Anda di halaman 1dari 25

RENCANA KEGIATAN

PUSKESMAS KEC. DUREN SAWIT

Dennis Marcellino Frederik


Gordon
Runi Arumndari
Asterisa Retno Putri
Intan Ismania
Cordelia Nasution
Dwi Astuti
Langas Simbolon
Dafrosa Bertila
Veneranda Clara

1
21 upaya pokok puskesmas, yang terdiri dari :

1. Promosi kesehatan

2. Upaya penyehatan lingkungan

3. Upaya perbaikan gizi

4. Upaya kesehatan ibu dan anak

5. Keluarga berencana

6. Pemberantasan Penyakit Menular

7. Pengobatan / BP

8. Upaya Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja / UKS

9. Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut

10. Upaya P2M

11. Upaya Kesehatan Usila

12. Upaya Kesehatan Olah Raga

13. Pemberdayaan Masyarakat

14. Upaya kesehatan Kerja

15. Upaya Kesehatan Jiwa

16. Upaya Kesehatan Indera

17. Upaya Kesehatan Mata

18. Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan

19. Upaya Pelayanan Rawat Inap

20. Laboratorium Sederhana

21. Administrasi Kesehatan

2
TUJUAN

A. TUJUAN UMUM

Meningkatkan pengetahuan dan mendapatkan keterampilan serta merubah sikap


dokter muda dalam usaha peningkatan kesehatan masyarakat melalui Puskesmas.

B. TUJUAN KHUSUS

1. Meningkatkan pengetahuan tentang ilmu kesehatan masyarakat

2. Meningkatkan ilmu-ilmu tentang sosial dan kemayarakatan

3. Mampu mengevaluasi dan menilai data-data demografi dan geografi

4. Mampu melaksanakan 21 program pokok puskesmas.

5. Mampu melaksanakan penelitian kesehatan di puskesmas

6. Mampu menilai gizi tenaga kerja pabrik di wilayah puskesmas

7. Mampu melaksanakan pendidikan kesehatan masyarakat

8. Mampu menilai status kesehatanmasyarakat

9. Mampu bekerjasama dengan staf puskesmas

10. Mampu bekerjasama dengan masyarakat dan “Key Persons”

11. Bersikap profesional dan bertanggung jawab

12. Bersikap jujur dan disiplin dalam melaksanakan kegiatan di masyarakat

Adapun kegiatan untuk memenuhi 21 kegiatan puskesmas adalah :

3
1. PROMOSI KESEHATAN

A. Tujuan

Tercapainya perubahan perilaku individu, keluarga dan masyarakat dalam


membina dan memelihara perilaku sehat dan lingkungan sehat, serta berperan aktif
dalam upaya mewujudkan derajat kesehatan yang optimal

B. Kegiatan

a. Penyuluhan Kesehatan Masyarakat

b. Sosialisasi Program Kesehatan Masyarakat

c. Pembinaan kader

C. Metode : plain of action (POA)

Strategi

1. Penyuluhan Kesmas di Puskesmas

Kegiatan penyuluhan yg ditampilkan di institusi ber- sangkutan (Puskesmas,


Pustu, Praktek dokter)

2. Penyuluhan Kesmas di luar gedung Puskesmas

– Pertemuan tingkat kecamatan

– Pertemuan tingkat desa

– Community Self Survey

– Program Perilaku Hidup Bersih & Sehat (PHBS)

Upaya memberikan pengalaman belajar/menciptakan kondisi bagi perorangan,


keluarga, kelompok & masyarakat, dgn membuka jalur komunikasi,
memberikan informasi & melakukan edukasi, utk meningkatkan pengetahuan,
sikap & perilaku, melalui pendekatan pimpinan (Advocacy), bina suasana
(Social Support) & pemberdayaan masyarakat (Empowerment).

