Anda di halaman 1dari 23

BAHAN BACAAN

PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

Mata Kegiatan KONSTRUKSI DAN PEMODELAN BANGUNAN

GAMBAR KERJA DAN PEMODELAN BB 1.1


Nama Kegiatan
ARSITEKTUR

Capaian Pembelajaran :

 Mampu membuat rencana gambar arsitektur bangunan gedung sesuai standar yang
berlaku

Capaian Pembelajaran Mata Kegiatan:

 Mampu mempresentasikan gambar pemodelan arsitektural secara digital


 Mampu mempresentasikan gambar pemodelan arsitektural secara cetak

 Mampu menganalisis gambar arsitektur

Page | 1
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

Materi Pembelajaran:
1. Gambar Perencanaan Arsitektur
Menggambar dalam bahasa inggris disebut drawing adalah suatu
kegiatan untuk membentuk tranformasi imajinasi ke dalam bentuk media ,
dengan menggunakan banyak pilihan teknik/metode dan alat (gambar). Bisa
pula berarti membuat tanda-tanda tertentu di atas permukaan dengan
mengolah goresan dari alat gambar. Gambar merupakan suatu produk atau
hasil dari proses menggambar. Dalam dunia seni dan desain, produk gambar
merupakan suatu karya nyata yang tertuang dalam suatu media dan
merupakan hasil pemikiran, gagasan atau ide dari sang penggambarnya.
Gambar dapat pula merupakan suatu ungkapan dari pembuat gambar, yang
biasa dilakukan oleh seorang pelukis untuk mengungkapkan perasannya
dalam bentuk gambar (lukisan). Perasaan atau ungkapan perasaan (sang
penggambar/pelukis) bisa berupa perasaan senang, sedih atau lainnya.
Namun, juga bisa gambar yang dibuat merupakan obyek dari suatu
tempat/lokasi, dapat pula menggambarkan keadaaan atau situasi nyata/fisik
yang digambarkan (dilukiskan) oleh seorang seniman (pembuat gambar)
untuk menceritakannya kepada pihak lain dalam bentuk gambar (lukisan).
Sejalan dengan pengetahuan dan kebutuhan akan informasi, pada
akhirnya gambar atau lukisan dipakai dalam perkembangan beberapa
teknologi. Diantaranya adalah teknologi industri, permesinan dan teknologi
konstruksi. Gambar dipakai sebagai “bahasa” bagi pembuat gambar maupun
pembaca gambar tersebut. Kesamaan “bahasa” dalam gambar ini
diwujudkan dalam bentuk simbol-simbol yang mewakili/memaknai arti
tertentu secara spesifik. Contoh sederhana adalah simbol di dalam olalu
lintas untuk kendaraan bermotor. Bisa dibayangkan seandainya tidak ada
“kesepakatan arti” dari simbol atau tanda dalam berlalu lintas akan terjadi
banyak persepsi berbeda dan berakibat fatal bagi pengemudinya. Dengan
begitu arti dari simbol merupakan “kesepakatan universal”. Demikian halnya
pula dalam industri konstruksi, simbol yang digambar memiliki arti dan makna
masing-masing. Satu simbol akan mewakili satu makna/arti.

Page | 2
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

Simbol adalah gambar, bentuk, atau benda yang mewakili suatu


gagasan, benda, ataupun jumlah sesuatu. Simbol sangatlah dibutuhkan
untuk kepentingan penghayatan akan nilai-bnilai yang diwakilinya dan dapat
digunakan untuk keperluan apa saja.

Dalam dunia konstruksi, seorang arsitek akan menggunakan gambar


sebagai alat/media penyampaian ide/gaggasannya. Ide karya desain
(berupa bangunan) dituangkan dalam bentuk gambar dengan menggunakan
metode menggambar, yang juga merupakan kesepakatamn universal. Tidak
hanya simbol, metode menggambar saja yang memiliki aturan, tetapi produk
akhir gambar pun ( dalam konstruksi biasanya disebut dokumern gambar)
juga diatur dalam bentuk panduan/pedoman tertentu, sehingga diharapkan
dapat dihasilkan kualitas produk gambar yang baik dan benar.

