Anda di halaman 1dari 23

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM
PENGALAMAN REMAJA MENGIKUTI BALAP LIAR DI KOTA
SURABAYA

BIDANG KEGIATAN:
PKM PENELITIAN SOSIAL HUMANIORA

Diusulkan oleh:

Farhan Ardiansyah Ketua 131511133082 2015


Ishomatul Faizah Anggota 131611133053 2016
Titis Mustikowati Danasari Anggota 131811133027 2018

UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2018
PENGESAHAN PROPOSAL PKM-PENELITIAN

1. Judul Kegiatan :PENGALAMAN


REMAJA MENGIKUTI BALAP LIAR DI
KOTA SURABAYA
2. Bidang Kegiatan : PKMPSH - Humaniora
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Farhan Ardiansyah
b. NIM : 131511133082
c. Jurusan : S1 – Pendidikan Ners
d. Universitas : Airlangga
e. Alamat Rumah dan Telp/HP : Perum Persada Sayang Blok E6 Kediri
f. Email : farhantunichia@gmail.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan : 2 orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Retno Indarwati, S.Kep.Ns.,M.Kep
b. NIDN : 0716037801
c. Alamat Rumah/Telepon : Perum gresik kota baru jl marabahan raya no
4 gresik/081235017501
6. Biaya Kegiatan Total
a. Kemristekdikti : Rp 5.948.000,-
b. Sumber lain : Rp 0,-
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 4 bulan
Surabaya, 16 Oktober 2018
Menyetujui
Wakil Dekan I Ketua Pelaksana Kegiatan
Fakultas Keperawatan
Universitas Airlangga

Dr. Kusnanto, S.Kp., M.Kes Farhan Ardiansyah


NIP.196808291989031002 NIM 131511133082.

Direktur Kemahasiswaan Dosen Pendamping


Universitas Airlangga

Dr. M. Hadi Shubhan, S.H., M.H., CN.) Retno Indarwati, S.Kep.Ns.,M.Kep


NIP. 197304062003121002 NID. 0716037801

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL ..........................................................................................i


HALAMAN PENGESAHAN ................................................................................ii
DAFTAR ISI ..........................................................................................................iii
BAB 1. PENDAHULUAN ....................................................................................1
1.1 Latar Belakang ...................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah ..............................................................................1
1.3 Tujuan Penelitian ...............................................................................2
1.4 Luaran yang diharapkan .....................................................................2
1.5 Manfaat Penelitian .............................................................................2
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA ...........................................................................3
2.1 Psikologi Perkembangan ....................................................................3
2.2 Psikologi Kepribadian ........................................................................4
2.3 Remaja ...............................................................................................5
2.4 Kenakalan Remaja .............................................................................6
BAB 3. METODE PENELITIAN ..........................................................................7
3.1 Jenis Penelitian...................................................................................7
3.2 Lokasi dan waktu penelitian ..............................................................7
3.3 Sumber dan strategi pengumpulan data .............................................7
3.4 Penentuan Variabel atau definisi konsep ...........................................8
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN .....................................................9
4.1 Anggaran Biaya .................................................................................9
4.2 Jadwal Kegiatan .................................................................................9
BAB 5. DAFTAR PUSTAKA ...............................................................................10
BAB 6. LAMPIRAN-LAMPIRAN ................................................................... 10
Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota dan Dosen Pendamping yang
ditandatangani ...........................................................................10
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan...................................................16
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas ..........19
Lampiran 4.Surat Pernyataan Ketua Penelitian .............................................20