4
D. Sasaran :

1. Sasaran Jangkauan Penyuluhan

a. Kelompok umum

b. Kelompok khusus

 masyarakat daerah terpencil/terasing

 masyarakat daerah pemukiman baru (transmi gran/perbatasan)

 masyarakat korban bencana/masalah kesehatan (KLB)

 masyarakat kelompok rentan (bumil, manula)

 masyarakat yang berada di berbagai institusi (rumah sakit,


posyandu)

 masyarakat yg mempunyai pengaruh dlm proses


pengambilan keputusan (pemuka agama/KK)

 kelompok2 yg mempunyai potensi dlm kegiatan


penyuluhan (PKK, Karang Taruna)

2. Sasaran Hasil Penyuluhan

Sasaran tsb di atas yg telah mengalami perubahan pengetahuan, sikap


dan perilaku, dikaitkan dgn sasaran program.

2. UPAYA PENYEHATAN LINGKUNGAN

A. Tujuan

TUJUAN UMUM

Terwujudnya kualitas lingkungan yg lebih sehat agar dapat melindungi masyarakat


dari segala kemungkinan resiko kejadian yg dapat menimbulkan gangguan & atau
bahaya kesehatan menuju derajat kesehatan keluarga & masyarakat yang lebih baik

TUJUAN KHUSUS

5
– Meningkatkan mutu lingkungan

– Terwujudnya pemberdayaan masyarakat

– Terlaksananya peraturan perundangan penyehatan lingkungan dan pemukiman

– Terselenggaranya pendidikan kesehatan

– Terlaksananya pengawasan lingkungan scr teratur

B. Kegiatan

 Penyehatan Air

 Penyehatan Makanan & Minuman

 Pengawasan Pembuangan Kotoran Manusia

 Pengawasan & Pembuangan Sampah & Limbah

 Penyehatan Pemukiman

 Pengawasan Sanitasi Tempat-Tempat Umum

 Pengamanan Lingkungan akibat Pencemaran Industri

 Pengamanan Pestisida

 Klinik Sanitasi

C. Metode : observasi

D. Sasaran :

 Daerah dgn endemis penyakit perut & kecacingan, angka penyakit diare
tinggi; penyakit2 bersumber sampah

 Daerah berpenghasilan rendah, berpenduduk padat & kumuh, cakupan sanitasi


dasar yg rendah

6
 Daerah pariwisata; tempat Pengelolaan Makanan; transportasi; sarana Ibadah;
sarana perdagangan; sarana perawatan/pemeliharaan; sarana sosial

 Daerah2 dgn angka kepemilikan & pemanfaatan jamban yg memenuhi syarat


kesehatan masih kurang

 Keluarga & masyarakat di daerah yg angka kepadatan penduduknya tinggi


serta produksi sampahnya cukup banyak; masyarakat dgn penyakit yg berhubungan
dgn penyakit lingkungan

 Daerah yg mempunyai resiko thd penularan penyakit diare, TBC Paru, ISPA,
DBD, & Filariasis

 Daerah pemukiman baru; resiko tinggi thd pencemaran; tempat pengelolaan


pestisida; daerah industri; pertanian

 Daerah terpencil & daerah perbatasan; masyarakat terasing & rawan bencana;
rawan air bersih

3. UPAYA PERBAIKAN GIZI

A. Tujuan

Mempersiapkan, memelihara dan mempertahakan agar setiap orang - terutama


kelompok rawan ibu hamil, bayi, ibu menyusui, anak balita - mempunyai status gizi
baik, dapat hidup sehat dan produktif.

