Anda di halaman 1dari 15

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Ny.

S
PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA
DI RT 03 RW 05 DUSUN NGABLAK DESA CANDIREJO KECAMATAN
UNGARAN BARAT KABUPATEN SEMARANG

Dosen Pengampu :
Ns. Suwanti, S.Kep., MNS

Disusun oleh :
Devi Anis Ramonda
Nim. 010115A028
PSK A/VI

PRAKTIK KEPERAWATAN KELUARGA

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN

UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

TAHUN 2018
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA Ny. S
PADA IBU HAMIL DENGAN ANEMIA
DI RT 3 RW 2 DUSUN NGABLAK DESA CANDIREJO
KEC. UNGARAN BARAT KAB. SEMARANG

A. DATA UMUM
1. Nama Kepala Keluarga
Nama KK : Tn. N
Umur : 44 tahun
Agama : Islam
Alamat : RT 3 RW 5 Dusun. Ngablak Desa Candirejo Kec.
Ungaran Barat Kab. Semarang
Pekerjaan : Wiraswasta
Pendidikan : Tamat SMP
Nomer Telepon : -

Nama Ibu Hamil : Ny. S


Umur : 36 tahun
Agama : Islam
Alamat : RT 3 RW 5 Dusun. Ngablak Desa Candirejo Kec.
Ungaran Barat Kab. Semarang
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Pendidikan : Tamat SMP
Nomor Telepon : -
2. Komposisi Keluarga (Genogram Keluarga)

Keterangan :
1. Kepala Keluarga 4. Anak Kedua
2. Isteri KK / Klien 5. Anak Ketiga
3. Anak Pertama 6. Anak Keempat