iii
1

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Salah satu periode perkembangan manusia adalah masa remaja. Masa remaja
merupakan masa transisi, dimana usianya berkisar antara 13 sampai 18 tahun atau
yang biasa disebut dengan usia belasan yang menyenangkan, dimana terjadi juga
perubahan pada dirinya baik secara fisik, psikis, maupun secara sosial. Salah satu
kenakalan remaja yang sering terjadi adalah kegiatan balapan liar motor. Banyak
diantara remaja yang lebih menuruti ego dan keinginanan perkumpulannnya
daripada memikirkan keselamatannya, hanya didasari rasa iseng atau persaingan
untuk memperoleh sesuatu hal yang dipertaruhkan sebagai tujuan kegiatan balapan
liar.
Balap motor merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara terorganisasi
dalam melakukan peraduan sepeda motor berdasarkan jenis, kecepatan, dan
kapasitas mesin. Kegiatan ini biasanya dilakukan sebagai ajang olahraga berjenis
hobby yang nantinya akan mengarah ke profesi apabila didukung dengan prestasi
pembalap dan pendukungnya.
Balap motor liar merupakan kegiatan yang sangat beresiko dan membahayakan
karena dilakukan tanpa standart keamanan yang memadai seperti penggunaan helm,
jaket dan sarung tangan pelindung maupun kelengkapan sepeda motor seperti
spions, lampu, dan mesin yang tidak memadai. Saat ini, balap motor liar dapat kita
temui dengan mudah di kota-kota besar seperti kota Makassar, Surabaya, Malang
dan berbagai daerah di Indonesia.
Balap motor liar merupakan suatu ajang peraduan balap motor dimana balap
motor ini dilakukan tanpa izin resmi dan diselenggarakan di jalan raya yang
termasuk fasilitas umum yang tentunya juga banyak dilalui oleh kendaraan umum
lainnya. Jumlah korban tewas akibat aksi balap motor liar juga semakin meningkat
dari Tahun ke tahun. Balap motor liar yang tergolong sangat berbahaya tersebut
dapat merenggut korban jiwa, baik dari pelaku aksi balap motor liar tersebut
maupun dari pihak masyarakat umum sebagai pengguna jalan. Seperti yang
dikemukakan oleh IPW (Indonesia Police Watch) tercatat sepanjang 2015 terdapat
28 peristiwa kecelakaan dalam aksi balap liar, yang mengakibatkan 41 korban,
yakni 31 tewas dan 10 luka. Angka korban balapan liar 2015 ini lebih tinggi jika
dibandingkan 2014, yakni 29 orang tewas dan lima luka.
Dalam upaya mencegah terjadinya balap motor liar, pihak kepolisian sudah
mengupayakan berbagai cara, dimulai dari metode paling lunak hingga metode
yang keras. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil yang nyata. Tidak
jarang pelaku balap motor liar kucing-kucingan dengan pihak kepolisian. Para
pembalap jalanan itu tidak ada kapoknya, mereka terus melakukan aksi kebut-
kebutan pada malam hari.
Ketika pelaku balap motor liar tertangkap dalam razia balap motor liar, mereka
haya dikenakan sanksi pembinaan. Setelah mendengarkan ‘ceramah’ dari pihak
kepolisian, mereka diizinkan untuk pulang. Memang dapat dikatakan pendekatan
2

atau upaya yang dilakukan polisi tidak berhasil membuat kapok para pembalap
jalanan tersebut. Mereka masih terus mengulangi tindakan yang cenderung
membahayakan keselamatan, baik nyawa pelaku maupun nyawa pengguna jalan
lainnya.
Berawal dari latar belakang diatas, maka penulis tertarik untuk melakukan
penelitian mengenai “Analisa Faktor Yang Menyebabkan Remaja Mengikuti Balap
Liar Di Kota Surabaya”

1.2 Rumusan Masalah


Dari latar belakang masalah yang telah dipaparkan diatas, didapat rumusan
masalah sebagai berikut:
1. Apa saja faktor yang menyebabkan aksi balap liar di kalangan remaja?

1.3 Tujuan Penelitian


1. Untuk mengetahui faktor yang menyebabkan aksi balap liar di kalangan

1.4 Luaran Penelitian


Luaran yang diharapkan dari penelitian ini adalah hasil penelitian berupa data
deskriptif yang menyebabkan remaja melakukan kegiatan balap liar

1.5 Manfaat Penelitian


Manfaat yang diperoleh dari penelitian ini adalah bagi remaja yang mengikuti
balap liar memahami bahwa kegiatan yang dilakukan merupakan suatu kegiatan
yang menyimpang dan berbahaya
3

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Psikologi Perkembangan

Psikologi perkembangan adalah cabang dari ilmu psikologi yang mempelajari


tentang perubahan dan perkembangan struktur jasmani, perilaku, dan fungsi mental
manusia yang dimulai sejak terbentuknya makhuk tersebut melalui pembuahan hingga
menjelang ajal (Linda L. Daidoff, 1991). Psikologi perkembangan sebagai pengetahuan
yang mempelajari perbedaan dan persamaan fungsi-fungsi psikologi sepanjang hidup
yaitu sejak anak-anak, remaja, sampai tua (M. Lenner, 1976). Dalam hal ini, psikologi
perkembangan mempelajari bagaimana dan apa yang harus dilakukan saat manusia
dalam proses berkembang.

