Anda di halaman 1dari 28

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Nama Sekolah : SMK Muhammadiyah 3 Gemolong

Kompetensi Keahlian : Akuntansi dan Keuangan Lembaga


: Praktek Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang,
Mata Pelajaran Kelas/
dan Manufaktur
Semester Alokasi : XI Akuntansi / Gasal
Waktu : 45 menit ( 1 pertemuan )

A. Kompetensi Inti
3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan
faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang
dan lingkup kerja Akuntansi dan Keuangan Lembaga pada tingkat teknis,
spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai
bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional,
dan internasional.
4. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur
kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang
Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Menampilkan kinerja di bawah bimbingan
dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi
kerja. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara
efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif
dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru,
membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2Menerapkan proses pencatatan 3.2.1 Menerapkan pencatatan
transaksi ke dalam jurnal umum transaksi di jurnal umum
untuk perusahaan jasa
4.2Melakukan pencatatan transaksi ke 4.2.1 Melakukan pencatatan
dalam jurnal umum untuk perusahaa transaksi di jurnal umum
jasa

C. Tujuan Pembelajaran
a. Pengetahuan:
Melalui diskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat menerapkan
pencatatan transaksi di jurnal umum dengan tepat
b. Keterampilan
Disediakan contoh transaksi keuangan, peserta didik dapat melakukan
pencatatan transaksi jurnal umum dengan tepat

D. Materi Pembelajaran
 Jurnal umum (materi terlampir).

E. Pendekatan, Model dan Metode :


1. Pendekatan : Scientific Learning
2. Model Pembelajaran : Discovery Learning
3. Metode Pembelajaran : Diskusi, Demonstrasi
F. Kegiatan Pembelajaran

1. Pendahuluan: (8 Menit)

- Melakukan pembukaan dengan salam pembukaan


- Berdoa sebelum memulai pembelajaran (PPK religius)
- Menyanyikan lagu Indonesia Raya (apabila jam ke 1/ pertama) (PPK
Nasionalis)
- Mengkondisikan peserta didik dengan merapikan tempat duduk dan
membersihkan sampah (kerapian dan kebersihan)
- Menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai disertai dengan motivasi
pembelajaran
- Menyampaikan teknik penilaian yang akan digunakan
- Menyampaikan metode pembelajaran yang akan digunakan
- Melakukan apersepsi sesuai dengan materi sebelumnya
2. Inti: (30 Menit)
Sintaks Model Discovery Learning
a. Sintak : Pemberian stimulus dengan cara mengamati
- Peserta didik melihat video dan contoh transaksi perusahaan yang ditampilkan di
layar oleh guru
b. Sintak : Mengidentifikasi masalah dengan cara menanya.
- Guru mempersilahkan peserta didik untuk melakukan identifikasi mengenai
transaksi perusahaan yang ditampilkan di layar. (Berfikir kritis)
- Guru mempersilahkan peserta didik secara berkelompok (dibagi 4 kelompok)
untuk berdiskusi langkah dalam pencatatan transaksi di jurnal umum.
- Guru mempersilahkan peserta didik secara berkelompok untuk membuat
hipotesa tentang pencatatan transaksi di jurnal umum. (Berfikir kritis dan
Kolaborasi)
c. Sintak: Pengumpulan data dengan mengumpulkan informasi/ eksperimen
- Peserta didik dibimbing guru dalam mengidentifikasi pencatatan transaksi di
jurnal umum.
- Peserta didik mengumpulkan data dan informasi tentang pencatatan transaksi di
jurnal umum.
- Guru mempersilahkan peserta didik untuk mencari informasi dan data tambahan
dari buku sumber serta website internet.
- Peserta didik mengumpulkan data dan informasi dari buku sumber belajar dan
website internet, dan mencatatnya pada lembar notulen. (Literasi)
d. Sintak: Pengolahan data dengan pembuktian
- Guru mempersilahkan peserta didik secara berkelompok untuk membandingkan
hasil pencarian data dan informasi dari buku sumber belajar dan website internet
yang telah diolah dalam diskusi dengan hasil hipotesa di awal mengenai
pencatatan transaksi di jurnal umum. (Berfikir kritis dan Kolaborasi)
- Peserta didik secara berkelompok membuat perbandingan dan verifikasi
terhadap data dan informasi yang diperoleh.dan mencatatkan hasil verifikasinya
dalam lembar notulensi
e. Sintak: Menarik kesimpulan/ generalisasi dengan cara
mengkomunikasikan
- Dengan pengarahan guru peserta didik melaporkan hasil diskusi tentang
pencatatan transaksi di jurnal umum
- Peserta didik menanggapi peserta kelompok lain. (Hots)
3. Penutup (7 Menit)
- Secara bersama-sama peserta didik diminta untuk menyimpulkan materi
pembelajaran tentang pencatatan transaksi di jurnal umum
- Guru memberikan penguatan terhadap kesimpulan dari hasil pembelajaran.
- Guru memberikan evaluasi (post test) dan menyuruh peserta didik secara
individu untuk mengerjakannya
- Peserta didik diberi tugas untuk membaca dan memahami lebih dalam lagi
materi tentang pencatatan transaksi di jurnal umum
- Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan pada siswa untuk
mempelajari materi berikutnya.
- Guru menyuruh salah satu peserta didik untuk memimpin doa penutup.

