Anda di halaman 1dari 10

oal UAS (PAS) Gasal Akuntansi Keuangan XI dan Jawabannya

1 Transaksi/mutasi yang berkaitan dengan persediaan antara lain dapat disebabkan oleh
penjualan barang dagang secara kredit. Dokumen yang digunakan sebagai sumber
pencatatan atas transaksi tersebut adalah …
A Copy faktur.
B Nota kontan.
C Faktur.
D Copy nota kontan.
E Bukti memorial.
2 Penerimaan piutang dagang akibat adanya penjualan barang dagang secara kredit akan
dicatat dalam ….
A Jurnal pembelian.
B Jurnal penjualan.
C Jurnal penerimaan kas.
D Jurnal pengeluaran kas.
E Jurnal umum.
3 Kepemilikan barang sangat tergantung pada perjanjian jual beli yang telah disepakati antara
penjual dengan pembeli. Dalam perjanjian jual beli hak kepemilikan barang berpindah dari
penjual ke pembeli pada saat barang keluar dari gudang penjual atau telah sampai pada
perusahaan jasa pengiriman barang, sehingga biaya pengiriman ditanggung oleh pihak
pembeli disebut …
A FOB destination point.
B FOB shiping point.
C Free On Board.
D Cost Insurance Free.
E FOB tunai.
4 Perusahaan dagang mempunyai sistem akuntansi yang sedikit berbeda dengan akuntansi
perusahaan jasa. Dalam akuntansi perusahaan dagang, untuk mencatat nilai persediaan
barang dagang ada 2 sistem pencatatan, yaitu ...
A Pasiva dan aktiva.
B Debit dan kredit.
C Langsung dan tak langsung.
D Fisik dan perpetual.
E Lancar dan tetap.
5 Jika perusahaan melakukan pencatatan harga pokok (nilai) persediaan untuk transaksi
pembelian maupun penjualan, system pencatatan yang dimaksud adalah …
A Sistem pencatatan fisik.
B Sistem pencatatan periodic.
C Sistem pencatatan average.
D Sistem pencatatan berpasangan.
E Sistem pencatatan perpetual.
6 Penjualan barang dagang kepada PD Untari Rp 1.500.000,00 dengan syarat 2/10, n/30.
Harga pokok barang tersebut Rp 1.200.000,00. Jika menggunakan metode fisik jurnal dari
transaksi tersedut adalah …
A Piutang dagang Rp 1.500.000,00
Penjualan Rp1.500.000,00
B Piutang dagang Rp 1.200.000,00
Harga pokok penjualan Rp1.200.000,00
C Piutang dagang Rp 1.200.000,00
Penjualan Rp1.200.000,00
D Piutang dagang Rp 1.200.000,00
Persediaan barang dagangan Rp1.200.000,00
E Piutang dagang Rp 1.500.000,00
Penjualan Rp1.500.000,00
Persediaan barang dagangan Rp 1.200.000,00
Harga pokok penjualan Rp1.200.000,00
7 Penjualan barang dagang kepada PD Untari Rp 1.500.000,00 dengan syarat 2/10, n/30.
Harga pokok barang tersebut Rp 1.200.000,00. Jika menggunakan metode perpetual jurnal
dari transaksi tersedut adalah …
A Piutang dagang Rp 1.500.000,00
Penjualan Rp 1.500.000,00
B Piutang dagang Rp 1.200.000,00
Harga pokok penjualan Rp1.200.000,00
C Piutang dagang Rp 1.200.000,00
Penjualan Rp1.200.000,00
D Piutang dagang Rp 1.200.000,00
Persediaan barang dagangan Rp1.200.000,00
E Piutang dagang Rp 1.500.000,00
Penjualan Rp1.500.000,00
Persediaan barang dagangan Rp 1.200.000,00
Harga pokok penjualan Rp1.200.000,00
8 Tuan Firman membeli barang dagang secara kredit seharga Rp 30.000.000,00. Jika Tuan
