Anda di halaman 1dari 6

1. Komoditas pertanian secara inderawi dapat ditentukan berdasarkan parameter ....

a. Bentuk dan ukuran d. Tekstur dan kadar air


b. Berat dan volume e. Struktur dan morfologis
c. Warna dan kenampakan

2. Sifat-sifat komoditas hasil pertanian dapat diidentifikasi kehomogenannya secara fisik


melalui ....
a. Struktur d. aroma
b. Kepulenan e. Bentuk
c. Mikroanalisis

3. Alat yang paling tepat untuk mengukur kekerasan buah adalah ....
a. Piknometer d. Viskosimeter
b. Tenderometer e. Elastometer
c. Pnetrometer

4. Kelompok komoditas pangan yang merupakan sumber karbohidrat adalah ....


a. Kentang dan sawi d. Jagung dan kedele
b. Kentang dan jagung e. Kedele dan ikan
c. Sawi dan kedele

5. Disajikan berbagai kegiatan sebagai berikut:


1. Memilah produk berdasarkan keutuhan dan kerusakan
2. Memisahkan buah yang masak dengan buah yang busuk
3. Mengelompokkan ikan berdasarkan ukurannya
4. Memilah biji kacang hijau dengan teknik perendaman
5. Menentukan mutu telur berdasarkan ukurannya

Kegiatan sortasi bahan pangan dan hasil olahan ditunjukkan pada ....
a. 1, 2, dan 3 d. 1, 2, dan 4
b. 1, 3, dan 4 e. 1, 2, dan 5
c. 2, 3, dan 4

6. Memisahkan produk berdasarkan mutu, warna, berat dan ukuran dari bahan baku yang akan
diolah merupakan salah satu tujuan dari kegiatan ....
a. Pencampuran d. Sortasi
b. Penyaringan e. Grading
c. Pengayakan

7. Kegiatan pengecilan bahan pada proses pengolahan diantaranya adalah ....


a. Mereduksi luas permukaan bahan
b. Proses ekstraksi bahan menjadi mudah
c. Mengurangi kegiatan proses pencampuran
d. Daya larut bahan menjadi berkurang
e. Memperbaiki penampakan bahan
8. Teknik pengecilan ukuran dalam proses pembuatan sirup nanas dilakukan dengan ....
a. Pemotongan dan pengirisan d. Pengirisan dan pencacahan
b. Pemotongan dan penghancuran e. Penggilingan dan penghancuran
c. Pencacahan dan penggilingan

9. Penggunaan peralatan pengecilan ukuran sangat tergantung pada bahannya. Bahan berikut ini
yang layak dihaluskan menggunakan mesin slincer adalah ....
a. Umbi-umbian d. Buah mangga
b. Biji kopi e. Kacang tanah
c. Daging sapi

10. Proses mengurangi kadar air bahan sampai batas dimana perkembangan mikroorganisme dan
kegiatan enzim yang dapat menyebabkan pembusukan terhambat merupakan prinsip dasar ....
a. Pengeringan d. Ekstraksi
b. Pasteurisasi e. Destilasi
c. Pengecilan ukuran

11. Metode pengeringan yang paling tepat untuk diterapkan dalam pembuatan sale pisang adalah ....
a. Diasapi dengan sabut kelapa d. Disimpan di atas para-para
b. Dijemur dengan sinar matahari e. Dipanasi dengan oven elektrik
c. Dengan diangin-anginkan

12. Proses pemisahan dari bahan padat maupun cair dengan bantuan pelarut disebut ….
a. Destilasi d. Kristalisasi
b. Evaporasi e. Ekstrasi
c. Pengeringan

13. Perlakuan panas pada pengolahan meliputi proses blanching, exhausting dan sterilisasi. Tujuan
proses exhausting diantaranya adalah…
a. memperbaiki penampakan warna bahan
b. menginaktifkan enzim yang dapat merusak bahan makanan
c. menghilangkan gas yang terdapat di dalam bahan seperti buah dan sayuran
d. mengurangi jumlah awal mikroorganisme dalam bahan
e. melunakkan/melemaskan bahan pangan sehingga memudahkan pengemasan

