Anda di halaman 1dari 9

MODUL PERKULIAHAN

STATISTIKA BISNIS

Pokok Bahasan:
Distribusi Frekuensi, Penyajian Data Histogram,
Polygon dan Kurva Ogive

Fakultas Program Studi Tatap Muka Kode MK Disusun Oleh

02
Ekonomi dan Bisnis Akuntansi S1 MK84002 Zulkifli, SE., MM.

Abstract Kompetensi
Distribusi frekuensi merupakan pemilihan Mahasiswa mampu mengumpulkan,
data dan pengumpulan data yang mengolah dan menyajikan data.
memberikan gambaran keragaman data
yang baik.
.

Pendahuluan
2016 Statistik Bisnis Pusat Bahan Ajar dan eLearning
1 Zulkifli, SE., MM. http://www.mercubuana.ac.id
Pengertian Distribusi frekuensi
Distribusi frekuensi adalah pengelompokan data kedalam beberapa kategori yang menunjukkan
banyaknya data dalam setiap kategori, dan setiap data tidak dapat dimasukan ke dalam dua
atau lebih kategori. Distribusi frekuensi adalah susunan data dalam bentuk tunggal atau
kelompok menurut kelas-kelas tertentu dalam sebuah daftar. (Suharyadi, 2009 : 25).

Tujuan distribusi frekuensi ini, yaitu :


a. Memudahkan dalam penyajian data, mudah dipahami, dan dibaca sebagai bahan
informasi.
b. Memudahkan dalam menganalisa data, menghitung data, dan membuat tabel, grafik/kurva.

Manfaat penyajian data distribusi frekuensi sebagai berikut:


1. Interval Kelas
Tiap-tiap kelompok disebut interval kelas atau sering disebut interval atau kelas saja.
2. Range
Selisih antara nilai tertinggi dan terendah
3. Batas Kelas
Berdasarkan tabel distribusi frekuensi, Batas kelas bawah dan atas.
4. Tepi Kelas (Batas Nyata Kelas)
Untuk mencari tepi kelas dapat dipakai rumus berikut ini.
Tepi bawah = batas bawah – 0,5
Tepi atas = batas atas + 0,5
5. Lebar kelas
Untuk mencari lebar kelas dapat dipakai rumus:
Lebar kelas = tepi atas – tepi bawah, kelas pertama
6. Nilai/ Titik Tengah
Untuk mencari titik tengah dapat dipakai rumus:
Titik tengah = 1/2 (batas atas + batas bawah)
7. Banyak kelas
1 + (3.3 x log(n))
8. Panjang kelas
(range)/(banyak kelas)

2016 Statistik Bisnis Pusat Bahan Ajar dan eLearning


2 Zulkifli, SE., MM. http://www.mercubuana.ac.id
Jenis-jenis Distribusi frekuensi
1. Distribusi frekuensi kumulatif
adalah suatu daftar yang memuat frekuensi -frekuensi kumulatif, jika ingin mengetahui
banyaknya observasi yang ada diatas atau dibawah suatu nilai tertentu.
Distribusi frekuensi kumulatif terdiri dari :
a. Distribusi kumulatif kurang dari (dari atas)
Adalah suatu nilai dari tepi atas lebih kecil pada masing-masing interval kelasnya.
Misalnya (<60.5)
b. Distribusi kumulatif lebih dari (dari bawah)
Adalah suatu nilai dari tepi bawah lebih besar pada masing-masing interval kelasnya.
Misalnya (>50.5)
c. Distribusi frekuensi kumulatif relatif
Adalah adalah nilai frekuensi untuk kelas tersebut kumulatif kurang (ditambah) atau
kumulatif lebih (dikurang) dengan jumlah frekuensi pada setiap kelas dari kelas pertama.

2. Distribusi frekuensi relative


adalah perbandingan daripada frekuensi masing -masing kelas dan jumlah frekuensi
seluruhnya dan dinyatakan dalam persen.

Histogram, Polygon dan Ogive


Data yang telah disusun dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dapat disajikan dalam bentuk
diagram yang disebut histogram, berikut adalah beberapa pengertian histogram.

Histogram yaitu merupakan grafik dari distribusi frekuensi suatu variabel. Tampilan histogram
berupa petak-petak empat persegi panjang. Sebagai sumbu horizontal (absis, sumbu x) boleh
memakai tepi-tepi kelas, batas-batas kelas atau nilai-nilai variabel yang diobservasi, sedang
sumbu vertical (ordinat,sumbu y) menunjukan frekuensi. Untuk distribusi bergolong/ kelompok
yang menjadi absis adalah nilai tengah dari masing-masing kelas (Somantri, 2006:113).