Rirman mencatat persediaan berdasarkan sistem perpetual, berdasarkan transaksi tersebut
maka Tuan Firman akan membukukan kedalam …
A Jurnal pembelian dan kartu persediaan.
B Jurnal pembelian dan kartu aktiva tetap.
C Jurnal pembelian dan kartu harga pokok produksi.
D Jurnal pembelian dan buku besar pembantu piutang.
E Jurnal pembelian dan neraca saldo.
9 Dalam penentuan nilai persediaan barang dagang, digunakan dengan memberikan tanda
khusus atas setiap barng yang menunjukkan harga satuan sesuai faktur yang diterima.
Metode ini disebut …
A First In First Out.
B Last In First Out.
C Identifikasi khusus.
D Rata-rata sederhana.
E Rata-rata bergerak.
1 Perbedaan antara penentuan nilai persediaan barang dengan metode FIFO dan LIFO berikut
0 ini benar adalah …
A Metode FIFO hanya digunakan pada sistem fisik sedangkan LIFO pada sistem perpertual.
B Metode FIFO hanya digunakan pada sistem perpetual sedangkan LIFO pada sistem
periodik.
C Dalam kondisi inflasi metode FIFO lebih menguntungkan dibanding metode LIFO.
D Dalam kondisi inflasi metode LIFO lebih menguntungkan dibanding metode FIFO.
E Dalam kondisi deflasi metode FIFO lebih menguntungkan dibanding metode LIFO.
1 Penilaian persediaan barang pada akhir periode dengan asumsi, barang yang lebih dahulu
1 masuk (dibeli) dianggap yang lebih dahulu keluar (dijual). Metode pencatatan ini disebut …
A First In First Out.
B Last In First Out.
C Identifikasi khusus.
D Rata-rata sederhana.
E Rata-rata bergerak.
1 Penilaian persediaan barang pada akhir periode dengan asumsi, barang yang dibeli terakhir dianggap
2 yang lebih dahulu keluar (dijual). Metode pencatatan ini disebut ….
A First In First Out.
B Last In First Out.
C Identifikasi khusus.
D Rata-rata sederhana.
E Rata-rata bergerak.
1 Rumus menghitung harga satuan rata-rata sederhana adalah …
3
A Harga satuan dikali kuantitas barang.
B Harga satuan dikali banyaknya pembelian.
C Jumlah harga per unit dibagi banyaknya pembelian.
D Jumlah harga per unit dibagi banyaknya unit.
E Jumlah harga per unit dikali banyaknya pembelian.
1 Apabila persediaan awal dinyatakan terlalu kecil maka …
4
A Harga pokok penjualan akan terlalu besar.
B Total modal akan terlalu besar.
C Laba bersih akan terlalu kecil.
D Laba bruto akan terlalu kecil.
E Laba bruto akan terlalu besar.
1 Barang yang tersedia untuk dijual adalah …
5
A Jumlah pembelian.
B Persediaan barang dagang awal ditambah persediaan barang dagang akhir.
C Pembelian bersih ditambah persediaan barang dagang akhir.
D Persediaan barang dagang awal ditambah pembelian.
E Persediaan barang dagang awal ditambah pembelian bersih.
1 Metode perhitungan nilai persediaan barang yang diakui oleh perpajakan adalah …
6
A LIFO.
B FIFO.
C Identifikasi khusus.
D Rata-rata sederhana.
E Periodik.
1 Berikut adalah data yang berkaitan dengan perusahaan dagang Blue Gas:
7 Sales Rp 25.000.000,00
Sales return Rp 500.000,00
Sales discount Rp 750.000,00
Beginning Inventory Rp 7.500.000,00
Ending Inventory Rp 2.500.000,00
Purchase Rp 11.750.000,00
