Anda di halaman 1dari 2

Local Food Innovation Competition (LFIC) 2018

Suweg Milk
Solusi untuk Kurang Gizi dan Gizi Buruk di Kabupaten Jember
Chusnia Febrianti (ketua), Yuni Kurnia,Syarifah Luthfiyah Ayu Khadijah
SMAN 1 BANGIL

Abstrak:
Indonesia merupakan Negara dengan kekayaan Sumber Daya Alam yang melimpah,
seperti tumbuhan. Kita ketahui, bahwa Indonesia memiliki begitu banyak jenis
tumbuhan yang bisa digunakan sebagai bahan pangan. Berbagai macam bahan
pangan di Indonesia yang sering kita konsumsi diolah menjadi olahan pangan yang
begitu beragam, seperti olahan padi, jagung, kacang hijau, dan lain-lain. Meskipun
memiliki Sumber Daya Alam yang melimpah, Indonesia masih mengalami masalah
kesehatan. Salah satunya yaitu banyaknya penderita Gizi Buruk dan Kurang Gizi di
Kabupaten Jember, Indonesia. Oleh sebab itu, perlu adanya dukungan khusus dari
pemerintah Indonesia dan seluruh warga Indonesia untuk ikut serta dalam membantu
mengatasi permasalahan tersebut. Pada tahun 2017, Kabupaten Jember merupakan
kabupaten dengan tingkat penderita gizi buruk dan kurang gizi terbanyak di Provinsi
Jawa Timur. Direktur Prakarsa Jatim Madekha mengatakan, terkonfirmasi data Dinas
Kabupaten Jember mengatakan bahwa dari 180 ribu balita, terdapat 30% yang
terindikasi prevalensi stunting (kekurangan gizi). “Jember masuk lima besar stunting
di Jawa Timur”. Penderita gizi buruk dan kurang gizi ada sejak bayi lahir sampai usia
lima tahun. Tingginya angka gizi buruk bukan semata-mata faktor ekonomi,
melainkan lebih banyak disebabkan pola asuh orang tua yang salah. Oleh karena itu ,
perlu adanya solusi untuk mengurangi jumlah penderita gizi buruk dan kurang gizi
seperti adanya inovasi pangan tumbuhan suweg yang dapat memberikan solusi pada
permasalahan ini. Dan juga dengan melakukan penyebaran angket, wawancara
terhadap tokoh masyarakat, beberapa pemuda, penduduk sekitar Kabupaten Pasuruan
dan Jember sehingga bisa diharapkan orang tua penderita bisa lebih selektif dalam
memberikan pola gizi anak. Di era millenial ini jarang sekali kita mendengar nama
tumbuhan suweg. Tumbuhan suweg merupakan jenis umbi-umbian. Dengan kadar
kandungan gizi yang cukup bagi tubuh manusia. Hampir 86% dari tumbuhan suweg
dapat dimanfaatkan, mulai dari batang, umbi, dan bagian tumbuhan suweg yang lain.
Tumbuhan suweg dapat diinovasikan menjadi susu suweg yang kaya akan
karbohidrat dan protein dengan kandungan karbohidrat 15,1 gr dan protein 1,0 gr.
Selain itu, umbi suweg juga memiliki kandungan gizi lain, salah satunya yaitu
kandungan fosfor yang tinggi berperan dalam pertumbuhan tulang dan gigi. Dengan
proses pembuatan yang begitu mudah dan dapat dilakukan oleh seluruh orangtua
khususnya orang tua penderita. Dengan adanya inovasi pangan dari umbi suweg ini,
diharapkan dapat membantu penyandang gizi buruk dan kurang gizi serta orangtua
penyandang di Indonesia khususnya penderita di Kabupaten Jember.

Keyword: suweg, gizi buruk, inovasi, Jember