Anda di halaman 1dari 33

Banjir Pembeli dan Follower dari Instagram

untuk OnlineShop

Om ‘’Optimizer’’ Dany
Kata Pengantar 04

Rumus Main Instagram Tekhnik Dasar 05


Follow/Unfollow/Like 06

Rumus Postingan Dan Ide Konten 07


Rumus Postingan 08
Ide Postingan 09

Rumus Optimasi Hastag 14


Cara Riset Hastag 17

Rumus Main Instastory 20

Rumus Melayani Kustomer 22

Penutup 30
Di tahun 2018 ini, harus diakui ada beberapa perubahan besar di

Instagram dan Facebook. Jika dulu banyak pelaku online shop

menggunakan akun klonengan, SFS agresif dan tool secara brutal masih

oke-oke saja. Kali ini mereka dipaksa untuk lebih bermain safe dan santai.

Well, tool pihak ketiga masih oke untuk dipakai sebenarnya, tapi anda perlu

menyesuaikan dengan algoritma Instagram yang berubah-rubah. Untuk

tools ini kebetulan saya dan team selalu update untuk kepentingan Jasa

Optimasi kami. Jadi InsyaAlloh Aman dan yang terpenting Efisien.

Tapi kali ini saya tidak akan membahas tentang Jasa Optimasi. Saya akan

coba membahas sedikit “RUMUS-RUMUS” dari update Instagram yang ada

saat ini. Materi ini juga saya dapat dari beberapa mastah yang saya kenal

sebagai pakar Instagram Marketing, mereka sendiri punya evaluasi dan

analisa toko Instagram mereka menjadi lebih terlihat dan mendatangkan

pembeli.

So. Yuk Tingkatkan Profit melalui Instagram dengan rumus terbaru.

Aamiin. ^^

Dany Panca Pamungkas


Lakukanlah minimal 50 Follow akun username setiap harinya. Dan di

setiap username berilah minimal 3 Like untuk postinganya. Akun yang di

follow bisa diambil dari Follower Kompetitor, Jualan yang serupa, maupun

bisa dari akun-akun influencer/selebgram. Dan lakukan unfollow akun

ketika sudah mencapai batas following akun Instagram yaitu 7500

following.

Sebagai catatan. Banyak pelaku toko online yang merasa fine- fine saja

dengan melakukan follow lebih dari 100 orang per hari. Namun, seiring

dengan update yang dilakukan Instagram, lebih safe dan optimal untuk

follow unfollow di kisaran angka 50 saja. *kecuali anda memakai dan

memiliki tools yang “sigap” terhadap perubahan Algoritma Instagram.

Dan jangan Lupa. FAKTOR me-Like postingan akun username jangan di

sepelekan. Karena itu juga sangat berdampak terhadap Optimasi akun

Anda. Pun ini yang kita kerjakan di Optimasi Instagram. Cuma bedanya kita

menggunakan tools otomatis, jadi bisa menyesuaikan dengan algoritma

Instagram. Sehingga lebih Aman dan Jauh Lebih Cepat prosesnya. ^^


Ada perubahan tampilan di pencarian hashtag (explore) dimana selain

menampilkan Top Post (Teratas), kini juga menampilkan Recent Post

(terbaru). Yang artinya, mereka yang posting lebih sering akan berpeluang

untuk lebih dilihat oleh calon pengunjung.

Tapi bukan berarti Anda harus melakukan spam, karena hal ini justru

membuat #follower Anda merasa “ilfil”. Yang direkomendasikan, cobalah

untuk posting 7-10 postingan per hari. Postingan ini bukan diposting sekali

waktu, melainkan dibagi menjadi 3 sesi. Jatahnya kurang lebih 3-5

postingan di pagi, siang, dan malam. Atau akan lebih mudah lagi jika akun

Anda sudah dirubah menjadi akun Bisnis. Sehingga bisa melihat “wawasan”

jam berapa follower Anda aktif, dan itu saat yang tepat untuk posting.
Kebanyakan klien Jasa Optimasi , tidak memperhatikan isi konten

postingan, isinya hanya jualan,jualan dan jualan saja, sehingga membuat

Calon Konsumen tidak tertarik terhadap akun mereka. Dan berimbas

kurang maksimal terhadap Optimasi Akun Instagram nya. Kali ini akan

kami share beberapa ide postingan khusus untuk anda.

