Anda di halaman 1dari 25

1.

Industri farmasi membuat shower gel dengan komposisi :ekstrak kelopak bunga rosea,
VCO, trietanilamin, gurgom, nitrilasetillaurat, oleumanisi, air suling.
Bahan apa yang digunakan untuk pengental :
a. VCO (basis, antioksidan)
b. Trietanilamin (pH)
c. Gurgom
d. Nitrilasetillaurat
e. Oleumanisi (pewangi)
2. Formula sirup obat batuk succus liquiritae, NH4Cl, Desktro, manakah yang enyebabkan
terjadinya endapan hitam?
a. Destro
b. NH4Cl
c. Paracetamol
d. Bromheksin
e. Succusliquiritae
3. Industri farmasi memproduksi paracetamol tablet 500 mg dengan bahan tambahan laktosa
(pengisi), Na CMC (pengikat), talkum (pengisi, Mg stearat. Apa fungsi Na. CMC?
Pengisi: laktosa, sukrosa, amilum
Pengikat: selulosa, gelatin, PVP, CMC, tragakan, manihot
Penghancur: avicel, metilselulosa, CMC
Pelicin:
Lubrikan :mengurangifriksiantarapermukaasndinding/tepi tablet alatnya
Glidan :mempermudahpengempaandenganmeningkatkanfluiditas/aliran (talk)
Antiadherent: mencegahmelaktnyapermukaan tablet padapuncatasdanbawah (talk,
amilum)
a. Pengikat
b. Penghancur
c. Pelincir
d. Pelicin
4. Industri farmasi memprodksi suspensi klorampenikol menggunakan bahan
aktifkloramfenikol ester yaitu kloramfenikol palmitat dengan dosis setara dengan
kloramfenikol base 250 mg. Mengapa digunakan klotramfenikol ester?
a. Meningkatkan kelarutan
b. Mengurangi efek samping
c. Mengurangi rasa pahit
d. Meningkatkan absorpsi
e. Meningkatkan stabilitas
5. Pengujian sediaan gel aloevera menggunakan metode apa? jenis alirannya
a. Plastis
b. Pseudoplastis
c. Dilatan
d. Tiksotropi
e. Newtonian
6. Suatu indutri farmasi akan memproduksi krim dengan komposisi:
Vaselin 30%
Asetilsalisilat 20gram
Emulgator 2 gram
Aquadest ad 100 gram
Emulgator yang digunakan tween = HLB 15, span = HLB 5, HLB campuran = 12, hitung
emulgator masing-masing yang dibutuhkan
a. 1.0 : 1.0
b. 1.1 : 0.9
c. 1.2 : 0.8
d. 1.3 : 0.7
e. 1.4 : 0.6
7. Ada suatu formulasi, fungsi bahan aerosil apa?
a. Pelincir
b. Pengikat
8. Sebuah industri farmasi ingin membuat tablet gliseril guaiakolat dengan formulasi:
Gliseril guaiakolat
Aviccel
Aerosil
Laktosa
Na. starch glikolat
Mg stearat
Dari bahan diatas, manakah yang digunakan sebagai bahan penghancur?
a. Gliseril guaiakolat
b. Aerosil
c. Mg stearat
d. Avicel
e. Na starch glikolat
9. Suatu industri farmasi ingin membuat tablet pirazinamid. Bahan-bahan yang digunakan
adalah sebagai berikut :
Pirazinamid 500
Lodipres 134

Kollidon 12

Tartrat q.s

Aerosil 200 3.5


Manakah dari bahan diatas yang berfungsi sebagai pelincir?
a. Pirazinamid
b. Ludipres
c. Kollidon
d. Aerosil 200
e. Tartrat
10. Seorang apoteker pada bagian QC suatu industri farmasi melakukan pengujian kemurnian
bahan baku kloramfenikol untuk pembuatan tetes mata dengan cara memeriksa rotasi
jenis. Bahan baku dilarutkan dengan alcohol absolute 2,5g/50mL. Pengujian dilakukan
dengan polarimeter menggunakan panjang kolom 20 cm, dan rotasi optis yang teramati
adalah 20 . Berapakah rotasi jenis sampel bahan baku kloramfenikol tersebut?
a. 0.10
b. 0.20
c. 1.00
d. 10.00
e. 20.00
JAWABAN : E
11. Seorang apoteker pada bagian R&D suatu industri farmasi akan mengembangkan formula
injeksi lidocain. Pada formula sediaan tersebut diperlukan air yang memenuhi suatu
persyaratan tertent. Apakah jenis air yang tepat digunakan dengan formulasi sediaan
tersebut ?
a. Air minum
b. Air pasokan
c. Air murni
d. Air dengan kemurnian tinggi
e. Air untuk injeksi
12. Suatu zat aktif akan dibuat tablet dan memiliki karakteristik berikut: tidak kompresibel,
tidak mudah mengalir, dan terurai oleh air. Metode pembuatan yang tepat adalah...
