Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN TUTORIAL

BLOK 9 MODUL 1 “HUKUM KEDOKTERAN”

Tutor : drg. Deli Mona

Kelompok 4 :

1. Putri Habci Amran ( 1711412026)


2. Brillianti Vica Dewi As (1711411008)
3. Dian Syahira (1711411013)
4. Nabilla Ramadhanty (1711412022)
5. Khazana Rahmatika (1711412004)
6. Suci Ramadhani (1711411011)
7. Anisa Raudhatul Husna (1711411009)
8. Putri Aisyah Astuti (1711412028)
9. Zhafirah Fidinina (1711411001)

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI

UNIVERSITAS ANDALAS

2018/2019
MODUL 1

HUKUM KEDOKTERAN

Skenario 1:

Zaskia oh Zaskia

Sebagai dokter gigi baru Zaskia mempunyai obsesi untuk membuka klinik gigi yang
spektakuler, maka ia membangun klinik yang besar dan lrngkap. Namun betapa kagetnya ia
ketika oada suatu hari menerima surat panggilan dari Dinas Kesehatan setempat masalah
kliniknya.

Setelah menghadap dr.Melinda kepala dinas kesehatan kabupaten dijelaskan


permasalahannya bahwa ia telah melakukan pelanggaran dalam mendirikan klinik sehingga
masyarakat sekitar perotes, karena limbahnya mengganggu lingkungan msayarakat setempat.

Dijelaskan bahwa mendirikan sarana pelayanan kesehatan masyarakat harus mempunyai


izin, masyarakat dilindungi oleh undang-undang, semua kegiatan khususnya bidang kesehatan
telah ada regulasi nya oleh pemerintah, dalam hal ini dinas kesehatan sebagai regulator dan
pengawas terlaksananya regulasi tersebut sehingga masyarakat terlindungi.

Maka disarankan agar dalam memberikan pelayanan kesehatan gigi dilaksanakan secara benar
sesuai regulasi bidang kesehatan, sesuai standar pelayanan yang ada serta tidak melanggar
dipandang dari aspek hukum sehingga tidak melakukan kelalaian maupun dianggap malpraktek,
apalagi kita juga dituntut untuk selalu siap memberikan pelayanan yang segera bila terjadi
kegawat daruratan medik oleh masyarakat .
Jelaskan masalah yang terjadi ?
Langkah Seven Jumps :
1. Mengklarifikasi terminologi yang tidak diketahui dan mendefinisikan hal-hal yang
dapat menimbulkan kesalahan interpretasi
2. Menentukan masalah
3. Menganalisa masalah melalui brain storming dengan menggunakan prior knowledge
4. Membuat skema atau diagram dari komponen-komponen permasalahan dan mencari
korelasi dan interaksi antar masing-masing komponen untuk membuat solusi secara
terintegrasi
5. Memformulasikan tujuan pembelajaran/ learning objectives
6. Mengumpulkan informasi di perpustakaan, internet, dan lain-lain
7. Sintesa dan uji informasi yang telah diperoleh

URAIAN
Langkah I Mengklarifikasi terminologi yang tidak diketahui dan mendefinisikan hal-hal
yang dapat menimbulkan kesalahan interpretasi
1. Regulasi
Adalah cara mengendalikan masyarakat dengan aturan atau pembatasan tertentu
2. Malpraktek
Adalah kesalahan atau kelalaian yang dilakukan oleh tenaga medis yang akan
merugikan pasien, misalnya : karna kesalahan/kelalaian terjadi luka berat,cacat maupun
kematian
3. Hukum
Adalah suatu peraturan yang terdiri dari norma dan sanksi