2. Langkah-langkah menyiapkan sebuah dokumen konstruksi.


Dokumen konstruksi adalah dokumen gambar dan pelengkapnya yang
dijadikan pedoman oleh kontraktor dan komponen proyek yang terkait dalam
melaksanakan suatu pekerjaan disik bangunan. Banyak bidang keilmuan
yang terkait disini. Dokumen konstruksi disiplin ilmu (sesuai kompleksitas
proyek) sdeperti pekerjaan arsitektural, pekerjaan struktur, pekerjaan
mekanikal dan elektrikal, lensekap, interior, dan lain-lain yang merupakan
satu kesatuan proyek.
susunan elemen-elemen dari suatu dokumen konstruksi khususnya
yang merupakan bagian dari pekerjaan arsitektural. Belum adanya standar-
standar penggambaran yang berlaku di indonesia, maka dalam pembahasan
ini penulis mencoba mengambil beberapa standar-standar yang berlaku di
AIA (american institute of architecture).
Terdapatnya berberapa istilah yang kurang mengenai apabila
diterjemahkan dalam bahasa indonesia, maka sebagian istilah-istilah
tersebut masih dituliskan sesuai dengan aslinya seperti misalnya, singkatan-
singkatan yang digunakan dalam gambar, tipe-tipe lampu dan lain
sebagainya. Dengan adanya penggunaan pedoman yang bersifat standar

Page | 3
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

maka akan terlihat konsistennya pada setiap lembar gambar yang kita
buat.
Dokumen konstruksi pada dasarnya merupakan media
komunikasi bagi arsitek/konsultan perencana, pembangun/pemborong,
fabricator ataupun komponen-komponen lain yang terkait dalam
pelaksanaan pembangunan gedung, sehingga dengan adanya gambar,
simbol, keterangan yang ebrlaku umum tidak akan menimbulkan salah
penafsiran pada semua anggota tim yang terlibat dalam pekerjaan tersebut.

3. Kop gambar (title block and drawing index list)


Kop gambar akan ditampilkan secara konsisten di setiap lembar
gambar. Untuk itu perlu dibuat bentuk yang seragam disetiap lembarmnya
dengan memenuhi semua ketentuan-ketentuan yang berlaku. Bentuk kop
gambar pada umumnya berbeda untuk setiap perusahaan. Meskipun
demikian secara prinsip terdapat beberapa kesamaan karena fungsi dari kop
gambar selain sebagai batas gambar/border juga untuk
memberikanpenjelasan terhadap segala sesuatu yang terdapat dalam
gambar tersebut.
Berpedoman pada format yang direkomwendasikan dari the
northtern california chapter of the AIA maka penjelasan gambar minimal
berisikan item-item keterangan sebagai berikut.
 Nama perusahaan
 Lokasi proyek
 Pemilik proyek
 Konsultan perencana/arsitek
 Catatan umum seperti revisi/perubahan-perubahan gambar
 Persetujuan konsultan perencana
 Tanggal
 Judul gambar
 No lembar gambar
Penempatan kop gambar dapat bervariasi sesuai kebutuhan. Pada umumnya
ditempatkan pada sisi kanan lembar gambar

Page | 4
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

1.1 Kop gambar

4. Lembar Informasi Umum atau catatan Umum (General Information)


Lembar awal dari gambar kerja biasanya berisi keterangan-keterangan
umum, singkatan-singkatan maupun simbol yang digunakan pada setiap
gambar secara konsisten.
 Keterangan-keterangan umum (general note) menunjukan nama dan
lokasi proyek, pemakaian sistem ukuran (mm,ichi), nomor seri dari
lembar gambar, serta keterangan-keterangan lain yang diperlukan.