a. Kempa
b. Langsung
c. granulasi basah
d. granulasi kering
13. Jika membuat tablet salut berwarna hijau, tapi pewarnaanya tidak merata. apa yg
dilakukan untuk masalah tersebut..
a. mengganti dengan pewarna larut minyak
b. lakukan pengadukan saat penyalutan
c. perkecil ukuran partikel yg akan disalut
d. lupa
e. Lupa
14. Sebuah industri farmasi akan melakukan evaluasi produk ruahan dari tablet amoxicilin
500
mg. ditemukan kerusakan seperti pada gambar berikut (tablet utuh-tablet terbagi 2-tablet
terbagi 3). kerusakan apakah yang terjadi pada tablet tersebut....
a. mottling and bridging
b. capping and lamination
c. twinning dan retak
d. double impression and triple impression
e. sticking and picking
15. Tablet X diproduksi secara dry compression. Pada tahap pre compression, banyak massa
yang menempel di punch dan dies. Kenapa?
a. kurang glidan
b. kurang lubrikan
c. c. kurang gaya kompresi
d. d. kurang waktu/lama kompresi
16. Industri farmasi mengalami masalah dalam pembuatan tablet kandesartan dengan metode
granulasi kering. Campuran zat aktif dan eksipien menempel/lengket di punch. apakah
penyebab dari permasalahan tersebut...
a. Glidan tidak cukup
b. Lubrikan tidak cukup
c. c. Ukuran partikel tidak homogenya
d. d. Tekanan kompresi terlalu tinggi
e. e. Kecepatan kompresi terlalu lambat
17. Suatu industri farmasi membuat tablet metformin dengan metode granulasi basah
diketahui:
- kadar air 5%
- sifat alir serbuk 7 g/s
saat dicetak tablet mengalami 'sticking', permasalahan apa yang terjadi:
a. Kadar air terlalu tinggi
b. Kadar air terlalu rendah
c. Kompresibilitas jelek
d. Kecepatan tabletasi tinggi
e. Bahan pelicin kurang
18. PT. Tanabe Indonesia akan membuat sediaan tablet dengan zat aktif diltiazem dan
dipasarkan dengan nama Herbesser CD 100. Obat tersebut dapat dipergunakan untuk
penderita hipertensi atau angina pektoris. Metode pembuatan tablet yang anda pilih
adalah.
a. Granulasi kering
b. Granulasi basah
c. Kempa langsung
d. Kompaksi
e. Konsolidasi
19. PT. Tanabe Indonesia akan membuat sediaan tablet dengan zat aktif diltiazem dan
dipasarkan dengan nama Herbesser CD 100. Obat tersebut dapat dipergunakan untuk
penderita hipertensi atau angina pektoris. Metode pengemasan bentuk sediaan tablet yang
anda pilih adalah.
a. Softbag
b. Hardbag
c. Stripping
d. Blistering
e. Cartoning
20. PT. Mandom Indonesia di Cikarang, pernah mengalami kejadian yang merenggut
nyawa karyawannya, akibat peristiwa ledakan dan kebakaran unti produksi. Clensing
express wash dengan formula sbb: Aqua, Glycerin, Propylene Glycol, Myristic Acid,
Isostearic Acid, PEG150 Stearate, Potassium Hydroxide, Lauric Acid, Alcohol,
Potassium
Cocoate, PEG32, PEG6, Lauryl Betaine, Butylene Glycol, Royal Jelly Extract, Rosa
Canina
Fruit Oil, Citrus Aurantium Dulcis Oil, Cedrus Atlantica Bark Oil, Cymbopogon Martini
Oil, Pelargonium Graveolens Oil, PEG6Caprylic/capricGlycerides, Glycosyl Trehalose,
Hydrogenated Starch Hydrolysate, Caprylyl Glycol, Polyquaternium10, BHT, Sodium
Bisulfite, Tetrasodium EDTA, Phenoxyethanol. Manakah fungsi Glycosyl trehalose dan
Hydrogenated starch hydrolysate yang tidak tepat:
a. Mengurangi kerusakan permukaan kulit
b. Nyaman pada saat digunakan
c. Surfactant lembut
d. Surfactant keras
e. Mudah untuk dicuci
21. Suatu industri ingin membuat sediaan fitofarmaka. Metode apa yg digunakan untuk
mendeteksi logam berat?
a. Kromatografi Lapis Tipis
b. KCKT
c. Spektrofotometer Massa
d. Spektrofotometer Ultraviolet
e. Spektrofotometri AAS
22. Industri farmasi ingin membuat formulasi effervecent vitamin. Untuk mengetahui mutu
dilakukan uji stabilitas terhadap kemasan yang telah dibuka berulang-ulang. Uji apa yang
dimaksud?
a. Accelerate stability
b. Following up stability test
c. In use stability
d. Long therm stability
e. On going stability
23. Industri farmasi mengembangkn copy obat sediaan tablet kaptopril. Bahan aktif
merupakan gol. BSC kelas 1. Untuk menjaga mutu dilakukan pengujian membandingkan
dengan produk inovator. Apa uji yang dimaksud?
