Anda di halaman 1dari 2

Nama : Vania Pratiwi

Nim : 16003183
Jurusan : Pendidikan Luar Biasa
Fakultas : Fakultas Ilmu pendidikan (FIP)
MKU : Filsafat Pendidikan

BAB III
RUANG LINGKUP, METODE, DAN
PEMBAGIAN FILSAFAT

A. Ruang Lingkup Filsafat


Filsfata merupakan induk dari segala ilmu yang mencakup ilmu-ilmu khusus. Dalam
perkembangannya ilmu-ilmu khusus itu satu demi satu memidahkan diri dari induknya
yakni filsafat. Filsafat merupakan sekumpulan sikap dan kepercayaan terhadap
kehidupan dan alam yang biasanya diterima secara kritis atau pemikiran terhadap
kepercayaan dan sikap dan sikapa terhadap kepercayaan dan sikap yang sangat kita
junjung tinggi. Adapun menurut pandangan para ahli ruang lingkup filsafat:
1. Tentang hal mengerti, syarat-syaratnya dna metode-metodenya.
2. Tentang ada dan tidak ada.
3. Tentang alam, dunia dan seisinya.
4. Menentukan apa yang baik dan apa yang buruk.
5. Hakikat manusia dan hubungannya dengan sesama makhluk lainnya.
6. Tuhan tidak dikecualikan.
Adapun ruang lingkuo filsafat adalah segala sesuatu lapangan pikiran manusia yang
amat luas. Segala sesuatu yang mungkin ada dan benar, benar ada (nyata), baik material
konkrit maupun non material abstrak (tidak terlihat). Jadi objek filsafat itu tidak
terbatas. Objek pemikiran filsafat yaitu dalam rung lingkup yang menjangkau
permasalahan kehidupan manusia, alam semesta dan alam sekitarnya.

B. Metode Filsafat
1. Metode Historis
Metode ini baik karena dengan demikian pertumbuhan filsafat itu dapat diikuti
dari jumlahnya.
2. Metode Ikhtisar
Metode ini membentuk soal-soal yang dibicarakan dalam filsafat dan
menguraikan jawawan.
3. Metode Sistematis
Metode ini mencari arti serta maksud dari kodrat manusia.
4. Metode Kombinasi
Metode ini adalah kombinasi dari cara-cara tersebut yaitu sistematis.

C. Pembagian Filsafat
Berdasarkan struktur pengetahuan filsafat, ada tiga bidang:
1. Filsafat sistemtis
2. Filsafat khusus
3. Filsafat keilmuan
Berikut ini beberapa pembagian filsafat menurut para ahli:
1. Alcuinus, salah seorang tokoh “Filsafat Scholastik” pada zaman abad
pertengahan membagi bidang filsafat sebagai berikut:
a. Bagian fisika yang menyelidiki sebab-sebab sesuatu ada.
b. Bagian etika yang menentukan tata hidup.
c. Bagian logika yang mencari dasar-dasar untuk mengerti.
2. Al-Kindi ahli pikir dalam filsafat islam membagi filsafat menjadi tiga bagian
yaitu:
a. Ilmu fisika, tingkatan rendah.
b. Ilmu matematika, tingkatan tengah.
c. Ilmu ketuhanana, tingkatan tertinggi.
3. Al-Farabi dan Ibnu Sina membagi dua bagian yaitu filsafat teori dan filsafat
praktek.
4. Plato membedakan filsafat atas tiga bagian sebagai berikut:
a. Dialetika, tentang ide-ide atau pengertian-pengertian umum.
b. Fisika, tentang duania materil.
c. Etika, tentang kebaikan.
5. Aristoteles membagi 4 cabang yaitu:
a. Logika
b. Filsafat teoritis
c. Filsafat praktis
d. Filsafat peotika

D. Beda Filsafat dengan Ilmu dan Agama


Secara umum beda filsafat dengan ilmu dna agama adalah:
1. Sumber kebenaran, filsafat dan ilmu bersumber dari manusia itu sendiri,
sedangkan agama bersumber dari Allah SWT.
2. Pendekatan (approach) kebenaran, filsafat dengan jalan perenungan, ilmu
dengan jalan riset dan percobaan, sedangkan agam dengan jalan mengacu
kepada wahyu Allah SWT.
3. Sifat kebenaran, filsafat bersifat spekulatif, ilmu bersifat positif dan agama
bersifat mutlak.
4. Tujuan, filsfat bertujuan untuk keseimbangan pada pengetahuan yang bijaksana
dengan hasil kedamaian. Tujuan ilmu bersifat teoritis, sedangkan tujuan
agamaadalah kedamaian, keharmonisan, kebahagiaan dan keselamatan di
akhirat.