Menurut Hasan (2009:47) menyatakan histogram merupakan grafik batang dari distribusi
frekuensi. Histogram adalah diagram kotak yang lebarnya menunjukkan interval kelas,
sedangkan batas-batas tepi kotak merupakan tepi bawah dan tepi atas kelas, dan tingginya
menunjukkan frekuensi pada kelas tersebut

2016 Statistik Bisnis Pusat Bahan Ajar dan eLearning


3 Zulkifli, SE., MM. http://www.mercubuana.ac.id
Polygon frekuensi merupakan grafik garis dari distribusi frekuensi. Tampilan poligon berupa
garis-garis patah yang diperoleh dengan cara menghubungkan puncak dari masing-masing nilai
tengah kelas (Hasan, 2009:47).

Grafik ogive dibuat dari daftar sebaran “frekuensi kumulatif kurang dari” dan “frekuensi kumulatif
lebih dari”. Hal ini sependapat dengan Siregar (2010:15), untuk membuat grafik ogive terlebih
dahulu mencari nilai frekuensi kumulatif.

Langkah-langkah membuat grafik ogive antara lain:


a. Menentukan nilai frekuensi kumulatif.
b. Menghitung frekuensi kumulatif positif dan negatif.

Ogive adalah grafik yang digambarkan berdasarkan data yang sudah disusun dalam bentuk
tabel distribusi frekuensi kumulatif. Untuk data yang disusun dalam bentuk tabel distribusi
frekuensi kumulatif kurang dari, grafiknya berupa ogive positif, sedangkan untuk data yang
disusun dalam bentuk tabel distribusi frekuensi kumulatif lebih dari, grafiknya berupa ogive
negatif.

Contoh Perhitungan penyajian data distribusi frekuensi.


Tabel. 1. Daftar Hasil Ujian Statistik

80 70 65 90
85 85 70 60
75 90 70 70
55 65 85 60
85 55 60 60

Tahap pertama menyajikan distribusi frekuensi tunggal.

Tabel. 2. Nilai Ujian dan Frekuensi


No Nilai Ujian (xi) Frekuensi (fi)
1 55 2
2 60 4
3 65 2
4 70 4
5 75 1
6 80 1
2016 Statistik Bisnis Pusat Bahan Ajar dan eLearning
4 Zulkifli, SE., MM. http://www.mercubuana.ac.id
7 85 4
90 2
8
Total 20

Tahap kedua menyajikan interval nilai distribusi frekuensi tunggal.

Tabel. 3. Interval Nilai Ujian Statistik


Kelas ke Interval Nilai Ujian (xi) Frekuensi (fi)

1 51-60 6

2 61-70 6

3 71-80 2

81-90 6
4
Total 20

Tahap ketiga menyajikan interval nilai distribusi frekuensi kelompok.

Tabel. 4. Daftar Frekuensi sudah dikelompokan

Kelas ke Interval Nilai Ujian (xi) Tepi Kelas Nilai Tengah Frekuensi (fi)

1 51-60 50.5-60.5 55.5 6

2 61-70 60.5-70.5 65.5 6

3 71-80 70.5-80.5 75.5 2

81-90 80.5-90.5 85.5 6


4
Total 20

Tahap keempat menyajikan data range, batas atas dan bawah, tepi kelas bawah dan atas,
banyak kelas, panjang kelas dan lebar kelas.

a. Range adalah selisih antara nilai tertinggi dan terendah = 90-55=35


b. Batas Bawah Kelas (51,61,71,81)
c. Batas Atas Kelas (60,70,80,90)

2016 Statistik Bisnis Pusat Bahan Ajar dan eLearning


5 Zulkifli, SE., MM. http://www.mercubuana.ac.id
d. Tepi Bawah Tepi Atas
50.5 60.5
Tepi Kelas 60.5 70.5
70.5 80.5
80.5 90.5

e. Banyak kelas, Jika kita lihat rangenya 35, maka kemungkinan kelasnya 4 atau 5 kelas.
1 + (3.3 x log(20))
1+ (3.3 x 1.30)
1 + (4.29) = 5.29 = 5
f. Panjang kelas = (range)/(banyak kelas) = 35/5 = 7
g. Lebar kelas = 60.5 – 50.5 = 10

Tahap kelima menyajikan distribusi frekuensi relative.

Tabel. 5. Distribusi Frekuensi Relatif


Frekuensi Relatif = 6/20 x 100% = 0.30
Kelas ke Interval Nilai Ujian Tepi Kelas Nilai Tengah Frekuensi (fi) Frekuensi Relatif (fi) %

1 51-60 50.5-60.5 55.5 6 30%

2 61-70 60.5-70.5 65.5 6 30%

3 71-80 70.5-80.5 75.5 2 10%

81-90 80.5-90.5 85.5 6 30%


4
Total 20 100%

Tahap keenam menyajikan distribusi frekuensi kumulatif kurang.

