Anda di halaman 1dari 17

ASPEK MANAJEMEN DAN SUMBER DAYA MANUSIA

DALAM STUDI KELAYAKAN BISNIS

Diajukan untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Studi Kelayakan Bisnis

Dosen Pembimbing :

Susilowati, S.Sos, M.AB

Disusun Oleh :

KELOMPOK 6 (KELAS B)

Narita Eldian Fajrin 174140314111074

Humairoh Nur Alifah 174140314111076

Ihza Ainul Khakim 174140314111080

Nita Maya Sari 174140314111082

Kharisma Nuriyah Indah Farawanza 174140314111084

D4 MANAJEMEN PERHOTELAN

PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI

UNIVERSITAS BRAWIJAYA

2019

iii
ii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan

rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah

yang berjudul “Aspek Manajemen dan Sumber Daya Manusia ”. Tujuan

pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas Studi Kelayakan

Bisnis.

Untuk itu dalam kesempatan ini penulis menyampaikan rasa

terimakasih kepada Ibu Susilowati, S.Sos, M.AB, selaku dosen yang

telah memberikan bimbingan sehingga makalah ini dapat terselesaikan.

Penulis menyadari sepenuhnya masih banyak kekurangan baik itu

pengetahuan, pengalaman maupun kemampuan. Oleh karena itu, kami

mengharapkan saran maupun kritik membangun yang bertujuan agar

hasil makalah ini dapat diterima dan bermanfaat bagi semua khalayak.

Akhir kata kami berharap, semoga makalah ini berguna dan

bermanfaat bagi pembaca. Semoga Allah SWT akan senantiasa

melimpahkan rahmat, hidayah serta taufik-Nya kepada kita semua.

Amin.

Malang, 27 Agustus 2019

Penulis

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR......................................................................................................2
DAFTAR ISI..................................................................................................................3
BAB I...............................................................................................................................4
PENDAHULUAN............................................................................................................4
1.1 Latar Belakang......................................................................................................4
1.2 Rumusan Masalah.................................................................................................5
1.3 Tujuan Umum........................................................................................................5
BAB II.............................................................................................................................6
PEMBAHASAN...............................................................................................................6
2.1 Hal yang perlu Dipahami.....................................................................................6
2.2 Sumber Data......................................................................................................11
2.3 Responden/Narasumber..................................................................................12
2.4 Metode Pengumpulan Data..............................................................................13
2.5 Instrumen Pengumpulan Data.........................................................................13
2.6 Analisis Data......................................................................................................13
BAB III.........................................................................................................................15
PENUTUP.......................................................................................................................15
3.1 Kesimpulan...........................................................................................................15
3.2 Saran...................................................................................................................15
DAFTAR PUSTAKA....................................................................................................16
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pelaksanaan pembangunan bisnis harus direnanakan dengan baik

supaya tidak terjadi hal-hal yang dapat menghambat bangunan.

Penyelesaian pembangunan bisnisyang tidak sesuai dengan jadwalkan

menyebabkan biaya dan dapat menyebabkan gangguan pada pemasaran

karena gagalnya pencapaian target waktu produksi.

Kegiatan peranan pembangunan bisnis juga berkaitan dengan

kesiapan tenaga kerja. Tenaga kerja pada suatu bisnis memegang

peranan yang sangat penting, baik pada bisnis yang padat teknologi

maupun bisnis yang padat tega kerja. Perbedaanya adalah pada bisnis

yang padat teknologi proporsi tenaga kerja yang terampil lebih besar

dibandingkan dengan proporsi tenaga kerja kasar, sedangkan pada

bisnis yang padat tenaga kerja proporsi tenaga kerja terampil lebih

kecil dibandingkan dengan proporsi tenaga kerja kasar.

Analisis aspek manajemen dan sumber daya manusia terdiri dari

2 bahasan penting, yaitu sub aspek manajemen dan sub aspek sumber

daya manusia. Analisis sub aspek manajemen lebih menekankan pada

proses dan tahapan-tahapan yang harus dilakukan pada proses

pembangunan bisnis. Sedangkan analisis sub aspek sumber daya

manusia menekankan pada ketersediaan dan kesiapan tenaga kerja,

baik jenis/mutu maupun sumber daya jumlah sumber daya manusia yang

dibutuhkan untuk menjalankan bisnis. Kesalahan pada analisis kelayakan


sumber daya manusia dapat menyebabkan bisnis tidak bisa

dijalankan karena tidak dikelola oleh orang-orang kompeten sesuai

dengan kebutuhan.

