Anda di halaman 1dari 3

DISPEPSIA

No.Dokumen
SPO/RSIA.RB- No.Revisi Halaman
RSIA
PD/MDS/02/2012
RestuBunda
Tanggalterbit Ditetapkan
ProsedurTetap
17 DESEMBER
Direktur RSIA RestuBunda
2012

Memberikan makan cair melalui selang lambung (enteral)


Pengertian adalah proses memberikan melalui saluran cerna dengan
menggunakan selang NGT ke arah lambung.
1. Memenuhi kebutuhan nutrisi pasien
2. Mempertahankan fungsi usus
3. Mempertahankan integritas mucosa saluran cerna
4. Memberikan obat-obatan dan makanan langsung ke
Tujuan
dalam saluran pencernaan
5. Mempertahankan fungsi-fungsi imunologik mukosa
saluran cerna

Kebijakan

1. Menerangkan prosedur pada klien


2. Mencuci Tangan dan Memasang sarung tangan
(Hanscoen)
3. Klien tetap dalam posisi semi fowler tinggi atau
dengan kepala tempat tidur ditinggikan 30° atau lebih
selama 30 menit setelah memberikan makan melalui
selang
Prosedur
4. Cek ketepatan selang di lambung, dengan cara:
a. Buka klem NGT atau spuit NGT dan masukkan
selang ke dalam gelas berisi air. Posisi tepay jika tidak ada
gelembung udara
b. Buka klem dan lakukan pengisapan/ aspirasi cairan
lambung dengan menggunakan spuit NG. Cek cairan
lambung dengan menggunakan strip indikator pH. Posisi
tepat jika pH < 6.
c. Buka klem dan cek dengan menggunakan stetoskop.
Masukkan 30 cc udara dalam spuit NGT dan masukkan
ke dalam lambung dengan gerakan cepat. Posisi tepat jika
terdengar suara udara yang dimasukkan (seperti
gelembung udara yang pecah)
5. Setelah yakin bahwa selang masuk ke lambung,
Klem selang NGT selama pengisian makanan cair ke
dalam spuit.
6. Melalui corong masukkan air matang atau air teh
sekurang-kurangnya 15 cc. Pada tahap permulaan,
corong dimiringkan dan tuangkan makanan melalui
pinggirnya. Setelah penuh, corong ditegakkan kembali.
7. Klem dibuka perlahan-lahan
8. Alirkan makanan cair dengan perlahan. Atur
kecepatan dengan cara meninggikan spuit. Jika klien
merasa tidak nyaman dengan lambungnya, klem selang
NGT beberapa menit.
9. Jika makanan cair akan habis, isi kembali (jangan
biarkan udara masuk ke lambung)
10. Bila klien harus minum obat, obat harus
dilarutkan dan diberikan sebelum makanan habis.
11. Setelah makanan habis, selang dibilas dengan air
masak. Kemudian pangkal selang segera di klem.
12. Rapikan Klien, peralatan dibereskan dan
dikembalikan ke tempat semula.
13. Mendokumentasikan prosedur: Catat jumlah dan
jenis makanan, pastikan letak selang, patensi selang,
respon klien terhadap makanan dan adanya efek
merugikan
14. Cuci tangan

Unit Terkait