1. Kegiatan di Belakang Layar (Behind-the-scenes)

Salah satu strategi jitu untuk meningkatkan image brand anda adalah

cerita tentang kegiatan di belakang layar (behind the scene).

Tunjukkan momen-momen unik bagaimana team anda menjalankan bisnis

di belakang layar.
Konten tipe ini juga mencuatkan sisi kemanusiaan dan memanusiakan
bisnis anda. Karena anda tampilkan orang-orang yang berperan di
belakang layar bisnis anda.

Dengan post jenis ini, diharapkan para pengunjung account Instagram juga
dapat merasakan hubungan yang lebih personal dengan brand anda.

Beberapa contoh ide untuk post behind-the-scenes:


 Profil pegawai, termasuk para direktur dan CEO
 Tour tempat bekerja, kantor, atau ‘dapur’ dari bisnis anda
 Foto candid para staff atau team sedang berkerja keras
 Foto dan video dari event yang diadakan oleh, atau yang melibatkan
bisnis anda

2. Foto Produk

Produk bisnis yang kamu tawarkan jangan sampai lupa kamu tampilkan.
Apakah hal itu mungkin terjadi? Mungkin saja.

Ada beberapa bisnis yang suka post terlalu banyak konten


bertema lifestyle, tetapi malah lupa menunjukkan jasa atau produk yang
mereka jual. Kalau begini jelas pesan promosi produk yang dijual tidak
tersampaikan.

Tapi ingat, jangan terlalu sering post konten yang bersifat promosi atau
berusaha menggiring orang untuk tertarik membeli produk anda. Ini untuk
menghindari pengunjung account Instagram kamu menjadi bosan.

Jadwalkan promosi hanya satu atau dua kali per hari. Bisa juga
lebih tergantung jumlah post yang kamu lakukan setiap minggunya.
*menyesuaikan
3. Konten bertema Lifestyle

Konten ini lah yang terbaik untuk menunjukkan produk atau jasa anda
benar-benar menjadi kebutuhan di dunia nyata.

Contohnya adalah post dari Eiger di atas. Perhatikan, pesan apa yang
mereka sampaikan?

Foto tidak hanya display tas produk mereka saja, tapi juga saat tas
digunakan oleh para penjelajah gunung. Dari foto itu, pesan begitu kuat
ditampilkan.

Yang perlu diperhatikan untuk membuat konten seperti ini adalah:

Pikirkan kalangan atau orang-orang yang seperti apa, yang paling pas
dijadikan target konsumen ideal kamu.

Pikirkan hal apa yang menarik untuk mereka, misalnya gambaran hidup
yang berkualitas untuk mereka itu seperti apa?

Kalau sudah kamu temukan, kamu akan mudah membuat konten tentang
produk kamu. Dengan konten kamu, yakinkan mereka bahwa hidup
berkualitas salah satunya dengan memakai produk atau jasa anda.

.
4. Quotes / Kata Bijak, atau konten dalam bentuk teks lainnya.

Tipe konten seperti ini adalah cara yang simple dan efektif untuk
meningkatkan engagement di Instagram. Mungkin saja salah satu
followers anda sedang down, quotes anda bisa membangkitkan
semangatnya.

Karena itu pilih quotes yang menumbuhkan ide dan penuh optimisme.

Contoh ide untuk konten dalam bentuk teks:

• Quotes dari tokoh terkenal dan berpengaruh untuk para follower anda

• Quotes dari para ahli dan pemimpin di industri anda

• Review positif dari salah satu konsumen anda

• Informasi Event atau pengumuman

• Informasi tentang Sale dan promosi

• Informasi berguna lainnya seperti resep, panduan.

• Statistik dan fakta positif seputar industry anda.

