Anda di halaman 1dari 6

ROKOK

A. Kandungan Kimia dalam Rokok

Asap rokok mengandung 4000 jenis bahan kimia berbahaya dengan 40 jenis di
antaranya bersifat karsinogenik (dapat menyebabkan kanker), dan setidaknya 200
diantaranya berbahaya bagi kesehatan terdiri atas fase partikel dan fase gas. (Sitepoe,
2000).

Zat-zat beracun yang terdapat dalam rokok :

1. Nikotin

Alkaloid bersifat stimulan dan pada dosis tinggi bersifat racun , sangat aktif
mempengaruhi otak atau saraf pusat, menyempitkan pembuluh perifer, dan juga
memiliki karakteristik efek adiktif dan psikoaktif sehingga mengakibatkan
ketergantungan.

2. Karbon Monoksida (CO)

Gas tidak berbau yang dihasilkan oleh pembakaran tidak sempurna bersifat toksis
yang bertentangan dengan O2 dan berkompetitif untuk mengikat Hemoglobin dalam
tubuh , sehingga proses transport O2 untuk sel tubuh terganggu dan menimbulkan sesak
hingga kerusakan sel (Sitepoe, 1997)

3. Tar

Senyawa karsinogenik, dapat merusak sel paru karena lengket dan menempel
pada jalan nafas dan paru-paru sehingga mengakibatkan terjadinya kanker. Tar masuk
membentuk endapan berwarna coklat pada permukaan gigi, saluran pernafasan dan
paru-paru (Sitepoe, 2000).

4. Amoniak dan HCN

Gas ammonia dan HCN tidak berwarna, amonia tajam baunya sedangkan HCN
tidak berbau dan tak berasa sifatnya sangat merangsang dan bersifat toksik . Sianida
adalah salah satu zat yang mengandung racun yang sangat berbahaya. Sedikit saja masuk
ke dalam tubuh dapat mengakibatkan kematian (Sitepoe, 1997).

5. Nitrat Oksida

Sejenis gas yang tidak berwarna, dan bila terhisap dapat menyebabkan hilangnya
keseimbangan dan menyebabkan rasa sakit (Sitepoe, 1997).
6. Fenol dan Hidrogen sulfida

Zat ini beracun dan membahayakan karena fenol ini terikat ke protein dan
menghalangi aktivitas enzim.

Bahwa asap yang ditimbulkan dari ujung rokok yang dibakar (asap sampingan) memiliki
kadar senyawa kimia yang lebih tinggi dibandingkan dengan asap yang dihisap oleh siperokok
(asap utama) sehingga adanya kandungan senyawa kimia yang lebih tinggi dalam asap buangan
membuat mereka yang sekalipun tidak merokok namun secara tidak dengan sengaja menghirup
asap tersebut atau perokok pasif akan menerima akibat buruk dari kegiatan merokok orang di
sekitarnya.

B. Pengaruh Merokok Terhadap Kesehatan

Tembakau berada pada peringkat utama penyebab kematian yang apat dicegah di dunia.
Merokok juga merupakan penyebab kematian 1 dari 10 kematian orang dewasa di seluruh dunia,
serta mengakibatkan 5,4 juta kematian pada tahun 2006, ini berarti rata-rata satu kematian
setiap 6,5 detik (Jia-Xiang, 2014).

Menurut data dari situasi rokok Indonesia (Wijaya, 2013) beberapa penyakit yang
diakibatkan oleh kegiatan merokok,diantaranya adalah:

1. 90% penyakit kanker paru-paru pada pria dan 70% pada wanita.

2. 56-80% penyakit saluran pernafasan (brokhitis kronis dan pneumonia).

3. 22% penyakit jantung dan penyakit pembuluh darah lainnya.

4. 50% impotensi pada pria.

5. Infertilitas pada wanita baik sebagai perokok aktif maupun pasif.

6. Abortus spontan, bayi berat lahir rendah, bayi lahir mati dan komplikasi melahirkan
lainnya pada wanita.

7. Meningkatkan infeksi saluran pernafasan, penyakit telinga tengah, asmaatau sudden


infant death syndrome (SIDS) pada bayi dan anak-anak.

C. Asap Rokok Pasif

Asap rokok pasif yang juga dikenal sebagai (environmental tobacco smoke [ETS]) adalah
kombinasi asap yang keluar dari ujung rokok yang menyala serta asap yang dikeluarkan perokok.
Lembaga kesehatan masyarakat, termasuk WHOmenyimpulkan bahwa asap rokok pasif
menyebabkan penyakit, termasuk kanker paru-paru dan penyakit jantung, baik itu pada orang
dewasa yang bukan perokok, namun juga anak-anak yang memiliki penyakit seperti asma, infeksi
saluran pernapasan, batuk, mengi (nafas berbunyi), otitis media (infeksi telinga tengah), dan
sindrom kematian bayi mendadak.