1.2 Keterangan umum ( general


note )

5. Penomeran Gambar
Pada penomoran gambar terdapat beberapa metode penomoran.
Dibawah ini disajikan 2 metode yang sering digunakan dalam penomoran
lembar gambar yaitu :

Page | 5
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

Metode 1

Penomoran gambar biasanya diawali dengan huruf (alfabet) sesuai


dengan jenis gambar :

A = gambar arsitektur
S = gambar struktur
M= gambar mekanikal
E = gambar elektrikal
P = gambar plumbing
C = gambar civil
L = gambar landscape
F= gambar fire protection
Q= gambar equipment

Dan selanjutnya ditambahkan angka (1 digit) untuk pengelompokan


lembar gambar (sheet grouping) misalnya : angka 1 untuk lembar untuk
gambar rencana, angka 2 untuk gambar tampak. Angka 3 untuk potongan
dan seterusnya.

A 2 04

Angka selanjutnya menunjukan nomor lembar (sheet number)


A = gambar arsitektur
2 = lembar tampak
04 = lembar ke 4 dari lembar tampak

6. Singkatan (abrevitation) : kata-kata singkatan seringkali dipakai untuk


memanfaatkan ruang dalam lembar gambar secara efisien. Contoh-contoh singkatan
seperti : acous = acoustical, alum = aluminium, gyp = gypsum dan lain sebagainya

Page | 6
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

1.3 Singkatan (abrevitation)

7. Simbol-simbol yang diterapkan berupa simbol gambar dan simbol material yang
diterapkan pada denah, potongan, tampak ataupun pada gmabr yang lain yang
diterapkan secara konsisten di setiap lembar gambar.

1.4 Simbol gambar dan material


Gambar perencanaan Arsitektur merupakan kumpulan gambar perencanaan
yang menggambarkan kondisi arsitektural secara keseluruhan dengan
terskala. Skala yang biasa dipakai minimal skala 1 : 100. Gambar-gambar
rencana yang telah dihasilkan oleh konsultan perencana dinamakan
Gambar-gambar Bestek atau Detail Engineering Design (DED) yang

Page | 7
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

menjelaskan atau membuat segi teknis dari bangunan itu. Dengan gambar
tersebut juga dihitung atau estimasi berapa anggaran biaya yang dibutuhkan
dalam membangun bangunan gedung tersebut.

Gambar perencanaan arsitektur meliputi :


1. Gambar Rencana Site Plan
2. Gambar Rencana Denah
3. Gambar Rencana tampak gedung
4. Gambar Rencanna potongan gedung
5. Gambar rencana atap gedung
6. Gambar rencana plafon
7. Gambar rencana peletakan kusen

Gambar Site Plan


Gambar site plan adalah gambar du dimensi yang menunjukan detail dari
rencana denah terhadap batas-batas kaveling tanah dan fasilitas lainnya.

1.5 Gambar Site Plan

Uraian elemen-elemen yang konsisten diperlihatkan pada gambar site plan


adalah :
 Informasi umum yang berkaiatan dengan proyek ( title block informasi )

Page | 8
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

 Judul dan skala gambar


 Arah mata angin ( North arrow )
 Tebal tipis dan type garis yang digunakan
 Garis kepemilikan ( property Line )
 Catatan untuk memasukan laporan kondisi tanah
 Nama jalan yang berkaitan dengan site
 Letak Jaringan utilitas,fire hidran kawasan pada proyek
 Garis ukuran dimensi kavling perenncanaan
 Batas-batas garis sempadan
 Existing kondisi site ( sungai,area parkir,riol kota ,drainase,dll)

Gambar Denah
Gambar denah adalah tampak atas bangunan yang terpotong secara horisontal
kurang lebih 1 M dari ketinggian 0,00 sebuah bangunan dengan bagian atas
bangunan dibuang /dihilangkan.
Fungsi denah antara lain untuk menunjukan :
 Fungsi ruang
 Susunan ruang
 Sirkulasi ruang
 Letak pintu dan bukaan
 Isi ruang
 Fungsi utilitas ( closed,bak mandi,sink,dll )

Page | 9
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

1.6 Gambar Denah

Uraian elemen-elemen yang konsisten diperlihatkan pada gambar denah adalah


:
 Informasi umum yang berkaiatan dengan proyek ( title block informasi )
 Judul dan skala gambar
 Tebal tipis dan type garis yang digunakan
 Arah mata angin ( North arrow )
 Nama ruang
 Nomer ruang
 Elevasi lantai
 Garis as kolom
 Ukuran dimensi panjang ,lebar setiap ruangan bangunan
 Ukuran dimensi panjang ,lebar keseluruhan bangunan
 Gambar simbol tampak dan potongan bangunan gedung

