Anda di halaman 1dari 32

TRICKLING FILTER

FASILITATOR :
DIAH AYU WULANDARI S, S.T.
TRICKLING FILTER
PENDAHULUAN
TRICKLING FILTER
(TF)

SISTEM PENGOLAHAN AEROBIK YANG MENGGUNAKAN


MIKRORGANISME TERLEKAT ( ATTACHED – GROWTH PROCESS )
PADA SUATU MEDIA UNTUK KEPERLUAN REMOVAL BAHAN ORGANIK
DALAM AIR LIMBAH

TIPE – TIPE TF :
 HIGH RATE
 MEDIUM RATE
 LOW RATE
 SUPER RATE / ROUGHING
PENDAHULUAN
trickling filter merupakan pengolahan limbah cair dengan menyemprotkan
air limbah ke media saring (trickling) sehingga limbah dapat terdegradasi
oleh bakteri yang menempel pada media trickling filter.

Media yang digunakan untuk mengisi bak trickling filter adalah batu,
bambu, ataupun pipa PVC.

Filter media biasanya mempunyai ukuran diameter 25-100 mm.


Kedalaman media filter berkisar 0.9-2.5 (rata-rata 1.8m).

Pada media tersebut kemudian terjadi proses pemecahan kontaminasi oleh


lapisan bio film yang terbentuk pada permukaan media. Lapisan bio film biasanya
mempunyai ketebalan 0,1 – 0,2 mm, terdiri dari massa mikroorganisme yang
dapat meliputi bakteri aerobik dan anaerobik.
SKEMA TRICKLING FILTER (2)
Secara garis besar, skema pengolahan air limbah dengan sistem trickling
filter dapat dilihat pada gambar :

Bak Pengendap Awal


Trickling Filter
Air limbah

Bak Pengendap Akhir

Media filter

Air olahan

Buangan Lumpur

Resirkulasi Lumpur
DIAGRAM ALIR

BP I TAR TF BP II D
INFLUEN EFLUEN
BS
GC

RESIRKULASI ST SD SDB
LUMPUR
PROSES TRICKLING FILTER

Air limbah setelah mengalami pengendapan awal, selanjutnya dialirkan


menuju bak trickling filter melalui pipa berlubang.

Pada proses ini terjadi zone basah dan zone kering secara bergantian
sehingga terjadi transfer oksigen ke dalam air limbah.

Pada saat kontak dengan media, air limbah akan kontak dengan
mikroorganisme yang menempel pada permukaan media, dan
mikroorganisme akan menguraikan senyawa pencemar yang terdapat
dalam air limbah.
Air limbah dari media selanjutnya akan keluar melalui pipa underdrain
yang terdapat di dasar bak dan keluar melalui saluran effluent menuju
ke bak pengendap akhir.
KRITERIA DESAIN TRICKLING FILTER
Menurut Tchobanoglous dan Burton (1991), ada beberapa jenis trickling filter
yang didasarkan pada pembebanan hidrolik dan pembebanan organik, yaitu :
• Low rate trickling filter
• Intermediate rate trickling filter
• High rate trickling filter
• Super rate trickling filter
UNIT – UNIT PADA TRICKLING FILTER

 MEDIA FILTER
 DISTRIBUTOR ARM
 VENTILATION RISER
 UNDERDRAINS
 SALURAN EFFLUEN
UNIT – UNIT PADA TRICKLING FILTER
 MEDIA FILTER

UKURAN MEDIA :
 Ukuran diameter 25 – 10 mm
 Kedalaman : 0,9 – 2,5 m ( tipikal = 1,8 m )

FUNGSI MEDIA :
SEBAGAI TEMPAT MENEMPEL / MELEKAT / TUMBUH LAPISAN BIOFILM

KRITERIA MEDIA FILTER IDEAL :


 Luas permukaan / unit volume = tinggi
 Murah
 Ketahanan tinggi
 Porositas cukup tinggi
 minimaliasi clogging
 Resirkulasi Udara ok..!

TIPIKAL MEDIA :
 Plastik
 Batu
SKEMATIK HIGH RATE TF
BIOFILM
URAIAN PROSES (1)
BAHAN ORGANIK DALAM AIR LIMBAH DIURAIKAN O/ MIKROORGANISME YANG
MENEMPEL DI MEDIA FILTER

DI BAGIAN LUAR LAPISAN BIOFILM, ORGANIK DIURAIKAN MIKROORGANISME,


MIKROORGANISME TUMBUH, LAPISAN BIOFILM MENEBAL

KETEBALAN MAKSIMUM → PENETRASI O₂ TDK DAPAT MENCAPAI


PERMUKAAN & BAGIAN DALAM MEDIA

PERMUKAAN & BAGIAN DALAM MEDIA FILTER → ANAEROBIK


URAIAN PROSES (2)
BAHAN ORGANIK TERLARUT ( SUBSTRAT ) → DIADSORPSI KE DALAM LAPISAN
BIOFILM

LAPISAN BIOFILM MENEBAL : ORGANIC ADSORBED TERURAI TIDAK BISA


MENCAPAI MIKROORGANISME DI LAPISAN LUAR / PERMUKAAN MEDIA

M.O DI PERMUKAAN MEDIA → MATI ( FASE ENDOGENOUS )


