Anda di halaman 1dari 6

Nama : Adella ahsyani

Kelas : 29F
Nim :1947242033

Moral adalah hal yang menunjukkan sikap akhlak manusia (perbuatan yang dinilai) yang
menjadi karakteristik jati diri manusia. (Endang Soemantri, 1993 : 3). Moral adalah lebih
bersifat tuntuan dari luar masyarakat/kehidupan karena kiprah umum atau praktik nyata
(Kosasih Djahiri, 1985 : 20). Moral selalu mengacu pada baik buruknya manusia sebagai
manusia (Franz Magnis Suseno,1989 : 19).

Nilai yang berlaku di masyarakat merupakan sumber acuan nilai dan standard baik buruk
bagi suatu perilaku individu di tengah masyarakatnya. Setiap masyarakat memiliki nilai
moralnya sendiri yang dapat berbeda dengan masyarakat lainnya. Dalam Encyclopaedia
Brittanica (1963:621) disebutkan bahwa :

“A moral concept and rules are closely related to the structure of society and morality is
therefore relative ini the sense that as the end of each society very, so the standards of right
and wrong.”

Karena itu, konsep moral atau ukuran moralitas tidak selalu sama antara satu masyarakat
dengan masyarakat lainnya. “all moral beliefs are conventional, relative to the society in
which they are held” (Downey, 1978:41).

Degradasi berarti kemunduran, kemerosotan atau penurunan dari suatu hal sedangkan moral
adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita
interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya
kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang. Dimana kali ini kita
akan membahasnya dalam konteks Bangsa Indonesia. Di tahun 2016, Indonesia sudah
menginjak usianya yang ke-71, namun jika dilihat dari tingkat kemakmuran yang dimiliki
masyarakatnya, apakah Indonesia termasuk negara yang cukup dewasa?

Banyak hal yang dapat digunakan sebagai tolak ukur suatu negara dapat dikatakan sebagai
negara maju. Salah satunya dapat dilihat dari pola tingkah laku masyarakatnya yang dapat
bertindak secara dewasa atas dirinya sendiri maupun orang lain. Jika dilihat dari banyaknya
fenomena remaja saat ini, apakah Indonesia bisa disebut semakin dewasa dengan umurnya
yang sudah menginjak angka 7? Fenomena remaja yang terjadi menunjukkan bahwa adanya
degradasi moral yang saat ini dialami oleh bangsa Indonesia. Masa depan suatu bangsa
sesungguhnya dipegang oleh para pemudanya tak lain merupakan masyarakat yang berada
pada usia remaja, maka dari itu penting sekali bangsa ini untuk meningkatkan kualitas para
pemudanya untuk Indonesia yang lebih baik.

Hal yang menyebabkan terjadinya degradasi moral ini karena adanya globalisasi yang
semakin masuk ke Indonesia. Dengan adanya globalisasi seharusnya bisa meningkatkan
moral masyarakatnya jika diimbangi dengan pengetahuan dan tindakan preventif yang kuat
dari masyarakat itu sendiri. Namun sayangnya masyarakat Indonesia kurang bisa menyaring
budaya mana saja yang baik dan sesuai dengan buadaya leluhur Bangsa Indonesia. Seakan-
akan semua budaya Barat ditelan mentah-mentah oleh pemuda-pemudi kita, entah dari gaya
berbusana, tingkah laku sehari-hari serta gaya hidup yang kebarat-baratan dianggap sebagai
sesuatu yang sangat modern dan dapat dibanggakan jika kita dapat menirukannya.

Lalu fenomena remaja apa saja yang umum terjadi saat ini sedang menghantui Bangsa
Indonesia?

1. Budaya hedonisme yang tinggi

Budaya Barat tidak hanya memiliki dampak positif di dalamnya, namun mereka juga
memiliki budaya negatif yang patutu dihindari masyarakat kita salah satunya adalah budaya
hedonisme atau suka jalan-jalan dengan perilaku konsumtif. Buadaya ini seiring berjalannhya
waktu semakin disukai oleh remaja Indonesia. Mereka lebih suka untuk berjlaan—jalan atau
hang out bersama teman-temannya dibandingkan belajar di rumah pada malam hari.