Page | 10
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

 Referennsi potongan detail khususnya potongan dinding(wall section )


 Simbol pintu,dinding,kolom,tanaman
 Simbol floor drain,roof drain
 Type partisi
 Referensi detail ruang

Gambar Rencana tampak gedung


Gambar rencana tampak gedung adalah wujud bentuk bangunan gedung secara
dua dimensi yang terlihat dari luar bangunan. Cara pandang secara vertikal dari
arah pandang frontal
Fungsi dari gambar tampak gedung adalah menunjukkan :
 Dimensi bangunan
 Proporsi
 Gaya arsitektur
 Material
 Estetika
 Ketinggian bangunan gedung
Uraian elemen-elemen yang konsisten diperlihatkan pada gambar tampak
bangunan gedung adalah :
 Informasi umum yang berkaiatan dengan proyek ( title block informasi )
 Judul dan skala gambar
 Tebal tipis dan type garis yang digunakan
 Ketinggian finishing lantai ( finish floor elevation )
 Garis as kolom
 Ukuran dimensi panjang dan tinggi dari bangunan
 Referennsi potongan detail khususnya potongan dinding(wall section )
 Simbol dan kode pintu
 Simbol kode bahan atau material yang digunakan
 Referensi detail bagian bangunan gedung

Page | 11
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

1.7 Gambar Tampak

Gambar Rencana potongan gedung


Gambar rencana potongan gedung adalah gambar dari suatu bangunan gedung
yang dipotong vertikal pada sisi yang ditentukan ( tertera pada denah) dan
memperlihatkan isi atau bagian dalam bangunan tersebut.
Fungsi dari potongan untuk menunjukan struktur dan dan dimensi tinggi
bangunan

Page | 12
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

1.8 Gambar Potongan

Uraian elemen-elemen yang konsisten diperlihatkan pada gambar potongan


bangunan gedung adalah :
 Informasi umum yang berkaiatan dengan proyek ( title block informasi )
 Judul dan skala gambar
 Tebal tipis dan type garis yang digunakan
 Ketinggian finishing lantai ( finish floor elevation )
 Garis as kolom
 Ukuran dimensi panjang dan tinggi dari bangunan
 Referennsi potongan detail khususnya potongan dinding(wall section )
 Simbol dan kode pintu
 Simbol kode bahan atau material yang digunakan
 Sudut kemiringan atap
 Nomer dan nama ruang
 Keterangan umum struktur mulai bawah (pondasi ) sampai atas ( atap )
 Referensi detail bagian bangunan gedung

Page | 13
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

Gambar rencana plafon


Gambar rencana plafon gedung adalah gambar rencana memperlihatkan pola
dan konstruksi rangka pada ruangan.fungsi rencana lantai ini dapat
memperlihatkan konstruksi rangka , bahan ,elevasi dari plafon

1.10 Gambar rencana


plafon

Uraian elemen-elemen yang konsisten diperlihatkan pada gambar rencana pola


keramik bangunan gedung adalah :
 Informasi umum yang berkaiatan dengan proyek ( title block informasi )
 Judul dan skala gambar
 Tebal tipis dan type garis yang digunakan
 Garis as kolom
 Ukuran dimensi bangunan
 Konstruksi plafon
 Bahan dan karakteristik plafon
 Elevasi plafon
 Luasan bidang plafon per ruang
 Kode type plafond
 Potongan konstruksi plafond

Page | 14
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

Gambar rencana peletakan kusen


Gambar rencana peletakan kusen gedung adalah gambar rencana
memperlihatkan kode type kusen pintu dan jendela pada dinding yang terpasang
dan terlihat dari atas
Fungsi dari perencanaan peletakan kusen ini dapat memberi gambaran secara
keselurahan posisi ,type,jumlah dari kusen

