Anda di halaman 1dari 17

TUGAS MODUL 1 : TUGAS AKHIR TERSTRUKTUR

Nama : RAGIL MERY YANISKA, S.Pd


NUPTK : 0951768669230042
NO. Peserta PPG : 19110918410115
Bidang Studi Sertifikasi : 184 – FISIKA
Sekolah Asal : SMA N 1 KISAM ILIR
OKUS, SUMSEL

RANCANGAN PEMBELAJARAN YANG MEMUAT KETERAMPILAN


BELAJAR ABAD 21

MATA PELAJARAN : FISIKA

KELAS / SEMESTER : X MIPA / GANJIL

PENYUSUN : RAGIL MERY YANISKA, S.Pd


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : SMA N 1 KISAM ILIR


Matapelajaran : Fisika
Kelas/Semester : X/1
MateriPokok : Prinsip Penjumlahan Vektor Sebidang
Alokasi Waktu : 6 JP

A. Kompetensi inti

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.


KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam
berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga,
sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional,
dan kawasan internasional.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan
kompleks berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan
pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah
KI 4 : Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah konkret dan
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta
mampu menggunakan metoda sesuai dengan kaidah keilmuan.

B. Kompetensi dasar dan


Indikator pencapaian kompetensi

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

3.3 Menerapkan prinsip penjumlahan 3.3.1 Mendiskripsikan besaran vektor


vektor sebidang (misalnya 3.3.2 Mengidentifikasi besaran vektor
perpindahan) 3.3.3 Melukiskan penjumlahan dua vektor dengan metode
polygon
3.3.4 Melukiskan penjumlahan dua vektor dengan metode
jajaran genjang
3.3.5 Menentukan penjumlahan dua vektor dengan
metode analitis
3.3.6 Menerapkan prinsip penjumlahan vektor pada
perpindahan
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

4.3 Merancang percobaan untuk 4.3.1 Menentukan alat percobaan


menentukan resultan vektor sebidang 4.3.2 Mendesain langkah percobaan
(misalnya perpindahan) beserta
4.3.3 Melakukan percobaan
presentasi hasil dan makna fisisnya
4.3.4 Mengolah hasil percobaan
4.3.5 Menyajikan laporan percobaan

C. Tujuan pembelajaran
Melalui model pembelajaran berbasis masalah (problem base learning), peserta didik terampil
melukiskan, merancang percobaan dan mendemonstrasikan percobaan menentukan resultan
vektor untuk menerapkan prinsip penjumlahan vektor sebidang, serta mengembangkan nilai
karakter berpikir kritis , kreatif (kemandirian), kerjasama (gotong royong) dan kejujuran
(integritas).

D. Materi pembelajaran
1 Fakta : perahu yang menyeberangi sungai dengan arus sedang sampai deras;
penerjun payung yang menerjunkan dirinya dari pesawat
2 Konsep : besaran vektor, prinsip penjumlahan vektor;
3 Prosedur : melukis resultan vektor, mendemonstrasikan dalam menentukan
resultan vektor.

E. Metode pembelajaran
1 Pendekatan : ilmiah (sciencetific)
2 Model : Pembelajaran berbasis masalah ( problem based learning), dengan
sintaks orientasi peserta didik, mengorganisasi peserta didik,
membimbing penyelidikan,mengembangkan dan menyajikan hasil
karya, menganalisa dan mengevaluasi proses penyelesaian masalah.
3 Metode : demonstrasi dan eksperimen

F. Media dan Alat pembelajaran


1. Media :
a Audio-video yang mengambarkan tentang
perahu yang tengah menyeberangi sungai atau pesawat terbang yang tinggal landas
dan mendarat.
b PPT materi pembelajaran (tentang vektor )
c Lembar kerja (lampiran 1)

2. Alat pembelajaran : LCD, Laptop, papan tulis dan perangkatnya

G. Sumber pembelajaran
1. Marthen Kanginan, Fisika SMA/MA kelas X,Erlangga, Jakarta,2016
2. Joko Sumarsono,Fisika untuk SMA/MA kelas X, Puskurbuk Depdiknas, Jakarta,2009
3. David Haliday, Fondamental of Physics,Wiley,2013
H. Langkah pembelajaran
NilaiKarakter Alks
Kegiatan / sintak Deskripsi yang Wkt
dikembangkan
PERTEMUAN PERTAMA (3 JP)