Purchase return Rp 250.000,00
Purchase discount Rp 500.000,00
Besarnya Cost of Good Sold adalah …
A Rp 7.750.000,00
B Rp 11.000.000,00
C Rp 16.000.000,00
D Rp 18.500.000,00
E Rp 23.750.000,00
1 Berdasarkan soal nomor 17 Nett Sales perusahaan dagang Blue Gas adalah …
8
A Rp 7.750.000,00
B Rp 11.000.000,00
C Rp 16.000.000,00
D Rp 18.500.000,00
E Rp 23.750.000,00
1 Berdasarkan soal nomor 17 Gross Profit perusahaan dagang Blue Gas adalah …
9
A Rp 7.750.000,00
B Rp 11.000.000,00
C Rp 16.000.000,00
D Rp 18.500.000,00
E Rp 23.750.000,00
2 PD Jaya Abadi mempunyai data sebagai berikut:
0 Persediaan awal 200 kg @ Rp 10.000,00
Pembelian I 400 kg @ Rp 12.000,00
Pembelian II 300 kg @ Rp 15.000,00
Penjualan 500 kg
Nilai persediaan akhir apabila dihitung menggunakan metode LIFO adalah …
A Rp 4.000.0000,00
B Rp 4.400.000,00
C Rp 4.800.000,00
D Rp 5.700.000,00
E Rp 6.000.000,00
2 Berdasarkan soal nomor 20 apabila dihitung menggunakan metode FIFO, nilai persediaan
1 akhir adalah …
A Rp 4.000.0000,00
B Rp 4.400.000,00
C Rp 4.800.000,00
D Rp 5.700.000,00
E Rp 6.000.000,00
2 Berdasarkan data nomor 20, jika harga jual barang per unit Rp 20.000,00 dan menggunakan
2 metode FIFO nilai laba kotor penjulan adalah …
A Rp 4.000.0000,00
B Rp 4.400.000,00
C Rp 4.800.000,00
D Rp 5.700.000,00
E Rp 6.000.000,00
2 Kekayaan perusahaan yang memiliki wujud, nilai ekonomis lebih dari satu tahun dan
3 digunakan untuk kegiatan perusahaan disebut …
A Harta.
B Modal.
C Aktiva lancar.
D Aktiva tetap berwujud.
E Aktiva tetap tidak berwujud.
2 Berikut ini merupakan aktiva yang tidak mengalami penyusutan adalah …
4
A Peralatan.
B Kendaraan.
C Gedung.
D Mesin.
E Tanah.
2 Aktiva tetap dapat diperoleh perusahaan melalui:
5
A Pembelian dan penjualan.
B Penjualan dan sumbangan.
C Membangun sendiri dan pinjaman.
D Membangun sebdiri dan pembelian.
E Sumbangan dan pinjaman.
2 Dalam hal hubungan dengan proses perolehannya, harga perolehan aktiva tetap yang
6 diperoleh melalui pertukaran dengan aktiva selain (non) kas adalah ….
A Alokasi harga perolehan gabungan dengan perbandingan yang wajar.
B Harga pasar aktiva tetap yang diserahkan atau harga pasar aktiva yang diterima,
bergantung pada harga yang dipandang lebih wajar.
C Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan pembangunan aktiva tetap bersangkutan,
sampai siap dioperasikan.
D Harga pembelian aktiva ditambah biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan usaha
penempatan aktiva tetap bersangkutan pada kondisi siap untuk dioperasikan.
E Biaya bahan, langsung, biaya tenaga kerja lansung dan biaya overhead dari aktiva
tersebut.
2 PT Angkasa membeli mesin cetak untuk keperluan produksi seharga Rp 56.000.000,00, beban angkut mesin
7 Rp1.000.000,00, biaya instalasi dan percobaan Rp 3.000.000,00. Dari transaksi tersebut berapakah harga
perolehan mesin cetak tersebut …..
A Rp 52.000.000,00
B Rp 56.000.000,00
C Rp 57.000.000,00
D Rp 59.000.000,00
E Rp 60.000.000,00
2 CV Nirwana memperoleh sumbangan sebuah kendaraan dari relasinya. Harga pasar