5. Konten dari users (User-generated-content)

Orang pasti senang ketika mendapat perhatian, terlebih jadi fokus


perhatian. Termasuk customer atau follower anda. Bila anda post foto
customer atau follower anda, mereka merasa ada komunikasi dua arah
antara kamu dan follower kamu. Mereka merasa menjadi bagian dari
kegiatan bisnis anda, keberadaan mereka ternyata sesuatu untuk
anda. Persepsi ini bisa meningkatkan aktivitas follower anda di instragram
anda, karena ada perhatian dari anda.
Ini lah salah satu tehnik untuk memberikan apresiasi ke customer atau
follower. Dengan cara ini kamu juga mendapat konten baru untuk
Instagram kamu. Sekali dayung, dua tujuan tercapai.

Cara termudah untuk melakukan ini adalah dengan aplikasi Regram atau
Repost for Instagram.

Di bawah ini adalah beberapa cara untuk mendapatkan UGC.

• Gunakan merek/brand Anda ke sebuah hashtag, sehingga siapa saja


dapat menggunakannya ketika mau mengirim foto ke Instagram kamu
(contoh: #cocacolaindonesia)

• Cek secara rutin foto-foto dimana merek Anda di-tagged

• Menjalankan kontes foto di Instagram

• Undang followers Anda untuk mengirim foto

Tantangan yang tidak ada habisnya bagi Instra-marketer adalah


menemukan konten atau materi fresh, kekinian dan unik untuk di post di
Instagram. So, jangan keep learn, stay foolish. ^^
Jika ‘bermain’ SEO, Anda harus jeli dalam menentukan keyword. Maka
untuk ‘bermain’ di Instagram, Anda harus cerdik dalam memainkan
hashtag. Sebagai seorang marketer, Saya yakin Anda sangat setuju dengan
pernyataan Saya barusan, betul?

Ya, memang harus diakui, penggunaan hashtag yang tepat adalah cara
termudah untuk meningkatkan reach organik dari konten Instagram Anda.

Setiap kali Anda menambahkan hashtag yang tepat, konten Anda


berpeluang untuk mendapatkan lebih banyak interaksi dan tampil sebagai
‘top post’.

Hashtag memang terdengar sederhana karena orang paling awam


sekalipun familiar dengan penggunaannya. Namun ternyata, penggunaan
yang tepat bisa sangat mempengaruhi efektifitas promosi Anda.
Dikutip dari Track Maven, konten Instagram yang menggunakan 9 hashtags

akan tampil 2.5 kali lebih baik dibandingkan mereka yang menggunakan

sangat sedikit atau terlalu banyak hashtag.

Yang mengejutkan, ternyata tidak banyak pelaku bisnis online yang


memperhatikan pentingnya penggunaan hashtag ini. Lho, kenapa?

Alasannya sederhana, karena riset hashtag di Instagram bisa menyita


cukup banyak waktu, atau mereka memang tidak terlalu
mempertimbangkan manfaat yang diraih jika riset itu dilakukan dengan
tepat.

Apa untungnya menggunakan hashtag yang tepat? :

• Meningkatkan engagement di konten Anda dengan meraup lebih

banyak likes dan komentar.

• Mengetahui tingkat kompetisi dari hashtag yang Anda gunakan.

Dengan melakukan riset, Anda jadi tahu apakah hashtag yang Anda

gunakan termasuk kategori popular, tidak begitu popular, terlalu tinggi

kompetisinya, atau masuk kategori spam ( tahu kan tag #LFL #FFF

? Hahaha… )

• Mendongkrak popularitas konten Anda agar bisa masuk ke deretan top

post. Saat konten Anda masuk ke top post, maka akan semakin mudah

mendatangkan pembeli ke toko Anda.

• Menciptakan konten feed berkualitas yang konsisten dan relevan yang

menjadi sinyal lain untuk mendatangkan pembeli ke toko Anda.