a. Uji bioekivalensi
b. Uji disolusi terbandingkan
c. Uji korelasi IVIV
d. Uji penetapan dan keseragaman kadar
e. Uji sifat fisik dan kimia tablet
24. Industri farmasi membuat sediaan injeksi vitamin C, dan di tambahkan NaHCO3 . Apa
fungsi dari NaHCO3 ?
a. Dapar
b. Penstabil pH
c. Zat isotonis
d. suspending agent
e. gelling agent
25. Sebuah industri farmasi akan memproduksi obat tifoid untuk anak-anak dengan bahan
aktif kloramfenikol (125 mg tiap pemberian). Diketahui kloramfenikol sukar larut dalam
air, rasa sangat pahit, kloramfenikol palmitat praktis tidak larut air, rasa agak pahit.
Bentuk sediaan apakah yang tepat?
Solusi: karena buat anak2, mending suspensi aja. Untuk pemilihan bentuk zat, karena
suspensi sekalian bikin nggak larut sama sekali, pake bentuk zat yg paling ga larut.
a. Kapsul kloramfenikol
b. Kapsul kloramfenikol palmitat
c. Kaplet salut selaput
d. Suspensi kloramfenikol
e. Suspensi kloramfenikol palmitat
26. Suatu industri farmasi membuat tablet effervescence. Diatur kelembapan 50% dan suhu
25 derajat. Saat tablet dicetak, ternyata ada yang menempel dicetakannya. Tindakan apa
yang dapat dilakukan terhadap masalah tersebut?
a. Menambahkan bahan pelincir
b. Menurunkan kelembaban
c. Menambahkan bahan pengisi
d. Menambahkan bahan antiadheren
27. Sebuah pabrik akan memproduksi sediaan suspensi. Untuk menguji disolusi yang telah di
sesuai kan dengan FI V. Sebutkan metode yang digunakan?
a. Dayung
b. Basket
c. Flow
d. Cell
e. Keranjang
28. Sebuah industri farmasi ingin membuat prednison dengan metode kempa, pada saat
proses kempa. Masa tablet bagian permukaan atas menempel pada alat punch. Apakah
bahan tambahan yang kurang pada masa tablet?
a. Antiadherent
b. Desintegran
c. Pengikat
d. Pengisi
e. Surfaktan
29. Sebuah Industri farmasi akan memproduksi kloramfenikol salep mata dalam kemasan
botol volume 5 ml. Dalam kemasan tertera mengandung bahan aktif sebanyak 25 mg.
Berapa kandungan zat aktif bila dinyatakan dalam bentuk % ?
a. 0,1
b. 0,25
c. 0,5
d. 0,75
e. 1
30. Sebuah Industri Farmasi memproduksi insulin 100 U, untuk penanganan mutu produk
maka dilakukan sterilisasi. Sterilisasi apakah yang tepat untuk produk tersebut ?
a. Autoklaf 100°C selama 20 menit
b. Autoklaf 121°C selama 20 menit
c. Oven 170°C untuk sediaan tetes mata
d. Filtrasi membran 0,2 mikron
e. Filtrasi membran 0,45 mikron
31. Sebuah industri farmasi ingin membuat tablet nifedipin. Untuk membuat suatu obat harus
memenuhi standar dari bahan awal hingga produk jadi. Persyaratan yang harus dipenuhi
juga adalah persyaratan dari supplier. Persyaratan bahan baku apakah yang harus
dipenuhi oleh supplier?
a. Certificate of analysis
b. MSDS
c. Surat pesanan
d. MOU
32. Suatu industri farmasi akan membuat salep 2-4 dengan zat aktif asam salisilat dan sulfur.
Berdasarkan Formularium Nasional, basis salep apakah yang digunakan?
a. Lanolin
b. Cera alba
c. Cera flavum
d. Vaselin album
e. Vaselin flavum
33. Sebuah industri farmasi akan memproduksi suatu sediaan obat herbal. Berdasarkan sifat
fisika kimia zat aktif memiliki kompresibilitas kurang baik, mudah terhidrolisis, tidak
tahan panas. Metode apa yang cocok untuk pembuatan sediaan obat ini?
a. Granulasi basah
b. Granulasi kering
c. Kempa langsung
34. Sebuah perusahaan memproduksi obat tradisional dari ekstrak umbi bawang putih. Dan
menurut CoA ekstrak bawang putih memiliki sifat fisika kimia dengan kompresibilitas
buruk, mudah terhidrolisis dan tidak tahan terhadap pemanasan. Maka metode yang tepat
adalah ?
a. Kempa langsung
b. Granulasi kering
c. Granulasi basah
d. Granulasi leleh
e. Semi granulasi
35. Suatu industri farmasi membuat tablet effervescence. Diatur kelembapan 50% dan suhu
25 derajat. Saat tablet dicetak, ternyata ada yang menempel dicetakannya. Tindakan apa
yang dapat dilakukan terhadap masalah tersebut?