8 kendaraan tersebut pada saat diterima adalah Rp 60.000.000,00. Jurnal untuk mencatat
transaksi tersebut adalah …
A Kendaraan Rp 60.000.000,00
Kas Rp 60.000.000,00
B Kendaraan Rp 60.000.000,00
Utang dagang Rp 60.000.000,00
C Kendaraan Rp 60.000.000,00
Modal sumbangan Rp 60.000.000,00
D Modal sumbangan Rp 60.000.000,00
Kendaraan Rp 60.000.000,00
E Kendaraan Rp 60.000.000,00
Saham Rp 60.000.000,00
2 PT ABC membeli aktiva tetap dari sebuah perusahaan yang gulung tikar. Aktiva tersebut
9 terdiri dari sebidang tanah, bangunan pabrik, dan mesin-mesin. Harga yang disepekati kedua
belah pihak adalah Rp 550.000.000,00 untuk seluruh aktiva tersebut. Biaya administrasi
pembelian, dan biaya lainnya hingga aktiva siap digunakan sejumlah Rp 50.000.000,00.
Pada tanggal pembelian diketahui harga pasar masing-masing aktiva tersebut sebagai
berikut:
Tanah Rp 400.000.000,00
Bangunan pabrik Rp 200.000.000,00
Mesin-mesin Rp 200.000.000,00
Jumlah Rp 800.000.000,00
Berdasarkan data tersebut jurnal yang dibuat PT ABC adalah …
A Tanah Rp 300.000.000,00
Bangunan pabrik Rp 125.000.000,00
Mesin-mesin Rp 125.000.000,00
Kas Rp 550.000.000,00
B Tanah Rp 300.000.000,00
Bangunan pabrik Rp 150.000.000,00
Mesin-mesin Rp 150.000.000,00
Utang dagang Rp 600.000.000,00
C Tanah Rp 300.000.000,00
Bangunan pabrik Rp 150.000.000,00
Mesin-mesin Rp 150.000.000,00
Kas Rp 600.000.000,00
D Tanah Rp 400.000.000,00
Bangunan pabrik Rp 200.000.000,00
Mesin-mesin Rp 200.000.000,00
Utang dagang Rp 800.000.000,00
E Tanah Rp 400.000.000,00
Bangunan pabrik Rp 200.000.000,00
Mesin-mesin Rp 200.000.000,00
Utang dagang Rp 800.000.000,00
3 Kartu yang digunakan sebagai tempat mencatat besarnya penyusutan tiap tahun, akumulasi
0 penyusutan dan harga buku aktiva tetap pada akhir periode disebut …
A Kartu induk aktiva tetap.
B Kartu penyusutan aktiva tetap.
C Kartu inventaris aktiva tetap.
D Kartu eksploitasi aktiva tetap.
E Kartu ekspansi aktiva tetap.
3 Dalam hubungannya dengan penggunaan aktiva tetap terdapat pengeluaran yang
1 menimbulkan manfaat ekonomi dalam jangka waktu lebih dari satu periode akuntansi,
sehingga harus dialokasikan menjadi beban pada periode-periode selama usia manfaatnya.
Pengeluaran yang dimaksud adalah …
A Pengeluaran modal.
B Pengeluaran pendapatan.
C Pengeluaran untuk pemeliharaan.
D Pengeluaran untuk reparasi.
E Beban.
3 Alokasi pembebanan biaya perolehan aktiva tetap pada periode-periode akuntansi dalam
2 masa penggunaannya disebut …
A Harga perolehan.
B Usia ekonomi.
C Masa manfaat.
D Nilai residu.
E Penyusutan.
3 Taksiran nilai aktiva tetap setelah selesai masa penggunaannya disebut …
3
A Harga perolehan.
B Usia ekonomi.
C Masa manfaat.
D Nilai residu.
E Penyusutan.
3 Metode penyusutan yang menghasilkan beban penyusutan tiap tahun penggunaan aktiva
4 tetap jumlahnya sama adalah …
A Metode garis lurus.
B Metode jumlah angka tahun.
C Metode saldo menurun.
D Metode satuan produksi.
E Metode aktivitas.
3 Sebuah kendaraan dibeli dengan harga perolehan Rp 26.000.000,00 umur ekonomis ditaksir 8 tahun dengan
5 nilai residu Rp 8.000.000,00. Jika penyusutan menggunakan metode garis lurus, maka besarny akumulasi
penyusutan kendaraan tersebut pada akhir tahun ke empat adalah…..
A Rp 4.000.000,00
B Rp 6.000.000,00
C Rp 8.000.000,00
D Rp10.000.000,00
E Rp12.000.000,00
3 Sebuah kendaraan dibeli dengan harga perolehan Rp 36.000.000, umur ekonomis ditaksir 5 tahun, dan
6 mempunyai nilai sisa Rp 6.000.000,00. Jika penyusutan menggunakan metode garis lurus, jurnal penyesuaian
untuk mencatat depresiasi tahun ke dua adalah ….
A Kendaraan Rp 4.000.000,00
Akumulasi depresiasi kendaraan Rp 4.000.000,00
B Beban penyusutan kendaraan Rp 5.000.000,00
Akumulasi depresiasi kendaraan Rp 5.000.000,00
C Beban penyusutan kendaraan Rp 5.500.000,00
Akumulasi depresiasi kendaraan Rp 5.500.000,00
D Beban penyusutan kendaraan Rp 6.000.000,00
Akumulasi depresiasi kendaraan Rp 6.000.000,00
E Beban penyusutan kendaraan Rp 6.500.000,00
Akumulasi depresiasi kendaraan Rp 6.500.000,00
3 Dikarenakan mesin cetak milik PT INTAN sudah tidak dapat memnuhi kebutuhan, maka mesin tersebut dijual.
7 Harga perolehan mesin cetak tersebut adalah Rp 30.000.000,00 dan telah disusutkan Rp 15.000.000,00. Mesin
cetak tersebutdijual laku Rp 12.500.000,00. Berdasarkan transaksi tersebut PT INTAN mengalami …
A Laba Rp 2.500.000,00
B Rugi Rp 2.500.000,00
C Laba Rp 3.000.000,00
D Rugi Rp 5.000.000,00
E Laba Rp 5.000.000,00
3 Suatu aktiva tetap dapat diberhentikan pemakaiannya apabila …
8
A Aktiva dalam konsisi baik.
B Ada model aktiva yang tidak lebih baik.
C Ditinjau dari nilai ekonomis menguntungkan.
D Ditinjau dari nilai ekonomis tidak layak diteruskan penggunaannya.
E Masih dapat dipakai.
3 Suatu hak yang diberikan oleh pemerintah kepada pihak yang menemukan hal yang baru,
9 untuk melakukan pembuatan, penjualan, atau pengawasan terhadap penemuannya selama
jangka waktu tertentu disebut …
A Hak cipta.
B Hak paten.
C Franchise.
D Goodwill.
E Merk dagang.
4 Pada tanggal 03 Januari 2016 PT ABC membeli hak paten dengan harga perolehan Rp
0 150.000.000,00. Masa manfaat hak paten tersebut diperkirakan 10 tahun. Jurnal penyesuaian
yang harus dibuat PT ABC pada tiap akhir periode adalah …
A Beban amortisasi paten Rp 15.000.000,00
Paten Rp 15.000.000,00
B Paten Rp 15.000.000,00
Beban amortisasi paten Rp 15.000.000,00
C Beban amortisasi paten Rp 16.000.000,00
Paten Rp 16.000.000,00
D Paten Rp 16.000.000,00
Beban amortisasi paten Rp 16.000.000,00
E Beban amortisasi paten Rp 150.000.000,00
Paten Rp 150.000.000,00

KUNCI JAWABAN

35
1. A C
.

36
2. C D
.

37
3. B B
.

38
4. D D
.

39
5. E B
.

40
6. A A
.
41
7. E
.

42
8. A
.

43
9. C
.

44
10. C
.

45
11. A
.

46
12. B
.

47
13. D
.

48
14. E
.

49
15. E
.

50
16. B
.

51
17. C
.

52
18. E
.

53
19. A
.

54
20. B
.

55
21. D
.

56
22. B
.

57
23. D
.
58
24. E
.

59
25. D
.

60
26. B
.

61
27. E
.

62
28. C
.

63
29. C
.

64
30. B
.

65
31. A
.

66
32. E
.

67
33. D
.

68
34. A
.