Pendahuluan 1 Guru memberi salam, mengecek Religiositas 15”


kehadiran peserta didik dan meminta (kegiatan
ketua kelas untuk memimpin doa dan berdoa)
berdoa bersama.
2 Peserta didik berdoa bersama dan
menyanyikan lagu wajib Nasionalisme
kebangsaan lalu mengecek
kebersihan kelas, minimal di sekitar Gotong royong
tempat duduknya tidak ada sampah
atau benda yang tidak berhubungan
dengan pelajaran saat itu.
3 Untuk memulai pembelajaran, dengan
bimbingan guru peserta didik
mengucapkan yel yel
“ Fi=fisik” “si =siap” “ka = karya”
“Fisika = penuh tantangan”
“Fisika = menyenangkan”
“Fisika = aku suka....yes!!!”
4 Guru mendemonstrasikan gerakan
tabrakan dengan peserta didik yang
berjalan dengan membentuk sudut
5 Peserta didik memberikan pendapat
tentang demonstrasi yang ditunjukkan Kemandirian
guru (berpikir kritis,
6 Guru membagi peserta didik dalam kreatif)
kelompok melalui ice breaking
a Dalam 10 detik sudah masuk
dalam kelompok 8 (satu kelompok
8 orang )
b Dalam 10 detik sudah masuk
dalam kelompok 6.
c Dalam 10 detik sudah masuk
dalam kelompok 4
(kelompok ini yang dijadikan
sebagai kelompok kerja peserta
didik)
7 Guru bertanya kepada peserta didik apa
yang dirasakan saat mencari anggota
kelompok dan bila ada yang tidak
kebagian kelompok (anggotanya tidak
sesuai jumlahnya)
Kegiatan inti 20’
1. Orientasi peserta 8 Guru menyampaikan tujuan
didik pembelajaran, kegiatan pembelajaran
dan penilaian yang akan dilakukan,
dilanjutkan dengan menayangkan video.
9 Peserta didik mengamati tayangan video
tentang “gerak perahu menyeberangi Kemandirian
sungai dan terjun payung”.
Setelah mengamati tayangan video,
NilaiKarakter Alks
Kegiatan / sintak Deskripsi yang Wkt
dikembangkan
peserta didik berpikir kritis untuk
menanggapi dan mengindentifikasi
tayangan video dan disinkronkan
dengan konsep besaran vektor
2. Mengorganisasikan 10 Guru membagi peserta didik dalam 20’
peserta didik kelompok dan membagikan lembar
kerja (LK)
11 Peserta didik bekerja sama dan
Gotong royong
berbagi tugas dalam kelompok supaya
dapat menjawab pertanyaan dengan
cepat dan tepat
3. Membimbing 12 Guru mengarahkan peserta didik 60’
penyelidikan dalam melakukan kajian dari informasi terkait
kelompok dengan teori atau konsep vektor
13 Peserta didik berpikir kritis untuk
Kemandirian
mengidentifikasi informasi yang dapat
dijadikan bahan untuk menyelesaikan
masalah
14 Guru memberi arahan cara melukiskan
vektor, menentukan komponen vektor
dan menentukan resultan vektor Kemandirian
15 Secara kreatif peserta didik melukiskan
resultan vektor dengan beberapa
metode (segitiga,jajaran genjang,
polygon, analitis)
Kegiatan Penutup 16 Guru melakukan penilaian dengan 20’
meminta peserta didik untuk melukiskan
resultan vektor , melukiskan komponen
vektor dan menentukan nilai resultan
vektor
17 Melalui bimbingan guru, peserta didik Integritas
melakukan refleksi dan menjabarkan
penerapan sifat vektor dikaitkan dengan
kehidupan sehari hari, yaitu harus selalu
jujur dan lurus dalam berpikir dan
bertindak sesuai sifat vektor yang selalu
bekerja sepanjang garis kerja
18 Guru memberi tugas kepada peserta
didik untuk bersikap dan berperilaku
sesuai sifat vektor ( berpikir lurus
dan mengikuti aturan dalam keluarga )
19 Peserta didik menuliskan pengalaman
yang berkaitan dengan konsep vektor (
misalnya menempuh perjalanan dengan
jarak yang lebih pendek)
20 Guru mengakhiri proses pembelajaran
dengan mengucapkan hamdalah
PERTEMUAN KEDUA (3 JP)