a. Menambahkan bahan pelincir
b. Menurunkan kelembaban
c. Menambahkan bahan pengisi
36. Industri Farmasi akan membuat sediaan semi solida yang mengandung methyl salisilat
dan mint. Kedua bahan bersifat hidrofobik. Untuk menjaga kualitas dan stabilitas sediaan
obat, basis apa yang cocok digunakan dalam pembuatan sediaan ini?
a. Basis oleaginous
b. Basis absorbsi (anhydrous)
c. Basis absorbsi (tipe W/O)
d. Basis tercuci (tipe O/W)
e. Basis terlarut
37. Sebuah pabrik farmasi memproduksi bentuk sediaan cair amoksisilin. Bahan baku
bersifat tidak larut dalam air dan mudah terhidrolisis. Bentuk sediaan yang sesuai adalah:
a. Eliksir
b. Emulsi
c. Suspensi rekonstitusi
d. Suspensi
e. Solubilisasi
38. suatu industi farmasi ingin membuat sediaan steril salep mata dengan kandungan zat aktif
memiliki titik leleh 78°C dan tidak tahan terhadap air. Cara sterilisasai manakah yang
sesuai ?
a. Panas basah
b. Panas kering
c. Filtrasi
d. Gas
Jawaban : C. Filtrasi, karena zat aktif tidak tahan panas dan juga tidak tahan terhadap
air.
39. Industri farmasi memproduksi sediaan tetes mata tetrahidrozolin HCl berdasarkan
persyaratan cpob proses produksi dilakukan pada kelas tertentu. apakah kelas tertentu
yang dimaksud?
a. kelas A sampai E
b. kelas A sampai D
c. kelas A sampai B
d. kelas D sampai E
e. kelas C sampai D
40. Industri farmasi melakukan uji disolusi terbanding terhadap tablet furosemit pada 3 pH
yg berbeda. Berapakah pH tersebut?
a. 1,2; pH 3,0; pH 5,0
b. pH 1,2; pH 4,0; pH 6,0
c. pH 1,2; pH 4,5; pH 6,5
d. pH 1,2; pH 4,5; pH 6,8
e. pH 1,2; pH 4,5; pH 7,0
41. Industri farmasi akan membuat produk tablet orodispersible loratadin 10 mg, tablet
orodispersible harus mudah larut dalam rongga mulut. Disintegran yang sesuai untuk obat
tersebut adalah :
a. Krosprovidon
b. Amilum
c. mikrokristaline selulosa
d. laktosa
e. metilpropil selulosa
42. Industri farmasi akan membuat produk sirup asetaminofen 125 mg/ 5 ml, asetaminofen
bersifat sukar larut dalam air, bagaimanakan cara meningkatkan kelarutan asetaminofen?
a. menurunkan tingkat ionisasi
b. menurunkan PH
c. menurunkan konstanta dielektrik
d. melakukan kompleksi langsung
e. menurunkan penyerapan air
43. Sebuah industri akan memproduksi sediaan mata, agar zat aktif kontak lama dg mata, zat
apa yg mempengaruhi?
a. benzalkonium klorida
b. –
c. HPMC
d. Natrium sitrat
e. Asam sitrat
44. Industry farmasi aka menguji tablet ketoprofren yang akan digunakan untuk meredahkan
nyeri. Salah satu uji yang dilakukan adalah uji stabilitas dipercepat. Untuk pengujian
stabilitas dipercepat dilakukan sampling minimal di tiga titik. Waktu pengambilan sampel
tersebut adalah
a. 0, 3, 6 bulan
b. 0, 6, 12 bulan
c. 3, 6, 12 bulan
d. 6, 12, 24 bulan
e. 0, 3, 12 bulan
45. Dilakukan uji stabilitas jangka panjang utk tablet asetosal. Uji ini dilakukan untuk
melihat pengaruhnya terhadap lingkungan baik suhu dan kelembaban. Hal ini bertujuan
agar tablet asetolsa tetap aman unutk digunakan oleh pasien. Berapa suhu kelembaban
relatif?
a. 20 + 20C dan 50 + 5%
b. 25 + 20C dan 55 + 5%
c. 30 + 20C dan 60 + 5%
d. 35 + 20C dan 65 + 5%
e. 40 + 20C dan 75 + 5%
46. Bagian control kualitas industry farmasi yg memproduksi serbuk levofloksasin
melakukan kualifikasi LAF (lamina iar flow) berkala. Dari hasil pengujian ditemukan
pertumbuhan 5 koloni bakteri. Untuk memastikan ad/ tidaknya kebocoran maka
dilakukan uji kecepatan aliran udara. Persyaratan kecepatan aliran udara yang ditetapkan
adalah:
a. 0,25 m/det
b. 0,45 m/det
c. 0,65 m/det
d. 0,85 m/det
e. 0,95 m/det
47. Pabrik farmasi akan membuat injeksi kering seftriakson. Injeksi kering seftriakson harus
memiliki standar mutu yang tinggi, sehingga produk yang diterima pasien terjaga
keamanan, kualitas, dan khasiat. Sebelim pembuatan mereka mencuci vial agar
memenuhi stadar CPOB. Ruang untuk mencuci vial termasuk kualifikasi pada kelas?