Sedangkan perkembangan adalah proses yang dialami oleh individu menuju


kedewasaan (maturity) yang berlangsung secara sistematis, progresif, dan
berkesinambungan baik fisik maupun psikis (Abin Syamsuddin, 1996). Sebelum
mencapai proses kedewasaan, manusia akan mengalami fase-fase peralihan dari anak-
anak menuju dewasa, atau biasa disebut dengan remaja. Perkembangan-perkembangan
tersebut terdapat beberapa aspek, yaitu aspek fisik, psikomotorik, dan motorik. Aspek
fisik merupakan perubahan-perubahan dalam fisik manusia yaitu perkembangan pada
sistem tubuh serta fisik yang dapat terlihat. Aspek psikomotorik merupakan koordinasi
dari persyarafan dan otot serta fungsi psikis. Aspek motorik disamping faktor-faktor
hereditas, faktor lingkungan alamiah, sosial, kultural, nutrisi dan gizi, serta kesempatan
dan latihan.

Perkembangan intelektual juga dapat terjadi pada diri manusia. Faktor yang
mempengaruhi terjadinya hal tersebut yaitu bertambahnya informasi yang disimpan
dalam otak, banyaknya pengalaman dan latihan-latihan sehingga dapat berpikir secara
proporsional, adanya kebebasan berpikir yang membuat seseorang berani dalam
melakukan sesuatu. Remaja juga mengalami perkembangan sosial, dimana remaja akan
menghadapi berbagai lingkungan, tidak terbatas dengan bergaul dengan berbagai
kelompok umur. Selain perkembangan sosial, remaja juga mengalami perkembangan
moral yang dipengaruhi oleh pengalaman, keluarga, dan kebudayaan. Perkembangan
moral terdapat berbagai cara yaitu melalui pendidikan langsung (menanam pengertian
tingkah laku yang baik dan benar dari lingkungan sekitar), identifikasi (
mengidentifikasi atau meniru seseorang yang dianggap menjadi idolanya), proses coba-
coba (mengembangkan perilaku secara coba-coba yang mungkin akan mendatangkan
malapetaka ataupun pujian).

Perkembangan emosi juga sangat berpengaruh pada remaja dimana saat-saat


yang bergejolak. Metode untuk menunjang perkembangan emosi antara lain belajar
dengan coba-coba (mengembangkan emosi atas hasil belajarnya), belajar dengan cara
meniru seseorang, belajar dengan cara mempersamakan dirinya dengan idolanya,
belajar pengkondisian melalui proses asosiasi, serta belajar dibawah bimbingan dan
4

pengawasan. Pada masa remaja tingkat sensitivitas perasaan sangat tinggi sehingga
sering adanya gejolak emosi yang dating tiba-tiba. Remaja juga sangat berkaitan
dengan minat. Minat merupakan ketertarikan individu pada hal tertentu. Minat
memiliki sifat dan karakter khusus antara lain bersifat pribadi, menimbulkan efek
diskriminatif, sangat erat hubungannya dengan motivasi, serta merupakan sesuatu yang
dipelajari. Faktor yang meliputi minat yaitu kebutuhan fisik, sosial, dan egoistik; serta
pengalaman. Motivasi adalah hal yang mempengaruhi dorongan dari dalam untuk
berbuat sesuatu. Efek dari motivasi cukup besar dalam mempengaruhi perkembangan
manusia. Apabila dalam perkembangan manusia mendapatkan motivasi yang baik dan
dapat mengimplementasikan sikap dengan baik maka sesuatu atau hal yang dilakukan
akan baik. Namun, apabila motivasi datang dari hal yang buruk maka akan
mengakibatkan implementasi sikap dalam hal yang buruk juga.

2.2 Psikologi Kepribadian

Psikologi kepribadian adalah bidang dari psikologi yang mempelajari tentang


tingkah laku manusia dalam menyesuaikan dengan lingkungannya. Kepribadian adalah
hasil dari perkembangan individu sejak kecil dan bagaimana individu tersebut
berinteraksi dengan lingkungannya. Menurut Allport (Hurlock, 1978), kepribadian
adalah susunan sistem psikofisik yang dinamis dalam diri individu yang mempengaruhi
penyesuaian diri terhadap lingkungannya. kepribadian dikatakan dinamis karena selalu
berubah dan berkembang, meskiput terdapat sistem yang mengikat dan
menghubungkan berabagai komponen kepribadian. Kepribadian bukan semata-mata
mental dan kepribadian bukan semata-mata neural. Kepribadian juga merupakan
kualitas perilaku seseorang dalam menghadapi lingkungannya.