B. Kegiatan

– Upaya Perbaikan Gizi Keluarga (UPGK) : kegiatan masyarakat utk


melembagakan upaya peningkatan gizi dlm tiap keluarga di Indonesia, bersifat
lintas sektor yg dilaksanakan oleh kesehatan, pertanian, BKKBN, agama
dalam negeri, PKK, dan sebagainya

– Upaya Perbaikan Gizi Institusi (UPGI) : mendorong berbagai institusi


pemerintah dan swasta agar memberikan perhatian lebih besar dlm
peningkatan status gizi warganya

7
– Upaya Penanggulangan Kelainan Gizi :

– Pencegahan & penanggulangan Gaky

– Pencegahan & penanggulangan Anemia Gizi Besi

– Pencegahan & penanggulangan KEP & KEK

– Pencegahan & penanggulangan kekurangan vitamin A

– Pencegahan & penanggulangan masalah kekurangan gizi mikro lainnya

– Pencegahan & penanggulangan masalah gizi lebih

– Sistem Kewaspadaan Pangan & Gizi : rangkaian kegiatan pengamatan situasi


pangan & gizi yg hasilnya digunakan utk penentuan kebijakan, perencanaan,
pemantauan serta evaluasi program di bidang pangan & gizi

C. Metode : Observasi,wawancara, pemeriksaan, pengukuran dan penilaian,


pengobatan

D. Sasaran :

– Bayi, balita, anak prasekolah & anak usia sekolah

– Wanita Usia Subur (termasuk calon pengantin), bumil, nifas, buteki dan usila

– Semua penduduk daerah rawan gizi

– Semua anak & dewasa yg mempunyai masalah gizi

– Pekerja berpenghasilan rendah/miskin

4. UPAYA KESEHATAN IBU DAN ANAK

A. Tujuan
Program KIA adalah meningkatkan kemandirian keluarga dalam memelihara KIA.
Dalam keluarga, ibu & anak merupakan kelompok yang paling rentan & peka,
terhadap berbagai masalah kesehatan, seperti: kejadian kesakitan (morbiditas) dan
gangguan gizi (malnutrisi) yang seing berakhir dengan kecacatan ( disability ) bahkan
kematian ( mortality )

8
Tujuan khusus

 Meningkatkan kemampuan ibu dalam mengatasi kesehatan diri dan keluarganya


dengan menggunakan teknologi tepat guna
 Meningkatkan upaya pembinaan kesehatan balita dan anak prasekolah secara mandiri
dalam lingkungan keluarga
 Meningkatkan jangkauan dan mutu pelayanan kesehatan bayi, balita, bumil, bulin, ibu
menyusui, ibu nifas
 Meningkatkan peran serta dan kemampuan masyarakat, keluarga, dan seluruh anggota
keluarga untuk mengatasi masalah kesehatan ibu, balita, anak prasekolah, terutama
melalui ibu dalam keluarganya

B. Kegiatan

PROGRAM PUSKESMAS DALAM KIA

• Kunjungan ibu hamil


• Komplikasi kebidanan
• Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan
• Pelayanan nifas
• Pelayanan neonatus dengan komplikasi
• Kunjungan bayi
• Imunisasi bayi
• Pelayanan anak balita
• Pemberian makanan pePenjaringan kesehatan anak sekolah dasarndamping ASI
• Perawatan balita gizi buruk

KEGIATAN PETUGAS PUSKESMAS

• Pemeliharaan kesehatan ibu hamil, malahirkan dan menyusui serta bayi, balita dan
anak prasekolah
• Memberi nasehat tentang makanan guna mencegah gizi buruk karena KKP, dan
pemberian makanan tambahan, vitamin dan mineral
• Memberi nasehat tentang perkembangan anak dan cara stimulasinya
• Imunisasi tetanus toxoid 2x pada bumil dan BCG, DPT 3x, Polio 3x, dan campak 1x
pada bayi
• Penyuluhan kesehatan meliputi berbagai aspek
• Pelayanan KB kepada semua pasangan usia subur, dengan perhatian khusus pada
mereka yang dalam keadaan bahaya karena melahirkan berkali-kali dan resiko tinggi

