegiatan
selanjutnya
45. Kembalikan peralatan
46. Cuci tangan
47. Dokumentasikan
kegiatan dalam
catatan keperawatan
Keterangan :

Ya = 1 (dilakukan dengan benar)

Tidak = 0 (Tidak dilakukan)

Kriteria Penilaian :

 Baik Sekali = 100


 Baik = 81-99
 Kurang = ≤ 80

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑡𝑖𝑛𝑑𝑎𝑘𝑎𝑛 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑙𝑎𝑘𝑢𝑘𝑎𝑛 (𝑌𝑎)


Nilai : 𝑥 100 =
47

Tanggal: Tanggal: Tanggal:

Nilai: Nilai: Nilai:

Pembimbing: Pembimbing: Pembimbing:

Mahasiswa: Mahasiswa: Mahasiswa: