Anda di halaman 1dari 6

ISSN : 2018 - 8201

IDENTIFIKASI GAYA ARSITEKTUR TIMUR TENGAH PADA


MASJID AGUNG AL BARKAH BEKASI
1 2
Joko Sutrisno Dian Ekaputri
Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Mercubuana
Jalan Meruya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia
1 2
Email : jokosutrisno2810@gmail.com; dian.eka@mercubuana.ac.id

ABSTRAK
Pada semua daerah terdapat masjid dengan ciri khasnya masing-masing, dari baik menyesuaikan
lingkungan maupun keadaan iklim suatu tempat, dan nada juga yang mengadopsi dari daerah lain
dengan beberapa perubahan, sehingga masih bisa digunakan sesuai fungsinya untuk beribadah.
Seperti pengaruh peradaban Timur Tengah yang menjadi pusat perkembangan umat islam,
masjid-masjid di Indonesia banyak yang mengarah pada arsitektur Timur Tengah. Menurut Zahra
(2017), Kekuatan bergaya Timur Tengah terletak ada tata eksterior dan interiornya yang dinamis.
Sentuhan itu dapat ditemukan mulai bentuk-bentuk lengkung atau kubah berornamen pada bagian
jendela atau lorong rumah, pemilihan desain kolom, dan material lantai. Semua hal tersebut bisa
menjadi aksen unik. Dalam penelitian ini analisa difokuskan kepada arsitektur Timur Tengah yang
ada di Masjid Agung Al Barkah Bekasi, untuk mengetahui identifikasi yang dilakukan pada
bangunan Masjid Agung Al Barkah Bekasi.
Metode yang digunakan dalam peneitian ini adalah metode kualitatif dengan cara obeservasi
langsung di Masjid Agung Al Barkah Bekasi dengan mengidentifikasi elemen arsitektur yang ada
dengan arsitektur Timur Tengah. Setelahnya dilakukan metode analisis dan observasi. Hasil dari
penelitian ini menunjukan bahwa elemen arsitektur Masjid Agung Al Barkah Bekasi yang terdiri
dari, Orientasi, Material, Bentuk, Warna, Pilar/tiang, Ornamen, Bukaan dan Kubah memiliki
kesamaan pada Arsitektur Timur Tengah.

Kata Kunci : Elemen Arsitektur, Masjid, Arsitektur Timur Tengah

ABSTRAC

In all regions there are mosques with their own characteristics, from both adjusting the
environment and climate conditions to a place, and tones that also adopt from other regions with
some changes, so that it can still be used according to its function to worship. Like the influence of
Middle Eastern civilization which is at the center of the development of Islam, many mosques in
Indonesia lead to Middle Eastern architecture. According to Zahra (2017), the strength of the
Middle Eastern style lies in its dynamic exterior and interior layout. The touch can be found from
arched or ornamental domes to the windows or hallways of the house, the selection of column
designs, and floor material. All of these things can be unique accents. In this study the analysis
focused on Middle Eastern architecture in the Great Al Barkah Mosque in Bekasi, to find out the
identification carried out in the building of the Great Al Barkah Mosque in Bekasi.
The method used in this research is a qualitative method by observing directly at the Al Barkah
Great Mosque in Bekasi by identifying existing architectural elements with Middle Eastern
architecture. After that, the method of analysis and observation is carried out. The results of this
study indicate that the architectural elements of the Great Al Barkah Mosque in Bekasi which
consist of, Orientation, Material, Shape, Color, Pillar / Ornament, Ornaments, Openings and
Domes have similarities in Middle Eastern Architecture.

Keywords : Architectural element, Mosque, Middle Eastern Architecture

Joko Sutrisno, Dian Ekaputri


Identifikasi Gaya Arsitektur Timur Tengah pada Masjid Agung Al Barkah Bekasi 1
Jurnal Arsitektur, Bangunan, & Lingkungan |

1. PENDAHULUAN digunakan dalam penelitian ini ialah


menggunakan metode analisis kualitatif.
Pada semua daerah terdapat masjid Metode analisis kualitatif ini dilakukan
dengan ciri khasnya masing-masing, dari dengan cara observasi lapangan langsung di
baik menyesuaikan lingkungan maupun Masjid Agung Al Barkah Bekasi dengan
keadaan iklim suatu tempat, dan nada juga menanalisa elemen arsitektur sesuai
yang mengadopsi dari daerah lain dengan Arsitektur Timur Tengah.
beberapa perubahan, sehingga masih bisa
digunakan sesuai fungsinya untuk beribadah.
2.1 Metode Pengumpulan Data
Seperti pengaruh peradaban Timur Tengah
yang menjadi pusat perkembangan umat Pengumpulan data merupakan langkah
islam, masjid-masjid di Indonesia banyak yang paling penting dalam suatu penelitian,
yang mengarah pada arsitektur Timur karena suatu penelitian tidak akan berjalan
Tengah. Menurut Zahra (2017), Kekuatan tanpa adanya data. Adapun data yang
bergaya Timur Tengah terletak ada tata digunakan pada penelitian ini terdiri atas data
eksterior dan interiornya yang dinamis. primer dan sekunder.
Sentuhan itu dapat ditemukan mulai bentuk-
bentuk lengkung atau kubah berornamen
2.1.1 Data Primer diperoleh dengan cara :
pada bagian jendela atau lorong rumah,
pemilihan desain kolom, dan material lantai.
Observasi Lapangan
Semua hal tersebut bisa menjadi aksen unik.
Dalam penelitian ini analisa
difokuskan kepada arsitektur Timur Tengah Mengumpulkan data dengan cara
mengamati obyek, melakukan pencatatan
yang ada di Masjid Agung Al Barkah Bekasi,
dengan menggunakan alat bantu seperti
untuk mengetahui identifikasi yang dilakukan
kamera dan untuk mempermudah
pada bangunan Masjid Agung Al Barkah
Bekasi. pengamatan diperlukan form/ table yang
Pada penelitian ini saya mengambil berisikan variable-variabel elemen arsitektur
pada Masjid Agung Al Barkah Bekasi.
studi kasus Masjid Agung Al Barkah Bekasi
yang dibangun pada tahun 1980 dan
direnovasi pertama kali pada tahun 1998
2.1.2. Data Sekunder
ketika menjadi tuan rumah MTQ Jawa Barat.
Pada Masjid ini terlihat arsitektur masjid tidak
lepas dari simbolisasi Islam. Simbolisasi Data Sekunder diperoleh dari berbagai
sumber-sumber literatur seperti buku, jurnal,
islam bisa kita jumpai pada 4 buah menara
artikel ilmiah dan internet yang mendukung
yang memiliki arti 4 tiang ilmu, yakni bahasa
pembahasan elemen-elemen arsitektur pada
Arab, syariah, sejarah dan filsafat. Juga
objek penelitian.
syarat hidup bahagia yakni aqidah, ahlak,
syariah dan ibadah. Masjid ini juga
mempunyai interior berupa kaligrafi Islam
2.2 Metode Pengolahan Data
yang banyak kita jumpai pada arssitektur
Timur Tengah. Masjid Agung Al-Barkah di
Setelah data-data terkumpul dan
Kota Bekasi beralamat di Jl. Veteran No. 46
Alun-Alun Bekasi. Karena masjid ini menurut disortir, maka langkah selanjutnya adalah
saya mendapatkan perhatian dan mengolah data. Pengolahan data dilakukan
dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari
mempunyai arsitektur yang menarik dan
lapangan akan dibandingkan dengan literatur
mengadaptasi arsitekur Timur Tengah degan
yang sudah didapat.
kemiripan bentuk menara, kubah dan warna
dengan adaptasi kerana perbedaan iklim di
2.3 Variabel Penelitian
Bekasi dan Timur Tengah. Sehingga saya
memutuskan untuk memilih studi kasus
Variabel penelitian adalah segala
masjid ini.
sesuatu yang berbentuk apa saja yang
ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari
2. METODOLOGI sehingga diperoleh informasi tentang hal
tersebut, kemudian ditarik kesimpulan
Penelitian ini dilaksanakan untuk (Sugiyono, 2013) dalam (Nurjannah, 2018).
Beberapa variabel yang dievaluasi,
mengetahui untuk mengetahui bahwa Masjid
diantaranya:
Agung Al Barkah Bekasi terdapat pengaruh
arsitektur Timur Tengah. Metode yang

Joko Sutrisno, Dian Ekaputri


Identifikasi Gaya Arsitektur Timur Tengah pada Masjid Agung Al Barkah Bekasi 2
ISSN : 2018 - 8201

No. Variabel
Analisa Arsitektur Timur Tengah pada
1. Orientasi Masjid Agung Al Barkah yang dilakukan
ialah berdasarkan jenis variabel yang
2. Material ditentukan yaitu elemen-elemen arsitektur
3. Bentuk Masjid yang terdiri dari 8 variabel yaitu
Orientasi, Material, Bentuk, Warna,
4. Warna Pilar/tiang, Ornamen, Bukaan dan Kubah.
Dimana variable tersebut dikaitkan dengan
5. Pilar/Tiang Arsitektur Timur Tengah.
6. Ornamen
3.1 Orientasi
7. Bukaan
8. Kubah
Tabel 1 1 Variabel Penelitian
(Sumber: Hasil Kesimpulan Tinjauan Pustaka, 2017)

2.4 Lokasi Penelitian

Gambar 1 3 Peta Lokasi Masjid Agung Al Barkah


Sumber: Google Maps (06.00, 16-08-2018)

Orientasi Masjid Agung Al Barkah ini


pada arah matahari yaitu barat dan timur,
sedangkan pada potensi terdekat yaitu
mendekati wilayah Bogor yang memiliki
curah hujan yang cukup tinggi.

3.2 Material
Gambar 1 1 Masjid Agung Al Barkah.
(Sumber: Foto Peneliti, 2018)

Lokasi penelitian adalah Masjid Agung Al


Barkah yang terletak di Jl. Veteran No. 46,
Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi,
Jawa Barat 17141

Gambar 1 4 Pintu, ornamen dan marmer Masjid


Agung Al Barkah.
(Sumber: Foto Peneliti, 2018)

Material yang ada pada Masjid ini yaitu


kayu pada pintu, pilar dan ornament. Batu
bata pada bangunan masjid. Batu kapur
pada angin-angin masjid dan material
marmer pada pilar bagian bawah Masjid.

3.3 Bentuk

Gambar 1 2 Peta Lokasi Masjid Agung Al Barkah


Sumber: Google Maps (06.00, 16-08-2018)

Gambar 1 5 Denah Masjid Agung Al Barkah.


3. HASIL DAN PEMBAHASAN (Sumber: Foto Peneliti, 2018)

Joko Sutrisno, Dian Ekaputri


Identifikasi Gaya Arsitektur Timur Tengah pada Masjid Agung Al Barkah Bekasi 3
Jurnal Arsitektur, Bangunan, & Lingkungan |

Masjid ini dengan bentuk yang


didominasi bentuk kotak pada bangunannya
dan lingkaran pada kubahnya.

3.4 Warna

Gambar 1 9 Ornamen Masjid Agung Al Barkah.


Gambar 1 6 Masjid Agung Al Barkah. (Sumber: Foto Peneliti, 2018)
(Sumber: Foto Peneliti, 2018)

Terdapat pola geometris pada


sekeliling bangunan Masjid. Yang kedua pola
geometris pada dalam kubah Masjid.
Terdapat kaligrafi asmaul husna pada bagian
dalam kubah Masjid. Yang ketiga terdapat
kaligrafi islam pada bagian keliling atas
Masjid. Yang terakhir terdapat arabesque
yang merupakan pola dedaunan pada area
Gambar 1 7 Bagian dalam Masjid dan ornamen
Masjid Agung Al Barkah.
mimbar Masjid.
(Sumber: Foto Peneliti, 2018)
3.7 Bukaan
Warna putih mendominasi masjid ini.
Warna biru pada kubah dan karpet masjid.
Warna coklat pada pilar dan pintu yang
berbahan kayu. Wrana hijau pada beberapa
ornamen dan angin-angin.

3.5 Pilar/Tiang

Gambar 1 8 Denah dan bagian dalam Masjid Agung


Al Barkah.
(Sumber: Foto Peneliti, 2018)

Pilar menjulang tinggi dengan


perbaduan marmer dan kayu. Terdapat 20
tiang pada masjid.

3.6 Ornamen

Joko Sutrisno, Dian Ekaputri


Identifikasi Gaya Arsitektur Timur Tengah pada Masjid Agung Al Barkah Bekasi 4
ISSN : 2018 - 8201

4. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

4.1 Kesimpulan

Dari hasil pengumpulan data dan hasil


analisa yang dilakukan oleh peneliti, di dapat
beberapa kesimpulan berupa:
a. Dilihat dari 8 variabel yang dikaji dalam
Gambar 2 0 Denah dan bukaan Masjid Agung Al penelitian ini, menunjukan adanya
Barkah. arsitektur Timur Tengah pada Masjid
(Sumber: Foto Peneliti, 2018) Agung Al Barkah. Sehingga bisa
dikatakan bahwa variable penelitian
Terdapat 1 pintu utama, terdapat 2 diatas dapat mengidentifikasi Arsitektur
pintu di kanan dan kiri pintu utama, 4 pintu Timur Tengah.
pada sisi kanan bangunan Masjid dan 4 pintu b. Masing-masing dari elemen arsitektur
juga pada sisi kiri bangunan masjid. Terdapat Masjid Agung Al Barkah yang terdiri dari
1 pintu didekat mimbar masjid. Dan terdapat Orientasi, Material, Bentuk, Warna,
bukaan berupa angin-angin pada sekeliling Pilar/tiang, Ornamen, Bukaan dan
masjid. Bukaan pada Masjid ini mempunyai Kubah memiliki kesamaan pada
dimensi yang tidak terlalu besar. Arsitektur Timur Tengah.
Variabel yang paling mempengaruhi
3.8 Kubah Arsitektur Timur Tengah adalah bentuk
kubah, ornamen dalam masjid, maupun
bentuk lengkungan dan menara yang
mengelilingi kubah utama.

4.2 Rekomendasi

Setelah menyimpulkan hasil analisa dari


pengumpulan data oleh peneliti, peneliti
merekomendasikan kepada pengelola Masjid
Istiqlal sebagai berikut:
a. Karena di Bekasi memiliki iklim tropis
dan memliki musim penghujan, untuk
bagian depan agar diberi kanopi
sebagai sarana pejalan kaki dari luar
menuju Masjid Agung Al Barkah Bekasi.
b. Rekomendasi untuk penelitian
selanjutnya tentang adaptasi arsitektur
Timur Timur Tengah terhadap Masjid
Gambar 2 1 Denah dan kubah Masjid Agung Al Agung Al Barkah Bekasi, karena telah
Barkah. ditemukan hasil penelitian bahwa
(Sumber: Foto Peneliti, 2018) adanya arsitektur Timur Tengah pada
Masjid Agung Al Barkah Bekasi.

Terdapat 1 kubah utama yang


berbentuk bulat. Dan yang kedua terdapat 4 5. DAFTAR PUSTAKA
buah kubah yang mengelilingi kubah utama
yaitu kubah pada setiap menara masjid, dan Hardyanto, dkk, 2013. Masjid Raya Jakarta
kudah berbentuk bulat tetapi ukurannya lebih
dengan Konsep Arsitektur Betawi
kecil dari pada kubah utama.
Kontemporer.
Istadiyantha, 2008. Permasalahan Istilah
Timur Tengah.
Nurjannah, 2018. Pengaruh Elemen
Arsitektur Masjid Terhadap Makna

Joko Sutrisno, Dian Ekaputri


Identifikasi Gaya Arsitektur Timur Tengah pada Masjid Agung Al Barkah Bekasi 5
Jurnal Arsitektur, Bangunan, & Lingkungan |

Spiritual di Ruang Dalam Masjid


Istiqlal.
Prijotomo, dkk, 2012. Menghubungkan
Budaya Indonesia dan Timur Tengah
dalam Proses Rancang Arsitektur.
Saputra, 2013. Ideologi, Teori, Konsep dan
Prinsip Arsitektur Masjid Ustmaniyah.
Utami, 2007. Integrasi Konsep Islami dan
Konsep Arsitektur Modern pada
Perancangan Arsitektur Masjid (Studi
Kasus pada Karya Arsitektur Masjid
Achmad Noe’man).
Utami, dkk, 2013. Penerapan Konsep Islam
pada Perancangan Masjid Salman
ITB Bandung.
Widya Katarina, 2012. Studi Bentuk dan
Elemen Arsitektur Masjid di Jakarta
dari Abad 18-Abad 20.
Zahra, 2017. Perpaduan Gaya Arsitektur
Eropa dan Timur Tengah pada
Bangunan Masjid Istiqlal Jakarta.

Joko Sutrisno, Dian Ekaputri


Identifikasi Gaya Arsitektur Timur Tengah pada Masjid Agung Al Barkah Bekasi 6