Anda di halaman 1dari 11

Kata Pengantar

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah
melimpahkan rahmat, hidayah serta inayah-Nya kepada kami, sehingga kami
dapat menyelesaikan makalah teori ekonomi mikro ini dengan judul “Pasar
Persaingan Bebas”.

Makalah ini kami susun dengan maksimal dengan harapan dapat


bermanfaat untuk pembaca. Terlepas dari semua itu, kami menyadari
sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat
maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima
segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah
ini.

DAFTAR ISI

Kata Pengantar.............................................................................................................................................. 1

1
DAFTAR ISI..................................................................................................................................................... 1

BAB 1 PENDAHULUAN .................................................................................................................................. 3

A. Latar Belakang Masalah ........................................................................................................................ 3

Bab 2 PEMBAHASAN ..................................................................................................................................... 4

A. Pengertian Pasar Persaingan Sempurna............................................................................................. 4

B. Ciri-Ciri Pasar Persaingan Sempurna .................................................................................................. 6

C. Permintaan Dan Penawaran Dalam Pasar Persaingan Sempurna ...................................................... 8

D. Kebaikan dan Keburukan Persaingan Sempurna .............................................................................. 10

BAB III PENUTUP ......................................................................................................................................... 13

A. Kesimpulan......................................................................................................................................... 13

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

2
Pasar terbentuk dari produsen-produsen kecil dan konsumen-konsumen kecil dalam
jumlah tidak tertentu. Kebebasan untuk keluar-masuk (pasar), untuk memilih teknologi dan cara-
cara produksi serta kebebasan untuk mendapatkan informasi (pasar), semuanya dijamin oleh
pemerintah.
Dari interaksi seluruh produsen dan seluruh konsumen di pasarlah yang akan menentukan
harga pasar, dan seorang produsen hanya “menerima” saja harga yang sudah ditentukan tersebut.
Ini berarti berapa banyak pun barang yang diproduksikan dan dijual oleh produsen, ia tidak akan
dapat mengubah harga yang ditentukan di pasar, karena jumlah yang diproduksikan itu hanya
sebagian kecil saja dari jumlah yang diperjualbelikan di pasar.
Di dalam suatu pasar, apabila terdapat produk-produk sejenis yang berbeda tipe dan
semuanya sama-sama mendapatkan permintaan pasokan yang tinggi dari setiap konsumennya,
dan produsen pun berusaha memenuhi setiap permintaan dari konsumennya. Artinya tidak ada
yang menjadi pangsa pasar di pasar tersebut. Hal inilah yang disebut dengan pasar bersaing
sempurna, karena setiap produsen sama-sama mendapatkan permintaan yang tinggi atas
produknya masing-masing.
Untuk lebih jelasnya bagaimana pasar persaingan sempurna tersebut, penulis telah
memaparkannya dalam makalah ini yang meliputi pengertian pasar persaingan sempurna, ciri-
ciri dari pasar persaingan sempurna serta kebaikan dan keburukan dari pasar persaingan
sempurna.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Pasar Persaingan Sempurna

Persaingan sempurna merupakan struktur pasar yang paling ideal, karena dianggap sistem
pasar ini adalah struktur pasar yang akan menjamin terwujudnya kegiatan memproduksi barang
atau jasa yang tinggi (optimal) efisiensinya.
Pengertian pasar pesaingan sempurna adalah pasar yang jumlah penjual dan pembelinya
sangat banyak dengan produk yang ditawarkan memiliki jenis sama atau serupa. Dalam pasar
persaingan yang sempurna masing-masing penjual dan pembeli tidak dapat mempengaruhi harga
sehingga harga pasar benar-benar merupakan hasil kesepakatan serta interaksi antara penawaran

