Anda di halaman 1dari 19

PROGRAM KERJA

TIM PONEK

MITRA KELUARGA
JL. BUKIT GADING RAYA KAV. 2
KELAPA GADING PERMAI
JAKARTA 2016

1. PENDAHULUAN

Ponek merupakan pelayanan obstetri neonatal esensial / emergensi komperhensif,


dari proses pelayanan berkesinambungan yang berorientasi pada keselamatan pasien.
Dalam perkembangan masyarakat yang semakin kritis, mutu pelayanan rumah sakit tidak
hanya dinilai dari aspek klinisnya saja namun juga dari aspek keselamatan pasien dan
pemberian asuhan serta pelayanannya.

Tujuan dari ponek itu sendiri adalah menurunkan AKI dan AKB dirumah sakit
dengan peningkatan mutu melalui program yang disusun secara objektif dan sistematis
untuk memantau dan menilai mutu asuhan terhadap pasien, menggunakan peluang untuk
meningkatkan asuhan pasien dan memecahkan masalah-masalah yang terungkap.

Rumah sakit mitra keluarga kelapa gading sebagai salah satu organisasi
penyedia jasa pelayanan kesehatan yang berkomitmen untuk memberikan pelayanan
yang berkualitas terhadap karyawan rumah sakit, pasien maupun pengunjung.

2. LATAR BELAKANG

Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan
yang harus diwujudkan sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia sebagaimana dimaksud
dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Pemerintah bertanggung jawab atas ketersediaan sumber daya di bidang kesehatan yang
adil dan merata bagi seluruh masyarakat untuk memperoleh derajat kesehatan yang
setinggi-tingginya sebagaimana yang tertuang dalam UUD 1945 pasal 16.

Pembangunan bidang kesehatan juga menjadi perhatian penting dalam

Rencana Kerja Tim PONEK 2

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


komitmen internasional, yang dituangkan dalam Millenium Development Goals (MDGs).
Dalam MDGs terdapat tujuan yang terkait langsung dengan bidang kesehatan yaitu target
4 (menurunkan angka kematian anak), target 5 (meningkatkan kesehatan ibu) dan target 6
(memerangi HIV dan AIDS, TB dan Malaria serta penyakit lainnya), serta 2 target
lainnya yang tidak terkait langsung yaitu target 1 (menanggulangi kemiskinan dan
kelaparan) dan target 3 (mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan).
Kementerian Kesehatan telah menyusun strategi untuk pencapaian target-target tersebut.

Kematian bayi baru lahir umumnya dapat dihindari penyebabnya seperti Berat
Badan Lahir Rendah (40,4%), asfiksia (24,6%) dan infeksi (sekitar 10%). Hal tersebut
kemungkinan disebabkan oleh keterlambatan pengambilan keputusan, merujuk dan
mengobati. Sedangkan kematian ibu umumnya disebabkan perdarahan (25%), infeksi
(15%), pre-eklampsia / eklampsia (15%), persalinan macet dan abortus. Mengingat
kematian bayi mempunyai hubungan erat dengan mutu penanganan ibu, maka proses
persalinan dan perawatan bayi harus dilakukan dalam sistem terpadu di tingkat nasional
dan regional.

Terkait dengan target MDGs yang ke-3 (Meningkatkan kesehatan ibu) dan ke-4
(Menurunkan angka kematian bayi), pemerintah menetapkan salah satu kebijakan untuk
mencapai target tersebut, yakni PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi
Komprehensif). Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif adalah pelayanan
untuk menanggulangi kasus kegawatdaruratan obstetri dan neonatal secara komprehensif
yang terjadi pada ibu hamil, ibu bersalin maupun ibu dalam masa nifas dengan
komplikasi obstetri yang mengancam jiwa ibu maupun janinnya. Kebijakan ini
diterapkan untuk mengurangi angkakematian ibu dan angka kematian bayi (Destiana,
2012).

Pelayanan obstetri dan neonatal regional merupakan upaya penyediaan


pelayanan bagi ibu dan bayi baru lahir secara terpadu dalam bentuk Pelayanan Obstetri
Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) di Rumah Sakit dan Rumah Sakit PONEK
24 Jam merupakan bagian dari sistem rujukan dalam pelayanan kedaruratan dalam
maternal dan neonatal, yang sangat berperan dalam menurunkan angka kematian ibu dan
bayi baru lahir. Kunci keberhasilan PONEK adalah ketersediaan tenaga

Rencana Kerja Tim PONEK 3

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


3. TUJUAN

A. Umum

a. Untuk menambah ilmu pengetahuan tentang pelayanan obstetrik neonatal


emergensi komprehensif.

b. Agar mengetahui bagaimana sistem pelayanan PONEK.

c. Untuk mengetahui apa saja yang harus ditangani oleh tim PONEK rumah sakit.

d. Untuk mengetahui kriteria rumah sakit yang boleh malakukan PONEK

B. Khusus

a. Rumah Sakit mampu PONEK 24 jam adalah Rumah Sakit yang mampu
menyelenggarakan pelayanan kedaruratan maternal dan neonatal secara
komprehensif dan terintegrasi 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu.

b. Peningkatan kemampuan layanan kesehatan PONEK di RS.

