Anda di halaman 1dari 10

HandOut

&
LKPD
FUNGSI DAN
MEKANISME KERJA

OTOT
HandOut
A. STRUKTUR OTOT
Otot adalah suatu jaringan dalam tubuh manusia maupun hewan yang berperan
sebagai alat gerak aktif yang menggerakkan rangka tubuh manusia serta pergerakan
dari organ dalam tubuh.

(Struktur Otot)

Otot memiliki struktur dan komponen tersendiri seperti :


 Tendon, jaringan ikat fibrosa (tidak elastis) yang tebal dan berwarna putih yang
menghubungkan otot rangka dengan tulang.
 Sarkolema (membrane sel/serat otot), yang merupakan unit struktural jaringan
otot yang berdiameter 0,01 – 0,1 mm dengan panjang 1-40 mm yang melapisi
suatu sel otot yang fungsinya sebagai pelindung otot. besar dan jumlah jaringan
terutama jaringan elastis, akan meningkat sejalan dengan penambahan usia.
 Miofibril, merupakan serat-serat yang terdapat dalam otot. Di bawah mikroskop,
miofibril akan tampak spt pita gelap & terang yang bersilangan. Pita gelap
dibentuk oleh myosin. Pita terang dibentuk oleh aktin, troponin & tropomyosin.

B. FUNGSI OTOT
Otot dalam sistem organ manusia sangat mendukung proses pergerakannya. Selain
dari pada itu, berikut fungsi lainnya:
 Menghasilkan gerakan rangka, seperti kontraksi dan relaksasi otot yang
menempel pada rangka dapat mengggerakkan rangka
 Mempertahankan postur dan posisi tubuh, misalnya mempertahankan posisi
kepala saat membaca buku, berjalan dengan posisi tegak dan lain sebagianya.
 Mengatur pintu masuk dan keluar saluran dalam sistem tubuh, misalnya menelan,
buang air besar maupun kecil semua hal tersebut dipengaruhi oleh otot rangka
yang menyelaputinya.
 Menyokong jaringan lunak, menggerakkan organ-organ dalam tubuh seperti usus,
jantung dan sistem tubuh lainnya.
 Mempertahankan suhu tubuh, kontraksi rangka memerlukan energy dan
menghasilkan panas untuk mempertahankan suhu normal bagi tubuh.

C. JENIS – JENIS OTOT


Menurut bentuknya, terdapat tiga macam otot sebagai berikut.
1. Otot Polos
Otot polos terdapat di dinding usus, dinding lambung, kandung kemih, dinding
pembuluh darah, saluran kelamin dan organ dalam lainnya.
Berikut ciri-ciri otot polos :
 Bentuknya gelondong, kedua ujungnya meruncing.
 Mempunyai satu inti sel.
 Sitoplasma tanpa garis-garis melintang yang jelas
(polos).
 Bekerja diluar kesadaran, artinya tidak dibawah
perintah otak, oleh karena itu otot polos disebut
sebagai otot tak sadar.
 Mampu berkontraksi dalam waktu yang lama dan
tanpa lelah.
 Kecepatan kontraksinya lambat.

2. Otot Lurik
Otot lurik disebut juga dengan otot rangka. Pergerakan
otot lurik berasal dari sinyal motorik yang berasal dari
otak dan bersifat sadar (bukan reflex). Otot ini terdapat
pada hampir keseluruhan tubuh bagian luar.

Berikut ciri otot lurik :


 Bentuknya silindris, memanjang dan tidak bercabang.
 Mempunyai banyak inti sel di tepi
 Sitoplasma terlihat dengan garis-garis melintang yang tersusun seperti daerah
gelap dan terang secara berselang-seling (lurik).
 Bekerja dibawah kesadaran, artinya menurut perintah otak, oleh karena itu otot
lurik disebut sebagai otot sadar.
 Kontraksinya secara cepat
 Tidak mampu berkontraksi dalam waktu yang lama, mudah lelah

3. Otot Jantung
Otot yang bekerja khusus untuk memompa darah pada jantung ini adalah jaringan
otot yang sanggup berkontraksi secara terus-menerus tanpa henti.

