Anda di halaman 1dari 2

Metode Pencatatan Data ke dalam Jurnal

Menuru Mulyadi (1993:52), jurnal umumnya berbentuk buku yang dijilid. Bentuk

jurnal ini banyak dijumpai di perusahaan yang menggunakan sistem manual di dalam

pembukuannya. Jurnal dapat pula berbentuk lembaran - lembaran formulir lepas.

Bentuk ini digunakan terutama jika pembukuan menggunakan mesin pembukuan.

Dalam akuntansi dengan komputer, jurnal berbentuk arsip transaksi dalam bentuk pita
magnetik (magnetic tape) atau magnetic disk, yang setelah dicek kebenaran dan

kesahihannya, digunakan untuk memutakhirkan (update) arsip induk (buku besar dan

buku pembantu).

Ada berbagai cara yang dapat digunakan untuk mencatat informasi dalam jurnal

1. Dengan pena.

2. Dengan mesin pembukuan.

3. Dengan arsip dokumen sumber yang berfungsi sebagai jurnal.

4. Dengan komputer.

Dengan Pena. Informasi dalam dokumen sumber disalin dalam jurnal dengan

menggunakan tulisan tangan

Dengan Mesin Pembukuan. Informasi dalam dokumen sumber dicatat dalam

jurnal dengan mesin pembukuan, bersamaan dengan pembukuan ke dalam rekening

buku pembantu. Pencatatan ke dalam jurnal dapat pula dilakukan bersamaan dengan

pembuatan dokumen sumber, yaitu dengan menggunakan jurnal dan rekening buku
pembantu sebagai tembusannya pada saat pembuatan dokumen sumber. Dalam

kedua cara tersebut, jurnal diperoleh sebagai tembusan pencatatan ke dalam

rekening buku pembantu atau tembusan pencatatan informasi di dalam dokumen

Dokumen Sumber Sebagai Jurnal. Dalam cara ini jurnal berupa arsip dokumen

sumber yang disusun menurut waktu terjadinya transaksi. Cara ini menghindari

pekerjaan penyalinan informasi dari dokumen sumber ke dalam jurnal. Pembukuan ke

dalam rekening buku besar dilakukan dengan cara membuat rekapitulasi dari do-
kumen sumber ini.
Dengan Komputer. Data dalam dokumen sumber dimasukkan ke dalam sistem
komputer melaluikeyboard dan dicatat kedalam arsip transaksi (transaction file) yang

berfungsi sebagai jurnal. Jika perusahaan menggunakan formulir elektronik,


penangkapan data sekaligus dilakukan pada saat entry ke dalam formulir elektronik

dan sekaligus pencatatan ke dalam arsip transaksi. Arsip transaksi ini setelah

divalidasi, kemudian digunakan untuk memutakhirkan arsip induk (buku besar dan

buku pembantu).

Anda mungkin juga menyukai