Anda di halaman 1dari 5

PENGGUNAAN DAN PEMBERIAN OBAT

MELALUI INTRAVENA
No. :
Dokumen SOP/UKP/UGD/10
No. Revisi : 01
SOP
Tanggal
:23 Juli 2019
Terbit
Halaman :1 dari 3

Puskesmas Dinoyo Dr. Rina Istarowati


NIP 197510252003122005

1. Pengertian Pemberian cairan intravena (infus) yaitu memasukkan cairan atau obatlangsung ke
dalam pembuluh darah vena dalam jumlah dan waktu tertentu dengan
menggunakan infus set
2. Tujuan Sebagai pedoman petugas dalam pemberian cairan secara intravena kepada pasien
yang mebutuhkan bantuan tambahan cairan atau obat karena penyakitnya
3. Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Dinoyo Nomor
188.451/276/35.73.306.01.13/2016 Tentang Kebijakan Pelayanan Klinis
Puskesmas Dinoyo
4. Referensi Keputusan Menteri Republik Indonesia Nomor : Hk.02.02/Menkes/514/2015
Tentang Panduan Praktek Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Tingkat Pertama
5. Alat dan Bahan 1. Infus Set

2. Cairan Infus RL, D5 %

3. Alkohol Swab

4. Torniket

5. Abocath NO 20,22,dan 24

6. Spuit 1 cc, 3cc dan 4 cc


7. Obat injeksi yang akan disuntikkan
8. Aquades
9. Hand Scoon
12. Dermafix
13. Bengkok
14. Spalk bila perlu (untuk anak-anak)
15. pengalas
6. Prosedur dan 1. Petugas mempersiapkan alat-alat yang diperlukan:
Langkah -Langkah a. iv catheter (abocath) sesuai dengan ukuran yang dibutuhkan
b. infus set / blood set
c. standar infus
d. tali pembendung (torniquet)
e. hand scon
f. Dermafix
g. bengkok
2. Gunting verband
3. Spalk bila perlu (untukanak-anak)
4. cairan infuse sesuai kebutuhan Cairan Infus RL, D5 %
5. Petugas membawa alat-alat yang diperlukan ke dekat pasien.

pelaksanaan :
1. petugas melakukan identifikasi pasien.
2. petugas menjelaskan tentang tujuan tindakan, tindakan yang akan
dilakukan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pasien atau
keluarganya.
3. petugas memberikan fornulir persetujuan tindakan untuk ditandatangani
oleh pasien atau keluarga pasien.
4. petugas memasang infus set kecairan dengan cara :
a. petugas rnembuka infus set dan menggeser bagian klem hingga 10 cm
dari bagian ruang tetesan dan tutup/klem dengan cara digeser kebawah.
b. petugas menghubung kan infuse dengan botol cairan infuse kemudian
menggantungkan.
c. petugas mengisi cairan pada infuse dengan menekan bagian ruang tetesan
hingga ruang tetesan terisi kemudian membuka klem dan mengalirkan
cairan hingga selang terisi dan udaranya keluar.
d. petugas cuci tangan.
e. petugas memilih vena yang akan dilakukan penusukan.
f. petugas meletakkan pengalas.
g. petugas menyiapkan dermafix.
h. petugas melakukan pembendungan dengan tourniquet di atas vena yang
akan ditusuk.
i. petugas memakai sarung tangan steril.
j. petugas melakukan desinfeksi daerah yang akan ditusuk dengan alcohol
swab
k. petugas menusukan iv kateter (abocath) kedalam vena secara perlahan
dengan lubang jarum menghadap keatas. bila berhasil darah akan keluar
dan terlihat melalui indikator.
l. petugas memasukan selang cateter dan menarik bagian jarurnnya,
kemudian menyambungkan pada selang infus.
m. petugas membuka tourniquet, membuka klem selang infus suntik melihat
kelancaran tetesan. bila lancar, petugas mengamankan iv cateter dengan
cara di plester.
n. petugas memasang plester berikutnya untuk mengamankan slang infus.
o. petugas memasang spalk bila perlu.
p. petugas mengatur tetesan infuse sesuai kebutuhan.
q. petugas merapikan pasien dan membereskan alat-alat.
r. petugas melepas sarung tangan.
s. petugas mencuci tangan.
t. Mencatat di rekam medis

7. Diagram Alir
petugas melakukan identifikasi
pasien.

petugas menjelaskan tentang tujuan tindakan pemberian obat dan cairan


intravena

Pengesiian surat pesetujuan tindakan

petugas memasang infus set kecairan dengan cara, klem hingga 10 cm dari
bagian ruang tetesan dan tutup/klem dengan cara digeser kebawah

petugas menghubung kan infuse dengan botol cairan infuse


kemudian menggantungkan.

petugas mengisi cairan pada infuse cairan hingga selang terisi dan udaranya
keluar.

petugas cuci tangan

petugas memilih vena yang akan dilakukan penusukan


petugas meletakkan pengalas.

petugas menyiapkan dermafix

petugas melakukan pembendungan dengan tourniquet di atas vena yang akan


ditusuk

petugas memakai sarung tangan steril

petugas melakukan desinfeksi daerah yang akan ditusuk dengan alcohol swab

petugas menusukan iv kateter (abocath) kedalam vena secara perlahan

petugas memasukan selang cateter dan menarik bagian jarurnnya

petugas memasukan selang cateter dan menarik bagian jarurnnya, kemudian


menyambungkan pada selang infus

petugas memasukan selang cateter dan menarik bagian jarurnnya, kemudian


menyambungkan pada selang infus

8. Hal – Hal yang


Perlu Di
Perhatikan
9. 9. Unit Terkait 1. Unit Pendaftaran dan RekamMedis
2. Unit GawatDarurat
3. Unit RawatInap
4. Unit KamarObat