Anda di halaman 1dari 7

Laporan Ronde Keperawatan pada Ny.

M dengan
Diagnosa Medis Kista Ovarial Terinfeksi dd TOA +
ISK di Ruang Dahlia RSD Dr. Soebandi Jember

Oleh :

Sutrisno NIM : 1801032059


Nanang Adi Kayana NIM : 1801032052
Ningrum Kusmayani NIM : 1801032056
Novylia Nur Jannah NIM : 1801032057
Yolanda Dwi Anggraeni NIM : 1801032060

PROGRAM STUDI NERS


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER
2019/2020
RONDE KEPERAWATAN PADA PASIEN NY. M DENGAN MASALAH
KEPERAWATAN RETENSI URINE, PADA DIAGNOSIS MEDIS KISTA
OVARI TERINFEKSI DD TOA + ISK DIRUANG DAHLIA RSD DR.
SOEBANDI JEMBER

Topik :Asuhan Keperawatan pada Pasien dengan Masalah Keperawatan


Retensi urine dengan diagnosa medis Kista Ovari terinfeksi dd
TOA + ISK
Sasaran : Pasien Ny. M/28 tahun.
Hari/tanggal : Sabtu/18 mei 2019.
Waktu : 60 menit (Pkl. 10.00–11.00 WIB).

1.1 Pengorganisasian

1. Kepala Ruangan : Nanag Adi Kayana


2. PP 1 : Sutrisno
3. PP 2 : Yolanda Dwi Anggraeni
4. PA1 : Novylia Nur Jannah
5. PA 2 : Ningrum Kusmayani
6. Paisen : Miseyeh
7. Keluarga : Jingge

1.2 Tujuan

1. Tujuan Umum
Menyelesaikan masalah pasien yang belum teratasi, yaitu Retensi urin
2. Tujuan Khusus
a. Menjustifikasi masalah yang belum teratasi.
b. Mendiskusikan penyelesaian masalah dengan perawat primer, tim
kesehatan lain.
c. Menemukan alasan ilmiah terhadap masalah pasien
d. Merumuskan intervensi keperawatan yang tepat sesuai masalah pasien.
1.3 Sasaran

Pasien Ny. M umur 28 tahun yang dirawat di kelas III no. tempat tidur 4
Ruang Dahlia RSD Dr. Soebandi.
1.4 Materi

1. Teori asuhan keperawatan pasien dengan Kista Ovari terinfeksi dd TOA +


ISK.
2. Masalah-masalah yang muncul pada pasien dengan Kista Ovari terinfeksi dd
TOA + ISK
3. Intervensi keperawatan pada pasien dengan Kista Ovari terinfeksi dd TOA +
ISK dengan masalah keperawatan Retensi urin.

1.5 Metode

Diskusi dan Tanya Jawab

1.6 Media

1. Dokumen/status pasien.
2. Sarana diskusi: kertas, bulpen.
3. Materi yang disampaikan secara lisan.

1.7 Kegiatan Ronde Keperawatan

Waktu Tahap Kegiatan Pelaksana Kegiatan Tempat


pasien
1 hari Pra Praronde
sebelum ronde 1. Menentukan kasus dan topik PP1, PP2, - Ruang
ronde 2. Menentukan tim ronde dan KR diskusi
3. Menetukan literature
4. Membuat proposal
5. Mempersiapkan pasien PP1, PP2, P dan K Ruang
6. Diskusi pelaksanaan dan memberi Diskusi
7. Melakukan persetujuan untuk PA1,PA2 respon
menandatangani informed concent
8. Mengkaji keadaan pasien
5 menit Ronde Pembukaan Kepala - Ruang
(Nurse 1. Salam pembukaan Ruangan diskusi
Station) 2. Memperkenalkan tim ronde (Karu)
3. Menyampaikan identitas dan
masalah pasien
4. Menjelaskan tujuan dari ronde
15 menit Penyajian Masalah Karu, - Ruang
1. Menjelaskan riwayat penyakit dan PP1,PP2, diskusi
keperawatan pasien PA1, PA2,
2. Menjelaskan masalah pasien dan Ahli Gizi,
rencana tindakan yang telah Dokter,
dilaksanakan dan serta menetapkan Perawat
prioritas yang perlu didiskusikan Konselor

5 menit Validasi data (bed pasien) Karu, PP1, P dan K Ruang


1. Mencocokkan data pasien PP2, PA1, Memberika diskusi
PA2, Ahli n respon
Gizi, dan
Dokter, menjawab
Perawat pertanyaan
Konselor
10 menit Lanjutan diskusi Karu, PP1, - Ruang
1. Pemberian justifikasi oleh perawat PP2, PA1, diskusi
primer atau konselor atau kepala PA2, Ahli
ruang tentang masalah pasien serta Gizi,
rencana yang akan dilakukan Dokter,
2. Menentukan tindakan keperawatan Perawat
pada masalah prioritas yang telah Konselor
ditetapkan
10 menit Pasca 1. Melanjutkan diskusi dan masukan Karu, PP1, - Nurse
ronde dari tim PP2, PA1, Station
2. Menyimpulkan untuk menentukan PA2
tindakan keperawatan pada masalah
prioritas yang telah ditetapkan.
3. Evaluasi dan rekomendasi intervensi
keperawatan
4. Penutup

1.8 Kriteria Evaluasi

1. Struktur:
a. Ronde keperawatan dilaksanakan di Ruang Dahlia RSD. Dr. Soebandi.
b. Peserta ronde keperawatan hadir di tempat pelaksanaan ronde
keperawatan.
c. Persiapan dilakukan sebelumnya.
2. Proses:
a. Peserta mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir.
b. Seluruh peserta berperan aktif dalam kegiatan ronde sesuai peran yang
telah ditentukan.
3. Hasil:
a. Pasien puas dengan hasil kegiatan.
b. Masalah pasien dapat teratasi.
c. Perawat dapat:
1) Menumbuhkan cara berpikir yang kritis dan sistematis.
2) Meningkatkan kemampuan validitas data pasien.
3) Meningkatkan kemampuan menentukan diagnosis keperawatan.
Menumbuhkan pemikiran tentang tindakan keperawatan yang
berorientasi pada masalah pasien.
4) Meningkatkan kemampuan memodifikasi rencana asuhan keperawatan.
5) Meningkatkan kemampuan justifikasi.
6) Meningkatkan kemampuan menilai hasil kerja.
1.9 Lampiran

SURAT PERSETUJUAN DILAKUKAN


RONDE KEPERAWATAN

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : …………………………..

Umur : ……………………..........

Alamat : ……………………..........

Adalah suami/ istri/ orang tua/ anak dari pasien :

Nama : ……………………………

Umur : ……………………………

Alamat : ……………………………

Ruang : …………………………..

No RM : …………………………..

Dengan ini menyatakan setuju untuk dilakukan ronde keperawatan.

Jember …..,…..,….

Perawat yang menerangkan Penanggung Jawab

………………………………… ……………………………………
Saksi - saksi Tanda tangan

1. ……………………. 1. …………………………

2. ……………………. 2. …………………………