Tinggal Serumah

Penjelasan :
1) Kepala Keluarga :Tn. N asli warga dusun Ngablak dan saat ini
tinggal bersama istri dan keempat anaknya.
2) Klien :Ny. S saat ini sedang hamil 6 bulan dan
nantinya merupakan kelahiran anak ke 5
3) Anak Pertama :An. M merupakan anak pertama dari Ny. S
namun untuk saat ini tidak ikut tinggal
dirumah dikarenakan saat ini An. M sudah
bekerja dan merantau.
4) Anak Kedua :An. I merupakan anak kedua dari Ny. S dan
saat ini beruasia 17 tahun bersekolah SMP di
pondok pesantren di daerah Demak. Namun
untuk SMA, Ny.S merencaakan untuk
disekolahkan di ungaran
5) Anak Ketiga :Anak ketiga bernama An. Ah dan saat ini
An.A duduk di kelas 3 SD.
6) Anak Keempat :Anak keempat bernama An. Ab saat ini
usianya 4 tahun, Ny.S berencana untuk
memasukkan An.A di PAUD tahun depan
3. Tipe Bentuk Keluarga
Tipe keluarga Ny. S adalah Nuclear Family yaitu dalam satu keluarga
terdiri dari ayah, ibu, dan empat anak.
4. Suku Bangsa
Keluarga klien berasal dari suku jawa, Indonesia, kebudayaan yang
dianut tidak bertentangan degan masalah kesehatan sedangkan bahasa
sehari-hari yang digunakan adalah bahasa jawa.
5. Identifikasi Agama
Seluruh anggota Tn.N adalah beragama islam dan taat beribadah,
sering mengikuti pengajian yang diadakan oleh setiap RT 3 serta Ny.S
juga rajin mengikuti pengajian dan yasinan di RT 3. Ny.S dalam
keseharian biasa menggunakan hijab.
6. Status Sosial Ekonomi Keluarga
Sumber pendapatan keluarga yang diperoleh dari Kepala Keluarga
tidak menentu, dikarenakan suami Ny. S bekerja sebagai kuli
bangunan. Ada tambahan keuangan dari Ny.S yang didapat dari
penjualan kerupuk. Penjualan kerupuk itu sendiri dirintis oleh ibu-ibu
kader di RW 5.
7. Mobilitas Kelas Sosial
Dalam status di masyarakat Ny. S sebagai kader ke 5, namun karena
kahamilan Ny.S tidak begitu aktif dalam kegiatan/cuti. Saat ini di RW
5 yg menghandle ada 3 kader
B. TAHAP PERKEMBANGAN DAN RIWAYAT KELUARGA
1. Tahap Perkembangan keluarga saat ini
Keluarga Tn.N masuk kedalam tahap perkembangan keluarga ke-VI
yaitu keluarga dengan melepas anak dewasa muda. Tahap ini Dimulai
pada saat anak pertama meninggalkan rumah dan berakhir ketika anak
terakhir meninggalkan rumah. Lamanya pada tahapan ini tergantung
jumlah anak dan ada atau tidaknya anak yg belum berkeluarga dan
tetap tinggal dengan orang tua.
Tahap Perkembangan :
a. Memperluas keluarga inti menjadi keluarga besar.
b. Mempertahankan keintiman pasangan.
c. Membantu orang tua memasuki periode masa tua.
d. Membantu anak untuk mandiri di masyarakat.
e. Penataan kembali peran & kegiatan rumah tangga.
2. Sajauh mana keluarga memenuhi tugas perkembangan
Keluarga Tn. S saat ini memasuki tahap perkembangan dengan
memperluar keluarga inti menjadi keluarga besar. Hal tersebut
berhubungan dengan adanya calon anggota baru yang akan lahir dan
anak pertama yang memsasui usia pernikahan.
3. Riwayat keluarga inti
Dalam riwayat keluarga Tn.N, Ny. S mengatakan bahwa akhir akhir
ini tidak ada masalah kesehatan hanya saat melakukan cek Hb hanya
10, jadi Ny.S merasa anemia. Pada saat pengkajian dengan Ny. S TD
110/70 mmHg. Sedangkan untuk Tn. N sebagai KK jarang sakit hanya
kecapekan setelah pulang kerja hingga sore hari, tidak ada keluhan
sakit yang saat ini dirasakan. Anak ke 3 dan ke 4 tidak terlihat lesu
dan aktif dalam keseharian. Didalam keluarga Tn. N tidak ada yang
mengalami batuk lama/ TBC, penyakit menular lainnya dan
hipertensi.
C. DATA LINGKUNGAN
1. Karakteristik rumah
a. Luas : 63 m2
b. Jenis : Permanen. Ny. S mengatakan rumah yang
ditinggali saat ini adalah milik pribadi
c. Sirkulasi udara : Ny.S mengatakan sering membuka jendela
setiap hari, agar udara dapat berganti dan tidak pengap.
d. Pencahayaan : pencahayaan di rumah Ny. S cukup dan
tidak perlu menggunakan lampu ketika siang hari.
e. Kebersihan : Ny. S setiap hari selelau bersih-bersih
rumah, dikarenakan Ny.S sendiri merupakan ibu rumah tangga
f. Lantai : Lantai rumah Tn.N sudah berkeramik
g. Sumber air : Air Pam Simas dari pemerintah
h. Pembuangan limbah : Melalui selokan
i. halaman dimanfaatkan dengan tanaman hias
j. keadaan pekarangan bersih
k. pembuangan sampah : Diambil oleh petugas setempat, dan
pembayaran setiap bulan senilai Rp. 20.000;

2. Karakteristik lingkungan dan komunitas yang lebih besar


Hubungan keluarga Tn.N antar tetangga baik dan saling membantu.
Dilingkungan Ny.S juga terdapat aktivitas sosial seperti PKK, Rumah
Pintar, komunitas ibu rumah tangga (membuat krupuk bersama).
Mayoritas daerah sekitar rumah Ny.S bekerja sebagai buruh pabrik,
petani, kuli bangunan dan wiraswasta. Sedangkan jarak antara rumah
dengan pelayanan kesehatan seperti pustu (Puskesmas Pembantu)
tidak begitu jauh ± 1 km.
3. Mobilitas geografi keluarga
Keluarga Tn.N selama ini sebagai penduduk Dsn. Ngablak Desa
Candirejo dan tidak pernah pindah rumah/menetap. Ny.S asli warga
Demak, namun setelah menikah mulai menetap di dusun Ngablak.
4. Interaksi keluarga dengan masyarakat
Ny. S mengatakan interaksi dimasyarakat baik, beliau juga mulai
bekerja pukul 10.00 – 15.00 WIB yaitu membuat kerupuk bersama
ibu-ibu kader, bersama kelompok ibu rumah tangga. Ny.S mengatakan
tidak ada perkumpulan keluaraga/arisan keluarga. Namun setiap
lebaran Ny.S dan keluarga mengunjungi ruamh saudara-saudara, dan
pulang ke rmah orangtua Ny.S di Demak.