3
dan permintaan. Dalam hal ini penawaran dapat dikatakan mencerminkan keinginan konsumen
sedangkan permintaan terbentuk dari keinginan konsumen.
Struktur dalam pasar persaingan ini dikatakan paling sempurna dan terdapat sebuah
jaminan dalam menjalankan proses produksi barang serta jasa menjadi lebih efisien
dibandingkan dengan pasar persaingan jenis lainnya. Beberapa contoh barang yang dijual di
pasar persaingan sempurna adalah beras, kentang, gandum, dan lain-lain.
Pasar persaingan sempurna (Perfect competition market) merupakan pasar dimana
pembeli dan penjual tidak bisa mempengaruhi harga barang secara individu. Dengan begitu,
penentuan harga barang yang dijual di pasar tersebut adalah hasil kesepakatan bersama antara
pembeli dan penjual.
Pasar Persaingan Sempurna (PPS) umumnya dibuka untuk mempertemukan banyak
perusahaan yang menjual produk yang sama meskipun dengan kualitas yang berbeda akan tetapi
harga jual disamakan sesuai yang sudah ditentukan oleh pasar. Permintaan yang terbentuk adalah
cerminan keinginan pembeli, sedangkan penawaran adalah cerminan keinginan penjual. Salah
satu contohnya adalah perusahaan kecil yang jumlahnya banyak dimana produk yang dijual
jenisnya sama, misalnya beras, jagung, saryuran, gandum, dan lain sebagainya.
Beberapa ahli di bidang ilmu ekonomi menjelaskan tentang pengertian Pasar Persaingan
Sempurna, diantaranya adalah:
 Wilson Bangun (2007), Menurut Wilson Bangun, pengertian pasar persaingan sempurna
adalah bentuk pasar yang paling tua di dunia. Bentuk pasar ini efektif digunakan pada
sebuah negara yang butuh kebebasan bertransaksi bagi para pelaku ekonomi.
 Sadono Sukirno (2005), Menurut Sadono Sukirno, pengertian pasar persaingan sempurna
adalah industri dimana terdapat banyak sekali penjual dan pembeli, dan masing-masing
penjual dan pembeli tidak dapat mempengaruhi harga produk di pasar.
 Adiwarman A. Karim (2007), Menurut Adiwarman A. Karim, pengertian pasar persaingan
sempurna adalah sebuah pasar dimana penjual tidak dapat menentukan harga dan hanya bisa
menjual dengan harga yang berlaku di pasar. Pasar persaingan sempurna dalam kondisi yang
paling ekstrim ketika penjual sama sekali tidak bisa menentukan harga.

Dalam pasar bersaing sempurna, secara teoritis penjual tidak dapat menentukan harga
atau disebut price taker, dimana penujal akan menjual barangnya sesuai harga yang berlaku di
pasar. Dalam kenyataannya, pasar bersaing sempurna juga memiliki derajat yang berbeda-beda.
Derajat yang paling ekstrem memang penjual tidak dapat menentukan harga sama sekali. Derajat
akan semakin mendekati keekstreman bila hal-hal ini terpenuhi:
1. Ada banyak penjual
2. Pembeli memandang barang sama saja (homogen, tidak terdiferensiasi)
3. Ada kelebihan kapasitas produksi.

Semakin banyak penjual berarti semakin banyak pilihan pembeli. Penjual yang harganya
lebih tinggi tentu akan ditinggalkan pembeli. Hal inilah yang mendorong penjual untuk
mengikuti saja harga yang berlaku di pasar (price taker).
Semakin homogennya barang yang dijual berarti pembeli semakin tidak memiliki insentif
mencari barang dipenjual lain. Hal inilah yang mendorong penjual untuk menjual barangnya
sama dengan harga yang berlaku di pasar. Tidak ada alasan bagi pembeli untuk membayar lebih
untuk barang yang sama.

4
Semakin banyak kelebihan kapasitas produksi berarti setiap kenaikan permintaan dapat
dipenuhi tanpa membuat harga-harga naik. Hal inilah yang menahan penjual untuk tidak
menaikkan harganya meskipun ada kenaikkan pemintaan. Bila ia menaikkn harganya, pembeli
akan membelinya dari penjual lain yang juga memiliki kelebihan kapasitas.