Langkah II Menentukan masalah


1. Apa saja syarat mendirikan klinik ?
2. Apa saja jenis-jenis klinik?
3. Apa saja bentuk regulasi dalam bidang kesehatan?
4. Apa saja peran pemerintah dalam regulasi pelayanan kesehatan?
5. Apa saja standar yang harus dimiliki drg?
6. Kenapa drg.Zaskia mendapat teguran?
7. Apa saja tujuan perlindungan hukum terhadap pasien?
8. Apa saja UU tentang kesehatan?
9. Bagaimana hokum tentang kedaruratan medik?
10. Apa saja bentuk kelalaian atau malpraktek dalam kedokteran?
Langkah III Menganalisa masalah melalui brain storming dengan menggunakan prior
Knowledge
1. Syarat mendirikan klinik :
a. Mempunyai SIP (Surat Izin Praktek) dan STR (Surat Tanda Registrasi)
b. Mendapat prosedur perizinan klinik
c. Memenuhi pelayanan rawat inap
d. Bangunan sesuai dengan aturan
e. Terdapat ruangan; administrasi,konsultasi,tindakan dan toilet
f. Peralatan hatus memiliki izin edar dan diuji secara berkala
g. Terdapat prasarana seperti instalasi air, instalasi listrik, sirkulasi udara dan sarana
pengelolaan limbah
h. Lokasi sesuai ratio penduduk
i. Melampirkan bukti kepemilikan tanah

2. Permenkes no.9 2014


Klinik Pertama : Pelayanan umum, dapat didirikan perorang atau badan usaha
Klinik Utama : Pelayanan umum dan spesialis, harus berbadan hokum

3. Sebagai pengarah  pemerintah menetapkan, melaksanakan dan memantau aturan


sistem pelayanan kesehatan
Sebagai regulator  pemerintah melakukan pengawasan untuk menjamin agar
organisasi pelayanan kesehatan memberikan pelayanan yang bermutu
Sebagai pelaksana pelayanan kesehatan  pemerintah berkewajiban menyediakan
pelayanan kesehatan yang bermutu

4. Sebagai regulator, sebagai pengawas dan sebagai pelaksana kesehatan

5. – Memiliki kompetensi dibidangnya


- SIP
- Surat rekomendai PDGI/IDI
- Sertifikat
- Taat pada aturan hukum

6. Karena melanggar syarat pendirian klinik dan meresahkan masyarakat dengan limbah
nya

7. Menghindari perlakuan yang tidak sesuai aturan


Meningkatkan kesadaran konsumen
Meningkatkan kesadaran tenaga medis
Mengurangi malpraktek
Memberikan perlindungan terhadap pasien
Mendapat perawatan medis yang layak
Meningkatkan kewaspadaan tenanga medis
8. Tujuan adanya izin praktek :
a. Mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan medis
 Diharapkan kelestarian lingkungan tidak terancam sehingga kepentingan
masyarakat untuk mendapatkan lingkungan dengan kualitas yang bagus tetap
terpenuhi
b. Memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,dokter,dokter gigi
 UU No 29 tahun 2004 tentang praktek kedokteran digunakan untuk mengatur
praktek kedokteran dengan tujuan agar dapat memberikan perlindungan
terhadap pasien, mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan medis

9. Pada pasal 31 no. 29

10.

Langkah IV Membuat skema atau diagram dari komponen-komponen permasalahan dan


mencari korelasi dan interaksi antar masing-masing komponen untuk membuat solusi
secara terintegrasi
drg.Zaskia

Menerima surat panggilan Dinas Kesehatan

Melakukan pelanggaran

Hukum Kedokteran

Regulasi pemerintah Perlindungan konsumen Aspek hukum kegawat Kelalaian dan


terhadap kesehatan daruratan medis malpraktek

Tujuan Hukum
Fungsi Rekam medik
Langkah V Memformulasikan tujuan pembelajaran/ learning objectives
1. Mahasiswa mampu memahami & menjelaskan regulasi pemerintah terhadap
pelayanan kesehatan
2. Mahasiswa mampu memahami & menjelaskan perlindungan konsumen
3. Mahasiswa mampu memahami & menjelaskan aspek hukum kegawat daruratan
medis
4. Mahasiswa mampu memahami & menjelaskan kelalaian dan malpraktek