Anda di halaman 1dari 6

PERJANJIAN KERJA WAKTU TIDAK TERTENTU

Nomor: XXX-XXX/XXX-XX/XXX/XX/2019

Pada hari ini, XXXX tanggal XXXXX 2019, di Padang, yang bertanda tangan di bawah ini :

1. _________________ (nama Direktur), Selaku Direktur, bertindak untuk dan atas


nama PT. __________________, beralamat di ____________________, sebuah
perusahaan Badan Hukum Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan Akta
Pendirian Nomor __ yang dibuat di hadapan Notaris ______________, S.H. tanggal
___ ___________ _____ dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan surat keputusannya tanggal __
____________ _______ Nomor: ________________ , selanjutnya dalam hal ini
disebut sebagai PIHAK PERTAMA;
2. _____________ (nama karyawan), pemegang Kartu Tanda Penduduk No.:
______________ beralamat di _____________________, selanjutnya dalam dalam
ini disebut PIHAK KEDUA.

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA secara bersama-sama selanjutnya disebut PARA
PIHAK. Selanjutnya dalam hal ini PARA PIHAK terlebih dahulu menerangkan hal-hal
sebagai berikut:

1. Bahwa PIHAK PERTAMA adalah sebuah perusahaan Perseroan Terbatas yang


ruang lingkup kegiatan usahanya bergerak dibidang ___________________;
2. Bahwa untuk menjalankan ruang lingkup kegiatan usahanya tersebut, PIHAK
PERTAMA membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki keahlian dibidang
______________________;
3. Bahwa PIHAK KEDUA memiliki keahlian dibidang __________________;
4. Bahwa PIHAK PERTAMA dalam rangka menjalankan kegiatan usahanya tersebut
bermaksud untuk mempekerjakan PIHAK KEDUA berdasarkan Perjanjian Kerja
Waktu Tidak Tertentu (PKWTT) sebagaimana yang akan diatur dalam perjanjian ini.

Oleh karenanya, PARA PIHAK telah sepakat untuk mengadakan perjanjian kerja dengan
syarat dan ketentuan sebagaimana tercantum dibawah ini :

PASAL 1
DEFINISI

Dalam perjanjian ini yang dimaksud dengan:

1. Perjanjian Kerja ini merupakan Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu.


2. Peraturan Perusahaan yang dimaksud iyalah Peraturan Perusahaan PT.
____________________ sebagaimana yang telah mendapat pengesahan dari Kepala
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat berdasarkan Surat
Pengesahan Nomor: ___________ tanggal _______________;
3. Keputusan Perusahaan berarti keputusan yang dibuat oleh PIHAK PERTAMA
secara tertulis sebagai pelaksanaan dari Perjanjian Kerja dan pelaksanaan dari
Peraturan Perusahaan;
PASAL 2
PERJANJIAN KERJA WAKTU TIDAK TERTENTU

PIHAK PERTAMA dengan ini sepakat untuk mempekerjakan PIHAK KEDUA


berdasarkan Perjanjian Kerja Untuk Waktu Tidak Tertentu.

PASAL 3
HAK DAN KEWAJIBAN PIHAK PERTAMA

Hak PIHAK PERTAMA :


1. PIHAK PERTAMA berhak untuk menerima hasil pelaksanaan pekerjaan dari
PIHAK KEDUA dengan Ruang Lingkup Pekerjaan sebagaimana termaktub dalam
Pasal 7;
2. PIHAK PERTAMA berhak untuk membuat Keputusan Perusahaan dalam rangka
melaksanakan Peraturan Perusahaan dan Perjanjian Kerja;
3. PIHAK PERTAMA berhak untuk melakukan penempatan, pemindahan dan
evaluasi PIHAK KEDUA dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan
Perusahaan;
4. PIHAK PERTAMA berhak untuk mememberikan Peringatan Lisan, Peringatan
Tertulis dan Sanksi kepada PIHAK KEDUA dengan ketentuan sebagaimana diatur
dalam Peraturan Perusahaan;
5. PIHAK PERTAMA berhak untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja dengan
PIHAK KEDUA dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Perusahaan;

Kewajiban PIHAK PERTAMA :