a. Kelas A
b. Kelas B
c. Kelas C
d. Kelas D
e. Kelas E
48. suatu industri farmasi akan memproduksi sediaan aerosol salbutamol sulft. dlm kemasan
tertera MDI 200 dosis. volume wadah sediaan 10ml dgn kandungan salbutamol 20mg.
berapa mikro salbutamol utk satu kali pakai?
a. 10
b. 50
c. 100
d. 150
e. 200
49. industri farmasi memproduksi klotrimazol krim dlm tube 5 gram, dgn bahan aktif 100mg
dlm tiap kemasan. berapa kandungan zat aktif tsb dlm tiap kemasan jika dihitung dlm %?
a. 0,5%
b. 1%
c. 1,5%
d. 2%
e. 2,5%
50. tablet salut enterik merupakan salah satu sediaan yg digunakan utk sediaan obat dgn
sistem pelepasan tertunda yaitu menahan pelepasan obat di lambung dan lepas dgn cepat
ketika memasuki usus. suatu industri farmasi akan membuat tablet salut enterik Natrium
diklofenak. parameter apa yg harus dilakukan pd uji tablet tersebut
a. uji waktu hancur tablet
b. uji disolusi medium air 900ml
c. uji disolusi medium asam dan basa
d. uji disolusi kekerasan tab
e. uji keseragaman bobot
51. suatu industri farmasi ingin membuat tablet antasida berwarna hijau homogen. antasida
dibuat dgn metode granulasi basah. utk membuat tab antasida dgn pewarnaan yg
homogen, apa yg apoteker lakukan?
a. aliran panas ditingkatkan
b. gunakan pewarna yg tdk larut air
c. pemutaran panci putar ditingkatkan
d. proses pengeringan ditingkatkan
e. larutkan/suspensikan zat pewarna dlm larutan pengikat
52. suatu industri farmasi sdg mengembangkan sed tab pct dgn metode granulasi basah.
ketika proses kompresi dgn mesin cetak tab rotary, ditemukan adanya granul yg
melengket (sticking) di permukaan punch pd mesin cetak. diketahui karakteristik granul
dgn moisture content setelah granulasi/ sblm pencetakan adalah 6%. hal apa yg dpt
menyebabkan hal tsb?
a. pengeringan kurang
b. tingginya tekanan kompresor
c. konsentrasi lubrikan rendah
d. permukaan punch dan die tdk rata
e. fines terlalu banyak
53. industri farmasi akan membuat sediaan obat utk asetosal. Pka 3.5 dan tdk tahan asam. tab
apa yg sesuai utk asetosal:
a. tab salut gula
b. tab salut film
c. tab salut enterik
d. tab lepas lambat
e. tab salut kempa
54. industri farmasi akan membuat tab allopurinol 100mg dgn metode granulasi. Bahan yg
digunakan : amprotab, mucilago, sbg fase dlm Mg. Stearat, talcum, dan amilum kering
sbg fase luar. Apa fungsi amilum kering?
a. Pengisi
b. Pengikat
c. Pelincir
d. Penghancur
e. Pengkhelat
55. sebuah pabrik farmasi hendak membuat tab herbal terstandar dr ekstrak umbi bawang
putih. Diketahui data CoA fisiko-kimia ekstrak adalah sbb: kental, kompresibilitas
rendah, higroskopisitas tinggi, tdk tahan thd panas. Metode pembuatan tab yg cocok
adalah
a. Granulasi kering
b. Granulasi basah
c. Granulasi pelelehan
d. Semprot kering
e. Kempa langsun
56. seorang apoteker beekrja di industri ingin membuat tab ibuprofen. Diketahui sifat zat
ibuprofen tahan panas dan lembab, jika diberikan tekanan maka ada bagian tab yg akan
rapuh. Maka solusi pembuatan tab tsb adalah
a. Granulasi kering
b. Granulasi basah
c. Kempa langsung
d. Dry spray granule
e. Salut selaput
57. industri farmasi akan mengembangkan produk sirup asetaminofen utk demam dan nyeri
anak-anak menggunakan pelarut campur air. Asetaminofen diketahui sukar larut dalam
air. Bagaimana cara meningkatkan kelarutan zat aktif tsb?
a. Menekan ionisasi
b. Menurunkan konstanta dielektrik
c. Menurunkan selisih Ph ekstrem
d. Memperkecil ukuran partikel
e. Mengganti pelarut air
58. industri farmasi akan memproduksi tetes mata polimiksin dlm jumlah besar. Industri tsb
sdg mencoba membuat sediaan tsb dlm skala kecil, sebelum di scale up. Apoteker
diminta untuk membuat SOP pembuatan tetes mata polimiksin. Agar memastikan bahwa
produksi yg dihasilkan steril, dilakukan proses sterilisasi. Tetes mata polimiksin
sterilisasinya bagaimana?