G. Penilaian, Pembelajaran Remedial & Pengayaan


1. Teknik Penilaian
 Penilaian Sikap : Jurnal penilaian sikap, penilaian diri sendiri.
 Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis (mengacu pada indikator)
 Penilaian Keterampilan : Penilaian kinerja/ Praktik (mengacu pada
indikator)

2. Instrumen Penilaian (terlampir)

3. Pembelajaran Remedial & Pengayaan


 Pembelajaran Remedial
Remedial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai KKM (75 )
dan atau kepada peserta didik yang belum mencapai IPK tertentu.
Pembelajaran remedial berupa peserta didik tersebut ditugaskan untuk
membuat ringkasan materi yang belum tuntas.
 Pembelajaran pengayaan
Pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah tuntas mencapai KKM
dengan tugas mempelajari materi berikutnya untuk memperkaya materi
dengan memperhatikan IPK yang membutuhkan pengembangan lebih luas
dengan tingkat kesulitan sukar

H. Media, Alat, Bahan dan Sumber Belajar


1. Media : Slide power point,video tentang jurnal umun (terlampir)
2. Alat : LCD, Laptop
3. Bahan : Hand Out (terlampir)
4. Sumber Belajar :

 Indrawati, Lilik dkk. Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa. 2017.


Pustaka Mulia. Jakarta
 Harti, Dwi. Akuntansi Dasar C2. 2017. Erlangga.Jakarta
 Buku Akuntansi Dasar referensi lain
 Website Internet.
Gemolong, 10 Oktober 2018
Mengetahui,
Kepala SMK Muhammadiyah 3 Gemolong Guru Mata Pelajaran

Suroyo, SE Aris Budi Susanto, S.Pd


LAMPIRAN 1 ( BAHAN AJAR )
PROSEDUR PENCATATAN JURNAL
PERUSAHAAN JASA

A. Pengertian Jurnal
Dalam palajaran akuntansi tentu tidak jauh dari kata jurnal, Jurnal berasal
dari bahasa Francis, jour, yang berarti “hari”. Dari makna kata itulah muncul istilah
Journal yang merupakan catatan harian yang dibuat secara kronologis dan
sistematis. (Akuntansi dasar: Dwi harti,2017).
Jurnal adalah semua transaksi keuangan badan usaha maupun organisasi
yang dicatata secara kronologis yang bertujuan sebagai pendataan, termasuk
didalamnya transaksi, nama transaksi baik yang mempengaruhi maupun tidak dan
trasaksi berjalan. (wikipedia).
Dapat kita simpulkan bahwa jurnal merupakan catatan yang pertama
terhadap transaksi-transaksi, oleh karena itu jurnal disebut sebagai catatan asli
(book of original entry) yang dilakukan secara kronologis dan sistematis.

