Anda di halaman 1dari 33

BAK PENGENDAPAN AWAL

PRA-SEDIMENTASI
DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T

1
FUNGSI BAK PENGENDAPAN AWAL
Fungsi bak pengendap adalah menurunkan kadar solid yang
terdapat dalam air buangan serta mengendapkan solid hasil
presipitasi dari bak pencampur dengan cara mengendapkannya
secara gravitasi.

Bak pengendap pertama berfungsi untuk mengurangi partikel


padat dalam air buangan dengan cara mengendapkan pada suatu
tangki selama waktu tertentu sehingga terendapkan sekaligus
mengurangi kekeruhan dan beban organik.

Primary sedimentation bekerja dengan tanpa penambahan


senyawa koagulan, dan pengadukan, (Tchobanoglous dan Burton,
1991).
2 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.
UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
PRA SEDIMENTASI

 Pra sedimentasi  Pengendapan tipe I


 Pra sedimentasi  pengendapan partikel diskrit
 Partikel diskrit : partikel yang tidak mengalami perubahan
bentuk, ukuran dan berat selama proses pengendapan

3 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
TUJUAN PRA SEDIMENTASI

 Memisahkan partikel kekeruhan dalam air agar tidak


membebani unit-unit selanjutnya seperti koagulasi/
flokulasi, sedimentasi dan filtrasi

 Investasi lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai unit


sedimentasi dengan tambahan tube settler,dll di masa
datang dalam rangka peningkatan kapasitas

4 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
Kedalaman ruang lumpur bak pengendap I tergantung pada :
1. Metode pengurasan lumpur
2. Frekuensi pengurasan
3. Kadar lumpur air baku dan massa jenis lumpur

Bentuk bak pengendap I pada umumnya :


1. Persegi panjang (Rectangulair), dengan pola aliran horizontal
2. Radial atau bundar dengan pola aliran radial atau upflow

Pengendap I bentuk persegi didisain dengan kemiringan dasar 5 – 10 %


bila pengurasannya dengan cara manual setiap 6 bulan sekali
Dan bila pengurasannya menggunakan scrapper mekanis maka kemiringan
dasarnya : 1 %
5 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.
UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
JENIS PRA SEDIMENTASI
 Persegi - 4  aliran horizontal

Inlet Outlet

Ruang lumpur

Aliran Horizontal

6 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
 Silinder  aliran horizontal

Inlet

Outlet Outlet

Ruang lumpur

Horizontal Radial

7 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
Silinder  aliran vertikal
Inlet

Outlet Outlet

Ruang lumpur

Upflow

8 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
Type I Settling -- Stokes’ Law

g (ρs − ρ )
vs =
18µ
where
νs = settling velocity
ρs = density of particle (kg/m3)
ρ = density of fluid (kg/m3)
g = gravitational constant (m/s2)
d = particle diameter (m)
μ = dynamic viscosity (Pa·s)
9 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.
UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
Teori Pengendapan Partikel :
Pada saat partikel berada dalam air, akan terjadi percepatan hingga kecepatan
terbatas terakhir tercapai, sehingga :
Gaya gravitasi = gaya drag friksi
Gaya gravitasi = (ρs – ρ) g V
Dimana : ρs = kerapatan massa partikel
ρ = kerapatan massa air
V = volume partikel
Dengan analisa dimensional, dapat diketahui :
gaya drag friksi = CD A C ρ (vs2/2)
Dimana : CD = koefisien Drag Newton
AC = Luas penampang melintang partikel
vs = Kecepatan pengendapan partikel
10 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.
UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
FUNGSI BAK PENGENDAPAN AWAL
Dalam pengoperasiannya bak pengendap pertama dapat mereduksi zat padat
atau suspended solid sebesar 40%-70%, reduksi BOD5 25%-40% (anonim,
2001). Menurut Qasim (1985), kriteria desain dalam perencanaan bak
pengendap pertama dapat dilihat pada tabel berikut :

11
EFISIENSI PENURUNAN POLUTAN /
EFISIENSI REMOVAL
Unit Pengolahan Efisiensi Removal (%)
BOD COD SS P Org-N NH3-N
Bar racks - - - - - -
Grit chambers 0-5 0-5 0-10 - - -
Primary sedimentation 30-40 30-40 50-65 0
Activated sludge (coventional) 80-95 80-85 80-90 10-25 15-50 8-15
Trickling filter
# High rate, rock media 65-80 60-80 60-85 8-12 15-50 8-15
# Super rate, plastic media 65-85 65-85 65-85 8-12 15-50 8-15
Rotating biological contractors 80-85 80-85 80-85 10-25 15-50 8-15
Chlorination - - - - - -
Sumber : Metcalf & Eddy, Third Edition, Wastewater Engineering Treatment
Disposal
12 Reuse hal 170
Kriteria Desain Bak Pengendapan Awal

13 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
Efisiensi Penyisihan TSS dan BOD5
berdasarkan Waktu Tinggal (Qassim, 1999)

14 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
Efisiensi Penyisihan TSS dan BOD5
berdasarkan Overflow Rate (Qassim, 1999)

15 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
CONTOH PERHITUNGAN
Desain Terpilih :

Berdasarkan tabel dan gambar pada slide sebelumnya, maka desain


yang terpilih :

•Efisiensi penyisihan TSS : 60%


•Efisiensi penyisihan BOD5 : 35%
•Overflow rate rata-rata : 42 m3/m2.h = 0,0295 m/menit
•Waktu tinggal : 2 jam = 7200 dtk
•Weir loading : 350 m3/m.h
•P : L :3:1

Debit air limbah yang masuk ke unit sedimentasi :


Debit maksimum = 610 m3/hari = 0,014 m3/dtk = 14,12 lt/dtk
Debit rata-rata = 488 m3/hari = 0,011 m3/dtk = 11,29 lt/dtk
Debit minimum = 391 m3/hari = 0,0091 m3/dtk = 9,1 lt/dtk
16 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.
UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
CONTOH PERHITUNGAN

Parameter Influen (mg/l) Eff Penyisihan (%) Tersisih (mg/l) Effluen (mg/l)

BOD5 3034.88 35 1062,21 1972,67


SS 7085.54 65 4605,60 2479,94

17 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
CONTOH PERHITUNGAN
CONTOH PERHITUNGAN

19 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
20
CONTOH PERHITUNGAN

21 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
ZONE INLET

22
ZONE INLET

23 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
ZONE OUTLET

24
ZONE OUTLET

25 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
ZONE OUTLET

26 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
ZONE OUTLET

27 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
ZONE OUTLET

28 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
ZONE LUMPUR / SLUDGE

29 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
ZONE LUMPUR / SLUDGE

30 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
ZONE LUMPUR / SLUDGE

31 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG
SKETSA UNIT PRA SEDIMENTASI
8,2 m

Inlet

Outlet
1,4 m
A A

Inlet Outlet

Aliran Horizontal
32
SKETSA POTONGAN A-A

8,2 m

0,3 m 0,2m Outlet


Inlet

4m

Ruang lumpur
2,7 m

Aliran Horizontal

33 DIAH AYU WULANDARI SULISTYANINGRUM, S.T.


UNIVERSITAS MALAHAYATI BANDAR LAMPUNG