Masyarakat harus mengetahui hal ini untuk panduan dalam menentukan untuk berada di
tempat-tempat di mana terdapat asap rokok pasif, atau jika mereka perokok, kapan dan di mana
mereka boleh merokok di sekitar orang lain. Perokok tidak boleh merokok di sekitar anak-anak
atau wanita hamil. Apapun jenis rokoknya tidak berarti bahwa rokok tersebut tidak lebih
berbahaya dibanding rokok lainnya bagi perokok atau seseorang yang tidak merokok.

D. Berbagai Jenis Rokok

1. Vape, si rokok berbaterai

Vape kependekan dari vaporizer atau alat penguap cairan, vape seringkali disebut sebagai
Electronic Nicotine Delivery System (ENDS). Cairan dalam tabung ini mengandung nikotin,
propilen glikol atau gliserin, serta penambah rasa, seperti rasa buah-buahan dan cokelat. Rokok
elektrik bekerja dengan cara memanaskan cairan yang ada dalam tabung dan kemudian
menghasilkan uap seperti asap yang umumnya mengandung berbagai zat kimia.
Kandungan dalam Vape juga cukup berbahaya yaitu propilen glikol atau gliserin yang jika
terhirup akan meiritasi saluran pernapasan , nikotin yang memberi efek kecanduan dan adanya
TSNA (tobacco-specific nitrosamine) yang merupakan senyawa karsinogenik sehingga naik rokok
maupun vape juga memberi efek yang berbahaya bagi tubuh.

Menurut dr. Nauki Kunugita, seorang peneliti dari National Institute of Public Health di
Jepang, dalam salah satu rokok elektrik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen . CNN Indonesia
juga mengatakan bahaya vape termasuk menyebabkan keracunan akut nikotin dan adanya kasus
kematian anak. Tak hanya rokoknya yang berbahaya, uap yang terhirup dari vape juga dapat
menimbulkan serangan asma, sesak napas, dan batuk. WHO sendiri memang belum menyatakan
bahwa vape aman untuk menjadi pengganti rokok tembakau karena belum adanya penelitian
yang menyeluruh dan valid.

2. Shisha, tradisi khas Timur Tengah

Shisha adalah ‘selai’ yang dibakar dan kemudian dihisap dengan menggunakan pipa
air.Shisha ini biasanya merupakan kombinasi dari tembakau dengan perasa misalnya buah-
buahan atau mint. Sedangkan, sistem pipa airnya sendiri seringkali disebut dengan hookah atau
bong. Jika dibandingkan dengan rokok tradisional, shisha memiliki bahaya yang kurang lebih
sama terhadap tubuh. Bahkan, shisha dapat menyebabkan paparan karbon monoksida yang lebih
banyak daripada rokok tradisional karena pemanasan pipa air shisha biasanya menggunakan bara
atau arang.
3. Perbedaan Vave , Rokok dan Sisha
Bukti menunjukkan bahwa rokok elektrik , sisha mungkin lebih aman daripada rokok
biasa. Bahaya terbesar dari rokok tembakau adalah asap, dan rokok elektrik tidak membakar
tembakau sehingga tidak menghasilkan asap melainkan uap air. Penelitian menunjukkan bahwa
kadar bahan kimia berbahaya yang ada dalam rokok elektrik adalah sebagian kecil dari
kandungan yang ada dalam rokok tembakau. Tetapi kesimpulan ketiga bahan tersebut pasti
memberi efek yang tidak baik untuk tubuh.

E. Tips untuk menghidari rokok


Semua tips yang harus didasarkan pada niat atau keinginan yang kuat. Apabila tidak ada
kemauan yaudah gakan bisa.

1. Mengelola Stres dengan mendengar music , pijat , yoga atau mungkin ngebucin (?
Stres biasanya jadi alasan seseorang merokok. Cobalah beberapa cara untuk meredakan
ketegangan,dan sebisa mungkin hindari situasi yang mendatangkan stres.

2. Hindari Pemicunya Coba alihakan dengan kesibukan atau kebiasaan lain


Untuk yang suka berkumpul dengan sesama perokok sambal ngopi coba diganti kopi
dengan snack lain . Jika terbiasa merokok setelah makan, bisa diganti dengan mengunyah permen
karet atau permen lain.