B. Fungsi Jurnal
1. Fungsi Analisis
menentukan perkiraan yang di debet dan perkiraan yang dikredit serta
jumlahnya masing-masing.
2. Fungsi Pencatatan
mencatat transaksi keuangan dalam kolom debet dan kredit serta keterangan
yang perlu.
3. Fungsi Historis
Dalam jurnal setiap transaksi finansial perusahaan dicatat secara kronologis.
Berarti, jurnal merupakan buku harian tempat mencatat aktivitas perusahaan.
4. Fungsi Informasi.
Jurnal yang dibuat akan memberikan informasi secara jelas kepada pembaca
jurnal tentang transaksi yang terjadi.
5. Fungsi Instruktif
artinya jurnal digunakan sebagai perintah (Sesuai dengan yang tercatat pada
jurnal) mendebit atau mengkreditkan akun beserta jumlahnya. Jika instruksi
jurnal tidak diikuti, pengisian akun akan salah.
(Akuntansi dasar: Dwi harti,2017).

C. Konsep Debet dan Kredit


Sebelah kiri suatu akun disebut sisi debit sedangkan sisi sebelah kanan
disebut sisi kredit. Jenis akun menentukan bagaimana penambahan dan
pengurangan yang terjadi di dalamnya dicatat. Untuk setiap akun, semua
penambahan akan dicatat pada satu sisi dan semua pengurangan dicatat di sisi yang
lain.
Telah dijelaskan di muka bahwa akun digunakan untuk mencatat penambahan atau
pengurangan yang terjadi dalam pos yang bersangkutan. Oleh karena adanya
ketentuan debit dan kredit tersebut, maka penambahan atau pengurangan yang
terjadi dalam akun dapat dinyatakan dalam debit atau kredit. Aturan debit dan
kredit dapat dijelaskan berikut ini.
Pemahaman konsep debit dan Kredit berawal dari pemahaman bahwa dalam sebuah
transaksi akuntansi terdapat lima unsur pokok perkiraan yang terkait. Harta (Asset),
Kewajiban (Liabilities), Modal (Equity), Pendapatan (Revenue), dan Biaya
(Expense). Debet dan kredit digunakan untuk membedakan antara transaksi yang
bersifat menambah dan transaksi yang bersifat mengurangi suatu akun.
Penambahan dan penurangan suatu akun, tergantung pada sifat dari lima akun
pokok diatas, berikut tabel rumus debet dan kredit.
Keterangan Bertambah Berkurang Saldo Normal
Harta (Asset) Debet Kredit Debet
Kewajiban (Liabilities) Kredit Debet Kredit
Modal (Equity) Kredit Debet Kredit
Pendapatan (Revenue) Kredit Debet Kredit
Biaya (Expense) Debet Kredit Debet