D. STRUKTUR KELUARGA
1. Pola komunikasi keluarga
Ny.S mengatakan anggota keluarga berkomunikasi langsung dengan
bahasa jawa, dan mendapat informasi kesehatan dari petugas
kesehatan dan informasi lainnya didapat dari televisi dan ponsel.
2. Struktur kekuasaan keluarga
Ny.S mengatakan apabila di dalam keluaraga ada sesuatu
permasalahan/hal yang penting, selalu melibatkan kepala keluarga
untuk pengambilan keputusan. Dan semua anggota keluarga berperan
aktif dalam pengambilan keputusan.
3. Struktur peran (formal dan informal)
a. Formal :Tn.N sebagai Kepala Keluarga, Ny. S sebagai istri
dan ibu rumah tangga, An. M sebagai anak perama, An. I
sebagai anak kedua, An. Ah sebagai anak ketiga, An. Ab
sebagai anak keempat.
b. Informal :Tn. N sebagai pencari nafkah dengan bekerja di
bagunan, dan dibantu oleh istri yang membuat krupuk dirumah
dan setelahnya untuk dijual.
4. Nilai keluarga
Ny. S mengatakan bahwa dalam sebuah keluarga Keluarga percaya
bahwa hidup ini sudah ada yang mengatur yaitu Allah SWT.
Demikian pula dengan sehat dan sakit. Keluarga juga percaya bahwa
tiap sakit ada obatnya, bila ada keluarga yang sakit, dibawa ke Rumah
Sakit atau petugas kesehatan.

E. FUNGSI KELUARGA
1. Fungsi Afektif
Hubungan antara keluarga baik, antara ayah ibu dan anak saling
mendukung satu sama lain. Ny. S mengatakan apabila dikeluarganya
ada yang sakit, langsung ditangani oleh Ny.S, bisa dengan kerokkan,
pijat, ataupun jika yang dirasakan sakitnya tidak kunjung sembuh,
langsung dibawa ke Rumah sakit atau petugas kesehatan.
2. Fungsi Sosialisasi
Ny.S mengatakan bahwa anggota keluarganya berhubungan baik di
sosial masyarakat, Tn.N sering mengikuti perkumpulan RT dan acara
bapak-bapak setempat, Ny.S juga mengatakan sering mengikuti
aktivitas sosial ibu ibu PKK dan pengajian, dan anaknya akrab dengan
teman-teman di sekitar RW 5 dan 6
3. Fungsi Perawatan Kesehatan
a. Ny.S mengatakan untuk porsi makan dalam keseharian
dikeluarga yaitu 3 kali sehari, dengan menu nasi, lauk, sayur,
dan susu. Makanan tersebut dimasak sendiri oleh Ny. S,
apabila ada anggota kelaurga yang sakit, keluarga merawat dan
memberikan terapi komplementer, namun apabila belum
kunjung sembuh, Tn.N selaku kepala keluarga langsung
memeriksakanny ke Rumah Sakit atau petugas kesehatan.
b. Ny S mengatakan bahwa kemampuan keluarga memelihara
lingkungan yang sehat yaitu deengan membersihkan rumahnya
setiap hari, mengepel lantai dan menyapu, membersihkan
lantai kamar mandinya agar tidak licin, bersih dan terawat.
c. Ny.S juga mengatakan jika ada anggota keluarga yang sakit,
keluarga memeriksakan diri ke Puskesmas pemabntu antara
jam 07.00 – 12.00 atau jika sudah sore, namun ingin periksa,
keluarga meunjungi puskesmas.