Model pasar persaingan sempurna didasarkan pada asumsi atau prakondisi berikut:
a. Semua pengusaha adalah pengusaha lemah, yang sama kuatnya dengan pengusaha yang
lain. Dengan demikian tidak ada yang menguasai modal, yang menguasai pasar, karena
semuanya sama.
b. Para pengusaha bersaing hanya dengan kelihaian berusaha dan berprestasi lebih baik dari
orang lain. Demikianlah mereka berlomba menarik konsumen, konsumen sebagai raja,
dengan jalan memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya.
c. Tidak ada yang menghalangi persaingan. Perusahaan lemah dibiarkan bangkrut, karena
itu merupakan bukti ketidakbisaannya, sehingga tidak perlu dibantu.
d. Karena pengusaha yang tidak efesien akan mati dengan sendirinya, maka hanya
pengusaha yang kreatif, yang efesien itulah yang terus hidup, sehingga kehidupan seluruh
masyarakat menjadi efesien dan memiliki maslahat bagi semuanya.
e. Orang yang terselisih pada waktunya akan bangkit kembali, belajar dari kesalahan
mereka dan belajar dari keberhasilan orang lain. Atau mencoba mencari kegiatan yang
lebih sesuai dengan kemampuan dirinya. Dengan demikian orang-orang yang bangkrut
cenderung sembuh kembali menjadi orang-orang yang kreatif, mungkin dibidang yang
baru.

B. Ciri-Ciri Pasar Persaingan Sempurna

Pasar persaingan sempurna dapat didefinisikan sebagai struktur pasar atau industri
dimana terdapat banyak penjual dan pembeli, dan setiap penjual ataupun pembeli tidak dapat
mempengaruhi keadaan di pasar. Ciri-ciri selengkapnya dari pasar persaingan sempurna adalah
seperti dibawah ini.
1. Perusahaan adalah pengambil harga
Pengambil harga atau price taker berarti suatu perusahaan yang ada didalam pasar tidak
dapat menentukan atau mengubah harga pasar. Apapun tindakan perusahaan dalam pasar, ia
tidak akan menimbulkan perubahan keatas harga pasar yang berlaku. Harga barang dipasar
ditentukan oleh interaksi diantara keseluruhan produsen dan keseluruhan pembeli. Seorang
produsen adalah terlalu kecil peranannya didalam pasar sehingga tidak dapat mempengaruhi
penentuan harga atau tingkat produksi di pasar. Peranannya yang sangat kecil tersebut
disebabkan karena jumlah produksi yang diciptakan seorang produsen merupakan sebagian
kecil saja dari keseluruhan jumlah barang yang dihasilkan dan diperjualbelikan.

2. Setiap perusahaan mudah ke luar atau masuk


Sebaliknya apabila ada produsen yang ingin melakukan kegiatan diindustri tersebut,
produsen tersebut dapat dengan mudah melakukan kegiatan yang diinginkannya tersebut.
Sama sekali tidak ada hambatan-hambatan, baik secara legal atau dalam bentuk lain secara
keuangan atau secara kemampuan teknologi, misalnya kepada perusahaan-perusahaan untuk
memasuki atau meninggalkan bidang usaha tersebut.

5
3. Menghasilkan barang serupa
Barang yang dihasikan berbagai perusahaan tidak mudah untuk dibeda-bedakan. Barang
yang dihasilkan sangat sama atau serupa. Tidak terdapat perbedaan yang nyata diantara
barang yang dihasilkan suatu perusahaan dengan produksi perusahaan lainnya. Barang
seperti itu dinamakan dengan istilah barang identical atau homogenous. Karena barang-
barang tersebut adalah sangat serupa para pembeli tidak dapat membedakan yang mana
yang dihasilkan oleh produsen A atau B atau produsen lainnya. Barang yang dihasilkan
seorang produsen merupakan pengganti sempurna kepada barang yang dihasilkan produsen-
produsen lain. Sebagai akibat dari sifat ini, tidak ada gunanya kepada perusahaan-
perusahaan untuk melakukan persaingan yang berbentuk persaingan bukkan harga
atau nonprice competition yaitu persaingan dengan misalnya melakukan iklan dan promosi
penjualan. Cara ini tidak efektif untuk menaikkan penjualan karena pembeli mengetahui
bahwa barang-barang yang dihasilkan berbagai produsen dalam industri tersebut tidak ada
bedanya sama sekali.