a. Panas basah
b. Panas kering
c. Gas etilen oksida
d. Radiasi
e. Penyaringan
59. sebuah pabrik obat tradisional akan memproduksi obat batuk dr bahan akar manis
(Glycyrrhizae glabra). Bahan baku tsb harus distandarisasi. Salah satu uji yg akan
dilakukan yaitu uji kadar abu total. Uji tsb menggambarkan apa?
a. Tingkat cemaran oleh pasir dan kotoran  uji kadar abu tdk larut asam
b. Tingkat kandungan air dan zat lain yg mudah menguap  penentuan susut
pengeringan
c. Tingkat kandungan senyawa anorganik
d. Tingkat cemaran oleh silikat  uji kadar abu larut air Tingkat kelembaban
ekstrak  uji kadar air
60. Serbuk memiliki daya kompresibilitas buruk, tidak tahan pemanasan tinggi. Maka metode
pembuatan tablet yang cocok adalah
a. Granulasi basah (tahanpanas, kelmbapan, higroskopisrendah, sifat alir yang buruk
b. Granulasi kering (higroskopis yang tinggi, sifatalir yang buruk, tidak tahan panas)
c. Foam granulationa
d. Kempa langsung (kompresibilitas tinggi,sifat alir yang buruk tidak tahan panas,
keuntungan waktu hancur disolusi lebih baik karna tidak ada bahan pengikat)
61. Suatu industri farmasi akan memproduksi tablet Na diklofenak sebagai anti nyeri yang
mempunyai efek samping mengiritasi lambung. Apakah bentuk tablet yang tepat untuk
meminimalkan efek samping tersebut ?
b. Tablet Salut Enterik
c. Tablet kunyah
d. Tablet salut gula
e. Tablet salut film
f. Tablet hisap
62. Industri farmasi akan memproduksi tablet asam mefenamat. Hasil studi preformulasi
menunjukan obat tersebut mempunyai bentuk serbuk jarum dan tahan terhadap lembab.
Apakah metode yang tepat untuk memproduksi tablet tersebut?
a. Granulasi basah
b. Granulasi kering
c. Kempa langsung
d. Granulasi fast melt
e. Granulasi foam
63. Bagian QC di Industri Farmasi melakukan pengujian disolusi. Hasil uji disolusi S1 dan
S2 tidak memenuhi persyaratan sehingga dilakuakn pengujian lanjut yaitu uji S3.
Berapakah jumlah tablet untuk uji lanjut tersebut?
a. 12
b. 24
c. 18
d. 12
e. 6
64. Suatu pabrik farmasi akan mengembangkan metformin dalam bentuk tablet sustained
release. Hasil uji disolusi terjadi pelepasan obat dalam dosis yang besar. Disebut apakah
peristiwa tersebut ?
a. Dumping dose
b. Maintenance dose
c. Innitial dose
d. Terapeutic dose
e. Toxic dose
65. Suatu industry farmasi memproduksi injeksi epineprin HCl, obat tersebut tidak stabil
karena mudah teroksidasi oleh cahaya yang ditunjukan dengan perubahan fisik pada
sediaan. Apakah perubahan fisik yang terjadi pada sediaan tersebut?
a. Warna berubah menjadi kemerahan
b. Terbentu kristal
c. Sediaan keruh
d. Sediaan memisah
e. Terbentuk endapan putih
66. Produksi injeksi ranitidine dilakukan pada kelas apa ?
a. kelas a
b. kelas b
c. kelas c
d. kelas d
e. kelas e
67. Industri farmasi memproduksi sediaan tablet simvastatin. Pada proses produksi dilakukan
sampling dan pengujian untuk memastikan kualitas sediaan tersebut. Apakah bagian yang
bertugas melakukan kegiatan tersebut?
a. Pengawasan Mutu
b. Produksi
c. Penelitian dan Pengembangan
d. Pemastian Mutu
e. PPIC
68. Bagian RnD di industry farmasi mengembangkan produk betamethasone cream dengan
komposis : paraffin cair 30% (HLB 12), emulgator 5%, air sampai 100%. Emulgator
yang digunakan kombinasi Tween 80 (HLB 15) dan Span 80 (HLB : 4,3). Krim dbuat
100 gram untuk pengujian. Berapakah Tween 80-Span 80 yang diperlukan untuk tiap
tube nya?
a. 3,6 gram – 1,4 gram
b. 1,4 gram – 3,6 gram
c. 2,5 gram – 2,5 gram
d. 5 gram – 5 gram
e. 1 gram – 4 gram
69. Bagian RnD di industry famasi mengembangkan gel natrium diklofenak dengan bahan
tambahan metil selulosa, propilenglikol, polisorbat 80, metil paraben dan purified water.
Hasil uji mutu fisik gel tersebut bermasalah dalam hal daya sebarnya yang sangat kecil.
Apakah bahan tambahan yang harus evaluasi untuk mengatasi masalah tersebut?
a. Menurunkan kadar metilselulosa
b. Menurunkan kadar propilenglikol
c. Menurunkan kadar polisorbat 80
d. Menurunkan kadar metil paraben
e. Menurunkan kadar purified water
70. Suatu industry farmasi mendatangkan mesin baru, kulifikasi mesin baru terdiri dari 4
tingkatan sebagai berikut : 1. Kulifikasi desain, 2. Instalasi, 3. Oprasional, 4. Kinerja.