Pendahuluan 1 Guru memberi salam, mengecek Religiositas 20’


kehadiran peserta didik dan meminta (kegiatan
ketua kelas untuk memimpin doa dan berdoa)
berdoa bersama.
2 Peserta didik berdoa dan menyanyikan Nasionalisme
NilaiKarakter Alks
Kegiatan / sintak Deskripsi yang Wkt
dikembangkan
lagu wajib kebangsaan kemudian
dilanjutkan dengan mengecek Gotong royong
kebersihan kelas, minimal sekitar
tempat duduknya tidak ada sampah
atau benda yang tidak berhubungan
dengan pelajaran saat itu.
3 Untuk memulai pembelajaran, dengan
bimbingan guru peserta didik
mengucapkan yel yel
“ Fi=fisik” “si =siap” “ka = karya”
“Fisika = penuh tantangan”
“Fisika = menyenangkan”
“Fisika = aku suka....yes!!!”
4 Guru mengajukan pertanyaan apersepsi
terkait pemahaman resultan dua vektor:
Kegiatan pramuka adalah salah satu
kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan
di SMA Kisam. Pada hari Sabtu, ada satu
grup pramuka sedang belajar baris
berbaris di lapangan sekolah. Sebuah
perintah dari pimpinan pasukan:“Maju 4
langkah, jalan!”, lalu “Sampingkanan 3
langkah, jalan!”, kemudian“kebelakang
2 langkah, jalan!”, Berdasarkan perintah
dari pimpinan regu, jawablah
permasalahan berikut:
a. Dapatkah kamu membuat sketsa
gerakan dari perintah pimpinan
regu tersebut? Lukiskan lintasan
dari regu pramuka tersebut.
Dalam kertas berpetak.
b. Tentukan komponen vektor dari
masing masing gerakan.
c. Lakukan penjumlahan dari setiap
komponen vector

5 Peserta didik berfikir kritis untuk Kemandirian


menjawab pertanyaan yang diajukan
guru.
6 Secara kreatif peserta didik
menyampaikan hal hal yang sudah
dilakukan terkait dengan sifat vektor
7 Guru menyampaikan tujuan dan
kegiatan yang harus dilakukan
Kegiatan inti 8 Peserta didik merencanakan percobaan Kemandirian 30’
4. Mengembangkan terkait dengan menentukan resultan
dan menyajikan vektor, secara teliti.
hasil karya 9 Guru membantu memberikan alternatif
alat alat yang akan digunakan dan cara
melakukan percobaan
10 Peserta didik menyusun rancangan
percobaan menentukan resultan vektor
11 Peserta didik bekerjasama dalam
kelompok untuk melakukan percobaan Gotong royong
NilaiKarakter Alks
Kegiatan / sintak Deskripsi yang Wkt
dikembangkan
menentukan resultan vektor sesuai
rancangan
12 Peserta didik mengumpulkan data hasil
percobaan secara jujur
Integritas
13 Peserta didik menyusun laporan
berdasarkan data hasil percobaan
5. Menganalisis dan 14 Peserta didik berfikir kritis untuk Kemandirian 30’
mengevaluasi melakukan evaluasi terhadap
proses pemecahan penyelidikan tentang penerapan prinsip
masalah penjumlahan vektor
15 Peserta didik melakukan refleksi
terhadap manfaat yang dapat diambil
dari penjumlahan vektor
16 Peserta didik mengembangkan
penerapan prinsip penjumlahan vektor
dalam kehidupan misalnya pada sistem
posisi global ( Global Positioning
system=GPS) dll)
17 Peserta didik bekerja sama dalam Gotong royong
kelompok mengembangkan kreativitas Kemandirian
untuk mempresentasikan penerapan
prinsip penjumlahan vektor sebidang.
Penilaian Hasil belajar 18 Guru membagikan instrumen penilaian 40’
hasil belajar dan meminta peserta didik
untuk mengerjakan soal
19 Peserta didik mengerjakan soal dengan
Integritas
jujur
Penutup 20 Guru menyampaikan jawaban dari soal 15’
dalam instrumen
21 Peserta didik mensinkronkan
jawabannya dengan informasi guru
22 Peserta didik menyampaikan dengan Integritas
jujur nilai hasil belajar yang diperoleh
23 Guru memberi kesempatan untuk
mengikuti remidial bagi peserta didik
yang belum tuntas dan yang belum
mendapatkan nilai sempurna
24 Guru menutup pembelajaran dengan
memberi penekanan untuk selalu
menerapkan sifat vektor dalam
kehidupan dan mengucapkan hamdalah

