Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH

CEPATNYA PERUBAHAN BISNIS INTERNASIONAL

DOSEN PENGAMPU :

Dr. Sri Rezeki., SE.,M.Si

DISUSUN OLEH :

Kelompok 11

1. Pinayungan Siagian (7173210026)


2. Novi arika (7173510052)
3. Nurkhalijah (7173510055)
4. Nurul Shavira (7173510056)

MANAJEMEN KELAS A

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan atas kehadirat Allah swt. yang telah memberikan rahmat

dan karunia yang dilimpahkan-Nya kepada penulis, sehingga dapat menyelesaikan tugas ini.

Adapun yang menjadi judul tugas saya adalah “Cepatnya Perubahan Bisnis

Internasional”. Tujuan saya menulis makalah ini yang utama untuk memenuhi tugas dari

dosen pengampu saya “Dr. Sri Rezeki.,SE.,M.Si” dalam mata kuliah “Bisnis Internasional”.

Jika dalam penulisan makalah saya terdapat berbagai kesalahan dan kekurangan

dalam penulisannya, maka kepada para pembaca, penulis memohon maaf sebesar-besarnya

atas koreksi-koreksi yang telah dilakukan. Hal tersebut semata-mata agar menjadi suatu

evaluasi dalam pembuatan tugas ini.

Mudah-mudahan dengan adanya pembuatan tugas ini dapat memberikan manfaat

berupa ilmu pengetahuan yang baik bagi penulis maupun bagi para pembaca.

Medan, 12 Februari 2019

Kelompok 11

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR........................................................................................................ ii

DAFTAR ISI...................................................................................................................... iii

BAB I : PENDAHULUAN

A. Latar Belakang................................................................................................... 1

B. Rumusan Masalah.............................................................................................. 1

C. Tujuan Penulisan................................................................................................ 1

BAB II : PEMBAHASAN

A. Pengertian Bisnis Internasional.......................................................................... 2

B. Sejarah Bisnis Internasional............................................................................... 3

C. Globalisasi.......................................................................................................... 3

D. Pengaruh Kekuatan Lingkungan Eksternal dan Internal................................... 5

BAB III : STUDI KASUS................................................................................................... 7

KESIMPULAN................................................................................................................... 9

DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................................... 10

iii
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Setiap negara tidak dapat hidup sendiri. Hal ini disebabkan karena keterbatasan
sumber daya yang dimiliki. Oleh karena itu, suatu negara akan membutuhkan negara lain.
Dalam rangka pemenuhan kebutuhan, setiap negara melakukan hubungan bisnis. Hubungan
bisnis antar negara ini disebut juga bisnis internasional. Masalah perdagangan internasional
sering diperbincangkan di setiap negara. Perekonomian suatu negara erat kaitannya dengan
sistem dan pengelolaan aktivitas bisnis, baik bersifat nasional, maupun internasional. Dalam
makalah ini, akan membahas tentang bisnis internasional, dan untuk lebih memahami
mengenai semua hal yang berkaitan dengan bisnis internasional, dapat menyimak pokok-
pokok pembahasan berikut.

B. Rumusan Masalah

1) Apa itu Bisnis Internasional ?

2) Kapan dimulainya Bisnis Internasional ?

3) Pengaruh lingkungan internal dan eksternal

C. Tujuan Penulisan

1) Untuk mengetahui tentang apa yang dimaksud dengan Bisnis Internasional

2) Mengetahui sejarahnya dimulai Bisnis Internasional

3) Untuk melatih apa saja yang diperlukan untuk terjun ke dunia Bisnis Internasional

1
BAB II

PEMBAHASAN

A. Pengertian Bisnis Internasional

Bisnis Internasional adalah bisnis yang kegiatan-kegiatannya melewati batas-batas


negara. Definisi ini tidak hanya termasuk perdagangan internasional dan pemanufakturan di
luar negeri, tetapi juga industri jasa yang berkembang di bidang-bidang seperti transportasi,
pariwisata, perbankan, periklanan, konstruksi, perdagangan eceran, perdagangan besar dan
komunikasi massa. Bisnis ini meliputi bisnis skala besar maupun berkembang dari seluruh
bidang usaha. Hari ini, hampir semua perusahaan, besar atau kecil, akan terpengaruh oleh
kegiatan dan kompetisi global, karena sebagian besar menjual keluar dan/atau investor yang
aman dari luar negeri dan/atau bersaing dengan produk dan layanan yang berasal dari luar
negeri.