Apakah urutan tahapan kualifikasi tersebut?
a. 1-3-2-4
b. 1-2-3-4
c. 2-3-4-1
d. 3-4-1-2
e. 2-1-3-4
71. Apoteker R&D akan melakukan pengembangan formula atorvastatin dengan metode
granulasi basah. Bahan tambahan yang digunakan adalah Povidone K 30, Cross
Carmelose, Sodium Starch Glikolat, Manitol, Mg stearat. Apakah bahan tambahan yang
berfungsi sebagai bahan pengikat?
a. Povidone K 30
b. Cross Carmelose
c. Sodium Starch Glikolat
d. Manitol
e. Mg stearat
72. Departemen QC suatu industry farmasi melakuakn uji disolusi produk suppositoria
bisakodil. Alat apakah yang digunakan untuk pemgujian produk tersebut?
i. Keranjang
ii. Dayung
iii. Disk assemble
iv. Flow through cell
v. Reciprocating holde
73. Departemen QA akan melakukan validasi retrospektif pada proses produksi tablet
digoxin. Berapakah jumlah bets yang diperlukan untuk validasi tersebut ?
a. 10-30 bets berurutan
b. 50-70 bets berurutan
c. 40-60 bets berurutan
d. 30-50 bets berurutan
e. 20-40 bets beurutan
74. Sebuah industry farmasi memproduksi tablet asam mefenamat. Pada saat proses
pencetakan terjadi capping yang disebabkan karena fines yang terlalu banyak.
Apakah bahan yang perlu ditambahkan untuk mengatasi permasalahan tersebut ?
A. Pengikat
B. Glidant
C. Anti adherent
D. Penghancur
E. Pengisi
75. Departemen QC di Industri Farmasi melakukan uji kompresibilitas pada granul tablet
Metronidazol, didapatkan hasil berat jenis bulk 42 dan berat jenis mampat 50.
Termasuk dalam kategori apakah hasil uji kompresibilitas tersebut?
a. Baik
b. Sedang
c. Kurang baik
d. Sangat baik
e. Sangat buruk
76. Departeman QC di industry farmasi melakukan uji stabilitas dipercepat pada produk
tablet Vitamin C.
Berapakah jumlah batch yang diambil untuk pengujian tersebut?
a. 3
b. 2
c. 4
d. 1
e. 5
77. Industry farmasi membuat sediaan tablet diazepam dengan formula : avicel, Kollidon 30,
progel, Mg Stearat.
Apakah fungsi avicel dalam formula tersebut?
a. Pengisi
b. Pengikat
c. Penghancur
d. Glidan
e. Anti adheren
78. Industry farmasi akan membuat produk copy ondansetron, pengujian bioekuivalensi
dilakukan dengan produk inovator.
Apakah pengujian yang dimaksud ?
a. Disolusi terbanding
b. Waktu hancur
c. Kekerasan
d. Kerapuhan
e. Keseragaman bobot
79. Bagian RnD industry farmasi akan mengembangkan sediaan tablet bisacodyl salut
enteric. Formula salut enteric terdiri dari Kollicoat 30D, Talkum, Titanium dioksida,
Polietilen Glikol 6000 dan air. Hasil tablet secara fisik menunjukkan retakan pada bagian
salutnya.
Apakah bahan yang perlu ditambahkan untuk mengatasi permasalahan tersebut?
a. Polietilen Glikol 6000
b. Kollicoat 30 D
c. Talkum
d. Titanium dioksida
e. Air
80. Sebuah industry farmasi akan melakukan uji stabilitas dipercepat untuk sediaan tablet
Ondansetron 8mg. Rekomendasi penyimpanan obat tersebut pada suhu kamar.
Berapakah suhu dan RH yang tepat untuk melakukan pengujian tersebut?
a. 40ᵒC dan RH 75%
b. 50ᵒC dan RH 75%
c. 35ᵒC dan RH 75%
d. 30ᵒC dan RH 75%
e. 25ᵒC dan RH 75%
81. Sebuah industry farmasi akan memproduksi sediaan krim Mometason furoate 0,1%
dengan formula basis asam stearat 14,5%; adeps lanae 30%, paraffin liquid 25%, TEA
15%, nipagin 0,01% dan Akuades hingga 100%. Krim yang akan dibuat sebanyak 100
gram.
Berapa gram asam stearat yang diperlukan untuk memproduksi krim tersebut?
a. 14,49
b. 14,5
c. 1,449
d. 1,45
e. 0,1449
82. Sebuah indsutri farmasi akan memproduksi sediaan gel transdermal Kalium Diklofenac.
Bahan tambahan yang digunakan yaitu karbomer, TEA, DMSO,nipagin,nipasol dan air.