D. Proses Pencatatan Akuntansi


Proses pencatatan akuntansi transaksi keuangan Sudah merupakan
keharusan bahwa setiap transaksi keuangan yang dilakukan harus disertai dengan
bukti. Bukti merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kerja
pada atasan bahwa transaksi telah dilakukanTahapan pencatatan adalah setiap
transaksi dari suatu kegiatan usaha merupakan suatu informasi awal yang harus
dicatat dan diolah, sehingga terbentuk sebuah laporan keuangan.
Proses yang berjalan terus dan berulang kembali mulai dari terjadinya
transaksi sampai dengan penyusunan laporan keuangan. Siklus akutansi sendiri
terdiri dari kegiatan-kegiatan sebagai berikut .
Langkah-langkah untuk pencatatan transaksi keuangan perusahaan adalah sebagai
berikut :
1. Menyiapkan bukti pencatatan
Bukti transaksi adalah bukti adanya peristiwa yang berhubungan dengan
keuangan. Fungsinya sebagai dasar pencatatan akuntansi, sebagai bukti tertulis
bila terjadi peristiwa hukum dimasa yang akan datang, dan sebagai dasar
pencatatan, penerimaan, dan pengeluaran keuangan
Sudah merupakan keharusan bahwa setiap transaksi keuangan yang
dilakukan harus disertai dengan bukti. Bukti merupakan salah satu bentuk
pertanggungjawaban pelaksanaan kerja pada atasan bahwa transaksi telah
dilakukan.
Untuk dapat mencatat bukti transaksi kedalam buku jurnal maka bukti-bukti
ini harus dianalisis sehingga dapat diketahui debet atau kredit perlakuan yang
tepat untuk akun yang terkait dengan bukti transaksi tersebut. Jadi fungsi
Analisis Bukti Transaksi yaitu untuk Untuk menentukan apakah perkiraan harus
di debet atau di kredit, dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
a. Harta (asset), yaitu sumber ekonomis yang juga meliputi biaya-biaya yang
terjadi akibat transaksi sebelumnya dan mempunyai manfaat di masa yang
akan datang. Harta merupakan jumlah kekayaan yang dimiliki perusahaan
untuk menjalankan usahanya. Harta dapat dikelompokkan atas kelancaran
(likuiditas) yaitu harta lancar, investasi jangka panjang, harta tetap, harta
tidak berwujud dan harta-harta lainnya.
b. Utang (kewajiban), yaitu pengorbanan ekonomis yang harus dilakukan oleh
perusahaan pada masa yang akan datang. Pengorbanan untuk masa yang
akan datang ini terjadi akibat kegiatan usaha. Kewajiban ini dibedakan atas
utang lancar dan utang jangka panjang
c. Modal, yaitu selisih antara harta dengan kewajiban dan merupakan hak
pemilik perusahaan atas sebagian harta perusahaan. Akuntansi modal pada
perusahaan perseorangan disertai nama pemilik, akuntansi modal pada
persekutuan disertai dengan nama sekutu. Pada perusahaan Perseroan
Terbatas, akuntansi modal disebut dengan modal saham
d. Pendapatan, yaitu penghasilan yang diperoleh perusahaan baik yang
berhubungan langsung dengan kegiatan usaha atau pun tidak berhubungan
langsung
e. Biaya, yaitu pengorbanan yang terjadi selama melaksanakan kegiatan usaha
untuk memperoleh pendapatan, baik yang berhubungan langsung dengan
kegiatan usaha atau pun tidak berhubungan langsung.
Bukti transaksi dibagi menjadi 2 bagian, yaitu transaksi internal dan
eksternal. Berikut adalah macam-macam bukti transaksi perlu di catat :
a. Bukti Transaksi Internal
1) Memo antar bagian
Dibuat oleh bagian bagian yang terdapat dalam perusahaan untuk
kepentingan perusahaan itu sendiri. Biasanya digunakan sebagai dasar
pencatatan selanjutnya
2) Memorial Post
Merupakan bukti yang menunjukkan adanya keputusan, misalnya dari
bagian penanggung jawab perlengkapan mengenai penggunaan
perlengkapan perusahaan

b. Bukti Transaksi Eksternal


1) Faktur
Faktur adalah bukti penjualan barang yang dilakukan secara kredit yang
dibuat oleh pihak penjual dan diberikan kepada pihak pembeli.

Merupakan bukti transaksi bahwa yang bersangkutan telah menerima uang


atau telah membayar uang secara tunai.

Bukti transaksi penerimaan kembali barang yang telah dijual secara kredit
(retur penjualan), atau pengurangan harga faktur karena barang sebagian
rusak atau kualitas yang tidak sesuai dengan pesanan. Dalam hal demikian
nota kredit dibuat oleh pihak penjual dan dikirimkan kepada pihak
pembeli.

Bukti transaksi pengiriman kembali barang yang dibeli karena sebagian


barang yang dibeli ada yang rusak atau tidak sesuai pesanan. Maka, nota
debet dibuat oleh pembeli untuk dikirimkan kepada penjual.
5) C e k
Cek adalah surat perintah yang dibuat oleh pihak yang mempunyai
rekening di Bank, agar Bank membayar sejumlah uang kepada pihak yang
nemanya tercantum dalam cek tersebut. Pihak-pihak yang berhubungan
dalam pengeluaran cek tersebut adalah :
a) Pihak penarik, yaitu pihak yang mengeluarkan dan menandatangani
cek tersebut.
b) Pihak penerima, yaitu pihak yang menerima pembayaran cek tersebut.
6) Bilyet Giro
Bilyet giro merupakan surat perintah dari nasabah suatu bank kepada bank
yang bersangkutan, untuk memindahbukukan sejumlah uang dari rekening
nya ke dalam rekening yang namanya tertulis dalam bilyet giro pada bank
yang sama atau pada bank lain.