Definisi-Definisi dalam Bisnis Internasional

1. Bisnis Internasional adalah bisnis yang kegiatan-kegiatannya melewati batas-batas


negara. Definisi ini tidak hanya termasuk perdagangan perdagangan internasional dan
pemanufakturan luar negeri, tetapi juga industri yang berkembang dibidang
transportasi, pariwisata, perbankan, kontruksi, periklananan. dll.

2. Bisnis Luar Negeri berarti operasi-operasi di dalam sebuah negara asing.

3. Perusahaan multidomestik (Multidomestic company/MDC) adalah sebuah organisasi


dengan cabang-cabang dibanyak negara, merumuskan strategi bisnisnya sendiri
berdasarkan perebedaan-perbedaan dasar yang dipahami.

4. Perusahaan global (Global company/GC) adalah sebuah organisasi yang berupaya


untuk membakukan dan memadukan operasi-operasi diseluruh dunia dalam semua
bidang fungsional.

5. Perusahaan Internasional (Internasional Company/IC) merujuk kepada perusahaan-


perusahaan Global maupun multidomestik.

2
B. Sejarah Bisnis Internasional

Bisnis Internasional sebagai sebuah disiplin adalah relatif baru, namun bisnis
internasional sebagai suatu praktik bisnis sudah berlangsung sejak lama. Bahkan sebelum
Masehi, pedagang-pedagang Venesia dan Yunani mengirim wakil-wakil ke luar negeri untuk
menjual barang-barang mereka.

 Tahun 1600 British East India Company, sebuah perusahaan dagang yang baru
mendirikan cabang0-cabang luar negeri diseluruh Asia.

 Perusahaan Belanda, yang dibentuk tahun 1590 membuka rute-rute perjalanan ke


timur, bergabung untuk membentuk Dutch East India Companya dan juga membuka
kantor-kantor cabangnya di Asia.

 Para pedagang kolonial Amerika mulai beroperasi dengan model yang sama pada
tahun 1700-an.

 Contoh-contoh investasi langsung luar negeri Amerika yang mula-mula adalah


perkebunan-perkebunan Inggris yang dibentuk Colt Fire Arms and Ford (karet
vulkanisir).

 Perusahaan Amerika pertama yang berhasil memasuki produksi luar negeri adalah
pabrik yang didirikan di Skotlandia oleh Singer Sewing Machine pada tahun 1868.

 Pada tahun 1914 terdapat paling sedikit 37 perusahaan Amerika memiliki fasilitas
produksi di dua atau tiga lokasi di luar negeri.

C. Globalisasi

Globalisasi adalah kondisi dunia yang meng-global, dimana terjadi peningkatan


keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia diseluruh dunia melalui
perdagangan , investasi , perjalanan, budaya populer dan bentuk-bentuk interaksi yang lain
sehingga menembus batas-batas antar negara. Definisi yang paling umum dan yang
digunakan dalam bisnis internasional adalah globalisasi ekonomi yaitu integrasi barang –
barang, tekhnologi, tenaga kerja, dan modal yang bersifat internasional: yaitu perusahaan-
perusahaan yang mengimplementasikan strategi – strategi global yang menghubungkan dan
mengkoordinasikan kegiatan – kegiatan internasional mereka di seluruh dunia.

3
Kekuatan-Kekuatan Globalisasi

1. Politis. Ada kecenderungan terhadap penyatuan dan sosialisasi komunitas global.

2. Teknologi. Kemajuan-kemajuan dalam teknologi komputer dan komunikasi


memungkinkan aliran gagasan dan informasi yang meningkat melewati batas-batas
negara dan memungkinkan para pelanggan mempelajari barang-barang luar negeri.