Apakah bahan yang berfungsi sebagai peningkat penetrasi ?
a. DMSO
b. Karbomer
c. TEA
d. Nipagin
e. Nipasol
83. Limbah industry farmasi perlu dikelola untuk meminimalisasi kemungkinan dampak dan
resiko pencemaran yang dihasilkan industry farmasi. Parameter yang digunakan untuk
mengetahui kualitas air hasil pengelollan limbah adalah COD, BOD dan DO.
Bagimanakah parameter yang paling baik untuk menilai hal tersebut?
a. COD dan BOD rendah, DO tinggi
b. COD rendah, BOD dan DO tinggi
c. COD, BOD dan DO tinggi
d. COD, BOD dan DO rendah
e. COD tinggi, BOD dan DO rendah
84. Sebuah industry farmasi akan melakukan uji stabilitas jangka panjang untuk sediaan
salep Tacrolimus 0,03%. Produk tersebut mempunyai ED 2 tahun.
Berapakah interval waktu pengujian tersebut dari awal hingga selesai?
a. 0,3,6,9,12,18,24 dan 36 bulan
b. 0,3,6,9,12,15,18,21,24,27,30 dan 36 bulan
c. 0,3,6,9,12,18,21 dan 24 bulan
d. 0,6,12,18,24,30 dan 36 bulan
e. 0,6,12,18b dan 24
85. Bagian RnD di industry farmasi mengembangkan produk betamethasone cream dengan
bahan tambahan paraffin cair, asam stearat, propilen glikol, nipagin, nipasol dan air
sampai 100%. Hasil pengujian stabilitas dipercepat menunjukkan krim tersebut
mengalami pemisahan antara fase minyak dan fase airnya.Bahan apakah yang perlu
ditingkatkan untuk mengatasi permasalahan tersebut?
a. Asam stearat
b. Paraffin cair
c. Propilen Glikol
d. Nipagin
e. Nipasol
86. Sebuah industri farmasi akan memproduksi sirup Procaterol HCl dengan dosis
25mcg/5ml. Besar batch yang akan dibuat adalah sebesar 50 liter. Berapa gram Procaterol
yang ditimbang?
a. 0,25
b. 0,5
c. 0,75
d. 2,5
e. 5
87. Sebuah industry farmasi akan memproduksi sediaan salep Zink oksida sebanyak 10 Kg.
Formula salep terdiri dari ZnO 15mg, Parafin cair 25 mL (BJ 0,88 g/mL) dan paraffin
kuning hingga 100 gr.
Berapa gram paraffin cair yang diperlukan untuk produksi tersebut?
a. 1760
b. 17,60
c. 1,76
d. 0,176
e. 176
88. HVAC merupakan sarana penunjang produksi yang didalamnya terdapat HEPA filter
sebagai penyaring partikel diudara.
Berapakah persen efisiensi dari penyaring tersebut?
a. 90-99
b. 80-89
c. 80-90
d. 70-80
e. <60
89. Suhu dan kelembapan di ruang produksi obat harus terukur.
Apakah alat untuk mengukur tersebut?
a. Termohigrometer
b. Barometer
c. Magnehelik
d. Anemometer
e. Manometer
90. HVAC merupakan alat pengatur udara diruang produksi. Apakah bagian yang digunakan
untuk mengatur suhu dan kelembapan pada alat tersebut?
a. Dumper
b. Filter
c. Blower
d. Chiller
e. Steamer
91. Sebuah industry farmasi memproduksi sediaan Nystatin Drop dengan volume 10 mL.
bagian QC akan melakukan pengujian volume terpindahkan tahap I.
Berapakah jumlah sampel yan diperlukan untuk pengujian tersebut?
a. 10
b. 15
c. 5
d. 2
e. 3
92. Perbedaan tekanan antar ruang digunakan untuk menjaga adanya kotaminasi silang
selama proses produksi berlangsung.
Apakah alat untuk mengukur tekanan tersebut?
a. Magnehelik
b. Termohigrometer
c. Barometer
d. Anemometer
e. Manometer
93. Suatu industry farmasi ingin membuat sediaan campuran dari solution calcii hidroksil dan
oleum olevarum. Data yang diperoleh kedua zat tersebut tidak dapat bercampur. Apakah
sediaan yang tepat untuk mengatasi permasalahan diatas?
a. Emulsi
b. Suspense
c. Larutan
d. Elixir
e. Infusa
94. Bagian QA sebuah industry farmasi akan melakukan validasi proses produk sirup
oxomemazine-guaifenesin. Tahapan proses validasi yaitu rencana induk validasi,
protocol validasi, pravalidasi, validasi produk dan laporan akhir.
Bagimanakah urutan proses pada validasi tersebut?
a. Rencana induk validasi, protocol validasi, pravalidasi, validasi, laporan akhir
b. Rencana induk validasi, pravalidasi, protocol validasi, validasi, laporan akhir
c. Rencana induk validasi, pravalidasi, validasi, protocol validasi, laporan akhir
d. Rencana induk validasi, validasi, protocol validasi, pravalidasi, , laporan akhir
e. Protocol validasi, rencana induk validasi, pravalidasi, validasi, laporan akhir