Dalam kepribadian terdapat kriteria kepribadian yang sehat. Ciri-ciri


kepribadian yang sehat antara lain : mandiri dalam berpikir dan bertindak; mampu
menjalin relasi yang sehat dengan sesama; mampu menerima diri sendiri dan orang lain
sebagaimana adanya; menerima dan melaksanakan tanggung jawab yang diberikan;
dapat mengendalikan emosi. Kepribadian berbeda dengan watak dan temperamen.
Watak merupakan norma tingkah laku atas dasar individu dan perbuatan yang dinilai.
(Allport, 1961:32). Sedangkan temperamen adalah disposisi-disposisi yang berkaitan
erat dengan dengan faktor biologis atau fisiologis dan yang karenanya sedikit sekali
mengalami pertumbuhan dalam perkembangan.

Perilaku manusia merupakan hasil interaksi antara subsistem dan kepribadian.


Id, merupakan bagian kepribadian yang menyimpan dorongan biologis manusia.
Bersifat egoistis, tidak bermoral, dan tidak mau tahu dengan kenyataan yang ada. Ego,
merupakan jembatan tuntutan Id dengan realitas dunia luar. Ego adalah mediator antara
hasrat-hasrat dengan tuntutan rasional dan realistis. Super ego, merupakan unsur yang
menjadi polisi kepribadian dan mewakili sesuatu yang bersifat normatif atau ideal.
Selain perilaku, juga ada behaviorisme. Behaviorisme adalah reaksi antara aliran
5

introspeksionisme (menganalisis jiwa manusia berdasar laporan subjektif) dan aliran


psikoanalisis (tentang alam bawah sadar yang tidak tampak). Behaviorisme adalah hasil
belajar yang memiliki arti perubahan perilaku organisme karena pengaruh lingkungan.
Menurut teori behaviorisme, perilaku manusia dikendalikan oleh faktor-faktor
lingkungan.

Kepribadian setiap orang berbeda-beda, perbedaan tersebut terbagia atas dua


yaitu perbedaan inter-individual dan intra-individual. Perbedaan inter-individual adalah
perbedaan yang ada antara individu satu dengan yang lainnya. Sedangkan kepribadian
intra-individual adalah variasi perubahan dalam diri individu akibat dari bertambahnya
usia. Sifat adalah struktur neuropsikis yang menjadikan stimulus ekuivalen secara
fungsional, dan memulai serta membimbing bentuk tingkah laku yang adaptif dan
ekspresif yang ekuivalen. (Allport, 1961:347). Sifat antar individu mungkin sama,
namun sikap (attitude) yang membedakannya.

2.3 Remaja

Remaja adalah saat manusia berusia belasan tahun, tepatnya pada usia kurang
lebih 12-18 tahun. Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju
dewasa. Pada masa remaja terdapat banyak perubahan pada diri manusia mulai dari segi
fisik, psikologis, dan tingkah laku. Pada masa remaja mulai aktifnya sistem-sistem
dalam tubuh seperti sistem endokrin pada hormone perkembang-biakan. Pada masa
remaja merupakan masa gejolak karena masa dimana mencari jati diri.

Masa remaja relatif singkat, namun menentukan bagaimana seseorang dimasa


depannya. Perubahan psikologis baik dari emosi, perasaan, sifat, perilaku, sikap terjadi
dimasa remaja. Pada masa remaja tingkat sensitivitas seseorang sangatlah tinggi. pada
masa ini seseorang akan lebih kritis, mencoba sesuatu, dan selalu mencari tahu apa yang
dibutuhkan. Masa ini dapat dikatakan masa yang rawan akan terjadinya kesalahan atau
hal yang buruk apabila tidak dapat membedakan atau menyaring informasi yang
didapat untuk implementasi sikapnya.

Lingkungan merupakan faktor utama dalam proses peralihan ini. Apabila faktor
lingkungan tidak mendukung maka sikap maupun perilaku yang dilakukan tidak akan
baik. Karena dimasa ini cenderung untuk meniru hal yang sedang trend atau terbawa
arus pergaulan. Peran orang tua, teman, Sahabat, dan lingkungan sekitar sangat
mempengaruhi perkembangan dari remaja tersebut. Remaja berasal dari kata latin
"adolensence" yang berarti tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. Istilah adolensence
mempunyai arti yang lebih luas lagi yang mencakup
kematangan mental, emosional, sosial, dan fisik (Hurlock, 1992). Pada masa remaja
tahap akhir akan terbentuk jati diri pada manusia tersebut.
6

2.4 Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan, atau
hukum dalam masyarakat pada usia transisi atau peralihan dari anak-anak menuju
dewasa. Kenakalan remaja dapat merugikan dirinya sendiri maupun orang-orang yang
ada disekitarnya. Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari
norma-norma hukum pidana oleh remaja. Masalah kenakalan remaja mendapat
perhatian masyarakat secara khusus sejak terbentuknya peradilan untuk anak-anak
nakal (juvenile court) pada 1899 di Illinois, Amerika Serikat. Menurut Santrock,
kenakalan remaja merupakan kumpulan dari berbagai perilaku remaja yang tidak dapat
diterima secara sosial sehingga menjadi tindakan kriminal.