3. Pasar. Perusahaan – perusahaan yang semakin mendunia juga menjadi pelanggan –


pelanggan global. Internet dan komputerisasi jaringan memungkinkan perusahaan
kecil bersaing secara global karena memungkinkan adanya aliran informasi yang
cepat tanpa mempedulikan lokasi fisik pembeli dan penjual Pasar. Dengan
mendunianya perusahaan-perusahaan mereka juga menjadi pelanggan-pelanggan
global. Mengetahui pasar dalam negeri telah jenuh, juga membuat perusahaan-
perusahaan mulai merambah pasar-pasar di luar negeri terutama ketika para pemasar
menyadari ada suatu kesamaan selera dan gaya hidup pelanggan yang diakibatkan
oleh meningkatnya perjalanan wisatawan, TV satelit dan pemakaian merek global.

4. Biaya. Economic of scale untuk mengurangi biaya per unit selalu merupakan tujuan
manajemen. Salah satu alat untuk mencapainya adalah mengglobalisasi lini-lini
produk untuk mengurangi biaya pengembangan produksi dan persediaan. Perusahaan
juga dapat menempatkan produksi di negara-negara dimana biaya produksinya lebih
rendah.

5. Persaingan. Pesaing harus meningkat secara intensif. Perusahaan-perusahaan baru


yang banyak berasal dari negara-negara berkembang dan industri baru, telah
memasuki pasar-pasar dunia di bidang permobilan dan elektronik.

Banyak perusahaan yang tidak memasuki sebuah negara karena ukuran pasarnya yang
kurang memadai, telah mendirikan pabrik-pabrik di kelompok-kelompok perdagangan yang
secara komparatif lebih besar (Uni Eropa, ASEAN). Hasil dari berbondong-bondongnya
perusahaan menuju globalisasi ini adalah ledakan pertumbuhan dalam bisnis internasional.
Ledakan Pertumbuhan, Timbulnya ledakan pertumbuhan baik dalam ukuran maupun jumlah
perusahaan-perusahaan internasional.

1. Meningkatnya Foreign Direct Investment (FDI)

2. Meningkatnya jumlah perusahaan-perusahaan global dan multidomestic dunia.

4
D. Pengaruh Kekuatan Lingkungan Eksternal dan Internal

Lingkungan seperti yang dipakai disini adalah keseluruhan kekuatan yang hanya
menyelimuti dan mempengaruhi kehidupan dan perkembangan perusahaan. Kekuatan-
kekuatan itu sendiri dapat diklasifikasikan sebagai eksternal atau internal. Selanjutnya
manajemen tidak harus mengontrolnya secara langsung meskipun ia dapat menghindari
pengaruh seperti dengan melakukan lobi untuk mengubah undang-undang dan
mempromosikan suatu produk dengan gencar yang memerlukan perubahan dalam sikap
budaya. Kekuatan-kekuatan Eksternal biasanya disebut uncontrollable force (kekuatan-
kekuatan yang tidak dapat dikontrol) dan terdiri sbb:

1. Kompetitif, jenis dan jumlah para pesaing, lokasi-lokasi mereka dan kegiatan mereka.
2. Distributif, agen-agen nasional dan internasional yang tersedia untuk
mendistribusikan barang-barang dan jasa-jasa.
3. Ekonomi, variabel (seperti produk nasional bruto (PNB), biayatenaga kerja per unit,
dan pengeluaran konsumsi pribadi) yang mempengaruhi kemampuan perusahaan
untuk melakukan bisnis.
4. Sosioekonomi, karakteristik dan distribusi populasi manusia.
5. Keuangan, variabel-variabel seperti suku bunga, tingkat inflasi dan perpajakan.
6. Hukum, jenis-jenis hukum asing dan domestik yang banyak dan harus dipatuhi oleh
perusahaan-perusahaan multinasional.
7. Fisik, unsur-unsur alam seperti topografi, iklim dan sumber daya alam.
8. Politik, elemen-elemen iklim politik bangsa seperti nasionalisme, bentuk
pemerintahan dan organisasi-organisasi internasional.
9. Sosiokultural, unsur-unsur budaya (seperti sikap, kepercayaan, dan pendapat), yang
penting bagi pelaku bisnis internasional.
10. Tenaga Kerja, komposisi, keahliam, dan sikap tenaga kerja.
11. Teknologi, keahlian dan peralatan teknis yang mempengaruhi bagaimana sumber-
sumber diubah menjadi berbagai produk.