2. Pencatatan transaksi dalam buku harian jurnal


Bukti transaksi adalah bukti adanya peristiwa yang berhubungan dengan
keuangan, buku untuk mencatat transaksi keuangan secara kronologis dan
sistematis dengan menuliskan akun yang harus di debit dan di kredit.
Fungsinya sebagai dasar pencatatan akuntansi, sebagai bukti tertulis bila
terjadi peristiwa hukum dimasa yang akan datang, dan sebagai dasar pencatatan,
penerimaan, dan pengeluaran keuangan.
Untuk dapat mencatat bukti transaksi kedalam buku jurnal maka bukti-
bukti ini harus dianalisis sehingga dapat diketahui debet atau kredit perlakuan
yang tepat untuk akun yang terkait dengan bukti transaksi tersebut. Jadi fungsi
Analisis Bukti Transaksi yaitu untuk Untuk menentukan apakah perkiraan harus
di debet atau di kredit.
Jurnal merupakan catatan yang tersusun secara sistematis dan
berdasarkan kronologis dari transaksi-transaksi finansial yang jumlah dan
keterangannya ringkas. Diantaranya waktu kejadian, keterangan transaksi serta
debet dan kredit.
Dari pengertian tersebut dapat dijelaskan bahwa :
a. Sumber pencatatan ke dalam jurnal adalah bukti /dokumen transaksi
keuangan.
b. Pencatatan transaksi di lakukan secara berurutan [kronologis] menurut
tanggal kejadiannya.
c. Sistematis artinya pencatatan dilakukan dengan mengikuti kepada aturan
mendebit dan mengkredit akun.
d. Setiap transaksi dicatat secara berpasangan ke dalam debit dan
kredit[double entry accounting].
e. Jumlah debit dan jumlah kredit harus sama/seimbang
E. Bentuk Jurnal
Pencatatan didalam jurnal biasanya lebih lengkap dan lebih terinci, serta
menurut urutan tanggal kejadian transaksi. jurnal merupakan catatan akuntansi
permanen yang pertama yang digunakan untuk mencatat transaksi keuangan
perusahaan. Jurnal harus dirancang sedemikian rupa sehingga tidak akan terjadi
satu transaksi pun yang tidak dicatat; catatan yang dilakukan didalamnya lengkap
dengna penjelasan, tanggal dan informasi lain, agar catatan tersebut mudah diusut
ke-dokumen sumbernya. Secara umum jurnal dibedakan menjadi jurnal umum dan
jurnal khusus.
1. Jurnal Umum
Bila transaksi perusahaan masih sedikit, jurnal umum dengan dua kolom, Debit
dan Kredit, sudah cukup memadai sebagai catatan akuntansi pertama.
Contoh jurnal umum :
Nama Perusahaan
Jurnal Umum
Periode ......
Hal : .......
Keterangan:
 Kolom tanggal, di isi dengan tanggal terjadinya transaksi, yaitu di isi secara
berurutan sesuai dengan kronologi terjadinya transaksi
 Kolom keterangan, di isi dengan keterangan lengkap mengenai transaksi yang
terjadi, seperti nama rekening yang di debit dan di kredit, serta penjelasan
ringkas tentang transaksi yang bersangkutan. Misalnya transaksi terjadi berupa
pengeluaran kas untuk pembayaran upah karyawan, maka kolom keterangan
akan di isi dengan informasi sebagai berikut:

 Kolom Nomor Bukti digunakan untuk untuk mencatat nomor formulir


(dokumen sumber) yang dipakai sebagai dasar pencatatan data dalam
jurnal tersebut.
 Kolom Nomor Rekening di isi dengan nomor rekening yang didebit dan nomor
rekening yang dikredit dengan adanya transaksi. pencantuman nomor rekening
dalam kolom ini digunakan untuk proses peringkasan secara periodik, biasanya
setiap bulan, transaksi keuangan yang terjadi dalam periode tertentu.
 Kolom Debit dan Kredit di isi dengan jumlah Rupiah transaksi. jumlah Rupiah
dalam kolom ini diringkas (dijumlahkan) menurut nomor rekening yang
tercantum dalam kolom nomor rekening. Hasil ringkasan menurut rekening ini
kemudian secara priodik dibukukan ke dalam rekening yang bersangkutan dalam
buku besar.