BIOFILM TERKELUPAS DARI MEDIA

SLOUGHING → BEBAN HIDROLIK = KEC. GERUS BIOFILM


→ BEBAN ORGANIK = KEC.METABOLISME
TIPE TRICKLING FILTER

BERDASARKAN BEBAN HIDROLIK & BEBAN ORGANIKNYA,


TF DAPAT DIBEDAKAN MENJADI :

• TRICKLING FILTER ( TF ) HIGH RATE


• TRICKLING FILTER ( TF ) MEDIUM RATE
• TRICKLING FILTER ( TF ) LOW RATE
• TRICKLING FILTER ( TF ) SUPER RATE ( ROUGHING FILTER )
TRICKLING FILTER LOW RATE
 UMUMNYA DIGUNAKAN UNTUK PENGOLAHAN LIMBAH
DOMESTIK KOMUNAL

BERSKALA KECIL & REDUKSI NITROGEN DENGAN KRITERIA


SBB:
• LAJU BEBAN NUTRIEN UNTUK BIOFILTER TUNGGAL
= 0,06 – 0,12 Kg BOD/m³hari

• UNTUK LIMBAH FERMENTASI TEROLAH,


BEBAN ORGANIK = 0,5 – 0,6 Kg BOD / m³.hari

• EFISIENSI PENGOLAHAN = 50% - 80%


TRICKLING FILTER HIGH RATE
DIDESAIN SEBAGAI ROUGHING FILTER (SUPER RATE)

 LAJU REMOVAL NUTRIEN TINGGI

 WAKTU DETENSI RENDAH

 AKUMULASI BIOFILM MINIMUM 3 Kg/ m³

 SECARA TIPIKAL, EFISIENSI REMOVAL 1 Kg BOD / m³.hari = 80 – 90 %


EFISIENSI REMOVAL TURUN HINGGA 50 % → 3 – 6 Kg BOD/m

 BEBAN PERMUKAAN : 14 – 34 m³/m².hari → media batuan


 KEDALAMAN FILTER = 12 m ( TOWER TRICKLING FILTER )
KEUNTUNGAN DAN KEKURANGAN

Keuntungan :
• Tidak terganggu adanya beban hidrolik dan organik.
• Mempunyai efisiensi pengolahan 60-80 %.
• Tidak memerlukan lahan yang luas.
• Kebutuhan oksigen tidak terlalu besar.

Kerugian :
• Kemungkinan timbulnya lalat (serangga).
• Efluen berbau.
• Perlu tenaga terlatih untuk operasi pengolahannya.
• Memerlukan pengolahan lumpur yang lengkap.
• Kehilangan tekanan cukup besar antara 1,8-3,6 atm.
KRITERIA DESAIN TRICKLING FILTER (1)
KRITERIA DESAIN TRICKLING FILTER (2)
KRITERIA DESAIN TRICKLING FILTER (3)

Faktor Low Rate High Rate

Kedalaman (ft) 6 – 10 3–8

Resirkulasi Tanpa Dengan resirkulasi (1-3)

Beban BOD (lb/acre-ft/day) 300 – 1000 1000 – 5000

Waktu curahan air Lebih dari 5 menit Lebih dari 15 detik

Beban Organik BOD 0,12 – 0,24 kg/m2 0,6 – 3,6 kg/m2

Sumber : Tchobanoglous dan Burton, 1991


KRITERIA DESAIN MEDIA FILTER
MASS BALANCE DENGAN TRICKLING
FILTER
PERHITUNGAN MASS BALANCE
DENGAN TRICKLING FILTER
PERHITUNGAN MASS BALANCE
DENGAN TRICKLING FILTER
PERHITUNGAN MASS BALANCE
DENGAN TRICKLING FILTER
PERHITUNGAN MASS BALANCE
DENGAN TRICKLING FILTER
PERHITUNGAN MASS BALANCE
DENGAN TRICKLING FILTER
PERHITUNGAN MASS BALANCE
DENGAN TRICKLING FILTER
PERHITUNGAN MASS BALANCE
DENGAN TRICKLING FILTER
PERHITUNGAN

DESAIN TERPILIH DATA AWAL

Efisiensi Removal Konsentrasi yang masuk unit


BOD : 70% Trickling Filter
COD : 70% BOD : 128,98 mg/l
SS : 75% COD : 309,42 mg/l
P : 15% SS : 73,31 mg/l
N : 10% P : 34,07 mg/l
Hydraulic Loading : 40 m³/m².hari N : 6,41 mg/l
Organic Loading : 2,4 kg BOD/m².hari Debit (Q) = 0,486 m³/dtk
Rasio Resirkulasi : 1-2
Kedalaman Bak : 5m
Kedalaman Media : 2m
PERHITUNGAN
PERHITUNGAN

v = 40 m/hari = 1,67 m/jam = 4,6.10ˉ⁴ m/dtk

Q 0,486 m3 / dtk
Qf 0,243 m3 / dtk
N 2
Qf 0,243 m3 / dtk
Af 528,26 m2
v 4,6.10 4 m / dtk
DIMENSI BAK FILTER

Af = s x s
S 528,26 22,98 m2