Anda di halaman 1dari 1

PENANGANAN OPERASI PADA PASIEN INFEKSIUS

No. Dokumen No. Revisi Halaman

445/3381.24/2018 01 1/1

Ditetapkan :
Direktur RSUD Kab. Buleleng
STANDAR Tanggal Terbit
PROSEDUR 6 Juli 2018
OPERASIONAL
Dr. Gede Wiartana, M.Kes
NIP : 196202041987111002
PENGERTIAN 1. Suatu proses penanganan pasien dengan kasus infeksius yang
dilakukan tindakan pembedahan.
2. Pasien infeksius adalah pasien dengan penyakit tertentu yang
dapat berpindah dari satu orang ke orang lain, baik secara
langsung maupun tidak langsung.
TUJUAN Sebagai acuan langkah-langkah dalam penanganan pasien dengan
penyakit infeksius dalam rangka mencegah penyebaran penyakit
diantara pasien dan petugas
KEBIJAKAN SK Direktur tentang Pedoman Pelayanan Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten
Buleleng No 445/3253.11/2018 tahun 2018
PROSEDUR 1. Berikan penjelasan kepada pasien dan keluarganya tentang
penyakit yang diderita pasien dan prosedur yang akan dilakukan
2. Beritahu informasi kepada Instalasi Bedah Sentral (kamar operasi)
bahwa pasien yang akan dilakukan tindakan pembedahan adalah
pasien dengan kasus infeksius.
3. Pastikan pasien yang akan dilakukan tindakan pembedahan sudah
dilakukan proses dekolonisasi
 Mandikan pasien dengan menggunakan sabun cair yang
mengandung clhorhexidine 2% sore hari sehari sebelum
operasi dan pagi hari dihari akan dilakukan operasi.
 Mencuci rambut dengan menggunakan sabun cair sore hari
sehari sebelum operasi dan pagi hari dihari akan dilakukan
operasi.
 Bila diperlukan pencukuran, lakukan pencukuran di kamar
operasi segera saat akan dilakukan tindakan pembedahan.
4. Lakukan tindakan pembedahan diacara paling terakhir
5. Lakukan pembersihan segera setelah selesai tindakan pembedahan
 Bersihkan seperti prosedur rutin dengan cairan desinfektan
(natrium hypochlorite 0.05 % bila tidak tampak darah, cairan
tubuh, sekresi, sekresi. Bila tampak ada darah, cairan tubuh,
sekresi, sekresi, serap telebih dahulu dengan menggunakan
kertas kemudian dibersihkan dengan menggunakan sodium
hypochlorite 0.5 %.)
 Semua permukaan lantai, meja, meja operasi, kursi dan lain-
lain dibersihkan dengan larutan desinfektan
 Semua sampah di buang ke kantong plastik berwarna kuning.
 Linen yang terkontaminasi cairan tubuh pasien ditampung
dikantong plastik yang berwarna kuning, kemudian dikirim ke
binatu untuk dilakukan pencucian.

UNIT TERKAIT Instalasi Bendah Sentral