F. Prosedur Penjurnalan
Dalam penjurnalan dan pemasukannya ke buku besar akan dikenal
mekanisme debet kredit, oleh sebab itu Memahami aturan main debet-kredit
menjadi poin penting tersendiri guna memahami jurnal, umumnya istilah debet
yang berkembang dimasyarakat kita dipahami sebagai pemasukan, pendapatan,
sedang kredit dipahami identik dengan utang, pengeluaran, atau pengurangan, hal
ini semua kemungkinan disebabkan karena umumnya orang hanya familiar dengan
rekening kas saja sehingga debit identik memang dengan penambahan, karena
penambahan uang kas dicatat diposisi debit atau hanya mengenal rekening utang
saja yang memang identik dengan kredit, karena penambahan utang ada di posisi
kredit. Jika konsep pengertian seperti yang dipahami maka akan kacaulah konsep
pembukuan yang di buat karena tidak mengacu pada persamaan dasar akuntansi
yang menjadi acuan aturan main debet-kredit. Kalau begitu mulai saat ini cukuplah
untuk pembelajar akuntansi pemula untuk memahami bahwa debet adalah sisi
sebelah kiri sedang kredit sisi sebelah kanan yang harus ada keseimbangan jumlah
keduanya. Berikut ini merupakan pola rumus persamaan dasar akuntansi yang
menjadi acuan mengenai konsep debet-kredit.

Debet = Kredit

Aktiva= Utang + modal


Analisa rumus diatas bahwa penambahan nilai aktiva disisi debet sedangkan utang
& modal bertambah disisi kredit.

Rumus diatas dapat dikembangkan menjadi:

Debet = Kredit

Aktiva= Utang + modal + pendapatan – biaya

Analisa rumus: Pendapatan menambah nilai modal dan biaya mengurangi nilai
modal maka sifat penambahan rekening pendapatan sama seperti pada rekening
modal sedang rekening biaya mengurangi nilai rekening modal maka sifat
penambahan biaya berbanding terbalik dengan penambahan modal, jika modal
bertambah di kredit maka biaya bertambah di debet, sehingga rumus tersebut dapat
di kembangkan menjadi

Aktiva + biaya = Utang + modal + Pendapatan

Kesimpulan bahwa sifat penambahan rekening aktiva dan biaya ialah sama-sama
didebet sedang utang, modal dan pendapatan sama-sama dikredit. Maka bisa
dibayangkan rancunya pemahaman akuntansi yang memahami debet identik dengan
pemasukan, pendapatan dan kredit hanya identik dengan utang, pengurangan,
pengeluaran atau biaya karena fakta analisa rumus diatas justru berbicara
sebaliknya pendapatan bertambah disisi kredit dan biaya bertambah disisi debet.
Berdasar rumus diatas menimbulkan ketentuan sebagai berikut:
Setiap transaksi mempunyai unsur debet dan unsur kredit secara bersamaan
1. jumlah debet dan kredit haruslah sama
2. Tentukan rekening apa saja yang terlibat, bertambah atau berkurangkah rekening
tersebut dan kemudian dilihat aturan main debet dan kreditnya
3. Aturan main debet dan kredit
Sumber: https://mapelakuntansi.blogspot.com/2016/01/prosedurpenjurnalan
Contoh :
Pada tanggal 5 Maret 2018 Perusahaan meminjam uang sebesar Rp 250.000.000
dari bank. Bagaimana membuat jurnal atas transaksi ini? “
1. Identifikasi Transaksi melibatkan akun mana
Dalam format NERACA, Pinjaman dari bank tergolong utang maka akun yang
terlibat adalah akun ‘Utang’ Uang yang diterima dari bank akan dimasukan ke
kas, maka akun lainya yang terlibat adalah akun ‘Kas’. Sehingga ada 2 akun
yang terlibat dalam transaksi ini, yaitu: Utang dan Kas.