Unsur-unsur yang dapat sedikit dikendalikan oleh manajemen adalah kekuatan


internal seperti faktor produksi (modal, bahan baku dan tenaga kerja) dan aktivitas organisasi
(personalia, keuangan, produksi dan pemasaran). Ini merupakan kekuatan-kekuatan yang
dapat dikendalikan (controllable) yang harus diatur manajemen agar disesuaikan dengan

5
perubahan-perubahan dalam variabel-variabel lingkungan yang tidak dapat dikendalikan
(uncontrollabel).

Lingkungan Domestik

Lingkungan domestik terdiri atas kekuatan-kekuatan yang tidak dapat dikontrol


(uncontrollable force) yang berasal dari negara sendiri yang menyelimuti dan mempengaruhi
kehidupan dan perkembangan perusahaan.

Lingkungan Luar Negeri


Kekuatan-kekuatan dalam lingkungan luar negeri adalah sama dengan kekuatan-
kekuatan dalam lingkungan domestik kecuali bahwa kekuatan-kekuatan itu timbul di negara-
negara asing (foreign). Meskipun demikian, operasinya berbeda karena beberapa alasan,
termasuk yang berikut:

1. Kekuatan memiliki nilai berbeda, Meskipun jenis-jenis kekuatan dalam kedua


lingkungan tersebut identik, nilai-nilainya seringkali jauh berbeda, dan pada waktu
mereka berhadapan satu sama lain.

2. Kekuatan dapat menjadi kesulitan untuk menilai, Persoalan lain dengan kekuatan-
kekuatan kekuasaan luar negeri yaitu kekuatan-kekuatan luar negeri sering kali sulit
diakses utamanya unsur-unsur yang bersifat hukum dan politik.

3. Kekuatan tersebut saling terkait, Kekuatan-kekuatan saling terkait. Ini sediri bukanlah
hal yang baru karena situasi yang sama mempertemukan manajer dalam negeri. Di
kancah luar negeri, bagaimanapun, jenis interaksi yang terjadi dan hasilnya mungkin
berbeda.

Lingkungan Internasional

Lingkungan internasional adalah interaksi-interaksi (1) antara kekuatan lingkungan


domestik dan kekuatan lingkungan luar negeri dan (2) antara kekuatan lingkungan luar negeri
dari dua negara dalam bisnis internasional. Hal ini sesuai dengan defenisi dari bisnis
internasional : bisnis yang melibatkan lintas negara.

6
BAB III

STUDI KASUS

PT. Mayora Indah Tbk dalam pangsa pasar sebagai salah satu Industri makanan yang
menjadi saingan berat bagi produsen-produsen sejenis dengan PT. Mayora Indah Tbk. PT.
Mayora Indah Tbk sebagai salah satu Fast Moving Cusomer Goods Companies yang telah
membuktikan dirinya sebagai salah satu produsen makanan berkualitas tinggi dan telah
mendapatkan banyak penghargaan. PT. Mayora Indah Tbk. (Perseroan) didirikan pada tahun
1977 dengan pabrik pertama berlokasi di Tangerang dengan target market wilayah Jakarta
dan sekitarnya. Kemampuan mengidentifikasi kebutuhan pasar dan komitmen untuk
menghasilkan produk berkualitas telah membuat PT. Mayora Indah Tbk ini semangkin
berkembang pesat dan menembus pasar Internasional.

