Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN ACEH UTARA

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS MEURAH MULIA
Jln.IrigasiKruengpasee – jungka Gajah KecamatanMeurahMuliakodepos 24372
Email :meurahmulia.puskesmas@yahoo.comBlog:http://meurahmuliapuskesmas.blogspot.com

KEPUTUSAN
KEPALA UPTD PUSKESMAS MEURAH MULIA
NOMOR: /MM/KEP/II/2019

TENTANG
SASARAN-SASARAN KESELAMATAN PASIEN

KEPALA UPTD PUSKESMAS MEURAH MULIA

Menimbang : a. bahwa dalam upaya mencegah terjadinya cedera terhadap pasien, yang
disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak
mengambil tindakan yang harusnya diambil. Sehingga perlu menetapkan
sasaran-sasaran terhadap keselamatan pasien;
b. bahwa untuk memenuhi butir a tersebut diatas, ditetapkan Surat
Keputusan Kepala Puskesmas Meurah Mulia tentang Sasaran-saran
keselamatan terhadap pasien di Puskesmas Meurah Mulia;
Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009Tentang
Kesehatan;
2. Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan;
3. Keputusan Peraturan Menteri Kesehatan Indonesia Nomor :
284/MENKES/SK/IV/2006, tentang Standar Pelayanan Asuhan Kesgilut;
4. Buku Panduan Nasional Keselamatan Pasien Rumah Sakit Depkes RI
Tahun 2006;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 296 tahun 2008
tentang Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmas;
6. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor : 1691 Tahun 2011 tentang
Keselamatan Pasien di Rumah Sakit;
7. Keputusan Peraturan Menteri Kesehatan Indonesia Nomor 09 tahun 2014
tentang dalam upaya peningkatan mutu pelayanan klinis;
8. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Puskesmas;
9. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 tahun 2015
tentang Peningkatan Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien.
MEMUTUSKAN :

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA UPTD PUSKESMAS MEURAH MULIA


TENTANG SASARAN KESELAMATAN PASIEN DI PUSKESMAS
MEURAH MULIA.
KESATU : Menetapkan Sasaran-sasaran keselamatan pasien yang telah disepakati
bersama di Puskesmas Meurah Mulia sebagaimana terlampir dalam Surat
Keputusan ini.
KEDUA : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan
apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan ini maka akan
di adakan perubahan sebagaimana mestinya

Ditetapkan di : Meurah Mulia


Pada Tanggal :

KEPALA UPTD PUSKESMAS


MEURAH MULIA

NURZAHRI
LAMPIRAN : KEPUTUSAN KEPALA UPTD
PUSKESMAS MEURAH MULIA
NOMOR : /MM/KEP/I/2019
TENTANG :SASARAN-SASARAN KESELAMATAN
PASIEN

SASARAN KESELAMATAN PASIEN

Tujuan ditetapkannya sasaran keselamatan pasien, adalah untuk mendorong perbaikan


spesifik dalam keselamatan pasien. Sasaran diarahkan kepada bagian-bagian yang bermasalah
dalam pelayanan kesehatan dan menjelaskan bukti dan keahlian atas permasalahan dimaksud.
Untuk meningkatkan keselamatan pasien perlu dilakukan pengukuran terhadap sasaran-sasaran
keselamatan pasien.
Indikator Pengukuran Sasaran Keselamatan Pasien

No Indikator Sasaran Keselamatan Pasien Target


1 Ketepatan Identifikasi pasien 100 %
2 Ketepatan Pemberian Obat kepada pasien 100 %
3 Ketepatan prosedur tindakan medis dan keperawatan 100 %
4 Pengurangan terjadinya resiko infeksi di Puskesmas 75 %
5 Tidak terjadinya pasien jatuh 100 %

Ketepatan Identifikasi Pasien


Identifikasi pasien yang tepat dan mendetail, meliputi : nama, umur, alamat, nomor rekam
medis pasien. Pengukuran indikator dilakukan dengan cara menghitung jumlah pasien yang
teridentifikasi tepat dibagi jumlah seluruh pasien yang dilayani dikali 100 %.

jumlah pasien yang teridentifikasi tepat


Ketepatan identifikasi pasien = X 100 %
jumlah seluruh pasien yang dilayani

Ketepatan Pemberian Obat kepada pasien


Ketepatan pemberian obat kepada pasien, dimaksudkan agar tidak terjadi kesalahan identifikasi
pada saat memberikan obat kepada pasien. Pengukuran indikator dilakukan dengan cara
menghitung pemberian obat yang tepat sesuai dengan identifikasi pasien dibagi jumlah seluruh
pasien yang mendapat pelayanan obat dikali 100 %.
pemberian obat yang tepat sesuai identifikasi pasien
Ketepatan pemberian obat = X 100 %
jumlah seluruh pasien yang mendapat pelayanan obat.

Ketepatan Prosedur Tindakan Medis dan Keperawatan


Dalam melaksanakan tindakan medis dan keperawatan, petugas harus selalu
melaksanakannya sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Identifikasi pasien yang akan
mendapatkan tindakan medis dan keperawatan perlu dilakukan, sehingga tidak terjadi keselahan
dalam pemberian prosedur.
Pengukuran indikator dilakukan dengan cara menghitung pelaksanaan tindakan medis dan
keperawatan yang tepat sesuai prosedur dibagi seluruh tindakan medis yang dilakukan dikali 100 %.

pelaksanaan tindakan medis dan keperawatan


yang tepat sesuai prosedur
Ketepatan Prosedur Tindakan Medis = X 100%
dan Keperawatan seluruh tindakan medis yang dilakukan

Pengurangan Terjadinya Resiko Infeksi di Puskesmas


Agar tidak terjadi resiko infeksi, maka semua petugas Puskesmas wajib menjaga kebersihan
tangan dengan cara mencuci tangan 7 langkah, dengan menggunakan sabun dan air mengalir. Tujuh
langkah cuci tangan pakai sabun (CTPS) harus dilaksanakan pada lima keadaan, yaitu :
1. Sebelum kontak dengan pasien
2. Setelah kontak dengan pasien
3. Sebelum tindakan aseptik
4. Setelah kontak dengan cairan tubuh pasien
5. Setelah kontak dengan lingkungan sekitar pasien
Pengukuran terjadinya resiko unfeksi di Puskesmas, dilakukan dengan cara menghitung jumlah
petugas yang melakukan cuci tangan pakai sabun (CTPS) 7 langkah pada 5 keadaan tersebut
diatas dibagi dengan jumlah semua petugas pelayanan klinis dikali 100 %

jumlah petugas yang melakukan cuci tangan


pakai sabun (CTPS) 7 langkah pada 5 keadaan
Terjadinya resiko unfeksi di Puskesmas = X 100 %
jumlah semua petugas pelayanan klinis

Tidak Terjadinya Pasien Jatuh


Setiap pasien yang berkunjung ke Puskesmas Meurah mulia.