Anda di halaman 1dari 2

EFEK INOTROPIK DAN KRONOTROPIK EKSTRAK ETANOL DAUN AFRIKA (Vernonia amygdalina Delile) DALAM LARUTAN KREBS - HENSELEIT DENGAN DAN TANPA KALSIUM PADA ISOLAT JANTUNG TIKUS

ABSTRAK

Daun Afrika(Vernonia amygdalina Delile) merupakan tumbuhan tradisional yang telah digunakan dimasyarakat. Beberapa penelitian membuktikan daun Afrika memiliki efek antikanker, antidiabetes, analgetik, inotropik dan kronotropik positif. Daun Afrika memiliki efek sebagai inotropik dan kronotropik positif disebabkan karena daun Afrika mengandung senyawa vernonioside yang memiliki kemiripan struktur dengan digoksin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek inotropik dan kronotropik yang ditimbulkan ekstrak etanol daun Afrika pada isolat jantung tikus dengan menggunakan larutan fisiologis Krebs Henseleit dengan dan tanpa kalsium. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan alat Langendorff. Penelitian ini menggunakan 6 kelompok perlakuan. Kelompok 1 diberikan ekstrak etanol daun Afrika 0,5 mg, kelompok 2 diberikan ekstrak etanol daun Afrika 1 mg, kelompok 3 diberikan ekstrak etanol daun Afrika 0,5 mg dengan dialiri larutan Krebs- Henseleit tanpa kalsium, kelompok 4 diberikan ekstrak etanol daun Afrika 1 mg dengan dialiri larutan Krebs-Henseleit tanpa kalsium, kelompok 5 diberikan digoksin 0,1 mg, dan kelompok 6 diberikan digoksin 0,1 mg yang dialiri larutan Krebs-Henseleit tanpa kalsium. Data yang didapat berupa persen peningkatan kontraktilitas dan denyut isolat jantung dianalisis menggunakan ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc, yaitu Tukey. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kalsium memiliki pengaruh terhadap efek inotropik dan kronotropik ekstrak etanol daun Afrika. Ekstrak etanol daun Afrika 0,5 mg (-7,00±17,77) dan ekstrak etanol daun Afrika 1 mg (-2,67±10,11) dengan Krebs-Henseleit tanpa kalsium memberikan efek penurunan kontraktilitas (inotropik negatif) jika dibandingkan dengan digoksin 0,1 mg yang memiliki peningkatan kontraktilitas sebesar 90,67±17,92 (p<0,05), dan juga dengan ekstrak etanol daun Afrika 1 mg dengan peningkatan kontraktilitas sebesar 54,67±21,03 (p<0,05). Ekstrak etanol daun Afrika 1 mg dengan Krebs-Henseleit tanpa kalsium (-41,00±25,86) memberikan efek penurunan denyut (kronotropik negatif) jika dibandingkan dengan ekstrak etanol daun Afrika 0,5 mg (61,33±6,65) dan ekstrak etanol daun Afrika 1 mg (107,00±26,23) (p<0,05).

Kata Kunci :

daun

Afrika,

Krebs-Henseleit

tanpa

kalsium,

inotropik,

kronotropik.

vi

Universitas Sumatera Utara

INOTROPIC AND CHRONOTROPIC EFFECT OF AFRICAN LEAVES (Vernonia amygdalina Delile) ETHANOL EXTRACT IN KREBS - HENSELEIT SOLUTION WITH AND WITHOUT CALCIUM ON ISOLATED RAT HEART

ABSTRACT

African leaves (Vernonia amygdalina Delile) is a traditional plant which has been used in the community. Several studies have shown thatAfrican leaves have the effect of anticancer, antidiabetic, analgesic, inotropic and chronotropic positive. African leaves have the effect as positive inotropic and chronotropic due to African leaves contain vernonoside compounds which is similar to digoxin structure. This study aims to determine inotropic and chronotropic effectof African leaves ethanol extract in Krebs-Henseleit solution with and without calcium on isolated rat heart. This assessment used Langendorff apparatus. This study used 5 treatment groups. First group received African leaves ethanol extract dose 0.5 mg, second group received African leaves ethanol extract dose 1 mg, third group received African leaves ethanol extract dose 0,5 mg with Krebs-Henseleit calcium free, fourth group received African leaves ethanol extract dose 1 mg with Krebs- Henseleit calcium free, the fifth group received digoxin dose 0,1 mg, and the sixth group received digoxin dose 0,1 mgwith Krebs-Henseleit calcium free. The data of percent increase in contractility and heart rate iare analyzed with one way ANOVA and continued with Post Hoc test, is Tukey. The results of this study showed that calcium has an influence on inotropic and chronotropic effect ofAfrican leaves ethanol extract. African leaves ethanol extract 0.5 mg (-7.00 ± 17.77) and African leaves ethanol extract 1 mg (-2.67 ± 10.11) with Krebs-Henseleit calcium free showed decreased heart contractility (negative inotropic) when compared to digoxin dose 0,1 mg that have an increased heart contractility of 90.67 ± 17.92 (p <0.05), and also with African leaves ethanol extract 1 mg with increased heart contractility of 54.67 ± 21.03 (p <0.05). African leaves ethanol extract 1 mg with Krebs-Henseleit calcium free (-41.00 ± 25.86) showed the effect of decreased heart rate (negative chronotropic) when compared with African leaves ethanol extract 0.5 mg (61.33 ± 6.65) and African leaves ethanol extract 1 mg (107.00 ± 26.23) (p <0.05).

Keyword:African leaves, Krebs-Henseleit calcium free, inotropic, chronotropic.

vii

Universitas Sumatera Utara