Anda di halaman 1dari 4

PETERNAKAN KAMBING PERAH ETAWA RANTIANG AMEH

Nama Kelompok
Raidatul Indriyadi
Agung Kurniawan
Widio Suprobo
Mukti Wibowo

Pemeliharaan ternak kambing


Pemilihan Bibit Kambing
A. Bibit Betina
- Umur 8 – 12 bulan
- Sehat, tidak cacad
- Melahirkan 3 kali dalam 2 tahun ( 7 Bulan Sekali )
- Ambing susu normal

B. Bibit jantan
- Umur 8 – 12 bulan
- Sehat tidak cacat
- Otot kuat dan padat
- Alat kelamin kenyal dan dapat ereksi

Kandang ternak kambing


- Melindungi ternak dari hewan pemangsa
- Sebagai tempat untuk tidur dan istirahat
- Untuk tempat makan dan minum ternak
- Dll

Sistem perkawinan ternak kambing


- Kambing mencapai dewasa pada umur 6 s/d 10 bulan
- Lama birahi 24 – 45 jam, siklus birahi berselang selama 17 – 21 hari
- Tanda – tanda birahi
 Gelisah
 Nafsu makan dan minum menurun
 Sering kencing
 Ekor dikibaskan
- Siklus repreduksi ternak kambing
 Masa bunting 144 – 156 hari ( 5 bulan )
 Masa melahirkan, penyapihan dan istirahat + 2 bulan

Pakan ternak kambing


1. Pakan utama
Hijauan
Rumputan
Dadaunan
2. Makan tambahan
Kosentrat
Penguat
Pemberian pakan
- Hijauan
3,5 kg pagi
3 kg siang
3,5 kg sore

- Kosntrat
2 kg pagi
2 kg sore

Pemeliharaan anak kambing sebelum melahirkan


Dimulai dari indu bunting
 Induk bunting perlu banyak bergerak, berjalan – jalan dan memperoleh sinar
matahari cukup
 Induk bunting 3 bulan harus di pisahakn dengan induk bunting yang lain tanpa
jantan.
Tanda – tanda kelahiran
 Induk gelisah
 Mengaruk ngaruk sesuatu
 Kambing membesar
 Alat kelaminya mengendor

Pemeliharaan anak kambing ( cempe) setelah lahir :


 Bersihkan semua lendir dari mulut setelah seluruh rusuh
 Potong tali pusar kurang lebih 2 cm dari lubang pusar
 Memerah susu induknya agar kolestrum keluar
 Anak kambing dibiarkan mentusui induknya selama 6 hari
 Pada hari ke 7 dipisahkan dari induknya
 Induk bunting 3 bulan dipisahkan dalam kandang sendiri dengan induk buntung
lainya tanpa jantan.

Pemeliharaan masa pertumbuhan.


 Kambing baru mulai dewasa pada umur 8 – 14 bulan, tetapi belum boleh
dikawinkan.
 Umur yang boleh mengawinkan 15 – 18 bulan
 Watu hari panas kambing, dimandikan satu minggu sekali
 Perawatan kuku harus diperhatikan

Penyakit dan cara pencegahan


 Kudis / kurap
 Mistitis
 Diare
 Kembung
Pemerahan
Siapkan alat
 Teko
 Lap / canebo
 Ember
 Alkohol
 Dipping

Cara – cara pemerahan


 Dilakukan pada waktu yang telah pagi dan sore
 Bersikan dulu jangan pemerah dan sabun
 Semprotkan tangan dengan alkohol
 Bersihkan ambing dengan air hangat serta lakukan pemijitan pada kambing
 Keringkan kambing dengan kanebo
 Lakukan pemerahan pada kambing, susu yang dikeluarkan 2 x pencet harus
dibuang
 Setelah melakukan pemerahan celupkan putting ke dipping
Tahap pengolahan susu
 Psternsari
 Regonerasi
 Packing

Pembuatan susu shake


Cara yang harus dilahukan
 Siapkan alat dan bahan
Bahan : Susus, marjan, gula cair
 Alat : Shaker, jogger
 Uangkan 1 sendok sirup coklat / makan ke dalam gelas, tuang 1 sendok gula
pasir yang dicairkan 200 ml susu cair. Lalu shaker selama 30 kali. Kemudian
tuangkan milk shake ke dalam gelas dan milk shake siap disajikan.