Jumlah hastag yang direkomendasikan untuk toko online adalah 10-15
hashtag popular. Untuk menemukan hashtag popular, Anda bisa
melakukannya dengan cara riset hashtag. Yang penting untuk Anda
pastikan, jangan gunakan hashtag yang selalu sama di setiap postingan.
Setiap postingan yang Anda post di satu waktu yang sama, minimal harus
ada dua hashtag pembeda.

Level 1- Melakukan Riset Sederhana dengan Membagi Kategori Bisnis


atau Produk
Tidak punya waktu untuk melakukan riset secara mendalam dengan
sebuah tool? Well, sebenarnya Anda masih tetap bisa melakukan riset
sederhana untuk menemukan hashtag terbaik untuk caption foto Anda.
Cara ini mungkin bukan yang terbaik, tapi bisa cukup membantu dan bisa
cepat dilakukan. Dan nyatanya, banyak pelaku toko online yang melakukan
hal ini.

Kelebihan : Cepat dan nyaris instant


Kekurangan : Kualitas hashtag cenderung berdasar perkiraan, dan insting
karena tidak dilakukan secara mendalam (tapi Anda selalu bisa
menyempurnakannya melalui beberapa tahap evaluasi)

Tips sederhana untuk menggunakan riset level satu ini adalah membagi-
bagi kategori yang membantu Anda menemukan tag terbaik. Urutkan
kategori ini dari yang broad (lebih melebar) ke targeted (lebih tertarget).
Simak ilustrasi gambar berikut ini :
Well, gambar ini hanya contoh saja. Anda bisa meluangkan waktu
beberapa menit untuk menentukan hasil brainstorming Anda sendiri dan
menuangkanya dalam bentuk hashtag. Setelah itu, seleksi daftar tag
tersebut, dan tentukan mana saja yang akan Anda gunakan.

Level 2- Riset Hashtag secara cepat dengan

Instagram Autocomplete.

Cara riset cepat yang super praktis dan sering

digunakan user adalah dengan

memanfaatkan pencarian hashtag di bar

pencarian Instagram itu sendiri.

Di tag tersebut juga muncul berapa banyak post yang menggunakan tag
tersebut, sehingga pelaku bisnis online cenderung menganggap yang
muncul pertama akan memberikan engagement terbaik untuk konten
mereka. Meski kenyataannya tidak selalu demikian.

Hashtag yang sudah digunakan jutaan kali, bukan berarti sudah


dikunjungi pengguna sebanyak jutaan kali juga
Saat sebuah tag disebut sudah diposting sebanyak ratusan ribu kali,
bukan berarti tag tersebut juga sudah dikunjungi sebanyak itu. Jika tag
tersebut terlalu sering dipakai, ini bisa berarti juga kalua postingan Anda
akan segera keluar dari daftar “post terakhir” yang menggunakan tag
tersebut. Tentunya ini bisa menjadi pertimbangan Anda untuk tidak asal
mencomot hashtag yang muncul di urutan pertama.

Level 3- Gunakan Tool dari Pihak Ketiga

Bagian terbaik dari sebuah riset adalah selalu

ada pihak ketiga yang bisa membantu

Anda. Well, Namanya pihak ketiga, tentu akan

ada fitur tambahan yang membuat riset Anda

menjadi lebih mudah dan lengkap.

Karena pihak ketiga ini bisa menjadi beberapa pilihan dan setiap tool bisa

mempunyai fitur yang berbeda- beda. Kalau saya sendiri cenderung lebih

biasa memakai web.stagram.com atau hootsuite.


Instastory juga menjadi ‘mainan’ wajib untuk toko online. Buat lah minimal

5-9 instastory setiap hari. Sulit? Kalau memang sedang tidak ada bahan,

coba saja untuk screenshot feed Instagram Anda atau repost video yang

kemarin digunakan. Pastikan Anda mengetik 3 hashtag di setiap instastory

Anda. Jika Anda menggunakan screenshot feed Instagram, pastikan feed

Anda terlihat rapi dan eye catchy.