I. PENILAIAN
1 Rancangan penilaian
a. Penilaian Pengetahuan
Keterangan
No IPK Tehnik penilaian

3.3.1 dan Lisan Penilaian Proses pembelajaran


3.3.2
3.3.3 Tertulis Hasil belajar
3.3.4  Harian
3.3.5
3.3.6 Tertulis Hasil belajar
 Harian
 Akhir semester

b. Penilaian ketrampilan :
- Kinerja (Praktik menentukan resultan vektor)
- Porto folio (rancangan percobaan, hasil percobaan, penyajian laporan hasil
percobaan)

c. Penilaian sikap : Observasi tentang nilai nilai karakter yang terbangun dan tertanam
dalam diri peserta didik dan dituangkan dalam jurnal .

2 Instrumen penilaian
a Pengetahuan : soal pilihan ganda dan uraian (lampiran 2)
b Ketrampilan : rubrik penilaian kinerjadanportofolio (lampiran 3 dan 4)
c Sikap : Jurnal pengamatan sikap ( lampiran 5)

Mengetahui, Kisam Ilir, 15 Juni 2019


Kepala Sekolah, Guru Pengajar,

Rusmidah, S.Pd.,M.M Ragil Mery Yaniska, S.Pd


NIP. 197708192005012006 NIP. 199006192015032008
Lampiran Materi

BESARAN VEKTOR

 Besaran vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan arah.


Dalam ilmu Fisika, banyak besaran yang termasuk vektor, di antaranya perpindahan, gaya,
kecepatan, percepatan, dan momentum.

 Sebuah vektor digambarkan oleh sebuah anak


panah. Panjang anak panah mewakili besar atau
nilai vektor, sedangkan arah anak panah
mewakili arah vektor. Notasi atau simbol sebuah
vektor dapat menggunakan satu atau dua huruf
dengan tanda panah di atasnya, misalnya A
atau AB . Akan tetapi, dalam buku ini, vektor
digambarkan oleh sebuah huruf yang dicetak
tebal dan miring, misalnya A atau B. Gambar
2.1 menunjukkan gambar beberapa vektor
dengan notasinya. Titik A disebut titik pangkal
vektor dan titik B disebut ujung vektor.

 Besar sebuah vektor dapat ditulis dengan beberapa cara, di antaranya dengan memberi tanda
mutlak (||) atau dicetak miring tanpa ditebalkan. Sebagai contoh, besar vektor A ditulis |A|atau A
dan besar vektor B ditulis |B|atau B. Arah sebuah vektor dinyatakan oleh sudut tertentu terhadap
arah acuan tertentu.

Penjumlahan Vektor Menggunakan Metode Grafis dan Analitis

1. Resultan Dua Vektor Sejajar


Secara matematis, resultan dua buah vektor sejajar, yakni, sebagai berikut. Jika vektor A dan B
searah, besar vektor resultan R, adalah

dengan arah vektor R sama dengan arah vektor A dan B. Sebaliknya, jika kedua vektor tersebut
berlawanan, besar resultannya adalah

dengan arah vektor R sama dengan arah vektor yang terbesar.

3. Resultan Dua Vektor yang Saling Tegak Lurus


Jika dua buah vektor, A dan B, yang salingtegak lurus akan menghasilkan vektor resultan, R, yang
besarnya

terhadap arah vektor A dengan catatan vektor B searah sumbu-y dan vektor A searah sumbu-x.
3. Resultan Dua Vektor yang Mengapit Sudut

Maka, besarnya vektor resultan R adalah R A 2  B 2  2 ABCos

4. Selisih Dua Vektor yang Mengapit Sudut

Secara analitis, besar vektor selisihnya ditentukan dari Persamaan R  A  B  2 ABCos


2 2

dengan mengganti θ dengan 180 – θ. Oleh karena, cos (180° – θ) = –cos θ sehingga diperoleh

5. Melukis Resultan Beberapa Vektor dengan Metode Poligon


Jika terdapat tiga buah vektor, A, B, dan C, yang besar dan arahnya berbeda seperti diperlihatkan
pada Gambar 2.10 (a), resultannya dapat diperoleh dengan cara menggunakan metode poligon,
yakni sebagai berikut.
 Hubungkan titik tangkap vektor B pada ujung vektor A dan titik pangkal vektor C pada ujung
vektor B.
 Buat vektor resultan, R, dengan titik tangkap sama dengan titik pangkal vektor A dan ujung
panahnya tepat di titik ujung vektor C. Hasilnya seperti diperlihatkan pada Gambar 2.10 (b).