1.2 Rumusan Masalah

Menjelaskan Hal-hal Yang Perlu Dipahami

1. Untuk Mengetahui Sumber-sumber data


2. Menjelaskan Responden/Narasumber
3. Menjelaskan Metode Pengumpulan Data
4. Menjelaskan Instrumen Pengumpulan Data
5. Menjelaskan Analisis Data

1.3 Tujuan Umum

1. Untuk Mengetahui Hal Yang Perlu Dipahami Dalam Aspek

Manajemen Dan Suber Daya Manusia


2. Untuk Mengetahui Jenis Sumber Data
3. Untuk Mengetahui Responden/Narasumber Pada Studi Kelayakan

Bisnis
4. Untuk Mengetahui Metode Pengumpulan Data
5. Untuk Mengetahui Instrumen Pengumpulan Data
6. Untuk Mengetahui Analisis Data

BAB II

PEMBAHASAN
3

2.1 Hal yang perlu Dipahami

Sebelum melakukan analisis pada aspek manajemen dan sumber

daya manusi, dasar-dasar manajemen proyek dan manajemen sumber

daya manusia perlu dipahami terlebih dahulu.

1. Perencanaan dan Penjadwalan Proyek

Merupakan usaha yang untuk membuat dan menentukan

apa yang harus dicapai pada suatu proyek, kapan, dan bagaimana

proyek tersebut dilaksanakan. Dalam pembuatan perencanaan

proyek, beberapa yang harus di identifikasi secara mendalam.

Hal-hal yang perlu di identifikasi dalam perencanaan adalah

sebagai berikut :

 Kegiatan-kegiatan yang diperlukan pada pembuatan proyek.


 Pihak/tekanan/sumber daya manusia yang akan melakukan

setiap tahap pelaksanaan kegiatan.


 Pasilitas yang di perlukan untuk setiap tahap pelaksanaan

kegiatan.
 Waktu pelaksanaan setiap tahap pekerjaan, dan lain

sebagainya.

Beberapa teknik yang dapat digunakan untuk perencanaan

dan penjadwalan proyek adalah :

a) Bagan GANTT
Pertama dikembangkan oleh Hendry Laurent GANTT.

Bagan GANTT dapat memberikan informasi tentang jenis-jenis

pekerjaan yang akan dilakukan dan lama waktu untuk semua


kegiatan.

Kelebihan Kekurangan
 Sederhana sehingga mudah  Tidak menunjukan dengan jelas

dibuat dan dipahami. hubungan ketergantungan


 Dapat menggambarkan jadwal antara 1 kegiatan antara

suatu kegiatan dan kenyataan 1kegiatan yang lain sehingga

kemajuan sesungguhnya pada sulit untuk mengetahui dampak

saat pelaporan. yang diakibatkan oleh

keterlambatan satu kegiatan

terhadapjadwal keseluruhan

proyek.

 Sulit mengadakan penyesuaian

atau perbaikan /pembaruan bila

diperlukan.

b) PERT (Program Evaluation and Review Techunique)

Diperkenalkan kali pertama oleh Booz Allen Hamiton

(1958). Muncul untuk mengurangi keterbatasan-keterbatasan

yang ada pada bagan GANTT.

Keterangan:

 TE : Estimasi waktu harapan yang diperlukan untuk

menyelesaikan suatu aktivitas

 OE : Estimasi waktu optimis (minimal) yang diperlukan

untuk menyelesaikan suatu aktivitas

 EM : Estimasi waktu yang paling mungkinyang diperlukan

untuk menyelesaikan suatu aktivitas

 PE : Estimasi waktu pesimis (maksimal) yang diperlukan

untuk menyelesaikan suatu aktivitas

Contoh :

Untuk melaksanakan aktivitas pengecatan pada proyek

pembangunan gedung memiliki estimasi waktu optimis (OE)


5

adalah 14 hari, estimasi waktu pesimis (PE) adalah 28 hari dan

estimasiwaktu yang paling mungkin (EM) adalah 24 hari.

Berdasrkan data tersebut maka estimasi waktu harapan untuk

melaksanakan aktivitas pengecatan adalah :

= 25 hari

c) CPM (Critical Path /Method)

Kali pertama diperkenalkan oleh sebuah metode

penjadwalan yang dikembangkan oleh Du Pont Remington Rand.

Metode ini dapat digunakan untuk aktivitas yang durasinya sudah

diketahui. CPM adalah singkatan dari Critical Path Method atau

MetodeJalur Kritis. Jalur kritis adalah jalur terlama antara titik

dimulai sampai dengan titik penyelesaian proyek.