1.11 Gambar rencana peletakan kusen

Uraian elemen-elemen yang konsisten diperlihatkan pada gambar rencana


peletakan kusen gedung adalah :
 Informasi umum yang berkaiatan dengan proyek ( title block informasi )
 Judul dan skala gambar
 Tebal tipis dan type garis yang digunakan
 Keyplan kusen
 Kode type kusen
 detail konstruksi kusen pintu dan jendela
 Jumlah kusen tiap type

Page | 15
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

1.4.2. Gambar Detail Konstruksi


Gambar detail konstruksi adalah gambar tambahan dan penjelasan
lebih detail pada bagian-bagian tertentu dari gambar perencanaan umum.
Fungsi dari gambar detail konstruksi ini akan memperjelas atau
mendetailkan bentuk dan sususnan konstruksi,ukuran,material dari gambar
perencanaan.

1.12 Gambar Detail Konstruksi

Gambar detail konstruksi meliputi :


 Gambar detail lantai
 Gambar detail plafon
 Gambar detail potongan dinding (wall section )

Page | 16
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

 Gambar detail lantai


 Gambar denah kamar mandi
 Gambar detail tampak bagian tertentu ( detail kanopi)
 Gambar detail reiling tangga

1.4.3. Konsep Visualisasi Digital Arsitektural

Konsep visualisasi digital arsitektural merupakan gambar konsep dari ide desainer
atau arsitek yang dituangkan dalam bentuk gambar baik 2 dimensi atau bentuk 3
dimensi agar orang lain bisa memahami dan dilaksanakan dalam proyek.salah
satu media visualisasi yang mudah dipahami oleh orang awan dan orang teknik
dalam bentuk obyek 3 dimensi yang di buat dalam bentuk image atau animasi
dengan bantuan software grafis tertentu sehingga terlihat secara riel sehingga
memberi gambaran mendekati kenyataan aslinya.

1.13 gambar visualisasi digital arsitektural

Untuk memberikan visualisasi digital arsitektur yang baik harus ada beberapa
komponen yang harus di perlihatkan yaitu :
 Skala /proporsi image material
 Spesifikasi bahan yang dipakai
 Skema warna
 Warna material yang digunakan
Page | 17
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

 Arah dan sudut bayangan (shadow)


 Skala pembanding ( orang,tumbuhan,mobil,dll)
 Sudut pandang perspektif
 Kondisi lingkungan sekitar
 Dimensi obyek 3dimensi sesuai dengan gambar perencanaan

Page | 18
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

Rangkuman

gambar teknik atau gambar kerja pada gambar kerja arsitektur atau Detail
Engineering Design (DED) dalam pekerjaan konstruksi sebagai produk dari
konsultan perencana, yang biasa digunakan dalam membuat sebuah
perencanaan (gambar kerja) detail bangunan sipil seperti gedung, kolam
renang, jalan, jembatan, bendungan, dan pekerjaan konstruksi lainnya.
Penyiapan dokumen gambar kerja meliputi :
 Kop gambar (title block and drawing index list)
 Lembar Informasi Umum atau catatan Umum (General Information)
 Penomeran Gambar

Gambar perencanaan Arsitektur merupakan kumpulan gambar perencanaan


yang menggambarkan kondisi arsitektural secara keseluruhan dengan
terskala. Skala yang biasa dipakai minimal skala 1 : 100
Gambar perencanaan arsitektur meliputi :
1. Gambar Rencana Site Plan
2. Gambar Rencana Denah
3. Gambar Rencana tampak gedung
4. Gambar Rencanna potongan gedung
5. Gambar rencana atap gedung
6. Gambar rencana pola keramik
7. Gambar rencana plafon
8. Gambar rencana peletakan kusen

Gambar detail konstruksi adalah gambar tambahan dan penjelasan lebih


detail pada bagian-bagian tertentu dari gambar perencanaan umum
sedangkan Konsep visualisasi digital arsitektural merupakan gambar konsep
dari ide desainer atau arsitek yang dituangkan dalam bentuk gambar baik 2
dimensi atau bentuk 3 dimensi agar orang lain bisa memahami dan
dilaksanakan dalam proyek.