2. Pola berpakaian yang semakin minim

Jika dibandingkan dengan beberapa tahun lalu, saat ini kita lebih sering menjumpai remaja
perempuan menggunakan pakaian yang serba mini seperti memakai hotpants dan tanktop.
Seakan-akan budaya memakai pakaian mini yang lebih menonjolkan bagian tubuh terutama
kaki saat ini sudah dianggap lumrah oleh mereka, padahal yang namanya pikiran laki-laki
terhadap wanita yang memakai pakaian mini dari dulu sampai saat ini sama saja.

3. Menurunnya sikap sopan santun terhadap orang lain


Budaya leluhur Indonesia yang sangat memegang budaya sopan santun antar satu sama lain
terutama dengan orang yang lebih tua dari kita haruslah tetap dilestarikan. Buadaya tersebut
dapat membatasi diri ktia dari perbuatan semena-mena antar satu sama lain dan kita bisa lebih
menghargai pendapat orang lain. Namun dengan mencontoh budaya Barat, banyaknya remaja
yang sudah tidak terlalu mempedulikan hal tersebut. Contohnya saja, saat ada remaja berjalan
melewati orang tua sedang duduk, tak jaring kita menemukan bahwa sebagain dari remaja
tidak menundukan badan ataupun kepala saat berjalan. Bahkan ada beberapa yang tidak
menoleh sedikitpun terhadap apa yang dilewatinya.

Dari beberapa paparan di atas sudah seharusnya kita lebih peduli terhadap nasib penerus
bangsa ini. Tidak hanya pemerintah yang perlu membenahi hal tersebut, namun dari diri kita
sendiri juga perlu untuk turut membantu dengan memberi tahu mana yang benar dan mana
yang salah jika kita menemui fenomena-fenomena terbut di lingkungan sekitar. Karenan
nasib suatu Bangsa akan selalu berada di tangan pemuda-pemudanya. Salam Indonesia
Merdeka!

Zaman sekarang, lingkungan memiliki dampak yang sangat luas. Seseorang bisa saja
terpengaruh oleh orang lain melalui pergaulan di kehidupannya, sehingga dengan sangat
mudah dia melakukan hal-hal negatif. Remaja merupakan generasi yang sangat rentan
terhadap pengaruh-pengaruh negatif yang menyebabkan terjadinya degradasi moral terhadap
remaja tersebut. Masalah ini cukup sulit untuk diatasi, karena pengaruh-pengaruh dari luar
dianggap sudah tidak asing lagi dan pengaruh tersebut menjadi kebiasaan seorang remaja
dalam melakukan suatu tindakan dikehidupan sehari-hari. Melalui pendidikan yang
didapatkan oleh para remaja diharapkan mampu memberi solusi terhadap permasalahan
tersebut.

Degradasi berarti kemunduran, kemerosotan atau penurunan dari suatu hal sedangkan moral
adalah akhlak atau budi pekerti menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jika kita
interpretasikan keduanya maka degradasi moral merupakan suatu fenomena adanya
kemerosotan atas budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang. Moral adalah suatu tata
cara atau tingkah laku baik dan buruk seseorang berdasarkan pandangan hidup dan agamanya
atau lebih seringnya akhlak atau budi pekerti seseorang terhadap apa yang dilakukannya
.Moral bangsa saat ini tak lagi sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia yang
berlandaskan Pancasila. Contohnya kita lihat dari konflik-konflik yang terjadi antar pelajar.

Masyarakat Indonesia sangat berkaitan dengan moral, pada dasarnya di Indonesia moral
merupakan sikap seseorang kepada orang lain. Moral sangatlah berpengaruh kepada penilain
diri sendiri, dan moral tidak akan lepas dari tubuh seseorang dengan lingkungannya.

Salah satu faktor yang mempengaruhi moral atau adab bangsa dan menjadi fokus ialah
ketahanan keluarga. Sebagai pondasi pertama anak, orang tua memegang peranan penting
untuk membentengi anak dari pengaruh negatif yang dapat mengikis moral anak. Ketika
ketahanan keluarga rapuh, pengaruh lingkungan yang tidak baik akan memperburuk perilaku
atau moral anak. Beberapa 'ancaman' yang umum didapati oleh masyarakat khususnya
generasi muda saat ini ialah minuman keras, narkoba serta ponrografi. Kekerasan pada anak,
hingga penyimpangan seksual juga menjadi permasalahan serius yang patut dicari jalan
keluarnya secara bersama-sama, ada pula masalah-masalah moral perilaku yang sifatnya
lebih menjadi masalah gangguan perilaku, gangguan jiwa, tambah wanita yang berprofesi
sebagai psikolog ini.