F. STRESS DAN KOPING KELUARGA


1. Stressor, kekuatan, dan persepsi keluarga
Ny.S mengatakan akhir-akhir ini dirinya agak was-was takut jika
kandungannya lahir tiba-tiba
2. Strategi koping keluarga
Ny.S mengatakan jika ada masalah dalam keluarga, selalu
diselesaikan den
gan musyawarah
3. Adaptasi keluarga
Ny.S mengatakan jka didalam keluargannya ada yang sakit, maka
Ny.S akan segera memberikan pengobatan Tradisiona seperti kerokan,
namun jika belum sembuh dibawa ke puskesmas.

G. ANALISA DATA
No Data fokus Etiologi Problem
1 Ds : Ny.S mengatakan Kurangnya aktivitas (00168) Gaya hidup
bahwa tekanan darahnya fisik seperti senam kurang gerak.
sering rendah. Di dalam hamil, berenang dan (NANDA 2015-2017,
keluarga Ny.S tidak ada berjalan kaki. Domain 1 Promosi
yang memiliki riwayat kesehatan, kelas 1
darah tinggi. kesadaran kesehatan)

Do : Saat dilakukan
pengkajian, Ny.S
memiliki
TD : 110/70 mmHg
Nadi : 82 x/menit
2 Ds : Ny.S mengatakan Kekurangan jumlah sel (00093) Keletihan.
bahwa dirinya memiliki darah merah didalam Domain 4
anemia, terkaang kepala tubuh Aktivitas/Istirahat.
terasa pusing dan Ny.S Kelas 3
sudah mengecek kadar Pengangkutan sel darah Keseimbangan
Hb di puskesmas merah ke seluruh tubuh Energi
pembantu. tidak optimal

Do : Kadar Hb Ny.S = 10 Sedangkan sel darah


gr/dl merah diperlukan untuk
mengangkut oksigen ke
dalam otak

Sehingga suplai oksigen


ke dalam otak pun
berkurang
Sakit kepala (pusing)