3. Terapi Penggantian Nikotin (Nicotine-Replacement Therapy / NRT)

Berhentinya asupan nikotin umumnya membuat seorang perokok merasa frustrasi


sehingga sering membuat mereka gagal berhenti merokok. NRT sebagai salah satu cara berhenti
merokok bekerja dengan melepaskan nikotin dalam kadar rendah secara terus-menerus ke
pembuluh darah. Unsur nikotin yang digunakan tidak mengandung bahan kimia berbahaya.
Prosedur ini membantu mengurangi hasrat tubuh untuk kembali merokok saat tubuh mulai
merasakan hilangnya asupan nikotin. Media NRT beragam, seperti permen karet, plester yang
ditempelkan pada kulit, atau tablet, atau bisa dengan cara disemprotkan ke mulut atau hidung.

4. Libatkan Keluarga dan Teman Dekat yang Punya Pacar Sabi Banget

Beri tahu kerabat dan lingkaran pertemanan dekat bahwa Anda sedang dalam proses
berhenti merokok. Dukungan orang lain dapat begitu berperan dan mereka yang akan
mengingatkan dan membantu menjaga situasi menjadi lebih kondusif .

5. Terapi Perilaku

Cara berhenti merokok melalui terapi perilaku adalah bentuk konseling yang membantu
untuk fokus pada strategi berhenti merokok. Terapi ini dilakukan dengan bicara pada konselor
dalam sesi psikoterapi, terapi ini dapat dipadukan dengan terapi penggantian nikotin dan atau
obat-obatan.
6. Olahraga dan Pola Makan Sehat

Olahraga dapat membantu mengurangi dan mengalihkan hasrat akan nikotin. Begitu ingin
merokok, kenakan sepatu olahraga dan mulailah lakukan aktivitas olahraga, seperti lari, sekadar
jalan kaki, atau berenang, bergabung ke dalam klub kesehatan juga bisa.
Selama masih terbiasa merokok, beberapa orang merasa kurang berselara makan karena efek
nikotin dan rokok terhadap indera perasa. Selain olahraga barengi dengan pola makan sehat
untuk memberi nutrisi tubuh serta sebagai pengingat untuk menjalani gaya hidup sehat.

7. Pikirkan Keuntungannya

Tubuh yang lebih sehat ,hemat uang , hilangnya bau mulut dan gigi kuning ,kulit yang lebih
cerah dan bersih , orang disekitar terhindar bahaya perokok pasif .

8. Hipnosis

Saat dihipnosis, Anda merasa bisa lebih rileks, mampu berkonsentrasi, dan mau
mendengarkan saran untuk berhenti merokok. Cobalah konsultasi dengan dokter agar dapat
merekomendasikan seorang terapis hipnosis profesional.

9. Terus Berusaha , Berdoa dan Lebih mendekatkan diri Pada Tuhan

Berulang kali gagal berhenti merokok adalah kondisi yang umum terjadi, banyak orang
yang akhirnya baru dapat berhenti selamanya setelah mencoba beberapa kali. Maka perbanyak
doa dan beribadah agar energi positif selalu datang dan keyakinan dalam melepas rokok bisa
tercapai.

10. Ingat Mati wahai kaum smoker

Tidak ada yang tau kapan kita mati ,sehat itu mahal kawanku dan waktu serta uang dan
tenagamu sangat berharga maka sayang jika hanya digunakan untuk merokok . Karena biasanya
orang akan meninggal sesuai dengan kebiasaanya , emang mau meninggal saat merokok ?

Daftar Pustaka
Adams, J.D., Lee .S.J., & Hoffmann D. (1984). Carcinogenic agents in cigarette smoke and
the influence of nitrate on their formation. J. Carcinogenesis, halaman 221-223.
Dr. Adrian ,Kevin . 2018 . 13 Cara Berhenti Merokok . https://www.alodokter.com . Diakes
pada 19 April 2018 pukul 09.00 WIB
Fawzani ,Nurhidayati .2005 . Terapi Berhenti Merokok (Studi Kasus 3 Perokok Berat) .
Jurnal Makara, Kesehatan VOL. 9, NO. 1, JUNI 2005: 15-22 . Halaman 17-22.
Diana,Rahmah , 2017 . Bahayanya Rokok Elektrik Lebih Bahayanya Daripada Rokok Tembakau
. http://Ilmuti.org.com. Diakes pada 18 April 2019 Pukul 22.00 WIB.