1. PIHAK PERTAMA berkewajiban untuk memberikan Gaji kepada PIHAK KEDUA
dengan ketentuan sebagaimana termaktub dalam pasal 9 Perjanjian Kerja ini;
2. PIHAK PERTAMA berkewajiban untuk mengikutsertakan PIHAK KEDUA dalam
program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) dengan ketentuan sebagaimana
diatur dalam Peraturan Perusahaan;
3. PIHAK PERTAMA berkewajiban untuk memberikan Tunjangan Kesehatan,
Tunjangan Kematian dan Tunjangan Hari Raya Keagamaan kepada PIHAK KEDUA
dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Perusahaan;
4. PIHAK PERTAMA berkewajiban untuk memberikan Uang Pesangon dan Uang
Penghargaan Masa Kerja kepada PIHAK KEDUA dengan ketentuan sebagaimana
diatur dalam Peraturan Perusahaan;

PASAL 4
HAK DAN KEWAJIBAN KARYAWAN

Hak PIHAK KEDUA


1. PIHAK KEDUA berhak untuk menerima Gaji dari PIHAK PERTAMA dengan
ketentuan sebagaimana termaktub dalam pasal 9;
2. PIHAK KEDUA berhak untuk memperoleh Waktu Istirahat Kerja, Waktu Libur
Kerja, Waktu Cuti Kerja, Izin Meninggalkan Jadwal Kerja dari PIHAK PERTAMA
dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Perusahaan;
3. PIHAK KEDUA berhak untuk memperoleh Fasilitas Kesejahteraan berupa
diikutsertakan dalam program Jaminan Sosial Tenaga Kerja, Tunjangan Kesehatan,
Tunjangan Kematian dan Tunjangan Hari Raya Keagamaan dari PIHAK PERTAMA
dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Peruahaan;
4. PIHAK KEDUA berhak untuk mengajukan Pengunduran Diri kepada PIHAK
PERTAMA dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Perusahaan;
5. PIHAK KEDUA berhak untuk memperoleh Uang Pesangon dan Uang Penghargaan
Masa Kerja dari PIHAK PERTAMA dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam
Peraturan Perusahaan.

Kewajiban PIHAK KEDUA


1. PIHAK KEDUA berkewajiban untuk melaksanakan Ruang Lingkup pekerjaan
sebagaimana termaktub dalam Pasal 7 Perjanjian Kerja ini;
2. PIHAK KEDUA berkewajiban untuk mematuhi Kewajiban dan Larangan yang
diatur dalam Peraturan Perusahaan;
3. PIHAK KEDUA berkewajiban untuk melaksanakan Jadwal Waktu Kerja
sebagaimana diatur dalam Peraturan Perusahaan.

PASAL 5
RUANG LINGKUP PEKERJAAN

1. Ruang lingkup pekerjaan PIHAK KEDUA meliputi pekerjaan dengan ketentuan


sebagai berikut:
a. Jabatan : ______________
b. Departemen : ______________
c. Tugas Pokok : ______________
d. Deskripsi Pekerjaan : ______________
2. Selain melakukan pekerjaan berdasarkan ruang lingkup pada ayat 1, PIHAK
KEDUA juga sepakat untuk melaksanakan pekerjaan tambahan yang ditugaskan
PIHAK PERTAMA dengan menyesuaikan dengan kemampuan PIHAK KEDUA.
3. Pelaksanaan pekerjaan tambahan tersebut sebagaimana dimaksud ayat 2 dilaksanakan
dengan pemberian Upah Lembur kepada PIHAK KEDUA yang besarnya
sebagaimana diatur dalam Peraturan perusahaan.