Penyebab kenakalan remaja yaitu karena ulah para remaja yang sedang mencari
identitas dirinya sehingga mengusik ketentraman orang lain. Kenakalan ringan yang
mengganggu ketenangan limgkungan yaitu sering keluar malam, senang berhura-hura
seperti minum-minum keras, mengkonsumsi obat-obat terlarang, berkelahi, berjudi,
balap liar, dan lain-lain yang akan merugikan dirinya sendiri, keluarga, dan orang
disekitarnya.

Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kenakalan remaja yaitu faktor internal


dan faktor eksternal. Faktor internal berasal dari krisis identitas dan control diri yang
lemah. Perubahan biologis dan sosiologis pada remaja akan membentuk dua integrase,
yaitu perasaan konsistensi dalam kehidupannya dan tercapainya identitas peran,
kenakalan remaja terjadi karena tidak tercapainya integrasi tersebut. Faktor internal
juga berasal dari kontrol diri yang lemah, karena tidak dapat membedakan mana
tingkah laku yang diterima atau tidak akan menyeret seseorang pada ‘kenakalan’.
Sedangkan faktor eksternal berasal dari kurangnya kasih sayang dan perhatian orang
tua, minimnya pemahaman tentang keagamaan, pengaruh dari lingkungan sekitar yang
kurang baik, serta tempat pendidikan yang kurang terkontrol.

Solusi dari kenakalan remaja dapat dilakukan tindakan preventif, tindakan


represif, tindakan kuratif dan rehabilitasi,. Tindakan preventif merupakan usaha
pencegahan timbulnya kenakalan remaja secara umum dapat dilakukan mengenal dan
mengetahui ciri umum dan khas dari remaja, serta mengetahui kesulitan-kesulitan yang
terjadi pada remaja tersebut. Tindakan represif merupakan usaha menindak
pelanggaran norma-norma sosial dan moral dapat dilakukan dengan mengadakan
hukuman terhadap setiap perbuatan pelanggaran untuk efek “jera” pada remaja
tersebut. Tindakan kuratif dan rehabilitasi dilakukan apabila tindakan-tindakan
sebelumnya telah dilaksanakan dan dirasa perlu untuk memberikan pendidikan untuk
para pelanggar remaja.
7

BAB 3. METODE PELAKSANAAN

3.1 Jenis Penelitian


Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif.
Menurut Sugiyono (2012) penelitian jenis ini merupakan penelitian yang
mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul menggunakan proses
analisa data. Penelitian ini meletakkan peneliti sebagai instrumen kunci yang meneliti
objek alamiah dengan menggunakan teknik pengumpulan data dilakukan secara
gabungan (triangulasi), analisa data bersifat induktif atau kualitatif. Hasil penelitian ini
lebih ditekankan pada makna daripada generalisasi.
3.2 Lokasi dan Waktu Penelitian
Pemilihan lokasi ini dilakukan secara purposive. Penelitian ini berlokasi di
Jalan Kedung Cowek kecamatan Kenjeran Kota Surabaya. Adapun beberapa
pertimbangan peneliti memilih lokasi tersebut adalah:
 Peneliti sering melihat suatu kebiasaan balap liar yang lakukan di jalan
Kedung Cowek Surabaya
 Peneliti pernah mengamati proses balap liar dimana mayoritas dilakukan oleh
usia remaja
 Peneliti pernah menyaksikan kegiatan balap liar ini dimana mayoritas
penontonnya adalah remaja
Pemilihan waktu yang dilakukan peneliti adalah pada hari Sabtu dan Minggu
pukul 00.00 sampai dengan 04.00. Adapun beberapa pertimbangan peneliti
memilih waktu tersebut diantaranya:
 Peneliti pernah melewati lokasi dimana akan dilakukan penelitian pada hari
kerja (Senin – Jumat) dan pada waktu 00,00, tetapi tidak ada fenomena balap
liar
 Peneliti sering menyaksikan adanya balap liar pada jam dan hari yang sudah
dicantumkan
3.3 Sumber dan Strategi Pengumpulan data
a. Jenis data
a Data Primer
Data primer ialah data yang diperoleh dengan cara menggali sumber
asli langsung dari objek penelitian data ini dikumpulkan dengan dua cara
yakni:
1) Observasi : Metode ini dilakukan dengan pengamatan langsung di
lapangan untuk memperoleh data yang benar dan akurat.
2) Wawancara : Untuk mempermudah peneliti menggali data dari
informan dilapangan, maka dibuat panduan wawancara yang
menjabarkan dari jawaban permasalahan yang akan diolah.