2. Analisis Jabatan

Cara menghasilkan produk dalam suatu bisnis harus

diidentfikasikan sebelum suau bisnis di jalan agar bisnis

tersebut dapat menghasilkan produk yang di harapkan. Analisis

ini berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan

dengan pekerjaan-pekerjaan berikut

 Pekerjaan apa saja yang harus dilakukan?

 Begaimana menjalankan perkerjaan?

 Mengapa pekerjaan tersebut harus dilakukan?

Hasil yang diperoleh dari analisis jabatan adalah deskripsi

jabatan dan spesifikasi jabatan.

3. Deskripsi Jabatan

Merupakan uraian tentang tugas, kewajiban suatu jabatan

tertentu. Deskripsi jabatan semestinya memuat hal-hal sebagai

berikut:
 Identifikasi jabatan

 Ringkasan jabatan

 Tugas yang harus dilaksanakan

 Pengawasan yang diberikan dan diterima

 Hubungan dengan jabatan-jabatan lainnya

4. Spesifikasi pekerjaan

Setelah deskripsi pekerjaan dibuat, langkah selanjutnya

adalah menentukan siapa saja yang akan menjalankan pekerjaan

tersebut. Spesifikasi jabatan adalah penentuan syarat-syarat

minimum yang dapat diterima agar sseorang dapat menjalankan

pekerjaan dengan baik.

5. Proyeksi kebutuhan tenaga kerja

Besarnya proyeksi kebutuhan tenaga kerja tergantung

pada proyeksi penjualanyang diperoleh pada perhitungan

aspekpasar dan luas produksi yang diperoleh dariperhitungan

pada aspekteknik. Cara-cara yang dapat digunakan untuk

menentukan kebutuhan tenaga kerja adalah dengan:

 Metode Wark Force Analysis (WFA) diperoleh dengan

menghitung work load Analysis + % absensi+%Turn over.

 Metode Antrea merupakan metode penentuan jumlah

karyawan yang optimal dengan derdasarkan pada teori

antrean.

6. Rekrutmen Karyawan

Sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan bisnis pada

masa yang akan datang karena bisnis akan dapat berjalan dengan

baik jika dijalankan oleh orang-orang yang sesuai dengan

spesifikasi jabatan yang telah dilakukan. Beberapa cara yang


7

dapat dilakukan untuk menarik calon karyawan adalah sebagai

berikut:

 Melalui iklan

 Kantor penempatan tenaga kerja

 Rekomendsi dari karyawan yang bekerja

 Lembaga pendidikan

 Lamaran yang masuk secara kebutuhan

 Nepotisme

 Leasing

 Serikat buruh

7. Struktur Organisasi

Susunan dan hubungan-hubungan antar komponen bagian-

bagian dan posisi-posisi dalam suatu organisasi. Pembagian

departemen atau bagian-bagian dalam suatu organisasi dapat

dikelompokan menjadi tiga macam yaitu:

 Struktur organisasi fungsional

Struktur organisasi fungsional merupakan struktur

organisasi yang mengelompokan individu-individu pada

organisasi berdasarkan pekerjaan yang sama.

 Struktur organisasi produk

Strukrur organisasi produk merupakan struktur organisasi

yang mengelompokan individu-individu pada organisasi

berdasarkan jenis produk yang dihasilkan/dipasarkan.

 Struktur organisasi matriks

Struktur organisasi matriks merupakan kombinasi dari

struktur organisasi fungsional dan struktur organisasi

produk.
2.2 Sumber Data

Untuk melakukan analisis pada manajemen dan sumber daya

manusia dalam studi kelayakan bisnis berasal dari data primer maupun

data sekunder:

1. Data primer

Yang dibutuhkan untuk analisis aspek manajemen dan

sumber daya manusia pada studi kelayakan bisnis adalah data

tentang:

 Tahap-tahap pelaksanaan pekerjaan, jenis-jenis pekerjaan

pada bisnis, persyaratan yang diperlukan untuk memangku

pekerjaan, struktur organisasi, dan metode pengadaan tenaga

kerja.

 Lama waktu dari setiap tahap penyelesaian pekerjaan

pembangunan proyek/bisnis.

 Kemampuan pada calon karyawan untuk menjalankan

pekerjaan.