Tabel. 6. Distribusi Frekuensi kumulatif kurang

Frekuensi kumulatif kurang


Kelas ke Nilai Tepi Atas
dari

1 < 60.5 6
2 < 70.5 12
3 < 80.5 14
4 < 90.5 20

Tahap ketujuh menyajikan distribusi frekuensi kumulatif lebih.

2016 Statistik Bisnis Pusat Bahan Ajar dan eLearning


6 Zulkifli, SE., MM. http://www.mercubuana.ac.id
Tabel. 7. Distribusi Frekuensi kumulatif lebih
Frekuensi kumulatif
Kelas ke Nilai Tepi Bawah
lebih dari

1 > 50.5 20
2 > 60.5 14
3 > 70.5 12
4 > 80.5 6

Tahap kedelapan menyajikan Histogram.

Histogram
7
6 6 6
6
5
Frekuensi

4
3
2 Frekuensi
2
1
0
51-60 61-70 71-80 81-90
Nilai Ujian

Histogram adalah merupakan bagian dari grafik batang di mana skala horisontal mewakili nilai-
nilai data kelas dan skala vertikal mewakili nilai frekuensinya. Histogram dibuat setelah tabel
distribusi frekuensi data pengamatan dibuat. Untuk memberikan gambaran nilai yang terbesar
dengan frekuensinya. Sebaliknya dapat pula mengamati nilai terkecil dengan frekuensi.

Tahap kesembilan menyajikan kurva poligon.

Poligon frekuensi
7
6 6 6 6
5
Frekuensi

4
3
2 2
1
0
51-60 61-70 71-80 81-90

Poligon Frekuensi menggunakan segmen garis yang terhubung ke titik yang terletak tepat di
atas nilai-nilai titik tengah kelas. Ketinggian dari titik-titik sesuai dengan frekuensi kelas, dan

2016 Statistik Bisnis Pusat Bahan Ajar dan eLearning


7 Zulkifli, SE., MM. http://www.mercubuana.ac.id
segmen garis diperluas ke kanan dan kiri sehingga grafik dimulai dan berakhir pada sumbu
horizontal

Tahap kesepuluh menyajikan kurva ogive.

Ogive (Kumulatif Kurang dari)

Ogive adalah grafik garis yang menggambarkan frekuensi kumulatif, seperti daftar distribusi
frekuensi kumulatif. Perhatikan bahwa batas-batas kelas dihubungkan oleh segmen garis yang
dimulai dari batas bawah kelas pertama dan berakhir pada batas atas dari kelas terakhir. Ogive
berguna untuk menentukan jumlah nilai di bawah nilai tertentu. Sebagai contoh, pada gambar
berikut menunjukkan bahwa 20 mahasiswa mendapatkan nilai kurang dari 90.5.

Ogive (Kumulatif Lebih dari)

Ogive adalah grafik garis yang menggambarkan frekuensi kumulatif, seperti daftar distribusi
frekuensi kumulatif. Perhatikan bahwa batas-batas kelas dihubungkan oleh segmen garis yang
dimulai dari batas bawah kelas pertama dan berakhir pada batas atas dari kelas terakhir. Ogive
2016 Statistik Bisnis Pusat Bahan Ajar dan eLearning
8 Zulkifli, SE., MM. http://www.mercubuana.ac.id
berguna untuk menentukan jumlah nilai di bawah nilai tertentu. Sebagai contoh, pada gambar
berikut menunjukkan bahwa 6 mahasiswa mendapatkan nilai lebih dari 80.5

Daftar Pustaka

Hasan, M. Iqbal. 2009. Pokok – Pokok Materi Statistika 1 (Statistik Deskriptif). Bumi Aksara.
Jakarta.
Suharyadi dan Purwanto SK. 2009. Statistika Untuk Ekonomi dan Keuangan Modern. Buku 1.

Salemba Empat. Jakarta.

Siregar,Syofian. 2010. Statistika Deskriptif untuk Penelitian Dilengkapi Perhitungan Manual dan
Aplikasi SPSS Versi 17. Rajawali Pers. Jakarta.

Somantri, Ating dan Sambas Ali Muhidin. 2006. Aplikasi statistika dalam Penelitian. Pustaka
Ceria. Bandung

2016 Statistik Bisnis Pusat Bahan Ajar dan eLearning


9 Zulkifli, SE., MM. http://www.mercubuana.ac.id