Dalam melayani customer kita usahakan harus memberikan yang TERBAIK

dari yang kita bisa, sehingga customer nyaman dan tidak segan transfer.

huehehehe

Berikut saya share beberapa rumus/trik nya :

1. JADILAH KONSULTAN TERHADAP PRODUK / JASA YANG ANDA JUAL

Jangan sampai kita tidak paham dengan produk/jasa yang kita jual.

Buktikan kalau memang anda benar-benar memahami produk/jasa yang

anda jual dengan memberikan masukan/konsultasi terhadap kebutuhan

customer. Saya tidak bisa membayangkan jika anda sendiri tidak paham

dengan produk/jasa yang anda tawarkan.

Dan tentunya ini akan menjadi NILAI LEBIH anda dibandingkan dengan

kompetitor anda pastinya.

2. SELALU SELIPKAN EMOTICON “SMILE” DI SETIAP CHATTING

Jika customer mulai Tanya-tanya atau menghubungi Anda via chat atau
SMS, jangan pelit untuk memberikan emoticon “smile” di akhir kalimat atau
chat. Begitu juga ketika Anda membalas komentar customer di Facebook
atau Instagram.
Jika Anda pelit memberikan emoticon smile, kesan yang tertangkap di
benak customer adalah Anda adalah penjual yang jutek dan pelit informasi.

Sedangkan jika Anda sering memberi emoticon smile, mereka akan merasa
bahwa Anda adalah penjual yang ramah, nyaman, dan enak untuk ditanyai
soal produk dan hal apapun yang kurang mereka ketahui tentang produk
yang akan dibeli.

Customer tentunya bakalan lebih suka bertanya atau chat dengan penjual

yang ramah dong. Bayangkan jika penjualnya judes, jawabnya singkat-

singkat, dan tidak pakai emoticon smile sama sekali. Customer bakalan

merasa tidak nyaman dan memilih untuk mencari online shop lain.

3. YANG BERTANYA = YANG MENANG

Sering terjadi calon customer menghubungi Anda untuk menanyakan


produk. Setelah itu dia diam dan tidak kunjung order.

Jika customer mulai diam dan tidak chat lagi, bisa jadi ia masih mikir-mikir
lagi, mau beli atau tidak. Nah kita sebagai penjual bertugas untuk bertanya
balik ke customer.

Tanyakan apa pendapat dia dengan produk Anda. Temukan titik


keraguannya dan bantu ia menjawab keraguannya dengan menjelaskan
tentang manfaat dan kelebihan produk/online shop kita.

Sah-sah saja jika kita menanyakan kebutuhan customer seperti apa,


kendala dan keraguan dia apa sehingga menyebabkan ia tidak lagi
membalas chat Anda.

Bisa juga Anda mulai dengan bertanya seperti ini,”Gimana, sis? Bagaimana
menurut sista tentang produk kami? Adakah informasi yang kurang jelas?
Adakah hal lain yang bisa saya bantu?”
4. GUNAKAN BAHASA YANG SAMA SEPERTI CUSTOMER

Setiap customer memiliki bahasa chat dan berkomunikasi sendiri-sendiri.


Ada customer yang sudah terbiasa berbelanja online sehingga dia paham
dengan istilah-istilah belanja online seperti “Payment Gateway, direct
transfer, mobile banking, 50% off, Buy 1 get 1 free, free ongkir, “ dan masih
banyak lagi.

Ada juga customer yang masih baru berbelanja online sehingga dia masih
awam dengan istilah-istilah yang biasa dipakai dalam toko online Anda.
Bukan berarti mereka bodoh atau tidak berniat beli.

Tugas kita adalah memberikan informasi yang selugas-lugasnya,


seinformatif mungkin, dan senyaman mungkin untuk mereka supaya
mereka paham dan bisa bertransaksi online dengan nyaman.

Jika ada customer yang tidak paham lalu nanya “Sis, maksudnya 10% off itu
apa?” ya jangan dijawab “Ya sista bakalan get 10% off jika bla bla bla …”

Seharusnya dijawab “Oh itu maksudnya sista bakal dapat potongan harga
sebesar 10% jika blab la bla bla.”