9
• Pengobatan bagi ibu, bayi, anak, dan balita serta anak prasekolah
• Kunjungan runah untuk mencari ibu dan anak yang memerlukan pemeliharaan, dan
memberi penerangan tentang kesehatan, dan pemantauan pada mereka yang lalai
mengunjungi puskesmas, dan meminta agar mereka datang lagi
• Pengawasan dan bimbingan kepada taman kanak-kanan an para dukun bayi

CAKUPAN PELAYANAN ANTENATAL

Kunjungan ibu hamil sesuai standar adalah pelayanan yang mencakup minimal

1. Timbang dan ukur tinggi badan.

2. ukur tekanan darah

3. skrining status imunisasi tetanus dan pemberian tetanus toksoid

4.ukur tinggi fundus uteri

5. pemberian tablet besi ( 90 tablet selama kehamilan )

6. Temu wicara ( pemberian komunikasi kehamilan interpersonal dan konseling )

7. Tes laboratorium sederhana ( Hb , Protein urin ) dan atau berdasarkan atas

indikasi ( HbsAg HIV, Malaria ,TBC )

8. sedang /pernah menderita penyakit kroni

9. Riwayat kehamilan buruk

10. Riwayat persalinan berisiko

11. Riwayat nifas berisiko

12. Riwayat keluarga menderita penyakit kencing manis, hipertensi dan

riwayat cacat kongenital

KESEHATAN ANAK

JADWAL IMUNISASI

10
UMUR JENIS IMUNISASI

0 Bulan HB 0

1 Bulan BCG , POLIO 1

2 Bulan DPT / HB 1 , Polio 2

3 Bulan DPT / HB 3, POLIO 3

4 Bulan DPT / HB 3 , polio 4

9 Bulan Campak

Pantauan pertumbuhan dan perkembangan anak

• Timbang berat badan anak setiap bulan nya di posyandu , fasilitas kesehatan lain atau
pos pelayanan anak usia dini ( PAUD )

• Rangsang perkembangan anak sesuai umur nya


.
• Ajak anak bermain bercakap cakap

• Bawa anak ke perugas kesehatan untuk mendapatkan pelayanan Stimulasi Deteksi dan
Intervensi Dini Tumbuh Kembang ( SDIDTK )

- umur 0 – 1 Tahun , 4 kali dalam setahun.

- umur 1-6 tahun , 2 kali tiap tahun setiap 6 bulan

Mencatat pada KMS

11
5. KELUARGA BERENCANA

A. Tujuan

Meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak serta keluarga dalam rangka mewujudkan
keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera (NKKBS) yang menjadi dasar bagi
terwujudnya masyarakat yang sejahtera melalui pengendalian pertumbuhan penduduk
Indonesia.

B. Kegiatan

- Pelayanan kontrasepsi

- Pembinaan dan pengoyoman medis kontrasepsi peserta keluarga berencana.

- Pelayanan rujukan keluarga berencana

- Pencatatan dan Pelaporan

C. Metode : observasi , wawancara, pemeriksaan

Cara Ber KB

Bagi suami : menggunakan karet KB ( kondom )

Bagi Istri : - minum pil kb,secara teratur sesuai aturan . Selama menyusui , minum
pil KB khusus atau suntik KB , atau susuk KB , atau AKDR ( alat kontrasepsi
dalam rahim ) dan Sterilisasi

Jika jumlah anak sudah cukup dan tidak ingin punya anak lagi , lakukan
vasektomi ,untuk suami ( metode pengikatan saluran sperma )

untuk istri Tubektomi ( metode pengikatan saluran ovarium / telur

D. Sasaran :

– Pasangan usia subur (PUS)

12
– Calon pasangan usia subur

– PUS dgn wanita yg akan memasuki masa menopause

– Keluarga yg tinggal & berada di wilayah kerja Puskesmas

– Wanita Usia Subur yg datang pd pelayanan rawat jalan Puskesmas yg dlm fase
intervensi pelayanan KB

