Anda di halaman 1dari 2

RUMAH SAKIT

UMUM ISLAM PENANDAAN LOKASI OPERASI


ORPEHA
TULUNGAGUNG NoDokumen : NoRevisi : Halaman

Yanmed/0064/ 0 1/2
SPO/0113/2015

Tanggal Terbit : Ditetapkan,


Direktur

24 Juni 2015
SPO
(Dr. H. Laitupa AbdulMutalib,SpPD,FINASIM)
PENGERTIAN Penandaan lokasi operasi adalah pemberian tanda pada bagian/sisi tubuh
pasien yang akan dilakukan tindakan medis/operasi
TUJUAN 1. Mengidentifikasi tempat insisi atau insersi yang benar
2. Mencegah resiko terjadinya salah lokasi operasi
3. Mencegah resiko terjadinya salah pasien
4. Mencegah resiko terjadinya salah prosedur

KEBIJAKAN Penandaan lokasi pembedahan harus memenuhi syarat sebagai berikut :


1. Dilakukan oleh dokter operator
2. Melibatkan pasien dan keluarga
3. Dilakukan pada saat pasien terjaga dan sadar, bila tidak sadar beritahu
dengan keluarga
4. Penandaan lokasi pembedahan harus tetap terlihat sampai saat akan
disayat
5. Pemberian tanda tidak dilakukan pada :
a. Operasi yang mencakup satu organ
b. Prosedur invasif (kateterisasi, vena seksi, Venocath)
c. Prosedur invasif pada gigi (penandaan dilakukan pada foto rongten
gigi/ diagram gigi)
d. Bayi premature
e. Operasi di daerah mukosa (Tonsilektomi, Hemoroidektomi),
operasi pada genetalia
PROSEDUR Setelah pasien menyetujui tindakan operatif, dokter operator melakukan
penandaan area yang akan di operasi dengan cara :
1. Ucapkan salam.
2. Sebutkan nama dan peran anda.
3. Lakukan identifikasi pasien sesuai prosedur identifikasi pasien.

RUMAH SAKIT
UMUM ISLAM PENANDAAN LOKASI OPERASI
ORPEHA
TULUNGAGUNG NoDokumen : NoRevisi : Halaman

Yanmed/0064/ 0 2/2
SPO/0113/2015

4. Informasikan kepada pasien dan keluarga tentang kegiatan


penandaan lokasi operasi yang akan dilakukan
5. Atur posisi pasien sehingga lokasi yang akan dilakukan tindakan
operasi dapat terlihat (exposed).
6. Cuci tangan sesuai dengan prosedur cuci tangan yang benar.
7. Lakukan identifikasi lokasi operasi dengan mencocokkan antara
pemeriksaan fisik oleh dokter atau status rekam medis pasien
dengan keterangan dari pasien tentang bagian/sisi tubuh yang
akan dilakukan tindakan operasi.
8. Ucapkan Bismillahirrahmanirrahim, beri tanda √ (centang) di
lokasi yang akan dilakukan tindakan operasi dengan spidol kulit
atau dengan spidol marker permanen warna hitam (methylim
blue)
9. Catat dalam Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT) /
Rekam Medik (RM) pasien
UNIT TERKAIT 1. Instalasi Rawat Jalan
2. Instalasi Rawat Inap
3. Instalasi Gawat Darurat