Berikut ciri otot jantung :


 Bentuknya memanjang, silindris, serabut bercabang
dan menyatu
 Inti sel banyak dan di tepi
 Sitoplasma dengan garis melintang yang jelas
 Otot jantung ini hanya terdapat pada jantung.
Strukturnya sama seperti otot lurik, gelap terang
secara berselang seling dan terdapat percabangan
sel.
 Bekerja diluar kesadaran manusia
 Kontraksinya berirama
 Mampu berkontraksi dalam waktu lama dan tanpa
lelah

Otot tidak bekerja sendiri-sendiri tetapi dalam kelompok untuk melaksanakan


gerakan dari berbagai bagian rangka tubuh. Menurut cara kerjanya, otot dibedakan
menjadi :
1. Antagonis
Dimana cara kerjanya menimbulkan efek gerak berlawanan
Cara kerja otot antagonis dapat berupa gerakan :
 Ekstenso (meluruskan), flekso (membengkakkan)
 Abduktor (menjauhi tubuh), aduktor (mendekati tubuh)
 Depresor (arah ke bawah), elevator (arah ke atas)
 Supinator (menengadah), pronator (menelungkup)

2. Sinergis atau flexi


Cara kerjanya menimbulkan gerakan
searah atau bersama-sama. Juga bekerja
untuk menstabilkan bagian-bagian anggota
lain sewaktu bagian lain bergerak.
Contohnya adalah gerakan otot pronator
yang menyebabkan tangan menengadah
dan menelungkup.

D. MEKANISME KERJA OTOT


Otot manusia bekerja dengan cara berkontraksi sehingga otot akan memendek,
mengeras dan bagian tengahnya menggelembung (membesar). Perhatikan gambar
di bawah ini.

Mekanisme kerja otot biseps dan triseps

Pada gambar tersebut terlihat jelas bahwa saat tangan terlipat, maka otot biseps berkontraksi dan otot
triseps relaksasi. Begitupun sebaliknya, saat tangan diluruskan maka otot bisep relaksasi san otot
triseps berkontraksi.
LKPD Lembar Kerja Peserta Didik

Kelompok : ……………………………………………
Nama : ………………………………….…………
………………………………….…………
………………………………….…………
………………………………….…………
………………………………….…………
Kelas : ………………………………….…………
Tanggal : ………………………………….…………

Tujuan : Melalui kegiatan ini peserta didik diharapkan mampu mengetahui


diameter otot saat berkontraksi dan relaksasi.

Alat
 Meteran (yang biasa digunakan oleh penjahit), jika kamu tidak memilikinya,
boleh menggunakan tali rafia, tali pita, atau benang dengan panjang 50 cm.
 Alat tulis
 Buku tulis

Langkah Kerja
1. Duduklah bersama dengan teman satu kelompokmu!
2. Luruskan tanganmu di atas meja dengan santai! Mintalah temanmu melingkarkan
pita meteran pada lengan atasmu untuk mengukur besarnya lengan atasmu!
Catatlah hasilnya pada tabel! Lakukan pengukuran dengan cermat dan teliti agar
kamu memperoleh hasil yang tepat.
3. Kepalkan tanganmu selanjutnya bengkokkan tanganmu ke atas! Ukurlah kembali
besar lengan atasmu! Lakukan pengukuran di tempat yang sama dengan langkah
nomor.2. Catatlah hasilnya pada tabel! Lakukan pengukuran dengan cermat dan teliti
agar kamu memperoleh hasil yang tepat.
A. Tabel Pengamatan

Ukuran Lengan Atas


No. Nama Siswa Keadaan tangan Keadaan tangan
lurus dan santai membengkok ke atas
1

B. Jawablah pertanyaan berikut ini, tuliskan jawabanmu pada buku IPA!


1. Adakah perubahan diameter otot lengan atas saat diluruskan dan dibengkokkan?
Jelaskan!

2. Jika terjadi perubahan diameter, bagaimanakah perubahannya serta apakah


yang sebenarnya terjadi pada ototmu?

3. Sebutkan otot yang terdapat pada tangan lengan atas!


KESIMPULAN DARI PERCOBAAN YANG TELAH DILAKUKAN

Saat tangan dilipat, otot ……………… berkontraksi,


sedangkan otot ……………… relaksasi,
serta diameter otot lebih ……………. jika
dibandingan saat tangan diluruskan.

Saat tangan diluruskan, otot ………………


berkontraksi, sedangkan otot ……………… relaksasi,
serta diameter otot lebih ……………. jika
dibandingan saat tangan dilipat.
PPT Fungsi dan Mekanisme
Kerja Otot