Keletihan

H. DIAGNOSA KEPERAWATAN BERDASARKAN PRIORITAS


1. (00168) Gaya Hidup Kurang Gerak. Berhubungan dengan kurang
pengetahuan tentang keuntungan olahraga bagi kesehatan.
NANDA Domain 1 Promosi Kesehatan. Kelas 1 Kesadaran
Kesehatan.
2. (00093) Keletihan. Berhubungan dengan Kelesuan Fisiologis
(Mis., Anemia, Kehamilan, Penyakit). NANDA Domain 4
Aktivitas/Istirahat. Kelas 3 Keseimbangan Energi.
I. RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN
No DX KEP NOC NIC
1 (00168) Gaya hidup 1. (1633) Partisipasi 1. Terapi aktivitas
kurang gerak. dalam latihan  Berikan pujian
Def: Menyatakan suatu  (163301) merencenakan positif karena
kebiasaan hidup yang latihan yang tepat kesediaannya untuk
dicirikan dengan tingkat dengan tenaga kesehatan terlibat dalam
aktivitas fisik yang sebelum memulai kelompok
rendah latihan. Ditingkatkan  Instruksikan
Berhubungan dengan: dari skala 3 (kadang- keluarga untuk
 Kurang pengetahuan kadang menunjukkan) memberikan pujian
tentang keuntungan ke skala 4 (sering positif karena
olahraga bagi menunjukkan) kesediaannya untuk
kesehatan  (163303) menentukkan terlibat dalam
 Kurang latihan tujuan jangka pendek kelompok.
untuk olahraga yang realistis.  Bantu klien untuk
Ditingkatkan dari skala meningkatkan
3 (kadang-kadang motivasi diri dan
menunjukkan) ke skala penguatan
4 (sering menunjukkan) (Mengajak klien
 (163321) ikut serta untuk mengikuti
dalam latihan aerobik senam Ibu Hamil
intensitas sedang untuk bersama keluarga)
meningkatkan kekuatan.  Bantu klien dan
Ditingkatkan dari skala keluarga memantau
4 (sering menunjukkan) perkembangan klien
ke skala 5 (secara terhadap pencapaian
konsiste menunjukkan) tujuan (yang
 Menggunakan strategi diharapkan)
untuk membuat latihan
lebih menarik.
Ditingkatkan dari skala
3 (kadang-kadang
menunjukkan) ke skala
4 (sering menunjukkan)
2 (00093) Keletihan. 1. (0007) Tingkat 1. (0180) Menejemen
Def: Keletihan terus Kelelahan Energi.
menerus dan penurunan  (000701) Kelelahan.  Perbaiki defisit
kapasitas untuk kerja Ditingkatkan dari skala status fisiologis
fisik dan mental pada 3 (cukup terganggu) ke sebagai prioritas
tingkat yang lazim skala 4 (sedikit utama.
Berhubungan dengan : terganggu) (Menyampaikan
 Kelesuan fisiologis  (000702) Kelesuan penkes tentang
(Mis. Anemia, Ditingkakan ke skala 3 Anemia : makanan
Kehamilan, (cukup terganggu) ke yg banyak
penyakit) skala 4 (cukup mengandung zat
terganggu). besi )
 Anjurkan senam
aerobik sesuai
kemampuan pasien
(Melatih pasien
untuk senam ibu
hamil)
 Anjurkan tidur siang
bila diperlukan
J. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI FORMATIF
Hari/ No Dx Kep Implementasi Evaluasi Formatif Tanda
Tanggal/ tangan
jam
Rabu, 9 (00093)  Mengecek kadar DO :
Mei Keletihan. Hb pada pasien Ibu  Kadar Hb klien = 10,3
2018 Def: Keletihan hamil untuk gr/dl
terus menerus dan mengetahui apakah  Klien sangat
penurunan kadar Hb normal kooperatif saat
kapasitas untuk atau tidak dilakukan pengkajian
kerja fisik dan  Menyampaikan  Klien menjawab
mental pada pendidikan pertanyaan dengan
tingkat yang kesehatan tentang jelas
lazim Anemia, meliputi
Berhubungan makanan yang DS :
dengan : harus dikonsumsi,  Klien mengatakan
 Kelesuan mengkonsumsi sudah mengetahui
fisiologis tablet Fe dan cara bahwa dirinya
(Mis. konsumsinya menderita Anemia
Anemia, dan saat ini sudah
Kehamilan, mengkonsumsi tablet
penyakit) Fe yang diberikan
dari puskesmas.
 Klien bersedia untuk
memulai makan-
makanan yang hijau
seprti sayur bayam,
kangkug dan dsb.
 Klien masih sering
mengkonsumsi teh.
Kamis, (00168) Gaya  Mengajarkan klien DO :
10 Mei hidup kurang untuk senam ibu  Klien bersedia untuk
2018 gerak. hamil trimester 3. dilatih senam hamil
Def: Menyatakan  Senam ibu hamil trimester 3
suatu kebiasaan dilakukan selama  Klien sangat
hidup yang 30 menit. kooperatif saat dilatih
dicirikan dengan senma ibu hamil
tingkat aktivitas DO :
fisik yang rendah  Klien mengatakan
Berhubungan jika dirinya sedikit
dengan: lupa gerakan senam
 Kurang ibu hamil
pengetahuan  Klien mengatakan
tentang merasa bugar setelah
keuntungan dilatih senam ibu
olahraga bagi hamil
kesehatan  Klien mengatakan
 Kurang bersedia apabila
latihan untuk diajarkan senam ibu
olahraga hamil
K. CATATAN PERKEMBANGAN
TGL Dx KEPERAWATAN EVALUASI SUMATIF TANDA
TANGAN
Rabu, 9 (00093) Keletihan. S : Ny. S mengatakan terkadang
Mei 2018 merasa pusing jika bangun tidur
pagi hari, namun sudah sedikit
berkurang, dan masih sering
merasa lelah

O : TD = 110/70 mmHg
Hb = 10,3 gr/dl
Wajah klien tidak nampak pucat

A : Ny.S mengalami Anemia


Ringan

P : Menjelaskan pada Ny.S tentang


Anemia dan melakukan
pengecekan kadar Hb.
Kamis, 10 (00168) Gaya hidup kurang S : Ny.S mengatakan terkadang
Mei 2018 gerak. dirinya mengikuti senam ibu
hamil di puskesmas pembantu

O : Ny.S sudah lupa gerakan senam


ibu hamil

A : Ny. S berlatih senam ib hamil

P : Mengajarkan Ny.S untuk


mengikuti senam ibu hamil