4. RUANG LINGKUP

Upaya Pelayanan PONEK :

1. Stabilisasi di UGD dan persiapan untuk pengobatan definitif

2. Penanganan kasus gawat darurat oleh tim PONEK RS di ruang tindakan

3. Penanganan operatif cepat dan tepat meliputi laparotomi, dan sektio saesaria

4. Perawatan intensif ibu dan bayi.

5. Pelayanan Asuhan Ante Natal Risiko Tinggi

Ruang lingkup pelayanan kesehatan maternal dan neonatal pada PONEK adalah

a. Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal Fisiologis

1. Pelayanan Kehamilan

Rencana Kerja Tim PONEK 4

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


2. Pelayanan Persalinan normal dan Persalinan dengan tindakan operatif

3. Pelayanan Nifas

4. Asuhan Bayi Baru Lahir

5. Immunisasi dan Stimulasi, Deteksi, Intervensi Dini Tumbuh Kembang


(SDIDTK)

6. Intensive Care Unit (ICU)

7. NICU

8. Endoskopi

b. Pelayanan kesehatan Maternal dan Neonatal dengan risiko tinggi

1. Masa antenatal

a) Perdarahan pada kehamilan muda / abortus.

b) Hipertensi, Preeklampsi / Eklampsi.

c) Kehamilan Metabolik

d) Kelainan Vaskular / Jantung

e) Perdarahan pada kehamilan muda

f) Nyeri perut dalam kehamilan muda dan lanjut

g) Gerak janin tidak dirasakan

h) Demam dalam kehamilan dan persalinan

i) Kehamilan ektopik (KE) & Kehamilan Ektopik Terganggu (KET)

2. Masa intranatal

a) Persalinan dengan parut uterus

b) Persalinan macet
Persalinan dengan distensi uterus

Rencana Kerja Tim PONEK 5

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


c) Gawat janin dalam persalinan

d) Pelayanan terhadap syok

e) Ketuban pecah dini

f) Persalinan lama

g) Induksi dan akselerasi persalinan

h) Aspirasi vakum manual

i) Ekstraksi Cunam

j) Seksio sesarea

k) Epiosotomi

l) Kraniotomi dan kraniosentesis

m) Malpresentasi dan malposisi

n) Distosia bahu

o) Prolapsus tali pusat

p) Plasenta manual

q) Perbaikan robekan serviks

r) Perbaikan robekan vagina dan perineum

s) Perbaikan robekan dinding uterus

t) Reposisi Inersio Uteri

u) Histerektomi

v) Sukar bernapas

w) Kompresi bimanual dan aorta

x) Dilatasi dan kuretase

y) Ligase arteri uterine

z) Bayi baru lahir dengan asfiksia, BBLR, Resusitasi bayi baru lahir,

Rencana Kerja Tim PONEK 6

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


Anestesia umum dan lokal untuk seksio sesaria

3. Masa Post Natal

a) Demam pasca persalinan

b) Perdarahan pasca persalinan

c) Nyeri perut pasca persalinan

d) Keluarga Berencana

e) Asuhan bayi baru lahir sakit

c. Pelayanan Kesehatan Neonatal

1. Hiperbilirubinemi

2. Asfiksia

3. trauma kelahiran

4. hipoglikemi

5. kejang

6. sepsis neonatal

7. gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit

8. gangguan pernapasan

9. kelainan jantung (payah jantung, payah jantung bawaan, PDA)

10. gangguan pendarahan

11. renjatan (shock)

12. aspirasi mekonium

13. koma

14. Inisiasi dini ASI (Breast Feeding)

Rencana Kerja Tim PONEK 7

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


15. Kangaroo Mother Care

16. Resusitasi Neonatus

17. Penyakit Membran Hyalin

18. Pemberian minum pada bayi risiko tinggi

d. Pelayanan Ginekologis

1. Kehamilan ektopik

2. Perdarahan uterus disfungsi

3. Perdarahan menoragia

4. Kista ovarium akut

5. Radang Pelvik akut

6. Abses Pelvik

7. Infeksi Saluran Genitalia

8. HIV – AIDS

e. Perawatan Intensif Neonatal

f. Pelayanan Penunjang Medik

1. Pelayanan Darah

a. Jenis Pelayanan

1) Merencanakan kebutuhan darah di RS

2) Menerima d arah dari UTD yang telah memenuhi syarat uji saring
(non reaktif) dan telah dikonfirmasi golongan darah