4. Terdapat banyak perusahaan di pasar


Sifat inilah yang menyebabkan perusahaan tidak mempunyai kekuasaan untuk mengubah
harga. Sifat ini mempunyai dua aspek, yaitu jumlah perusahaan sangat banyak dan masing-
masing perusahaan adalah relatif kecil kalau dibandingkan dengan keseluruhan jumlah
perusahaan didalam pasar. Sebagai akibatnya produksi setiap perusahaan adalah sangat
sedikit kalau dibandingkan dengan jumlah produksi dalam industri tersebut. Sifat ini
menyebabkan apapun yang dilakukan perusahaan, seperti menaikan atau menurunkan harga
dan menaikkan atau menurunkan produksi, sedikit pun ia tidak mempengaruhi harga yang
berlaku dalam pasar/industri tersebut.

5. Pembeli mempunyai pengetahuan sempurna mengenai pasar


Dalam pasar persaingan sempurna juga dimisalkan bahwa jumlah pembeli adalah sangat
banyak. Namun demikian dimisalkan pula bahwa masing-masing pembeli tersebut
mempunyai pengetahuan yang sempurna mengenai keadaan dipasar, yaitu mereka
mengetahui tingkat harga yang berlaku dan perubahan-perubahan keatas harga tersebut.
Akibatnya para produsen tidak dapat menjual barangnya dengan harga yang lebih tinggi
dari yang berlaku dipasar.

Agar dapat bertahan dalam pasar, maka dalam jangka panjang perusahaan harus memenuhi 4
(Empat) persyaratan :
 Perusahaan harus bekerja sebaik mungkin agar perusahaan mencapai keadaan yang
paling optimal.
 Tidak mengalami kerugian agar dapat mengganti barang modal yang digunakan dalam
produksi. Oleh karena itu biaya rata-rata jangka pendek harus sama dengan harga jual.
 Tidak ada inserif bagi perusahaan untuk keluar-masuk, karena laba nol. Laba nol disebut
juga laba normal yaitu tingkat laba yang memberikan tingkat pengembalian yang sama
jika uang dan faktor produksi lain di alokasikan pada kegiatan alternative.
 Perusahaan tidak dapat menambah laba lagi, walaupun dengan memperbesar skala
produksi, karena berproduksi pada titik minimum kurva biaya rata-rata jangka minimum.

6
C. Permintaan Dan Penawaran Dalam Pasar Persaingan Sempurna

Permintaan
- Tingkat harga dalam pasar persaingan sempurna ditentukan oleh permintaan dan penawaran.
- Jumlah output perusahaan relatif sangat kecil dibanding output pasar, maka berapapun yang
dijual perusahaan, harga relatif tidak berubah.

Diagram 8.1.a Tingkat harga dalam pasar persaingan sempurna ditentukan oleh permintaan dan
penawaran.
Diagram 8.1.b Jumlah output perusahaan relatif sangat kecil dibanding output pasar, maka
berapa pun yang dijual perusahaan, harga relatif tidak berubah.
Penawaran
- Kurva permintaan (D) sama dengan kurva penerimaan rata-rata (AR) sama dengan kurva
penerimaan marjinal (MR) dan sama dengan harga (P)
- Kurva penerimaan total berbentuk garis lurus dengan sudut kemiringan positif, bergerak
mulai dari titik (0,0)

Diagram 8.2.a Kurva permintaan (D) sama dengan kurva penarimaan rata – rata (AR) sama
dengan kurva penerimaan marjinal (MR) dan sama dengan harga (P)

7
Diagram 8.2.b Kurva penerimaaan total berbentuk garis lurus dengan sudut kemiringan positif,
bergerak mulai dari titik (0,0).