2. Data sekunder

Yang dibutuhkan untuk analisis aspek manajemen dan

sumber daya manusia adalah data tentang kondisi pasar tenaga

kerja dan linteratur yang berkaitan dengan penjadwalan proyek,

perencanaan tenaga kerja. Pada umumnya literatur yang

membahas penjadwalan proyek adalah buku-buku manajemen

operasional dan operational research. Sedangkan buku-buku yang

membahas perencanaan tenaga kerja buku manajemen sumber

daya manusia.
9

2.3 Responden/Narasumber

Responden atau narasumber untuk menggali data yang berkaitan

dengan analisis aspek manajemen dan sumber daya manusia pada studi

kelayakan bisnis adalah sebagai berikut:

1) Pelaku usaha sejenis, untuk memperoleh data tentang tahap-

tahap pelaksanan pekerjaan, jenis-jenis pekerjaan pada bisnis,

persyaratan yang diperlukan untuk memangku pekerjaan,

struktur organisasi, dan metode pengadaan tenaga kerja.

2) Konsultan/pemborong proyek pembangunan, untuk mengetahui

lama waktu dari setiap tahap pnyelesaian pekerjaan

pembangunan.

3) Lembaga penempatan tenaga kerja/departemen tenaga kerja,

untuk mengetahui pasar tenaga kerja yang ada.

4) Calon karyawan, untuk mengetahui kemampuan para calon

karyawan untuk menjalankann pekerjaan.

2.4 Metode Pengumpulan Data

Pengumppulan data untuk analisis aspek manajemen dan sumber

daya manusia pada studi kelayakan bisnis dilakukan dengan cara

berikut.

1) Wawancara

Metode wawanara untuk pengumpulan data pada aspek

manajemen dan sumber daya manusia dilakukan dengan cara-cara

berikut.

 Perilaku bisnis sejenis


 Pihak/rekanan/sumber daya manusia yang melaksanakan setiap

tahap pembanguna bisnis

 Calon pelaku bisnis

 Calon pesaing (jika memungkinkan)

2.5 Instrumen Pengumpulan Data

Instrumen yang digunakan untuk analisis aspek manajemen dan

sumber daya manusia dalam studi kelayakan bisnis adalah :

 Pedoman wawancara

Pedoman wawancara yang digunakan untuk analisis aspek

manajemen dan sumber daya manusia pada studi kelayakan,

khususnya perencanaan pembangunan bisnis.

2.6 Analisis Data

Analisis data yang digunakan untuk melakukan analisis pada

aspek manajemen dan sumber daya, manusia adalah analisis kualitatif

dan analisis kuantitatif. Analisis kualitatif dalam perencanaan

pembangunan proyek/bisnis digunakan untuk menganalisis pihak-pihak

yang akan melaksanakan setiap aktivitas dan fasilitas yang dibutuhkan

untuk melaksanakan aktivitas, sedangkan analisis kuantitatif digunakan

untukperencanaan dan penjadwalan proyek, seperti analisis PERT dan

CPM. Analisis kualitatif pada perencanaan sumber daya digunakan

untuk menganalisis ketersediaan dan kesiapan tenaga kerja yang

dibutuhkan untukmenjalankan bisnis, sedangkan analisis kuantitatif


11

pada perencanaan sumber daya digunakan untuk menganalisis

kebutuhan tenaga kerja, seperti analisis Work Force Analysis (WFA)

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Pembuatan makalah ini dapat memperluas dan menambah

wawasan bagi mahasiswa dalam mengetahui feasibility aspek

manajemen dan sumber daya manusia di dunia kerja. Aspek manajemen

dan sumber daya dilakukan dengan menganalisis kemampuan calon

pelaku bisnis membangun bisnis sesuai dengan waktu yang telah

direncanakan dan menganalisis ketersediaan sumber daya manusia yang

dapat mengelol kegiatan bisnis pada masa yang akan datang. Sebuah ide
bisnis akan dinyatakan layak berdasarkan aspek manajemen dan sumber

daya manusia.

3.2 Saran

Demikian yang dapat saya paparkan mengenai materi yang

menjadi pokok bahasan dalam makalah ini, tentunya masih banyak

kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan

kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul

makalah ini.

Penulis banyak berharap para pembaca yang budiman disa

memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penulis demi

sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan-

kesempatan berikutnya. Semoga makalah ini berguna bagi penulis pada

khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya.

DAFTAR PUSTAKA

Jakfar, Kasmir. 2003. Study Kelayakan Bisnis. Prenada Media:

Jakarta Timur

Agung, I Gusti Ngurah. 1992. Metode Penelitian Sosial.

PT.Gramedia Pustaka Utama.Jakarta.

Suliyanto. 2016. Studi Kelayakan Bisnis. ANDI. Yogyakarta.

Syukur, H. Fatah. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia

Pendidikan. Pustaka

Rizki Putra : Semarang

Teguh Sulistiyani, Ambar, dan Rosidah. 2003. Manajemen

Sumber Daya Manusia.


13

Graha Ilmu : Yogyakarta

Anda mungkin juga menyukai