Secara matematis, vektor resultan pada Gambar 2.10 ditulis sebagai berikut.

R=A+B+C
6. Vektor Nol
Vektor nol adalah vektor hasil penjumlahan
beberapa buah vektor yang hasilnya nol.
Sebagai contoh, lima buah vektor, A, B, C, D,
dan E, menghasilkan resultan sama dengan
nol maka secara matematis ditulis A + B + C
+ D + E = 0 Dengan menggunakan metode
poligon, secara grafis vektor-vektor tersebut
diperlihatkan seperti pada Gambar 2.11.
Perhatikan bahwa ujung vektor terakhir
(vektor E) bertemu kembali dengan titik
pangkal vektor pertama (vektor A).

Menjumlahkan Vektor dengan Metode Uraian

1. Menguraikan Vektor Menjadi Vektor Komponennya


Sementara itu, dengan menggunakan Dalil
Pythagoras diperoleh hubungan

Selanjutnya, hubungan antara Ax dan Ay


diberikan oleh

besar setiap komponen vektor A dapat ditulis


sebagai berikut.

2. Menjumlahkan Vektor Melalui Vektor-Vektor Komponennya


Menjumlahkan sejumlah vektor dapat dilakukan dengan menguraikan setiap vektor menjadi
komponen-komponennya ke sumbu-x dan sumbu-y pada koordinat kartesius. Metode seperti ini
disebut metode uraian.
Berikut adalah tahapan-tahapan untuk mencari besar dan arah vektor resultan dengan metode
uraian.
1. Buat koordinat kartesius x-y.
2. Letakkan titik tangkap semua vektor pada titik asal (0,0). Hati-hati, arah vektor tidak boleh
berubah.
3. Uraikan setiap vektor, yang tidak berimpit dengan sumbu-x atau sumbu-y,menjadi komponen-
komponennya pada sumbu-x dan sumbu-y.
4. Tentukanlah resultan vektor-vektor komponen pada setiap sumbu,misalnya
∑Rx= resultan vektor-vektor komponen pada sumbu-x.
∑Ry =resultan vektor-vektor komponen pada sumbu-y.
5. Besar vektor resultannya
dan arahnya terhadap sumbu-x positif
Lampiran 1
Lembar Aktivitas Peserta didik

A. Mengamati Video

1. Perahu menyeberangi sungai


a. Arah gerak perahu......................................hal itu disebabkan oleh ...........................
Arah gerakan perahu merupakan arah vektor, dan jauh jarak yang ditempuh oleh perahu
merupakan besar /nilai vektor.
b. Penerjun tidak jatuh tepat dibawah pesawat karena ...............................
Arah gerakan penerjun payung merupakan arah vektor, dan jauh jarak yang ditempuh
penerjun setelah turun dari pesawat merupakan besar/nilai vektor
c. Dari pernyataan (a) dan (b) dapat didefinisikan tentang besaran vektor

Vektor merupakan besar Fisika yang ditentukan oleh nilai/besar dan


arah

Vektor dilambangkan dengan anak panah, yang mempunyai bagian-bagian


Nilai/besar
titik tangkap arah

d. Posisi pesawat saat tinggal landas dan mendarat dilandasan dapat digambarkan sebagai
berikut

gerakan pesawat saat lepas


Arah gerakan naik landas
pesawat

Arah jalan pesawat

Gerakan pesawat saat lepas landas merupakan vektor resultan. Dengan demikian
resultan vektor merupakan perpaduan beberapa vektor.
Lakukan hal yang sama saat pesawat mendarat di landasan!

e. Melukis resultan vektor


1) Metode segitiga
 Gambarkan 1 vektor yang hendak dipadukan
 Lukiskan vektor lainnya dengan meletakan titik tangkapnya di vektor
pertama
 Tarik garis dari titik tangkap vektor pertama sampai pada arah vektor kedua
(lainnya), ini merupakan resultan ventor
 Lukiskan beberapa alternatif resultan dari perpaduan beberapa vektor
berikut