2. Identifikasi Prosedur Debit Kredit terhadap transaksi tersebut


Untuk masing-masing akun yang terlibat, apakah nilai akun tersebut akan
menjadi bertambah atau berkurang, akibat dari transaksi yang akan anda jurnal?
Akun ‘Utang’ sudah pasti bertambah, di sisi lainnya akun ‘Kas’ juga bertambah.
3. Hitung nominal atas transaksi tersebut
Untuk masing-masing akun nilainya adalah Rp 250,000,000. Dengan
demikian,maka jurnalnya: Debit akun Kas sebesar Rp 250,000,000 dan Kredit
akun Utang sejumlah senilai yang sama.
PT X
JURNAL UMUM
PERIODE .....................

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit


05/01/2018 Kas Rp250.000.000
Utang bank Rp 250.000.000

Contoh Soal :
1. Pada tanggal 1 Maret 2018 Nona Anjarwati menyetorkan uang ke PT Antam
sebesar Rp. 420.000.000,- sebagai setoran modal
2. Pada tanggal 5 Maret 2018 perusahaan membeli sebuah truk seharga Rp.
200.000.000,- secara tunai
3. Pada tanggal 6 Maret 2018 membeli mesin fotokopi seharga Rp.50.000.000,- secara
kredit
4. Pada tanggal 15 Maret 2018 dibayar beban listrik sebesar Rp.2.400.000
5. Pada tanggal 18 Maret 2018 diterima pendapatan dari jasa foto kopi sebesar Rp.
12.000.000
6. Pada tanggal 26 Maret 2018 dibayar asuransi sebesar Rp. 750.000,-
7. Pada tanggal 27 Maret 2018 perusahaan telah menyelesaikan jasa foto kopi sebesar
Rp.5.000.000,- tetapi uangnya belum diterima
Dari transaksi diatas dapat dibuat jurnal umum sebagai berikut:
PT ARKAN
JURNAL UMUM
PERIODE 31 MARET 2018

Tanggal Keterangan Ref Debet Kredit


01/01/2018 Kas Rp420.000.000
Modal
Tn.Arkan Rp 420.000.000
05/01/2018 Truk Rp200.000.000
Kas Rp 200.000.000
06/01/2018 Mesin fotocopy Rp 50.000.000
Utang Usaha Rp 50.000.000
15/01/2018 Beban lidtrik Rp 2.400.000
Kas Rp 2.400.000
18/01/2018 Kas Rp 12.000.000
Pendapatan jasa Rp 12.000.000
26/01/2018 Beban Asuransi Rp 750.000
kas Rp 750.000
Piutang Usaha
27/01/2018 Rp 5.000.000
Pendapatan jasa Rp 5.000.000
Jumlah Rp 690.150.000 Rp 690.150.000
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK ( LKPD )

NAMA KELOMPOK : ...........................................

ANGGOTA : ...........................................

............................................

............................................

PETUNJUK :
1. Berdoalah sebelum mengerjakan
2. Bacalah setiap perintah dan pertanyaan dengan cermat
3. Berdiskusilah dalam mengerjakan LKPD ini dengan teman
1 kelompok
4. Tanyakan kepada guru apabila mengalami kesulitan.

KEGIATAN BELAJAR 1
Tujuan Pembelajaran :
Melakukan pencatatan dari bukti transaksi ke dalam buku jurnal

Langkah Kegiatan :
1. Bacalah materi tentang langkah-langkah pencatatan jurnal umum!
2. Perhatikan bukti transaksi yang disediakan
3. Kerjakan soal transaksi tersebut dan analisislah !