D. Kebaikan dan Keburukan Persaingan Sempurna

Keadaan pasar yang bersifat persaingan sempurna banyak digunakan sebagai pemisalan
didalam analisis ekonomi. Kebanyakan analisis ekonomi menganggap bahwa persaingan
sempurna adalah struktur pasar yang lebih ideal dari jenis-jenis pasar lainnya. Ini disebabkan
oleh beberapa kebaikan dari pasar persaingan sempurna. Namun demikian ia juga mempunyai
beberapa keburukan.
Pasar persaingan sempurna memiliki beberapa kebaikan dibandingkan pasar-pasar yang lainnya
antara lain:
1. Persaingan sempurna memaksimumkan efisiensi
Sebelum menerangkan kebaikan dari pasar persaingan sempurna ditinjau dari sudut efisiensi,
terlebih dahulu akan diterangkan dua konsep efisiensi yaitu:
a. Efisiensi produktif
Untuk mencapai efisiensi produktif harus dipenuhi dua syarat. Yang pertama, untuk
setiap tingkat produksi, biaya yang dikeluarkan adalah yang paling minimum. Untuk
menghasilkan suatu tingkat produksi berbagai corak gabungan faktor-faktor produksi dapat
digunakan. Gabungan yang paling efisien adalah gabungan yang mengeluarkan biaya yang
paling sedikit. Syarat ini harus dipenuhi pada setiap tingkat produksi. Syarat yang kedua,
industri secara keseluruhan harus memproduksi barang pada biaya rata-rata yang paling
rendah. Apabila suatu industri mencapai keadaan tersebut maka tingkat produksinya
dikatakan mencapai tingkat efisiensi produksi yang optimal, dan biaya produksi yang paling
minimal.
b. Efisiensi Alokatif
Untuk melihat apakah efisiensi alokatif dicapai atau tidak, perlulah dilihat apakah alokasi
sumber daya keberbagai kegiatan ekonomi/produksi telah mencapai tingkat yang maksimum
atau belum. Alokasi sumber daya mencapai efisiensi yang maksimum apabila dipenuhi
syarat berikut : harga setiap barang sama dengan biaya marjinal untuk memproduksi barang
tersebut. Berarti untuk setiap kegiatan ekonomi, produksi harus terus dilakukan sehingga
tercapai keadaan dimana harga=biaya marjinal. Dengan cara ini produksi berbagai macam
barang dalam perekonomian akan memaksimumkan kesejahteraan masyarakat.
Efisiensi di dalam persaingan sempurna, kedua jenis efisiensi yang dijelaskan di atas
akan selalu wujud. Dalam jangka panjang perusahaan dalam persaingan sempurna akan
mendapat untung normal, dan untung normal ini akan dicapai apabila biaya produksi adalah yang
paling minimum. Dengan demikian, dalam jangka panjang efisiensi produktif selalu dicapai oleh
perusahaan dalam persaingan sempurna.
Dalam persaingan sempurna harga = hasil penjualan marjinal. Dan didalam
memaksimumkan keuntungan syaratnya adalah hasil penjualan marjinal = biaya marjinal.
Dengan demikian didalam jangka panjang keadaan ini berlaku: harga = hasil penjualan