6 PEMBERANTASAN PENYAKIT MENULAR (P2M)

A. Tujuan

Menurunkan angka kesakitan, kematian dan kecacatan akibat penyakit menular

Meliputi :

1. Kuratif

2. Pemutusan Rantai Penularan

3. Promosi Kesehatan & Surveillance

B. Kegiatan

Penyakit Menular Potensial Mewabah

A. Diare

B. Demam Berdarah Dengue

C. Malaria

D. Filariasis

Penyakit Menular Endemik Tinggi

13
A. Tuberkulosis Paru

B. Lepra/Kusta/Morbus Hansen

C. Patek/Frambusia/ yaws

A. Rabies

B. Anthrax

Penyakit Menular Penting Lain

I. Penyakit Menular Seksual

A. Sifilis/Raja Singa

B. Gonorhoe/Kencing Nanah

C. HIV/AIDS

II. Penyakit Menular Lain

A. Hepatitis

B. ISPA

- Mengumpulkan dan menganalisa data tentang penyakit

- Melaporkan penyakit menular

- Menyelidiki di lapangan untuk melihat benar atau tidaknya laporan yang


masuk

- Tindakan permulaan untuk menahan penjalaran penyakit

- Menyembuhkan penderita, hingga ia tidak lagi menjadi sumber infeksi

- Pengebalan (imunisasi)

- Pemberantasan vektor (pembawa penyakit)

- Pendidikan kesehatan

14
C. Metode : Observasi, wawancara, pemeriksaan
D. Sasaran : Masyarakat sekitar Puskesmas kecamatan duren sawit

7 PENGOBATAN / BP

A. Tujuan

TUJUAN UMUM
Meningkatkan derajat kesehatan perorangan dan masyarakat indonesia
TUJUAN KHUSUS
 Menghentikan proses perjalanan penyakit yang di derita seseorang
 Mengurangi penderitaan seseorang karena sakit
 Mencegah dan mengurangi kecacatan
 Meneruskan penderita ke fasilitas diagnosa dan pelayanan yang canggih
bila perlu
B. Kegiatan

- Melakukan diagnosa sedini mungkin yaitu dengan menelusuri riwayat


penyakit, mengadakan pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium dan kemudian
membuat suatu diagnose.

- Melaksanakan tindakan pengobatan

- Melakukan upaya rujukan bila dipandang perlu, rujukan tersebut dapat


berbentuk:

a. Rujukan diagnostik

b. Rujukan pengobatan atau rehabilitasi

c. Rujukan lain

C. Metode : observasi, wawancara, pemeriksaan, penilaian/pengukuran,


pengobatan
D. Sasaran : masyarakat disekitar puskesmas kecamatan duren sawit

15
8 UPAYA KESEHATAN ANAK USIA SEKOLAH DAN REMAJA / UKS

A. Tujuan

TUJUAN UMUM

Meningkatnya derajat kesehatan peserta didik sehingga memungkinkan


pertumbuhan perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukkan
manusia Indonesia seutuhnya

TUJUAN KHUSUS
1. Memiliki pengetahuan , sikap dan keterampilan untuk melaksanakan prinsip hidup
sehat serta berpartisipasi aktif dalam usaha peningkatan kesehatan di sekolah
;perguruan agama ,rumah tangga dan di lingkungan masyarakat.

2. Memiliki daya tangkal terhadap pengaruh penyalah gunaan narkotik dan bahan
berbahaya, alkohol rokok dsb

3. Meningkatnya mutu dan jangkauan yankes bagi peserta didik disekolah dan diluar
sekolah.
4. Terciptanya lingkungan hidup sehat disekolah,

B. Kegiatan

- Pendidikan dokter kecil


- Mengajarkan cara cuci tangan yang baik dan benar
- Pengenalan P3K
- Imunisasi
- Penanaman kebiasaan hidup sehat
- Edukasi tentang sistem reproduksi, dan Narkoba