ii. Data Sekunder


Data sekunder adalah sumber tidak langsung yang mampu memberikan
data tambahan serta penguatan terhadap data penelitian. Data sekunder
8

ini diperoleh melalui dokumentasi pihak kepolisian setempat yaitu polsek


kenjeran.
a. Metode wawancara
Wawancara adalah cara menghimpun bahan keterangan yang dilakukan
dengan tanya jawab secara lisan secara sepihak berhadapan muka, dan dengan
arah serta tujuan yang telah ditetapkan. Anas Sudijono (1996:82) menyatakan
bahwa ada beberapa kelebihan pengumpulan data melalui wawancara,
diantaranya pewawancara dapat melakukan kontak langsung dengan peserta
yang akan dinilai, data diperoleh secara mendalam, yang diinterview bisa
mengungkapkan isi hatinya secara lebih luas, pertanyaan yang tidak jelas bisa
diulang dan diarahkan yang lebih bermakna. Teknik wawancara digunakan
untuk mengungkapkan data tentang bagaimana para remaja awalnya
mengetahui balap liar hingga terlibat dalam kegiatan ini.
b. Metode Dokumentasi
Metode dokumentasi adalah mencari data yang berupa catatan, transkrip,
buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, legger, agenda dan
sebagainya. Hadari Nawawi (2005:133) menyatakan bahwa studi
dokumentasi adalah cara pengumpulan data melalui peninggalan tertulis
terutama berupa arsip-arsip dan termasuk juga buku mengenai pendapat, dalil
yang berhubungan dengan masalah penyelidikan.
3.4 Penentuan variable atau Definisi konsep
Dalam penelitian ini variable independen (bebas) yang digunakan adalah
intervensi berbasis observasi dan wawancara dengan teori faktor lingkungan Mark.
Sedangkan variabel dependen (terikat) yang dapat digunakan adalah kelompok
remaja yang mengikuti balap liar
9

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Anggaran Biaya


No Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
1 Peralatan penunjang Rp 1.000.000,-
2 Bahan habis pakai Rp 2.187.000,-
3 Perjalanan Rp 1.836.000,-
4 Lain-lain Rp 1.025.000,-
Jumlah Rp 5.948.000,-

4.2 Jadwal Kegiatan


Bulan Bulan Bulan Bulan
Ke-1 Ke-2 Ke-3 Ke-4
No Kegiatan
Minggu ke Minggu ke Minggu ke Minggu ke
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 Perencanaan
Penelituan
2 Perijinan Penelitian

3 Studi Literatur

4 Pelaksanaan
Penelitian
(Pengumpulan dan
Pengolahan Data)

5 Analisis dan
Interpretasi Data

6 Penarikan Kesimpulan

7 Publikasi Hasil
Penelitian
10

BAB 5. DAFTAR PUSTAKA

Arief Mulia, 2017. “Tinjauan Kriminologis Terhadap Balapan Liar Oleh Remaja
Diwilayah Hukum Kepolisian Resor Maros” . disitasi dari
https://core.ac.uk/download/pdf/141541625.pdf (diakses pada 21 September 2018)

http://hukum.unmuhjember.ac.id/index.php/13-berita/11-kenakalan-remaja

https://id.wikipedia.org/wiki/Remaja (diakses tanggal 24 september pukul 07.30 WIB)

https://id.wikipedia.org/wiki/Kenakalan_remaja (diakses tanggal 24 september pukul


08.00 WIB)

Jahja Yudrik. 2011. Psikologi Perkembangan. Jakarta : Prenadamedia group.

Supratiknya. 1993. Psikologi Kepribadian 3. Yogyakarta : Kanisius.

Sumara, dadan.,Humaedi, suhadi., & Budiarti, meilanny. 2017. Kenakalan remaja dan
penanganannya. Bandung : Jurnal Penelitian & PPM. Vol. 4, No:2:129-389.

LAMPIRAN

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pembimbing yang ditandatangani


Lampiran Ketua
A. Identitas Diri
11

1 Nama Lengkap Farhan Ardiansyah


2 Jenis Kelamin Laki Laki
3 Program Studi S1 Pendidikan Ners
4 NIM 131511133082
5 Tempat dan Tanggal Lahir Kediri, 13 Oktober 1997
6 E-mail farhantunichia@gmail.com
7 Nomer Telepon/HP 081234241222

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
SDS Pawyatan SMPN 4
Nama Institusi Daha Kediri Kediri SMAN 7 Kediri
Jurusan - - Akselerasi
Tahun Masuk-Lulus 2004 - 2010 2010 - 2013 2013 – 2015

C. Pemakalah Seminar Ilmiah( Oral Presentation )

Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel


No Waktu dan Tempat
Seminar Ilmiah

1 - - -

D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)

Institusi Pemberi
No. Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan

1.