5. GUNAKAN TRIK “SCARCITY” (KELANGKAAN)

Trik ini cukup ampuh untuk mengatasi customer yang tidak kunjung
transfer atau order. Tinggal bilang kalau barangnya tinggal sekian item, jika
customer tidak segera order dan transfer maka barang tersebut akan habis
tak bersisa, sudah bisa bikin customer untuk buru-buru order dan transfer
kok. *dengan catatan harus JUJUR yah . . .

Misalnya “Sis ini barangnya tinggal 3 item aja loh. Kalau bisa segera order
dan transfer sekarang ya agar tidak kehabisan. Soalnya kalau habis kita
tidak re-stock lagi.”
6. BERIKAN DISKON KHUSUS JIKA LANGSUNG TRANSFER

Trik ini jarang diterapkan pebisnis online. Coba berikan mereka diskon
khusus jika langsung transfer, tentu mereka akan sangat senang sekali.

Jika tidak diberikan diskon khusus, customer bakal ada kecenderungan


untuk menunda transfer hingga besoknya. Jika ditunda-tunda terus, bisa
jadi mereka bakalan lupa atau sudah nggak sempat lagi transfer.

Yang harus diberikan juga tidak melulu diskon kok. Bisa jadi diganti dengan
bonus lain yang menarik. Misalnya jika Anda jual mukena, maka Anda akan
memberikan free tas cantik untuk wadah mukena mereka jika langsung
transfer. Jadi customer bakal berpikir “Wah, kalau transfer sekarang, aku
nggak perlu lagi beli tas untuk wadah mukena saat lagi bepergian.” Ya pasti
customer bakal langsung transfer lah.

7. SELALU BACA DAN BALAS SETIAP CHAT CUSTOMER

Biasanya nih kalau customer sudah order dan nomor rekening plus total
belanja sudah diberikan, customer chat apa sudah tidak kita balas lagi
meskipun chatnya Cuma sebatas “Oke, kak.” “Baiklah.” “Ok, segera saya
transfer.” “Saya tunggu barangnya.” Dsb.

Sebaiknya tetap kit abaca, kalau perlu kita balas dengan emoticon “Okey”
atau kita kasih jempol.

Kita tidak tahu psikologi masing-masing customer. Ada tipe customer yang
cuek, ada juga tipe customer yang “butuh perhatian”.

Dengan tetap membaca dan membalas chat mereka, itu bikin mereka
nyaman dan merasa kalau kita perhatian dengan mereka. Sedangkan kalau
chat mereka sudah tidak kit abaca atau balas lagi, bisa-bisa mereka bakal
memiliki kesan “Ini penjual ramah kalau ada maunya saja. Giliran sudah
closing dan transfer tiba-tiba jadi cuek.”
8. JAWAB CHAT CUSTOMER MAKSIMAL 5 MENIT, JANGAN SAMPAI LEBIH

Terlalu lama membalas chat customer menyebabkan dia bisa pindah ke


online shop lain. Semua customer butuh pelayanan yang cepat dan
nyaman.

Percuma jika Anda ramah dan produk Anda bagus, tapi Anda membalas
chat mereka 1-2 jam kemudian. Customer bakalan kehilangan respek.

Waktu maksimal untuk membalas chat customer adalah 5 menit. Lebih


dari itu biasanya customer sudah tidak mau menunggu, bisa jadi HP-nya
kemudian ditinggal dan dia melakukan aktifitas lain yang berpotensi bikin
dia nggak jadi order.

Karena itu, jangan sampai slow respond yah. Anda tidak harus fast respond
selama 24 jam penuh. Anda bisa tetapkan jam kerja untuk melayani
customer Anda. Misalnya dari jam 08.00 -17.00

Selama jam kerja tersebut, Anda harus fokus melayani customer dengan
cepat. Kalau bisa jangan disela dengan pekerjaan lain yang bisa membuat
Anda terlambat membalas chat customer yang masuk.