C. Metode : observasi, wawancara, pemeriksaan


Trias UKS à 1 Pendidikan Kes (intra+ekstra kurikuler)
2.Pelayanan Kes (promotif, preventif & kuratif +
rehabilitatif )
3. Pembinaan lingkungan kehidupan sekolah ( Bina
lingk fisik & mental sosial

16
D. Sasaran : masyarakat sekolah mulai pend dasar s/d pendidikan
menengah termasuk pend agama dan Perguruan tinggi tinggkat
1 dan 2

9. UPAYA KESEHATAN GIGI DAN MULUT

A. Tujuan

untuk meningkatkan kemampuan dan peran serta masyarakat dalam pemeliharaan


kesehatan gigi, dengan mengintegrasikan upaya promotif dan preventif.

B. Kegiatan

- Pemeriksaan Kesehatan Gigi

- Memberikan penyuluhan tentang pemeliharaan kesehatan gigi

- Pelatihan Kader

C. Metode : wawancara, observasi, pemeriksaan

D. Sasaran : masyarakat disekitar Puskesmas kecamatan duren sawit

10. UPAYA P2M

A. Tujuan

Menurunkan angka kesakitan, kematian dan kecacatan akibat penyakit menular

B. Kegiatan

- Mengumpulkan dan menganalisa data tentang penyakit


- Melaporkan penyakit menular
- Menyelidiki di lapangan untuk melihat benar atau tidaknya laporan yang masuk,
untuk menentukan kasus-kasus lagi dan untuk mengetahui sumber penularan.
- Tindakan permulaan untuk menahan penjalarannya.
- Menyembuhkan penderita hingga ia tidak lagi menjadi sumber infeksi
- Pengebalan (imunisasi)
- Pemberantasan vektor (pembawa penyakit)
- Pendidikan kesehatan
C . Metode : observasi, wawancara, pemeriksaan
D.Sasaran : masyarakat yang beresiko sekitar puskesmas kecamatan duren sawit

17
11. UPAYA KESEHATAN USILA

A. Tujuan

Meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan untuk mencapai masa tua yang
bahagia dan berdaya guna dalam kehidupan keluarga dan masyakat sesuai dengan
keberadaannya dalam strata kemasyarakatan.

B. Kegiatan

- Penyuluhan upaya pencegahan penyakit, gangguan psikososial dan bahaya


kecelakaan usila.

- Pemeriksaan kesehatan secara teratur

- Rujukan medis untuk pengobtan

- Kesegaran jasmani/senam lansia


- Pelayanan kesehatan dasar

C. Metode : wawancara, Observasi, pemeriksaa


D. Sasaran : kelompok masyarakat usia >45 tahun disekitar puskesmas duren sawit

12. UPAYA KESEHATAN OLAHRAGA

A. Tujuan
a. menunjang upaya peningkatan derajat kesehatan dan kualitas hidup melalui
latihan fisik
b. membantu upaya peningkatan kesegaran jasmani yang mempunyai pengaruh
langsung terhadap produktifitas kerja
c. membantu peningkatan upaya olahraga produktifitas, olahraga prestasi,
olahraga masayrakat dan olahraga tradisional

B. Kegiatan

- Senam kesegaran jasmani

- Senam lansia

18
- Senam hamil

- Pelayanan kesehatan olahraga

- Latihan fisik
- Pengenalan berbagai macam cedera olahraga dan penanggulangannya
- Pengenalan P3K olahraga

C. Metode : pengukuran, wawancara, pemeriksaan


D. Sasaran
– Seluruh golongan usia produktif
– Seluruh kelompok masyarakat usia sekolah melalui upaya pelaksanaan
kurikulum dan program extrakurikuler
– Seluruh kelompok kelompok olahraga masyarakat dalam bentuk
perkumpulan, klub klub dan lain lain
– Pusat pelayanan kesegaran jasmani lain
– Tenaga pemberi pelayanan dalam bidang kesehatan olahraga baik
medis dan non medis
– Puskesamas sebagai ujung tombak pemberi pelayanan kesehatan
olahraga dengan seluruh sistem rujukan
– Organisasi olahraga prestasi (KONI) dan BAPOPI
– Golongan penderita penyakit degenratif (kardiovaskular, diabetes
melitus dan lain lain)