3) Menyimpan darah dan memantau suhu simpan darah

4) Memantau persediaan darah harian/ mingguan

5) Melakukan pemeriksaan golongan darah ABO dan Rhesus pada

Rencana Kerja Tim PONEK 8

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


darah donor dan darah recipient

6) Melakukan uji silang serasi antara darah donor dan darah recipient

7) Melakukan rujukan kesulitan uji silang serasi dan golongan darah


ABO/ rhesus ke Unit Tranfusi darah /UTD secara berjenjang

8) Bagi Rumah sakit yang tidak memiliki fasilitas unit tranfusi darah /
Bank darah dianjurkan untuk membuat kerjasama dengan penyedia
fasilitas tersebut.

2. Tempat Pelayanan

a. Unit Tranfusi darah UTD Rumah sakit

b. Bank darah rumah sakit / BDRS

3. Kompetensi

a. Mempunyai kemampuan manajemen pengelolaan tranfusi darah dan


Bank Darah Rumah Sakit.

b. Mempunyai sertifikasi pengetahuan dan ketrampilan tentang :

1) Transfusi darah

2) Penerimaan darah

3) Penyimpanan darah

4) Pemeriksaaan golongan darah

5) Pemeriksaan uji silang serasi

6) Pemantapan mutu internal

7) Pencatatan , pelaporan, pelacakan dan dokumentasi

8) Kewaspadaan universal (universal precaution)

Rencana Kerja Tim PONEK 9

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


4. Sumber Daya Manusia

a. Dokter

b. Para medis

c. Tenaga administrator

d. Karyawan lainnya

g. Laboratorium bekerja sama dengan Laboratorium Pusat

Unit ini harus berfungsi untuk melakukan tes laboratorium dalam


penanganan kedaruratan maternal dalam pemeriksaan hemostasis penunjang
untuk pre eklampsia dan neonatal.

a. Pemeriksaan rutin darah, urin

b. Septic marker untuk infeksi neonatus yaitu DPL (Darah Perifer Lengkap),
CRP (C-Reactive Protein), IT ratio, kultur darah, kultur urin, kultur pus.

c. Pemeriksaan gula darah, bilirubin, elektrolit, AGD.

h. Klinik Laktasi

5. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

5.1 Nama Kegiatan

Nama kegiatan adalah " AKSI PONEK RS MITRA KELUARGA, KELAPA GADING"

5.2 Tema Kegiatan

Tema dari kegiatan ini adalah "PONEK Menuju RSSIB yang Berkualitas"

Rencana Kerja Tim PONEK 10

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


5.3 Misi Kegiatan

Menyelenggarakan pelayanan obstetri dan neonatal yang bermutu melalui standarisasi


Rumah Sakit PONEK 24 jam, dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu dan
Angka Kematian Bayi di Indonesia.

5.4 Tujuan Kegiatan

1. Adanya kebijakan Rumah Sakit dan dukungan penuh manajemen dalam pelayanan
PONEK

2. Terbentuknya Tim PONEK Rumah Sakit yang berkompeten

3. Tercapainya kemampuan teknis Tim PONEK sesuai standar

4. Adanya koordinasi dan sinkronisasi antara manajemen rumah sakit dan manajemen
program PONEK.

5.5 Bentuk Kegiatan

Ada beberapa bentuk kegiatan yang akan dilakukan Tim PONEK RS Mitra Keluarga
Kelapa Gading (terlampir dalam "Program Kerja Tim PONEK"), antara lain :

1. Program Penyuluhan : Maternal dan Neonatus

2. Pelatihan PONEK : Intern RS, kerjasama dengan Diklat RSMKKG

3. Seminar/ Workshop / Simposium PONEK : Ekstern RS

4. Lain-lain : Senam nifas dan senam hamil

5.6 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan

1. Program Penyuluhan : Maternal dan Neonatus

Waktu pelaksanaan : dilakukan 3x dalam seminggu, setiap bulannya

Tempat pelaksanaan : Ruang VK RSMKKG Lantai 2

Rencana Kerja Tim PONEK 11

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


2. Pelatihan PONEK : Intern RS, kerjasama dengan Diklat RSMKKG

Waktu pelaksanaan : Fleksibel dan tentatif

Tempat pelaksanaan : Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading

3. Seminar/ Workshop / Simposium PONEK : Ekstern RS

Waktu pelaksanaan : Fleksibel dan tentatif

Tempat pelaksanaan : Ekstern Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading

4. Lain-lain

a. Senam Nifas

Waktu Pelaksanaan : Fleksibel dan tentatif (rencana februari - april 2015)

Tempat Pelaksanaan : Auditorium RSMKKG Lantai 6

b. Senam Hamil

Waktu Pelaksanaan : setiap Sabtu dalam seminggu, setiap bulannya

Tempat Pelaksanaan : Auditorium RSMKKG Lantai 6

c. Pijat Bayi

6. SASARAN DAN TARGET

SASARAN Target

Program Penyuluhan (Maternal dan Neonatus) 100%

Pelatihan PONEK 100%

Rencana Kerja Tim PONEK 12

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


Senam Hamil 100%

Senam Nifas 50 %

Seminar/Workshop/Simposium PONEK 50%

Pijat bayi 50%

6.1 Sumber Dana Kegaiatan

Sumber dana untuk pelaksanaan kegiatan berasal dari :

1. Kontribusi manajemen RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading

2. Sponsorship

3. Lain-lain

6.2 Anggaran Kegiatan

Berikut ini adalah perkiraan anggaran kegiatan setiap ada pertemuan / pelatihan /
seminar/ Simposium tentang PONEK.

1. Pelaksanaan kegiatan : Intern RSMKKG (perkali pertemuan)

No. Kebutuhan Harga (Rp) Jumlah Total

1 Aqua Gelas Rp 40.000, - 2 Dus Rp 80.000, -

2 Snack Rp 10.000, - 30 Orang Rp 300.000, -

3 Permen Rp 10.000, - 2 Bungkus Rp 20.000, -

4 Makan Siang Rp 20.000, - 30 Orang Rp 600.000, -

Total Rp 1.000.000, -

2. Pelaksanaan kegiatan : Ekstern RSMKKG (Jabodetabek)

Rencana Kerja Tim PONEK 13

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


No. Kebutuhan Harga (Rp) Jumlah Total

1 Biaya Pelatihan/Seminar/ Rp 3.000.000, - 5 Orang Rp 15.000.000, -


Workshop/ Simposium

Total Rp 15.000.000, -

3. Pelaksanaan Kegiatan : senam hamil ( untuk 1 bulan )

No. Kebutuhan Harga (Rp) Jumlah Total

1 Aqua Gelas Rp 40.000, - 1 Dus Rp 40.000, -

2 Snack Rp 6.000, - 50 Orang Rp 300.000, -

Total Rp 340.000, -

7. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORANNYA

Pelaksanaan kegiatan dilakukan evaluasi apakah terlaksana sesuai jadwal atau tidak. Jika
program tidak terlaksana sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan maka dilakukan
evaluasi penyebab ketidaksesuaian pelaksanaan serta menentukan rencana tidak lanjut
untuk pelaksanaan program atau kegiatan pada periode berikutnya.

Program yang tidak terlaksana sesuai jadwal dan analisa penyebabnya serta tindak lanjut
yang akan dilakukan dilaporkan kepada yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan
program.

Pelaksanaan kegiatan / program dan ketidaksesuaian pelaksanaan tersebut kemudian


dilaporkan oleh Ketua Tim PONEK secara periodik setiap 6 (enam) Bulan sekali

8. PENCATATAN, PELAPORAN, PEMANTAUAN, DAN EVALUASI

8.1 Pencatatan

Dalam pelaksanaan PONEK ini, diperlukan pencatatan yang akurat baik ditingkat

Rencana Kerja Tim PONEK 14

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


Kabupaten/ Kota (RS PONEK). Format-format yang digunakan adalah yang sudah
baku seperti :

1) Pencatatan Sistem Informasi manajemen Puskesmas (SP2PT)

2) KMS ibu hamil/ buku KIA

3) Register Kohort Ibu dan Bayi

4) Partograf

5) Format-format

Formulir Maternal dan Neonatal

Formulir ini mencatat data dasar semua ibu bersalin/ nifas dan bayi baru lahir yang
masuk ke RS. Pengisiannya dapat dilakukan oleh bidan atau perawat.

Formulir Medical Audit

Form ini dipakai untuk menulis hasil/ kesimpulan data dari audit maternal dan audit
neonatal. Yang mengisi formulir ini adalah dokter yang bertugas di bagian
kebidanan dan kandungan (untuk kasus ibu) atau bagian anak (untuk kasus anak
neonatal).