14. Berikut ini yang bukan termasuk cara yang digunakan pada teknik pasteurisasi LTLT (Low
Temperature Long Time) adalah ....
a. menggunakan panas yang disemprotkan
b. perendaman di dalam air yang mengalir
c. menggunakan pemanas berkecepatan rendah
d. aliran panas yang berkesinambungan
e. penggodogan (batch holding process)
15. Teknik sterilisasi komersial dengan suhu tinggi yang digunakan pada pengolahan makanan
kaleng dilakukan hingga angka lethalitas mikroba, yang umumnya dilakukan pada kondisi ...
a. 75oC, selama 15 menit d. 121oC, selama 30 menit
o
b. 80 C, selama 20 menit e. 140oC, selama 4 detik
c. 105oC, selama 15 menit

16. Prinsip penggunaan suhu rendah untuk pengawetan bahan pangan diantaranya proses
pembentukan kristal es yang berpengaruh terhadap ....
a. ketersediaan air bebas di dalam bahan pangan
b. kecepatan aktifitas enzim pada bahan pangan
c. reaksi kimia bahan pangan
d. daya simpan bahan pangan
e. peningkatan pertumbuhan mikroba

17. Disamping faktor kepadatan dan jenis produk, faktor lain yang juga menentukan keberhasilan
teknik penyimpanan produk makanan melalui pendinginan adalah ....
a. komposisi kimia bahan d. Bentuk bahan
b. metode pendinginan e. Jumlah bahan
c. suhu dan kelembaban

18. Tempe adalah makanan tradisional yang terbuat dari bahan baku kedele yang difermentasikan.
Faktor yang tidak mempengaruhi keberhasilan fermentasi tempe adalah ....
a. bahan baku d. kelembaban
b. mikroorganisme e. Jumlah bakteri
c. suhu

19. Jenis kapang yang digunakan pada pengolahan oncom merah adalah ....
a. Neurospora sitophila d. Aspergilus oryzae
b. Rhizopus oryzae e. Penicillium requeforti
c. Rhizopus oryzae

20. Teknik penambahan gula yang tepat dalam pengolahan manisan buah agar didapatkan
performansi yang menarik (tidak keriput), dilakukan dengan .....
a. penambahan gula pada proses awal saja
b. penambahan gula secara bertahap dari konsentrasi rendah ke tinggi
c. penambahan gula konsentrasi tinggi secara langsung
d. penambahan gula sesuai dengan selera
e. penambahan gula dari konsentrasi tinggi ke rendah

21. Pada pembuatan telur asin dengan media garam dan bubuk batu bata merupakan metode
penggaraman .....
a. Dry salting d. Kench salting
b. Brine salting e. Injeksi
c. Kombinasi garam kristal dan larutan garam
22. Bahan tambahan yang berfungsi mengawetkan produk makanan adalah ....
a. Natrium bisulfit d. Buthylated hidroxy anisol
b. Asam askorbat e. Natrium benzoat
c. CMC

23. Tujuan penggunaan bahan tambahan makanan adalah ....


a. Mempercepat proses pengolahan d. Menipu konsumen
b. Mengawetkan bahan e. Membiakkan mikroba
c. Menyebabkan kanker

24. Pengemasan memegang peranan yang sangat penting didalam pengawetan dan penyimpanan, hal
ini dikarenakan pengemasan .....
a. Dapat mencegah atau mengurangi kerusakan bahan
b. Menambah keindahan bahan yang dikemas
c. Menambah nilai ekonomis
d. Meningkatkan kualitas bahan yang dikemas
e. Meningkatkan kapasitas produksi

25. Jenis bahan baku pengemas sekunder adalah, kecuali .....


a. besi d. karton
b. kayu e. bambu
c. plastik

26. Jenis kemasan yang sering digunakan dalam penyimpanan biji-bijian dalam gudang persegi
panjang adalah .…
a. plastik d. kertas
b. karung goni e. logam
c. keranjang

27. Jenis gudang yang digunakan untuk menyimpan biji-bijian dengan sistem curah adalah ...
a. Gudang persegi panjang d. Gudang dg atmosfir terkendali
b. Gudang bulat e. Refrigerator
c. Cold Storage