13 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

A. Tujuan

- Melaksanakan pembinaan Kesehatan Keluarga/ Kelompok khusus melalui kegiatan


pelayanan perawatan kesehatan masyarakat. Melaksanakan melalui kegiatan pelayanan
perawatan kesehatan masyarakat

- Memberikan pelayanan perawatan secara paripurna

- Membantu keluarga dan masyarakat untuk mengenal kebutuhan kesehatannya serta


cara penanggulangannya dalam batas kemampuannya

- Menunjang program kesehatan sektor – sektor lainnya dalam pencegahan,


peningkatan dan pemulihan

19
B. Sasaran :

- Keluarga

- Kelompok khusus ( panti asuhan dan panti werdha)

14 UPAYA KESEHATAN KERJA

A. Metode : observasi, wawancara, pemeriksaan


B. Tujuan : untuk melindungi pekerja agar hidup sehat dan terbebas dari
gangguan kesehatan serta pengaruh buruk yang diakibatkan oleh pekerjaan, sehingga
menjadi pekerja sehat, selamat, prduktif dan sejahtera

C. Sasaran : pekerja di sektor kesehatan, antara lain : Puskesmas, Balai


Pengobatan, Laboratorium Kesehatan, Pos UKK dan Jaringan dokter perusahaan
bidang kesehatan kerja

15 UPAYA KESEHATAN INDERA

A. Metode : wawancara, pemeriksaan

B. Tujuan

Menurunkan angka gangguan penglihatan dan kebutaan serta Menurunkan


angka gangguan pendengaran dan ketulian yang dapat dicegah

C. Sasaran : masyarakat di sekitar wilayah puskesmas duren sawit

D. Kegiatan

- Diagnosa dini dan pengobatan penyakit mata terbanyak di masyarakat


- Pertolongan pertama trauma mata, glaukoma akut
- Rujukan
- Deteksi dini gangguan pendengaran dan ketulian

16 UPAYA KESEHATAN MATA

A. Metode : wawancara, pemeriksaan

20
B. Tujuan

Meningkatkan kesehatan mata serta Pengembangan kesehatan mata masyarakat

C. Sasaran : masyarakat di sekitar wilayah puskesmas kecamatan duren sawit

D. Kegiatan

- pemeriksaan visus dan mata luar, tes buta warna, tes tekanan bola mata, tes saluran
airmata, tes lapang pandang, funduskopi dan pemeriksaan laboratorium.

17 UPAYA PENINGKATAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN

A. Metode : POAC (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan)

B. Tujuan

Terselenggaranya pelayanan kesehatan dasar yang bermutu dan memuaskan di


puskesmas dalam rangka terwujudnya peningkatan kesadaran, kemauan, dan
kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar dapat mengwujudkan derajat kesehatan
setingg-tingginya

C. Sasaran : masyarakat disekitar Puskesmas wilayah Cipayung

D. Kegiatan

- Penataan organisasi
- Regulasi peraturan perundangan
- Pemantapan jejaring
- Standarisasi
- Quality Assurance
- Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
- Peningkatan peran serta masyarakat dan organisasi profesi
- Peningkatan kontrol sosial

18 LABORATORIUM SEDERHANA
A. Metode : Observasi

B. Tujuan

21
Memberikan pelayanan laboratorium yang efisien sebagai bagian yang menunjang
pemberantasan penyakit menular, penyelidikan epidemiologi & pembinaan kesehatan.

