Anda di halaman 1dari 8

Oleh.

Paul SinlaEloE – Aktivis PIAR NTT


Catatan untuk Komnas HAM RI dalam rangka menyelesaiakan konflik Agraria,
disampaikan dalam Focus group discussion yang dilaksanakan oleh Komnas HAM RI,
di Sekretariat WALHI NTT, pada tanggal 22 Agustus 2019
AMANAT KONSTITUSI
Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945:
Bumi dan air dan kekayaan alam
yang terkandung di dalamnya
KONFLIK SUMBERDAYA AGRARIA
dikuasai oleh negara dan
dipergunakan untuk
sebesar-besar kemakmuran rakyat
MEMAKNAI PASAL 33 AYAT (1) UUD 1945
Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945
Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan
dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat
Bumi dan air dan kekayaan dan dipergunakan untuk
alam yang terkandung di dikuasai oleh negara sebesar-besar kemakmuran
dalamnya KONFLIK SUMBERDAYA AGRARIA rakyat
UU No. 5 Tahun 1960, Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria
Pasal 1 ayat (2) Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 2 ayat (2) Pasal 2 ayat (3)

Sebagai organisasi kekuasaan seluruh rakyat, negara


diberi wewenang untuk: Pertama, mengatur dan
Seluruh bumi, air dan ruang
menyelenggarakan peruntukan, penggunaan, persediaan
angkasa, termasuk kekayaan alam ...dalam arti kebangsaan,
dan pemeliharaan bumi, air dan ruang angkasa tersebut;
yang terkandung didalamnya kesejahteraan dan kemerdekaan
Kedua, menentukan dan mengatur hubungan-hubungan
dalam wilayah Republik Indonesia dalam masyarakat dan Negara
hukum antara orang-orang dengan bumi, air dan ruang
adalah karunia Tuhan Yang Maha hukum Indonesia yang merdeka,
angkasa; dan Ketiga, menentukan dan mengatur
Esa dan merupakan kekayaan berdaulat, adil dan makmur.
hubungan-hubungan hukum antara orang-orang dan
nasional.
perbuatan-perbuatan hukum yang mengenai bumi, air
dan ruang angkasa.
MEMAHAMI KONSEP HAK MENGUASAI NEGARA
KONSEP HAK MENGUASAI NEGARA
PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI

Putusan MK No. 50/PUU-


Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 2 ayat (2) Putusan MK No. 3/PUU-
Putusan MK X/2012 tentang
UU No. 5 Tahun 1960, Tentang Peraturan VIII/2010 tentang
No. 35/PUU-X/2012 pengujian UU No. 2
Dasar Pokok-Pokok Agraria Pengujian UU No. 27 Tahun
tentang Pengujian UU Tahun 2012 tentang
2007 tentang Pengelolaan
No. 41 Tahun 1999 Pengadaan Tanah Untuk
Wilayah Pesisir dan Pulau-
tentang Kehutanan Pembangunan bagi
KONFLIK SUMBERDAYA AGRARIA Kepentingan Umum
Pulau Kecil

Sebagai organisasi kekuasaan seluruh rakyat, negara


diberi wewenang untuk: Pertama, mengatur dan
menyelenggarakan peruntukan, penggunaan,
Hak Menguasai Negara bukan dalam makna negara memiliki, tetapi dalam pengertian bahwa
persediaan dan pemeliharaan bumi, air dan ruang
negara merumuskan kebijakan (beleid), melakukan pengaturan (regelendaad), melakukan
angkasa tersebut; Kedua, menentukan dan mengatur
pengurusan (bestuurdaad), melakukan pengelolaan (beheersdaad), dan melakukan
hubungan-hubungan hukum antara orang-orang
pengawasan (toezichthoudendaad) yang semuanya ditujukan sebesar-besarnya untuk
dengan bumi, air dan ruang angkasa; dan Ketiga,
kemakmuran rakyat.
menentukan dan mengatur hubungan-hubungan hukum
antara orang-orang dan perbuatan-perbuatan hukum
yang mengenai bumi, air dan ruang angkasa.

FAKTA TERKAIT IMPLEMENTASI KONSEP HAK MENGUASAI NEGARA:


Pada tataran implementasi, Konsep Hak Menguasai Negara ini penekanannya lebih dititikberatkan pada aspek penguasaan negara, dan tak jarang
ungkapan demi kemakmuran rakyat, hanya menjadi pembenaran atas penguasaan tersebut dan inilah yang menjadi
faktor pemicu terjadinya konflik sumberdaya agraria
KONFLIK SUMBERDAYA AGRARIA

RAKYAT vs RAKYAT

RAKYAT vs NEGARA
S
B
KONFLIK SUMBERDAYA AGRARIA E
RAKYAT vs PEMILIK MODAL
A D
N I
RAKYAT vs INSTITUSI KEAGAMAAN
Y K
A I
K NEGARA vs INSTITUSI KEAGAMAAN
T
NEGARA vs PEMILIK MODAL

PEMILIK MODAL vs INSTITUSI KEAGAMAAN


PENYEBAB KONFLIK SUMBERDAYA AGRARIA

(1)
KONFLIK SUMBERDAYA AGRARIA
KETIDAKPASTIAN DALAM
PENGUASAAN & PEMILIKAN
SUMBER AGRARIA

(2)
KETIMPANGAN DALAM
PENGUASAAN & PEMILIKAN
SUMBER AGRARIA

(4)
(3) KETIDAKPASTIAN,
KETIDAKADILAN DALAM KETIMPANGAN &
RELASI PRODUKSI & KETIDAKSESUAIAN DALAM
DISTRIBUSI SUMBER ALOKASI RUANG &
AGRARIA PENDAYAGUNAAN SUMBER
AGRARIA
SOLUSI KONFLIK SUMBERDAYA AGRARIA

AGENDA
DASAR HUKUM TUJUAN
PERJUANGAN
Ketetapan Majelis
KONFLIK SUMBERDAYA AGRARIA
Permusyawaratan Republik
Indonesia (TAP MPR RI)
Nomor IX/MPR/2001,
Tentang Pembaruan Agraria Kemakmuran
dan Pengelolaan untuk
REFORMA Sumberdaya Alam Keberlanjutan
AGRARIA (Distribusi dan Redistribusi Hidup dan
untuk penataan kembali Kehidupan
penguasaan, pemilikan,
penggunaan dan
Pemanfaatan Sumberdaya
Agraria)