B
C
A
2) Metode jajaran genjang
 Lukis 1 vektor yang hendak dipadukan
 Lukiskan vektor kedua dengan meletakan titik tangkapnya di titik tangkap
vektor pertama
 Buat garis hubung yang sejajar dengan kedua vektor
 Tarik garis diagonal dari titik tangkap kedua vektor sampai dengan
pertemuan perpaduan garis dari kedua vektor, ini merupakan resultan
vektor
 Lukiskan beberapa alternatif resultan vektor dari vektor vektor pada no 1)

3) Metode analisis vektor


 Lukis vektor yang hendak diuraikan
 Lukis sumbu simetri dengan titik potongnya berada pada titik tangkap
vektor ( sumbu vertikal dan sumbu horizontal)
 Tarik tegak lurus dari arah vektor ke masing masing sumbu.
 Lukis dari titik potong sumbu sampai dengan pertemuan garis tegak lurus
pada sumbu. Hal itu merupakan komponen vektor pada masing masing
sumbu simetri.
 Gunakan aturan trigonometri (Sin, Cos, Tg) untuk menentukan nilai dari
masing masing komponen vektor.

f. Menentukan nilai resultan vektor menggunakan formula berikut

R  F1  F2  2F1 F2Cos
2 2

g. Selesaikan permasalahan tentang vektor yang ada dalam buku referensi kalian.
Lampiran 2

Kisi kisi soal penilaian hasil belajar


INDIKATOR PENCAPAIAN MATERI
INDIKATOR SOAL BENTUK SOAL CONTOH SOAL
KOMPETENSI PEMBELAJARAN
1 Disajikan cerita perjalanan seseorang Seorang anggota Pramuka melakukan perjalanan
yang mengalami beberapa kali dalam kegiatan mencari jejak. Perjalanan yang
3.3.6 Menerapkan prinsip perubahan arah. Peserta didik dapat ditempuhnya 500 m ke Utara, kemudian berbelok
Penjumlahan vektor menghitung jauh perpindahan yang 400 m ke Barat dan 200 ke Selatan. Jauh
penjumlahan vektor
perpindahan dialami orang tersebut Pilihan ganda perpindahan yang dilakukannya adalah... .
perpindahan A. 200 m
B. 300 m
C. 400 m
D. 500 m
2 Disajikan gambar vektor dalam kertas Perhatikan gambar berikut.
kotak. Peserta didik dapat menghitung Resultan dari ketiga vektor (A+B+C) adalah....
nilai resultan vektor (1 kotak = 1 satuan)

Pilihan ganda

A. 3 satuan
B. 5 satuan
C. 7 satuan
D. 14 satuan
3 Disajikan grafik tentang beberapa vektor
daam bidang. Peserta didikdapat
menghitung komponen vektor dalam 60
sumbu simetri
Uraian 30

Hitung nilai resultan dari kedua vektor tesebut


Lampiran 3

Penilaian Kinerja / Praktik

Membaca Analisa/ Penulisan Presentasi


Merangkai Jumlah
Nama Hasil Pengolahan Laporan Laporan
No alat Skor
Siswa Pengukuran Data
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Keterangan :
1 = Kurang
2 = cukup
3 = Baik/Tepat
4 = Sangat Baik/Sangat Tepat

𝑃𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ𝑎𝑛 𝑆𝑘𝑜𝑟
Nilai = 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑀𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚
𝑥 100

Kriteria Nilai : 56 -70 Cukup; 71 -85 Baik; 86 -100 Sangat Baik


Lampiran 4

Rubrik penilaian porto folio

1. Merencanakan percobaan
a latar belakang,
b tujuan,
c hasil yang diharapkan,
d alat yang dibutuhkan
e cara kerja,
f tabel pengamatan

2. Melaksanakan percobaan
a Variabel
b data hasil percobaan

3. Menyusun laporan
a Menyusun hipotesa
b Mengolah data
c Kesimpulan dan rekomendasi

Penilaian

Skor 2 untuk kondisi lengkap semua komponen


Skor 1 untuk kondisi komponen ada dan tidak lengkap
Skor 0 untuk kondisi komponen tidak ada
Lampiran 5

Jurnal pengamatan proses pembelajaran

No Hari/Tanggal Nama Peserta Didik Uraian kegiatan Solusi/Tindak lanjut


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

dst