8
marjinal = biaya marjinal. Kesamaan ini membuktikan bahwa pasar persaingan sempurna juga
mencapai efisiensi alokatif.
2. Kebebasan bertindak dan memilih
Persaingan sempurna menghindari wujudnya konsentrasi kekuasaan di segolonan kecil
masyarakat. Pada umumnya orang berkeyakinan bahwa konsentrasi semacam itu akan
membatasi kebebasan seseorang dalam melakukan kegiatannya dan memilih pekerjaan yang
disukainya. Juga kebebasaannya untuk memilih barang yang dikonsumsikannya menjadi lebih
terbatas.
Didalam pasar yang bebas tidak seorang pun mempunyai kekuasaan dalam menentukan
harga, jumlah produksi dan jenis barang yang diproduksikan. Begitu pula dalam menentukan
bagaimana faktor-faktor produksi digunakan dalam masyarakat, efisiensilah yang menjadi faktor
yang menentukan pengalokasinya. Tidak seorang pun mempunyai kekuasan untuk menentukan
corak pengalokasiannya. Selanjutnya dengan adanya kebebasaan untuk memproduksikan
berbagai jenis barang maka masyarakat dapat mempunyai pilihan yang lebih banyak terhadap
barang-barang dan jasa-jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhannya. Dan masyarakat
mempunyai kebebasan yang penuh keatas corak pilihan yang akan dibuatnya dalam
menggunakan faktor-faktor produksi yang mereka miliki.
3. Tidak memerlukan iklan.
Dengan sifat homogen di pasar persaingan sempurna, maka pemasangan iklan sama
sekali tidak di butuhkan karena jenis barang yang diperjual belikan sama.

Disamping memiliki kebaikan-kebaikan, pasar persaingan sempurna juga memiliki keburukan-


keburukan antara lain :

1. Persaingan sempurna tidak mendorong inovasi


Dalam pasar persaingan sempurna teknologi dapat dicontoh dengan mudah oleh
perusahaan lain. Sebagai akibatnya suatu perusahaan tidak dapat meemperoleh keuntungan yang
kekal dari mengembangkan teknologi dan teknik memproduksi yang baru tersebut. Oleh sebab
itulah keuntungan dalam jangka panjang hanyalah berupa keuntungan normal, karena walaupun
pada mulanya suatu perusahaan dapat menaikkan efisiensi dan menurunkan biaya, perusahaan-
perusahaan lain dalam waktu singkat juga dapat berbuat demikian. Ketidakkekalan keuntungan
dari mengembangkan teknologi ini menyebabkan perusahaan-perusahaan tidak terdorong untuk
melakukan perkembangan teknologi dan inovasi.

9
Disamping oleh alasan yang disebutkan diatas, segolongan ahli ekonomi juga
berpendapat kemajuan teknologi adalah terbatas dipasar persaingan sempurna karena
perusahaan-perusahan yang kecil ukurannya tidak akan mampu untuk membuat penyelidikan
untuk mengembangkan teknologi yang lebih baik. Penyelidikan seperti itu sering kali sangat
mahal biayanya dan tidak dapat dipikul oleh perusahaan yang kecil ukurannya.
2. Membatasi pilihan konsumen
Terbatasnya kebebasan memilih bagi pembeli. Dengan jenis barang yang di jual hanya
satu, membuat konsumen tidak bisa memilih barang sesuai selera dan tingkat pendapatan mereka
masing-masing.

BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Dari pemaparan yang telah pemakalah uraiankan di atas, dapat ditarik beberapa
kesimpulan, yaitu: Pasar persaingan sempurna dapat didefinisikan sebagai suatu struktur pasar
atau industri dimana terdapat banyak penjual dan pembeli, dan setiap penjual atau pun pembeli
tidak dapat mempengaruhi keadaan di pasar. Pasar persaingan sempurna meiliki ciri-ciri :
Perusahaan adalah pengambil harga; Setiap perusahaan mudah keluar atau masuk; Menghasilkan
barang yang serupa; Terdapat banyak perusahaan di pasar; Pembeli mempunyai pengetahuan
yang sempurna.

Di dalam menganalisis usaha sesuatu perusahaan untuk memaksimumkan keuntungan,


dua hal harus diperhatikan yaitu, Biaya produksi yang dikeluarkan perusahaan, Hasil penjualan
dari barang yang dihasilkan perusahaan itu, Kebaikan dan keburukan dari pasar persaingan
sempurna.

Pasar persaingan sempurna meiliki kelebihan, Persaingan sempurna memaksimumkan efisiensi,


Kebebasan bertindak dan memilih, dan memiliki kelemahan Persaingan sempurna tidak
mendorong inovasi Persaingan sempurna adakalanya menimbulkan biaya sosial, Membatasi
pilihan konsumen.

10
11