Anda di halaman 1dari 4

PENDEKATAN DAN TEKNIK DALAM BK

HASIL PEMBELAJARAN BMB3

Oleh :

OLEH:
ADLI JULIANDRA
16151002

PROGRAM PASCA SARJANA S2 BIMBINGAN DAN KONSELING


FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2017
HASIL PEMBELAJARAN BMB3

Materi : Lagu lancang Kuning

a) B (Berpikir) :Saya Berpikir lagu lancang kuning adalah lagu yang enak untuk di
dengar, lagu lancang kuning saya berpikir mempunyai makna yang bisa di hubungkan
dengan proses konseling
b) M (Merasa) :Saya merasa bahwa lagu lancang kuning menjadi enak di dengar
karena liriknya seolah olah di tujukan atau di nyanyikan untuk proses konseling yang
saya pelajari
c) B (Bersikap) :Saya mulai bersikap untuk mengait – kaitkan lagu lancang kuning ini
dengan proses konseling
d) B (Bertindak) :Saya bertindak dengan mencari dan menemukan persamaan makna
lirik lagu dengan proses konseling.
e) B (Bertanggung jawab) :Saya menemukan dan terdapat kesamaan makna yang sama
dengan proses konseling.
HASIL PEMBELAJARAN BMB3

Materi : Makna lagu lancang kuning dalam BK profesional (kaitan)

a) B (Berpikir) :Saya berpikir bahwa setiap kalimat dalam lirik lagu lancang kuning ada
kaitannya dalam proses konseling yang profesional, dimana nahkoda adalah konselor
dan kapal yang berlayar malam adalah klien, yang menjadi penyambung kemudi tali
yang berpilin tiga yang saling terkait seperti tiga hal yang harus ada dalam konseling
profesional yaitu TJS (Imaniah, Ilmiah, dan Amaliah)
b) M (Merasa) :Saya merasa erat sekali kaitannya dengan konseling profesioanal yang
telah dipelajari, dimana jika saja nahkoda bukanlah orang yang paham dengan dunia
berlayar kemungkinan bisa saja akan membawa kapalnya tenggelam, seperti itulah
seorang konselor profesional haruslah mengerti tentang dunia konseling dan
berwawasan luas
c) B (Bersikap) :Karena saya seorang mahasiswa bimbingan konseling saya bersikap
bahwa lagu lancang kuning menjadi suatu pedoman atau salah satu referensi yang
harus ditanamkan dalam diri sendiri jika ingin menjadi konselor yang profesional
d) B (Bertindak) :Dalam setiap kesempatan praktek konseling saya mengingat akan
makna lagu lancang kuning karena dalam setiap liriknya bisa membuat konseling
menjadi terarah dan menjadi TJS karena putrus saja satu tali ikatan tali kemudi maka
kemudi tidak akan kokoh.
e) B (Bertanggung jawab) :Menanamkan dalam diri sendiri bahwa menjadi konselor
yang profesional haruslah mempunyai wawasan yang luas dan paham akan dunia
konseling, hal ini dari diri saya sendiri sebagai mahasiswa BK
HASIL PEMBELAJARAN BMB3

Materi : Makna lagu lancang kuning kaitan dalam pendekatan dan teknik BK

a) B (Berpikir) : Saya berpikir bahwa dalam pendekatan konseling dalam lagu lancang
kuning dimana terdapat haluan menuju ke laut dalam dimana dalam proses konseling
yang menyeluruh dinamakan dengan sasaran pelayanan.
b) M (Merasa) : Saya merasa dalam lagu lancang kuning terdapat kalimat lancang
kuning berlayar malam yang jika di kaitkan dengan proses konseling yang
menyeluruh terdapat tahap diagnosi dan prognosis terhadap suatu masalah.
c) B (Bersikap) : Saya bersikap dalam melakukan pendekatan dan teknik BK atau
proses yang menyeluruh saya harus memahami ilmu konseling itu sendiri, memahami
layanan konseling seperti dalam lagu lancang kuning kalau nahkoda tidaklah paham
alamat kapal akan tenggelam
d) B (Bertindak) : Dalam pendekatan dan teknik BK serta proses konseling yang
menyeluruh, konselor harus mampu untuk merealisasikan konsep perpostur dimana
perpostur itu ada ilmiah, alamiah, dan imaniah atau dis ebut TJS, jika dikaitkan
dengan lagu lancang kuning ada lirik lagu dengan kalimat tali kemudi berpilin tiga
e) B (Bertanggung jawab) : Dalam lirik lagu lancang kuning ada lirik lancang kuning
menuju pantai dengan gembira diman dalam proses konseling yang menyeluruh di
harapkan hasil pelayanan yang berpostur lengkap dengan unsur unsurnya yaitu yaitu
AKURS