9. CUSTOMER BAWEL DAN HOBBY NGOMEL? DENGARKAN SA JA.

Kadang ada loh tipe customer yang cerewet dan bawel. Permintaannya
banyak, dan sangat perfeksionis. Maunya dilayani seperti raja atau ratu.
Maunya diberi pelayanan paling baik. Sudah ditawari produk A katanya
masih ada kekurangannya, begitu juga dengan produk lain.

Melayani customer model begini membutuhkan kesabaran ekstra. Jika


customer mulai bawel dan complain ini itu bahkan sampai ngomel-ngomel,
jangan disanggah! Dengarkan atau simak saja ia ngomel-ngomel
meluapkan ketidaksukaan atau kekecewaannya.
Memberikan sanggahan hanya memperburuk keadaan dan bikin si
customer otomatis mencoreng nama baik online shop kita. Karena
bagaimanapun bagi customer model beginian, dialah yang benar dan
harus menang.

Jadi sebaiknya sebagai penjual kita diam dan menyimak. Nanti jika dia
berhenti bawel dan ngomel, baru kita arahkan sesuai kemauan kita.

10, PUSATKAN PERHATIAN DAN PIKIRAN KEPADA CUSTOMER

Ini nih yang jadi kendala pebisnis online pemula, terutama yang bisnisnya
masih jadi sampingan. Mentang-mentang belum punya Customer Service
sendiri, akhirnya kita jadi multitasking.

Ya balasin chat customer, ya packing, ya upload foto produk di sosmed,


semua ditangani sendiri.

Boleh-boleh saja menjadi multitasking untuk menghemat biaya. Tapi


jangan sampai mengganggu konsentrasi kita saat melayani customer.

Pelayanan kita menentukan apakah customer bakalan order atau tidak. Jika
kita tidak fokus kepada customer, bahasa yang kita keluarkan saat
melayani mereka juga pasti tidak fokus juga. Dan ini bisa bikin costumer
jadi tidak nyaman.

Bisa jadi karena tidak fokus, bahasa kita akhirnya disingkat-singkat atau
kita lupa tidak kasih emoticon smile. Malah terkesan kita tidak niat dalam
melayani mereka.

Multitasking itu boleh. Tapi ketika Anda sedang melayani customer, Anda
kesampingkan pekerjaan lain dan kesibukan lainnya.
Pusatkan otak dan perhatian Anda pada customer Anda. Konsentrasilah
pada customer Anda, bukan kepada hal lain. Berpikirlah bahwa customer
di depan Anda harus Anda layani dengan baik, fokus, dan Anda harus bisa
membuat ia nyaman agar closing dan mendapatkan penjualan yang
banyak. Jangan pikirkan hal lain.
Alhamdulillah, tak terasa sudah 30 Halaman saya berbagi sedikit apa

yang saya tahu. Mohon doanya, agar bisa membuat ebook semacam

ini lagi ke depanya.

Dan saya doakan semoga Bisnis anda selalu Lancar dan diberi

Keberkahan olehNya. Naik Profit setiap harinya. Bahagia selalu

bersama keluarga. Aamiin aamiin aamiin.

Mohon maaf jika yang ditulis ada salah kata atau keteranganya.

Harapan saya semoga ebook ini bisa jadi bahan referensi dalam

menjalani bisnis anda khususnya saat akan bermain Instagram

marketing. ^^

See You . . . ^^
http://www.Pandagila.com

http://www.Aksato.com

http://www.alona.co.id

http://www.koneksupplier.com
Dany Panca Pamungkas atau biasa

dipanggil Om Dany adalah seorang

Optimizer khususnya di bidang Instagram

Marketing dan bertindak sebagai owner

di Jasa Optimasi Instagram Tertarget

@koneksupplier.com .

Sampai saat ini sudah tercatat lebih dari Ribuan akun Instagram yang di

manage olehnya dan team. Dan Ratusan testimonial klien yang

menggunakan jasa optimasi bahwa usaha dan omsetnya meningkat

setelah menggunakan jasa nya.

Untuk menghubungi silahkan chat di no WA : 0857-5515-5589 atau

silahkan kunjungi website http://www.koneksupplier.com


Om “Optimizer” Dany