PASAL 6
WAKTU KERJA

1. Jangka waktu pelaksanaan Ruang Lingkup Pekerjaan sebagaimana dimaksud Pasal 5


Perjanjian Kerja ini adalah untuk selama waktu tidak tertentu dengan Jadwal Waktu
Kerja, Waktu Istirahat Kerja dan,Waktu Libur Kerjasebagai berikut:
a. Jadwal Waktu Kerja adalah dari hari Senin sampai hari Jum’at, mulai pukul 08.00
(delapan nol nol) sampai dengan pukul 17.00 (tujuh belas nol nol) setiap harinya;
b. Waktu Istirahat Kerja hari Senin sampai dengan hari Kamis pukul 12.00 (dua
belas nol-nol) sampai dengan pukul 13.00 (tiga belas nol-nol) dan hari
Jum’at pukul 11.30 (sebelas tiga puluh) sampai dengan pukul 13.30 (tiga belas
tiga puluh);
c. Waktu Libur Kerja adalah hari Sabtu dan hari Minggu dan hari libur lainnya yang
ditentukan oleh Pemerintah dan/atau PIHAK PERTAMA;
2. PIHAK KEDUA berhak memperoleh Waktu Cuti Kerja dengan ketentuan sebagai
berikut:
a. Jika PIHAK KEDUA telah bekerja selama lebih dari 12 (dua belas) berhak
memperoleh Waktu Cuti Kerja selama 12 (dua belas) hari dalam setahun;
b. Jika PIHAK KEDUA telah bekerja selama belum lebih dari 12 (dua belas) bulan
maka Waktu Cuti Kerja dihitung secara prorata berdasarkan lamanya waktu kerja
per-12 (dua belas) bulan dikali 12 (dua belas) hari.
3. PIHAK KEDUA berhak memperoleh Izin Meninggalkan Jadwal Waktu Kerja
dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Perusahaan.

PASAL 7
RENUMERASI

1. PIHAK KEDUA berhak memperoleh Renumerasi dengan ketentuan sebagai berikut:


a. Gaji Pokok sebesar Rp. __________ (__________ rupiah);
b. Tunjangan transportasi dan uang makan harian dan tunjangan dinas luar kota
yang besarnya sebagaimana diatur dalam Peraturan perusahaan;
2. Besarnya Gaji Pokok, tunjangan transportasi dan uang makan harian dan tunjangan
dinas luar kota sebagaimana dimaksud ayat (1) diatas dapat berubah sewaktu-waktu
berdasarkan Keputusan Perusahaan dan Peraturan Perusahaan;

PASAL 8
FASILITAS KESEJAHTERAAN

1. PIHAK KEDUA berhak memperoleh Fasilitas Kesejahteraan;


2. Fasilitas Kesejahteraan sebagaimana dimaksud ayat (1) diatas terdiri dari:
a. Program Jaminan Sosial Tenaga Kerja;
b. Tunjangan Kesehatan dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan
Perusahaan;
c. Tunjangan Kematian dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan
Perusahaan;
d. Tunjangan Hari Raya Keagamaan dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam
Peraturan Perusahaan;
PASAL 9
PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA

1. PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA sepakat dalam hal Pemutusan Hubungan
Kerja tersebut akan dirundingkan terlebih dahulu;
2. Dalam hal perundingan sebagaimana dimaksud ayat 1 tidak menghasilkan
kesepakatan, PIHAK PERTAMA berhak untuk melakukan Pemutusan Hubungan
Kerja dan PIHAK KEDUA berhak untuk melakukan Pengunduran Diri.

PASAL 10
PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN KERJA

1. Segala perselisihan yang berkaitan dengan hubungan kerja antara PIHAK


PERTAMA dan PIHAK KEDUA diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat;
2. Dalam hal penyelesaian secara musyawarah untuk mufakat sebagaimana dimaksud
ayat 1 tidak tercapai, maka penyelesaian perselisihan akan di selesaikan di Pengadilan
PHI Kota Padang.

PASAL 11
PERINGATAN DAN SANKSI

1. PIHAK PERTAMA berhak memberikan Peringatan dan Sanksi kepada PIHAK


KEDUA yang melakukan pelanggaran terhadap Kewajiban dan Larangan yang telah
ditentukan berdasarkan Peraturan Perusahaan dan peraturan perundang-undangan
yang berlaku berupa:
a. Skorsing;
b. Pemutusan Hubungan Kerja.
2. Pemberian Sanksi kepada PIHAK KEDUA sebagaimana dimaksud ayat 1 diatas
dilakukan oleh PIHAK PERTAMA dengan ketentuan sebagaiamna diatur dalam
Peraturan Perusahaan

PASAL 12
BERAKHIRNYA PERJANJIAN

Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatanganinya perjanjian ini dan berakhir apabila
terjadi Pemutusan Hubungan Kerja.

PASAL 15
PENUTUP

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA dalam menjalankan perjanjian ini terikat oleh
Peraturan Perusahaan dan peraturan perundang-undangan.
Demikian PERJANJIAN KERJA ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) bermeterai cukup,
PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA masing-masing mendapat satu rangkap yang
kesemuanya mempunyai kekuatan hukum yang sama.

PARA PIHAK

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

Direktur PT. XXXXXX XXXXXXXXXXXXX