Anda di halaman 1dari 2

PENYAKIT HIPERTENSI

No.Dokumen:

No.Revisi: dr. Djoko Susilo


SOP
Tanggal Terbit : Pimpinan Klinik
Halaman : 1/2
KLINIK (Td tangan Pimpinan Klinik)
SIMPANG 5
HUSADA
1. Pengertian Hipertensi adalah keadaan tekanan darah sama atau melebihi 140
mmHg sistolik dan/atau sama atau melebihi 90 mmHg diastolik pada
seseorang yang tidak sedang makan obat antihipertensi.
2. Tujuan Sebagai acuan langkah-langkah pelaksanaan penyakit Hipertensi

3. Kebijakan (isi nomor SK)

4. Referensi 1. Panduan praktik klinis bagi dokter di fasilitas pelayanan kesehatan


primer, Edisi I , hal 238
2. Pedoman Pengobatan Dasar Di Puskesmas, hal 97 – 98, Depkes
RI, 2007

5. Prosedur 1. Alat

a. Tensimeter

b. Stetoskop
2. Langkah-langkah

Modifikasi gaya hidup ,antara lain : diet rendah garam,


mengurangi makanan lemak, menghentikan kebiasaan merokok
dan minum alkohol, mengendalikan berat badan, meningkatkan
aktifitas fisik

a.Pada hipertensi stage 1:

1) Diuretik tiazid : HCT, dosis awal 12,5 mg – 25 mg sehari.


Atau diuretik kuat (loop diuretik) : furosemid 40mg pagi
hari. Dosis pemeliharaan 20 mg sehari.

2) ACE inhibitor : kaptopril, terapi tunggal dosis awal 12,5


mg 2 kali sehari, pada usia lanjut dosis awal 6,25 mg 2 kali
sehari, dosis pemeliharaan 25 mg 2 kali sehari, maksimal
50 mg 2 kali sehari. (Kontraindikasi pada kehamilan selama

SOP Asuhan Keperawatan halaman1 dari 2 halaman


janin hidup, penderita asma)

3) kalsium inhibitor : nifedipin, dosis awal 10 mg 2 kali


sehari, dosis pemeliharaan 10 – 40 mg 2 kali sehari

b.Pada hipertensi stage 2:

1) pertimbangkan pemberian kombinasi 2 obat, biasanya


golongan diuretic tiazid, atau diuretik kuat (loop diuretik)
dengan ACE inhibitor atau dengan kalsium inhibitor.
6. Diagram Alir

7. Hal - hal yang


perlu
diperhatikan
8. Unit Terkait 1. Ruang Pemerikasaan Umum
2. Ruang Obat
9. Dokumen 1. Rekam medis
Terkait
10. Rekaman NO Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai
Historis diperlakukan
Perubahan 1
2

SOP Asuhan Keperawatan halaman2 dari 2 halaman