28. Syarat alat dan ruang pengolahan selain bersih dan kering juga perlu diperhatikan ....
a. lantai harus keramik d. ada pengharum ruangan
b. cahaya dan aerasi e. jauh dari keramaian
c. kuat dan berbahan anti karat semua

29. Berikut ini fungsi dari pengemasan, kecuali ….


a. mewadahi bahan sehingga tetap bersih dan terlindung dari kontaminan
b. melindungi bahan dari kerusakan fisik, mekanik, kimiawi, dan mikrobiologis
c. memudahkan selama proses pengawetan dan distribusi
d. sebagai daya tarik bagi konsumen
e. memudahkan selama proses pengolahan
30. Sanitasi merupakan faktor yang sangat penting dalam pengolahan pangan. Yang bukan tujuan
sanitasi pangan adalah ....
a. mencegah timbulnya keracunan makanan
b. memenuhi persyaratan undang-undang
c. memperoleh kepercayaan konsumen
d. meningkatkan efisiensi biaya produksi
e. mengendalikan kemungkinan terjadinya kontaminasi

31. Suatu ruangan yang teridentifikasi terdapat kontaminan ditandai dengan adanya ...
a. kertas yang berserakan
b. banyak barang-barang lain seperti ember, panci, dll
c. bekas telapak tikus (smear) dan kotoran tikus
d. air bocoran hujan
e. a, b, c, dan d benar

32. Untuk memperoleh hasil olahan donat yang bermutu baik salah satu bahan yng digunakan antara
lain .....
a. Terigu low protein d. Magnezium sulfat
b. Terigu medium protein e. Asam askorbat
c. Terigu higth protein

33. Faktor instrinsik bahan yang mempengaruhi masa simpan adalah ...
a. kadar air bahan d. Kadar vitamin
b. kadar protein e. Kadar gula
c. kadar pati

34. Untuk menentukan putaran optik dalam pengujian kualitas minyak atsiri dipakai methoda .....
a. Refraktometri d. Thermografimetri
b. Polarimetri e. Spektrophotometri
c. Khromotographi

35. Pengujian dibawah ini yang menggunakan prinsip Argentometri adalah …


a. Analisa kadar pati d. Analisa kadar air
b. Analisa kadar gula e. Analisa Protein
c. Analisa kadar garam

36. Jenis panel yang jumlah anggotanya terbanyak adalah panel ....
a. Pencicip terbatas d. Pencicip terlatih
b. Pencicip perorangan e. Pencicip konsumen
c. Pencicip tak terlatih
37. Dalam rangka mendukung lingkungan sarana pengolahan yang sehat, maka lokasi perusahaan
berada ....
a. jauh dari sumber kontaminan
b. berlokasi di daerah banjir
c. dekat dari sumber hama dan penyakit
d. dekat tempat pembuangan sampah
e. jauh dari jalan raya

38. Lokasi industri pengolahan pangan harus jauh dari sumber kontaminasi, yang merupakan salah
satu sumber kontaminan adalah ...
a. tempat pembuangan sampah d. Sungai besar
b. tempat pengolahan sampah e. Tempat pembakaran sampah
c. sumber air

39. Kegiatan sanitasi sebaiknya dilakukan pada ....


a. sebelum proses produksi d. Setiap tahapan proses
b. pada saat proses produksi e. Bila ada penyimpangan
c. pada akhir proses produksi

40. Disediakan perlengkapan kerja sebagai berikut ....


1. Tutup kepala 3. Sepatu boots
2. Masker 4. Sandal jepit
Untuk menjamin keselamatan kerja pada area pengolahan basah, perlengkapan yang harus
dipakai oleh pekerja adalah ....
a. 1, 2, dan 4 d. 1, 2, dan 3
b. 1, 4, dan 3 e. 1 dan 4
c. 2 dan 4

1. Sebutkan jenis-jenis komoditas hasil pertanian yang dapat diolah menjad produk!
(minimal 15 )
2. Sebutkan kelebihan dan kelemahan dari kemasan gelas!
3. Sebutkan karakteristik bahan pangan yang dapat diamati dengan indra manusia!
4. Sebutkan bagaimana cara mengendalikan mutu bahan hasil pertanian !
5. Sebutkan cirri-ciri buah yang siap untuk dipanen!