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidak sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah.
Surabaya, 16 Oktober 2018
Pengusul,

(Farhan Ardiansyah)
12

Lampiran Anggota
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Ishomatul Faizah
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Progr am Studi S1 Pendidikan Ners
4 NIM 131611133053
5 Tempat dan Tanggal Lahir Sidoarjo, 26 Februari 1999
6 E-mail Faizah.Ishomatul26@gmail.com
7 Nomer Telepon/HP 085645502685

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
MTs Amanatul Ummah SMAN 2
Nama Institusi SDN Krian 4 prog. Akselerasi Sidoarjo
Jurusan - -
Tahun Masuk-Lulus 2005-2011 2011-2013 2013-2016

C. Pemakalah Seminar Ilmiah( Oral Presentation )

Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel


No Waktu dan Tempat
Seminar Ilmiah

1 - - -

D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
Institusi Pemberi
No. Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan
National Research Council
of Thailand in event Seoul
1 Special Awards International Invention Fair 2017

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidak sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah.
Surabaya, 16 Oktober 2018
Pengusul,

(Ishomatul Faizah)
13

Lampiran Anggota
A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Titis Mustikowati Danasari
2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Progr am Studi S1 Keperawatan
4 NIM 131811133027
5 Tempat dan Tanggal Lahir Surabaya, 09 September 2000
6 E-mail Danasari745@gmail.com
7 Nomer Telepon/HP 087755774779

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
SD ADINDA SMP Negeri
Nama Institusi Surabaya 39 Surabaya SMA Negeri 10 Surabaya
Jurusan - - MIA
Tahun Masuk-Lulus 2006-2012 2012-2015 2015-2018

C. Pemakalah Seminar Ilmiah( Oral Presentation )

Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel


No Waktu dan Tempat
Seminar Ilmiah

1 - - -
2 - - -

D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)
Institusi Pemberi
No. Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan
1
2

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidak sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah.
Surabaya, 16 Oktober 2018
Pengusul,

(Titis Mustikowati Danasari)


14

Lampiran Dosen Pembimbing


A. Identitas Diri

1 Nama Lengkap (dengan gelar) Retno Indarwati, S.Kep.Ns.,M.Kep


2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Jabatan Fungsional Asisten Ahli
4 NIDN 0716037801
5 Tempat dan Tanggal Lahir Ponorogo, 16 Maret 1978
retno-i@fkp.unair.ac.id
6 E-mail retnoindarwati78@gmail.com
7 Nomer Telepon/HP 081235017501

B. Riwayat Pendidikan
S1 S2 S3
Nama Institusi Universitas Airlangga Universitas Airlangga

Jurusan Keperawatan Keperawatan


Tahun Masuk-Lulus 2002 - 2005 2008 - 2010

C. Pemakalah Seminar Ilmiah( Oral Presentation )

Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel


No Waktu dan Tempat
Seminar Ilmiah

1 Nursing Informatics Development The 5th 2009


To Create Indonesian Nurses With International
Global Standard Conference on
Information &
Communication
Technology and
Systems,
Surabaya,
Indonesia. ISSN:
2085-1944

2 Effect of Balance Exercise On The 2nd 2011


Postural Balance Improvement In International
Elderly At UPT PSLU Magetan Nursing
Conference
Current Nursing
Care In Clinic And
Community,
Surabaya,
15

Indonesia, ISBN:
978-602-8570-78-7

3 What Do Nurses Want? The 3rd 2012


Developing Incentives for Nurses International
To Serve In Remote Areas of Nursing
Indonesia. Conference
“Inovation on
Nursing Education
and Practice,
Surabaya

4 Incentives for Retaining and 1st Annual Global 2012


Motivating Health Workers in Healthcare
Very Remote Areas of Indonesia. Conference
1 Singapore

5 Analysis Family Health 1st International 2014


Implementation Task Cancer in Conference on
The Elserly at Puskesmas Transforming
Mulyorejo Contemporary
Nursing, Naresuan
University,
Thailand

D. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau


institusi lainnya)

Institusi Pemberi
No. Jenis Penghargaan Tahun
Penghargaan

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidak sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan Hibah.
Surabaya, 16 Oktober 2018
Dosen Pembimbing,