KASUS 1
Dibayar gaji karyawan bulan november dengan bukti pengeluaran kas
Penyelesaian :
Tgl Keterangan Ref Debet Kredit

Analisis :
...........................................................................................................................................
..................
...........................................................................................................................................
..................
...........................................................................................................................................
..................
...........................................................................................................................................
..................

KASUS 2
Diterima pelunasan faktur , dengan dokumen transaksi no. 3

Penyelesaian :
Tgl Keterangan Ref Debet Kredit

Analisis :
.............................................................................................................................................
..............
.....................
.............................................................................................................................................
..............
.....................
.............................................................................................................................................
..............
.....................

KASUS 3

Penyelesaian :
Tgl Keterangan Ref Debet Kredit

Analisis :
.............................................................................................................................................
..............
.....................
.............................................................................................................................................
..............
.....................
.............................................................................................................................................
..............
.....................
KASUS 4
Penyelesaian :
Tgl Keterangan Ref Debet Kredit

Analisis :
.............................................................................................................................................
..............
.....................
.............................................................................................................................................
..............
.....................
.............................................................................................................................................
..............
.....................
INSTRUMEN PENILAIAN

Penilaian Pengetahuan dan keterampilan


a. Kisi-Kisi
Kompetensi Indikator Indikator Soal Jenis Soal
Dasar Soal

3.2 Menerapkan 3.2.1 Menerapkan Mampu menerapkan Essay Terlampi


proses pencatatan pencatatan transaksi r
pencatatan transaksi di di jurnal umum
transaksi ke jurnal umum
dalam jurnal
umum untuk
perusahaan jas
4.2 Melakukan 4.2.1 Melakukan Mampu melakukan Prakte
pencatatan pencatatan pencatatan transaksi k
transaksi ke transaksi di di jurnal umum.
dalam jurnal jurnal umum
umum untuk
perusahaan jas
Jurnal Penilaian Sikap
No Tanggal Nama Siswa Catatan Butir Sikap
Perilaku

LEMBAR OBSERVASI PENILAIAN SIKAP


Kelas XI AK 2 Tahun Pelajaran 2018 / 2019
Butir Observasi Sikap Rata-
No Nama (diisi nilai rentang 0 - 100) Predikat
Rata
1 2 3 4 5 6 7 8
1
2
3
4
5
6
7
8
9
Butir Observasi:
1. Spiritual 4. Tanggung jawab 7. Santun
2. Jujur 5. Toleransi 8. Percaya diri
3. Disiplin 6. Gotong royong

Predikat :
 Jika rata- rata nilai sikap 0 s.d 59 maka Kurang (K)
 Jika rata- rata nilai sikap 60 s.d 75 maka Cukup (C)
 Jika rata- rata nilai sikap 76 s.d 90 maka Baik (B)
Jika rata- rata nilai sikap 91 s.d 100 maka Sangat Baik (SB)

Instrumen / Butir Soal Pengetahuan


1. Analisislah pengaruh dalam pencatatan apabila pemilik mengambil uang perusahaan
untuk kepentingan pribadi ! (skor 6)
2. Analisislah akun- akun yang terpengaruh atas transaksi penerimaan pelunasan
piutang secara kredit ! (skor 4)

kunci jawaban
1. Pengaruhnya dalam pencatatan yaitu Prive bertambah disisi debit dan kas berkurang
disisi kredit.
2. Akun Kas dan Piutang usaha.

Nilai = (total skor perolehan:total skor) x 100


= (total skor perolehan : 10) x 100

Instrumen / Butir Soal Keterampilan


(terlampir bawah)
1.

2.

Jawaban
1.
Tanggal Keterangan D K

2009 9 Utang 1.500.000,00

Des Kas 1.500.000,00

2.
Tanggal Keterangan D K

2009 10 Peralatan 7.500.000,00

Des Utang 7.500.000,00

Rubrik Unjuk Kerja


No Komponen Indikator/ Kriteria Unjuk Kerja Skor
1 Mencatat jurnal Pemilihan akun benar 1
umum
Posisi akun benar 1
Penulisan nominal benar 1
Total skor tiap nomor 3
Nilai = (total skor perolehan:total skor) x 100

= (total skor perolehan : 6) x 100