C. Kegiatan

- Melakukan pemeriksaan spesimen yang diambil dari pasien untuk menegakkan suatu
diagnosa

- Pemeriksaan spesimen yang dilakukan meliputi pemeriksaan darah (Gula


darah,golongan darah, kolesterol darah) dan sputum (kultur bakteri)

19 ADMINISTRASI KESEHATAN

A. Tujuan

untuk menyelenggarakan berbagai upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan


masyarakat yang sesuai dengan azas penyelenggaraan puskesmas .

B. Kegiatan

- pengorganisasian .

- penyelenggaraan

- pemantauan

- penilaian

- Mampu melaksanakan penelitian kesehatan di puskesmas

Kegiatan : membuat peneilitian di Puskesmas

Metode : pengumpulan data dan pengolahan data

Sasaran : masyarakat di wilayah puskesmas

Evaluasi : membuat laporan

- Mampu menilai gizi dan kesehatan tenaga kerja pabrik di wilayah puskesmas

Kegiatan: kunjungan pabrik

22
Metode :penilaian dan observasi pabrik, pemeriksaan status gizi dan pemeriksaan fisik
secara holistik

Sasaran : karyawan pabrik di kecamatan duren sawit

- Mampu menatalaksana pendidikan kesehatan masyarakat

Kegiatan : Kunjungan sekolah-sekolah di Kecamatan duren sawit

Metode : penyuluhan

Sasaran : Siswa di Kecamatan duren sawit

20 UPAYA KESEHATAN JIWA

- Pelayanan pada pasien yang mengalami gangguan kejiwaan meliputi gangguan


perasaan, proses pikir dan perilaku yang menimbulkan penderitaan pada individu dan
atau hambatan dalam melaksanakan peran sosialnya.

- pelayanan meliputi aspek promotif preventif dankuratif serta rehabilitatif pada


gangguan mental emosional, psikosomatik, dan psikotik yang diberi kan oleh dokter,
perawat ,bidan yang telah mem punyai kompetensi teknis.

Kegiatan :

-Penemuan kasus gangguan jiwa berdasar klasifikasi ICD –X

- Pelayanan kasus.

- Kunjungan rumah,

- pemantauan dan penilaian.

- Pelatihan

- Pencatatan dan pelaporan

21 UPAYA PELAYANAN RAWAT INAP

Fungsi Puskesmas perawatan adalah sebagai berikut:


 Sebagai pusat pengembangan kesehatan masyarakat diwilayah kerjanya.

23
 Membina peran serta masyarakat di wilayah kerjanya dalamrangka meningkatkan derajat
kesehatan.
 Memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh danterpadu kepada masyarakat di wilayah
kerjanya

Kegiatan:
1. Melakukan tindakan operatif terbatas terhadap penderita gawat darurat
antara lain:
- kecelakaan lalu lintas
- persalinan dengan penyulit
- penyakit lain yang mendadak dan gawat
2. Merawat sementara penderita gawat darurat atau untuk observasi penderita
dalam rangka diagnostik dengan rata-rata hari perawatan 3 hari atau maksimal 7
hari
3. Melakukan pertolongan sementara untuk mepersiapkan pengiriman penderita
lebih lanjut ke RS
4. Memberi pertolongan persalinan bagi kehamilan dengan resiko tinggi dan
persalinan dengan penyulit
5. Melakukan metode operasi pria dan metode operasi wanita untuk KB

VI. PELAKSANA

Jumlah Peserta

Jumlah dokter muda yang mengikuti kegiatan ini ialah sebanyak 10 orang dengan
susunan organisasi sebagai berikut :

Ketua Kelompok Puskesmas : Dennis Marcellino Frederik

Wakil Ketua : Gordon

Sekretaris : Runi Arumndari

Asterisa Retno Putri

Bendahara : Intan Ismania

24
Anggota : Cordelia Nasution

Dwi Astuti

Langas Simbolon

Dafrosa Bertila

Veneranda Clara

25