Retno Indarwati, S.Kep.Ns.,M.Kep


16

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan


1. Peralatan Utama dan Penunjang

Justifikasi Harga Satuan


Material Kuantitas Jumlah (Rp)
Pemakaian (Rp)

Flash disk 50 3 Rp 50.000 Rp 150.000


Audio recorder 120 1 Rp 500.000 Rp 500.000
Mic eksternal 120 1 Rp 200.000 Rp 200.000
SD Card 120 1 Rp 150.000 Rp 150.000
Rp
SUB TOTAL (RP) 1.000.000

2. Bahan Habis Pakai

Justifikasi Harga Satuan


Material Kuantitas Jumlah (Rp)
Pemakaian (Rp)

Kertas 1 4 rim Rp Rp
40.000 160.000

Tinta Print (cartridge) 1 4 kotak Rp Rp


(2x ganti) 90.000 360.000

Logbook dan Buku 1 2 buah Rp Rp


Penelitian 25.000 50.000

Jasa Fotokopi 1 Rp Rp
300.000 300.000

Mika 1 1 pak Rp Rp
55.000 55.000

Lakban 1 2 buah Rp Rp
14.500 29.000

Isi Staples 1 3 kotak Rp Rp


5.000 15.000

Pulpen 1 4 lusin Rp Rp
22.000 88.000

DVD RW 1 3 buah Rp Rp
10.000 30.000
17

Souvenir Responden 1 30 orang Rp Rp


30.000 900.000

Pulsa 1 4 orang Rp Rp
50.000 200.000

Rp
SUB TOTAL (RP)
2.187.000

3. Biaya Akomodasi

Justifikasi Harga Satuan


Material Kuantitas Jumlah (Rp)
Pemakaian (Rp)

206 liter Rp Rp 1.836.000


(estimasi 8.500
Bensin untuk
3 motor
pergi ke
= 12 liter
berbagai tempat
1 Untuk
responden
pulang
bekerja di area
pergi
Surabaya Utara
sebanyak
6x)
SUB TOTAL (RP) Rp 1.836.000

4. Lain-lain

Justifikasi Harga Satuan Jumlah


Material Kuantitas
Pemakaian (Rp) (Rp)

Biaya 1 1 Rp
Administrasi 175.000

Biaya 1 1 Rp
Publikasi 450.000

Penyusunan 1 1 Rp
Laporan 200.000

Rp
Biaya tak 200.000
terduga 1 1
Rp
SUB TOTAL (RP) 1.025.000
18

Rp
TOTAL KESELURUHAN
5.948.000
19

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas

Program Alokasi Waktu


No. Nama / NIM Bidang Ilmu Uraian Tugas
Studi (jam/minggu)

1) Mengkoordinasikan
tim penelitian
2) Melakukan monitoring
Farhan S1
intervensi
1. Ardiansyah/ Pendidikan Kesehatan 7 jam/ minggu
3) Melakukan analisis
131511133082 Ners
data
4) Melakukan
pengoleksian data
1) Mencari responden
2) Melakukan monitoring
Ishomatul S1 intervensi
2. Faizah/ Pendidikan Kesehatan 7 jam/ minggu 3) Mencari data primer
131611133053 Ners dan sekunder
4) Melakukan
pengoleksian data
1) Mencari responden
2) Melakukan monitoring
Titis
S1 intervensi
Mustikowati
3. Pendidikan Kesehatan 7 jam/ minggu 3) Melakukan analisis
Danasari/
Ners data
131811133027
4) Melakukan
pengoleksian data
20

Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Kegiatan

UNIVERSITAS AIRLANGGA
Kampus C Unair Mulyorejo Surabaya 60115 Telp. (031) 5929970, 5922267, Fax (031) 5911444
Website : http://www.km.unair.ac.id ; e-mail : km@unair.ac.id

SURAT PERNYATAAN KETUA PELAKSANA

Yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : Farhan Ardiansyah
NIM : 131511133082
Program Studi : S1 Pendidikan Ners
Fakultas : Keperawatan

Dengan ini menyatakan bahwa proposal PKM-PSH.saya dengan judul:


PENGALAMAN REMAJA MENGIKUTI BALAP LIAR DI KOTA
SURABAYA, yang diusulkan untuk tahun anggaran 2019 bersifat original dan
belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.

Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini,


maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan
mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-


benarnya.

Surabaya, 16 Oktober 2018


Mengetahui, Yang menyatakan,
Direktur Kemahasiswaan
Universitas Airlangga
Materai Rp 6.000

Dr. M. HadiShubhan.,SH., MH., CN Farhan Ardiansyah


NIP 197304062003121002 NIM.131511133082