Oleh karena itu, intervensi psikologis juga menjadi salah satu faktor lain yang difokuskan
dalam kongres GIB. Intervensi psikologis dibutuhkan untuk memperbaiki moral bangsa
untuk menghadapi berbagai kasus penyimpangan perilaku anak dan pemuda, yang tak kalah
penting, faktor lembaga pendidikan juga memegang peranan penting dalam mengembalikan
bangsa Indonesia menjadi bangsa yang beradab. Lembaga pendidikan ini tak hanya meliputi
sekolah dan pendidik tetapi juga masjid sebagai pusat penegakkan adab. Seiring
berkembangnya zaman yang lebih kepada kemajuan teknologi informasi, membuat seseorang
mengenal luas dunia luar. Mengenal dunia luar ada yang berdampak baik dan ada dampak
buruknya.

Pengaruh besar budaya luar sangat berpengaruh pada moral anak bangsa Indonesia, semakin
berkembangnya zaman tingkat penurunan moralitas pada anak bangsa mulai terlihat. Dampak
tersebut tidak hanya anak dan pelajar, namun Mahasiswa pun tidak luput dari dampak budaya
luar yang menyebabkan turunya moral seorang mahasiswa. Seorang mahasiswa mengatasi
masalah tersebut dimulailah dari kesadaran diri.
Degradasi dapat diartikan sebagai penurunan suatu kualitas. Degradasi moral generasi muda
dapat diartikan bahwa moral generasi-generasi kita pada saat ini terus menerus mengalami
penurunan kualitas atau degradasi dan tampak semakin tidak terkendali. Penurunan kualitas
moral terjadi dalam segala aspek mulai dari tutur kata, cara berpakaian hingga perilaku.
Faktor Modernisasi dan globalisasi sangat berpengaruh pada degradasi moral pada saat ini.
Globalisasi menuntut kesiapan mental dari masyarakat. Ketidak siapan mental menimbulkan
kelengahan akan bahaya globalisasi yang timbul. Bahaya tersebut secara tidak sadar bukan
dihindari tetapi diikuti oleh para remaja dan mahasiswa dimasyarakat kita.

Kurangnya perhatian pemerintah akan bahaya-bahaya yang mengintai ikut berperan, sehingga
yang ada saat ini adalah sebagian dari mahasiswa dan remaja Indonesia mengalami degradasi
moral yang akan berdampak pada kelanjutan kehidupan berbangsa dan bernegara.Penurunan
moral pada generasi muda yang terjadi pada masa sekarang sangat lah banyak, hal ini
dikarenakan oleh faktor dari pergaulan dan teknologi yang semakin hari semakin canggih,
karena pengaruh teknologi tersebutlah yang membuat para anak muda terpengaruh kepada
hal-hal yang negatif.

Contohnya dari hal-hal kecil saja yaitu membuang sampah bukan pada tempatnya, melainkan
membuang sampah sembarangan disembarangan tempat, hal tersebut terjadi jelas diakibatkan
kurangnya moral seseorang terhadap lingkungan dan sekitarnya yang mana menjaga
kebersihan lingkungan merupakan sikap yang bagus untuk dicontoh dan merupakan sikap
yang berakhlak. Contoh ini merupakan bukti terjadinya Degradasi moral pada generasi kita
terhadap lingkungannya, yang mana perilaku buruk tersebut sering terjadi dan sering kita
lihat orang melakukan kesalahan ini.

Degradasi moral merupakan sebuah permasalahan besar yang terjadi pada saat ini, hal ini
tentu saja banyak mengakibatkan penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh
seseorang. Mengapa hal demikian bisa terjadi ? Jelas hal ini bisa terjadi karena buruknya
moral para generasi kita dizaman sekarang ini. Beberapa penyebab penurunan moral tersebut
ialah :
Kurangnya pengawasan dari keluarga
Teman pergaulan
Kemajuan Iptek
Mengikuti budaya luar