Dengan memiliki sejarah perkembangan usaha dari tahun 1978-2010, PT. Mayora
Indah Tbk mampu membuat usahanya mencapai go public. Perusahaan juga mendapatkan
peringkat pertama dalam produk makanan dan minuman terbaik di Indonesia “top five
managed companies in Indonesia” oleh Asia Money.

PT. Mayora Indah Tbk juga mempunyai etika dalam memperlakukan karyawannya.
Perusahaan menghormati hak dan harga diri dari setiap karyawannya.

Strategi bisnis dari PT. Mayora Indah dalam memasuki pangsa pasar adalah salah satu
keunggulan yang dimiliki perusahaan. Perusahaan juga memiliki banyak sekali varian produk
yang dapat selalu memenuhi permintaan para komsumen. Perusahaan berhasil mengekspor
produknya sampai ke luar negeri, walaupun sebagian besar ekspor produk masih banyak di
Indonesia. Perusahaan juga menerapkan strategi 3P untuk memperluas dan mengembangkan
produknya. Yaitu “product, process, and people,” kata Awin Sirait, Global Category Head PT
Mayora Indah Tbk

PT. Mayora Indah Tbk mengekspor produknya dengan menggunakan ekspor secara
langsung dan ekspor tidak langsung. Penjualan tersebut membuahkan hasil yang cukup baik
bagi perusahaan. PT. Mayora Indah juga sudah dapat mengekspor ke luar negeri. Performa
penjualan ekspor di akhir tahun tersebut juga lebih baik ketimbang penjualan domestik.

Permintaan dari PT. Mayora Indah melonjak tinggi pada saat Hari Raya Idul Fitri.
Lonjakan tersebut terjadi pada hari-hari menjelang Idul Fitri. Tidak hanya pada Hari Raya

7
Idul Fitri saja, tetapi pada akhir tahun pun permintaan ekspor perusahaan juga melonjak
cukup besar di tahun 2016, peningkatan permintaan mencapai hingga 15%-20% pada Negara
ekspor. Sedangkan penawaran dalam PT. Mayora Indah tidak melakukan perubahan
penggunaan. Pada tahun 2016 diperpanjang pada 13 Desember 2016 dan jatuh tempo pada
tanggal 13 Desember 2017 dengan suku bunga 7% per tahun.

Tanggung jawab sosial PT. Mayora Indah Tbk dilakukan dalam beberapa bidang,
antara lain di bidang lingkungan hidup, praktik ketenagakerjaan, dan pengembangan sosial
dan kemasyarakatan.

8
KESIMPULAN

Bisnis Internasional adalah bisnis yang kegiatan-kegiatannya melewati batas-batas


negara. Definisi ini tidak hanya termasuk perdagangan perdagangan internasional dan
pemanufakturan luar negeri, tetapi juga industri yang berkembang dibidang transportasi,
pariwisata, perbankan, kontruksi, periklananan. dll.

Bisnis Internasional berbeda dari bisnis domestik, dalam hal bahwa sebuah
perusahaan yang beroperasi melewati batas-batas negara harus berurusan dengan kekuatan-
kekuatan dan tiga jenis lingkungan domestik, asing, dan internasional.

Sebaliknya, perusahaan yang kegiatan-kegiatan bisnisnya dilaksanakan dalam batas-


batas sebuah negara perlu memperhatikan terutama hanya lingkungan domestik. Namun
demikian, tidak ada perusahaan domestik yang seluruhnya bebas dari kekuatan-kekuatan
lingkungan asing atau internasional karena selalu ada kemungkinan harus berhadapan dengan
persaingan dari barang-barang impor atau dari pesaing-pesaing luar negeri yang mendirikan
operasi dipasarnya sendiri.

9
DAFTAR PUSTAKA

Ball-Geringer-Minor-McNett, Bisnis Internasional Edisi 12 Buku 1:Salemba Empat Tahun


2014

https://kyungiedudu.blogspot.com/2017/06/bisnis-internasional-studi-kasus-pt.html

10