Page | 19
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

Daftar Pustaka

 Tecky Hendrarto ,Dasar-dasar Menggambar Arsitektur , 2002,Griya Kreasi


 Ir.Taufik Priambodo,Struktur dan Konstruksi Rumah Menengah,2002, Griya
Kreasi
 Goodban & Hayslett,Gambar dan Perencanaan Arsitektur,1995,Penerbit
Erlangga
 Wahyu Suprobo,AutoCAD untuk Arsitektur,1982,Dinastindo
 David Adler,Metric Handbook Planning and Design, 1999,Architectural
Press
 http://www.desainrumahnya.com/2015/03/gambar-dan-denah-rumah-
minimalis-type-60.html
 http://panduanbangunrumah.blogspot.co.id/2011/12/contoh-desain-rumah-
9-rumah-bertingkat.html
 https://www.slideshare.net/rianirvandi/rencana-atap-distibusi
 https://indodesigncenter.com/blog/2016/01/17/denah-rencana-pola-lantai/
 https://jayawan.com/struktur-bangunan-rumah-2/
 http://ariextend-folder.blogspot.co.id/2014/01/menggambar-konstruksi-
langit-langit.html
 http://jurnalarsitek.blogspot.co.id/2017/02/detail-kamar-mandi-atau-
wc.html
 http://kreasi-berlima.blogspot.co.id/2011/04/
 http://www.griyabagus.com/2017/03/contoh-gambar-kerja-lengkap-rumah-
besar-2-lantai-di-yogyakarta.html

Page | 20
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

Glosarium

Detail Engineering Design (DED) : produk perencanaan gambar


kerja dari dari konsultan
perencana yang digunakan acuan
dalam proses pelaksanaan fisik
bangunan
Gambar ( drawing ) : adalah suatu kegiatan untuk
membentuk tranformasi imajinasi
ke dalam bentuk media
Gambar denah : tampak atas bangunan yang
terpotong secara horisontal
kurang lebih 1 M dari ketinggian
0,00 sebuah bangunan dengan
bagian atas bangunan dibuang
/dihilangkan.

Gambar detail konstruksi : gambar tambahan dan


penjelasan lebih detail pada
bagian-bagian tertentu dari
gambar perencanaan umum.
Gambar rencana atap gedung : gambar rencana susunan
konstruksi dari atap bangunan
gedung yang dilihat dari atas
Gambar rencana potongan : suatu bangunan gedung yang
gedung dipotong vertikal pada sisi yang
ditentukan ( tertera pada denah)
dan memperlihatkan isi atau
bagian dalam bangunan tersebut.

Gambar rencana tampak gedung : wujud bentuk bangunan gedung


secara dua dimensi yang terlihat
Page | 21
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

dari luar bangunan. Cara


pandang secara vertikal dari arah
pandang frontal

Gambar Site Plan : gambar du dimensi yang


menunjukan detail dari rencana
denah terhadap batas-batas
kaveling tanah dan fasilitas
lainnya.

Gambar rencana pola keramik : rencana memperlihatkan pola


gedung dan susunan di tiap
ruangan.fungsi rencana lantai ini
dapat memperlihatkan
ukuran,letak posisi,pola,jenis
bahan dan elevasi keramik.

Gambar rencana plafon gedung : gambar rencana memperlihatkan


pola dan konstruksi rangka pada
ruangan.fungsi rencana lantai ini
dapat memperlihatkan konstruksi
rangka , bahan ,elevasi dari
plafon
Gambar rencana peletakan : gambar rencana memperlihatkan
kusen gedung kode type kusen pintu dan jendela
pada dinding yang terpasang dan
terlihat dari atas
Konsep visualisasi digital : merupakan gambar konsep dari
arsitektural ide desainer atau arsitek yang
dituangkan dalam bentuk gambar
baik 2 dimensi atau bentuk 3
dimensi agar orang lain bisa

Page | 22
BAHAN BACAAN
PROGRAM SERTIFIKASI KEAHLIAN DAN SERTIFIKASI PENDIDIK (KEAHLIAN GANDA)

memahami dan dilaksanakan


dalam proyek

Page | 23