8.2 Pelaporan

Pelaporan hasil kegiatan dilakukan secara berjenjang dengan menggunakan format


yang terdapat pada buku pedoman AMP yaitu :

1. Laporan dari RS ke Dinkes (Form RS)

a) Laporan bulanan ini berisi informasi mengenai kesakitan dan


kematian (serta sebab kematian) ibu dan bayi baru lahir.

b) Laporan dari puskesmas ke Dinkes (Form Puskesmas).

c) Laporan bulanan ini berisi informasi yang sama seperti diatas dan
jumlah kasus yang dirujuk ke RS.

2. Laporan dari Dinkes ke tingkat provinsi/ Dinkes Propinsi

Rencana Kerja Tim PONEK 15

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


Laporan triwulan ini berisi informasi mengenai kasus ibu dan neonatal yang
ditangani oleh RS dan puskesmas, serta tingkat kematian dari tiap jenis
komplikasi/ gangguan.

8.3 Pemantauan

Pemantauan dilakukan oleh institusi yang berada secara fungsional satu tingkat
diatasnya secara berjenjang dalam satu kesatuan sistem. Hasil pemantauan harus
dimanfaatkan oleh unit kesehatan masing-masing dan menjadi dasar untuk
melakukan perbaikan serta perencanaan ulang manajemen pelayanan melalui :

1. Pemanfaatan laporan

Laporan yang diterima bermanfaat untuk melakukan penilaian kinerja dan


pembinaan

2. Umpan Balik

Hasil analisa laporan dikirimkan sebagai umpan balik dalam jangka waktu 3
(tiga) bulan dari Dinas Kesehatan ke RS PONEK atau disampaikan melalui
pertemuan Review Program Kesehatan Ibu dan Anak secara berkala, Umpan
balik dikirimkan kembali dengan tujuan untuk melakukan tindak lanjut
terhadap berbagai masalah yang ditemukan dalam pelaksanaan PONEK.

8.4 Evaluasi

Evaluasi pelaksanaan pelayanan PONEK/ dilakukan secara berjenjang dan


dilaksanakan pada setiap semester dalam bentuk evaluasi tengah tahun dan akhir
tahun. Kegiatan evaluasi dilakuan melalui pertemuan evaluasi Kesehatan Ibu dan
Anak.Hasil evaluasi disampaikan melalui Pertemuan Pemantapan Sistem Rujukan
kepada pihak yang terkait baik lintas program maupun lintas sektoral dalam untuk
dapat dilakukan penyelesaian masalah dan rencana tindak lanjut.

Rencana Kerja Tim PONEK 16

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


Rencana Kerja Tim PONEK 17

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


9. PENUTUP

Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi semakin meningkat dan tidak
mengalami perubahan berarti pada 5 tahun terakhir. Keadaan ini akan cenderung meningkat
bila tidak segera di antisipasi dengan berbagai terobosan yang optimal. Karakteristik kasus
kebidanan yang sifatnya akut dan fatal akan menurunkan kondisi kesehatan pada ibu hamil
dan bayi di masyarakat dan akan mempengaruhi prestasi dan kinerja generasi mendatang.

Berdasarkan hal tersebut, maka dipandang perlu agar program Pelayanan Obstetri
dan Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) dijadikan prioritas, yang terlihat pada
target Upaya Kesehatan Perorangan (UKP). Pada saat ini sesuai dengan era desentralisasi,
kebijakan ini amat perlu didukung oleh Manajemen Ruamh Sakit Mitra Keluarga, Kelapa
Gading sehingga terjadi sinkronisasi antara perencanaan Departemen Kesehatan RI Pusat
yang menghasilkan suatu visi yang saling memperkuat dalam penurunan Angka Kematian Ibu
(AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Disamping itu pelaksanaan Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi


Komprehensif (PONEK) hendaknya disesuaikan dengan kondisi spesifik rumah sakit dan
keterbatasan sumber daya, sehingga dapat mencapai target yang optimal.

Karakteristik kasus kebidanan yang sifatnya akut dan fatal akan menurunkan kondisi
kesehatan pada ibu hamil dan bayi di masyarakat dan akan mempengaruhi prestasi dan
kinerja generasi mendatang. Dan manajemen rumah sakit mitra keluarga kelapa gading ikut
serta dalam mendukung program PONEK yang akan dilaksanakan di rumah sakit

Jakarta,30 Desember 2015

Mengetahui, Menyetujui

Rencana Kerja Tim PONEK 18

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015


Ketua Tim PONEK Direktur RSMKKG

( _______________ ) ( _________________ )

Rencana Kerja Tim PONEK 19

Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading - Jakarta 2015