Anda di halaman 1dari 2

Pengelolaan Limbah Hasil Pemeriksaan

Laboratorium
No. Dokumen : SOP/UKP/PUSK-TA/I/
No. Revisi : 00
SOP Tanggal Terbit : 10 /01/2017

Halaman : 1/2

Ka. UPT PUSKESMAS

UPT PUSKESMAS
LINTAU BUO
Dr. REG ADIL
NIP.19761028 200604 1 004

1. Pengertian Pengelolaan Limbah Hasil Pemeriksaan Laboratorium adalah semua


limbah hasil pemeriksaan laboratorium harus diolah dengan cara
disinfeksi, dekontaminasi, sterilisasi dan insinerasi.
2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk :
Pengelolaan Limbah dilakukan sesuai dengan SOP agar tidak
menimbulkan dampak negative
3. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas Tanjung Ampalu No.800 / /SK / PUSK-
TA/I/2017, Tentang Pengelolaan Limbah Hasil Pemeriksaan
Laboratorium
4. Referensi Permenkes No. 43 Tahun 2013 Tentang Cara Penyelenggaraan
Laboratorium Klinik Yang Baik
5.Alat dan Bahan 1. Alat
a.Kantong plastik warna hitam
b.Kantong plastik warna kuning
d.Safety Box
2. Bahan
a.Limbah Medis.
b.Limbah Non Medis.
6. Prosedur /Langkah- 1. Petugas memilah milah sumber,sifat dan bentuk limbah
langkah 2. Petugas membuang limbah cair yang berbahaya
( Sputum,Urine,Darah,Serum ) kedalam pipa pembuangan dan
selanjutnya masuk ke septic tang tersendiri.
3. Petugas membuang sputum pot dan botol sampel urin kedalam tong
sampah medis.
4. Petugas menyuruh pasien untuk membuang kapas bekas pada tangan
pasien kedalam tong sampah medis yang telah disediakan.
7. Hal-hal yang perlu Gunakan APD ( Alat Pelindung Diri )
Diperhatikan

1
8. Unit Terkait 1. Kesehatan lingkungan
9. Dokumen Terkait 1. Buku Penyerahan Limbah Laboratorium
3. Bukti Pemusnahan limbah
10. Rekaman historis
No Yang diubah Isi Perubahan Tanggal mulai diberlakukan
perubahan