Anda di halaman 1dari 27

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA NY.

S
DI DESA SOKARAJA TENGAH RT 01/04 KECAMATAN SOKARAJA
KABUPATEN BANYUMAS
Sebagai Tugas Praktik Klinik Stase Keperawatan Keluarga
Dosen Pembimbing : Esti Dwi Widayani, M. Kep

DISUSUN OLEH :
MURTI AGUSTIN
NIM. P1337420216033

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG
PRODI DIII KEPERAWATAN PURWOKERTO
2019
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA NY. S
DI DESA SOKARAJA TENGAH RT 01/04 KECAMATAN SOKARAJA
KABUPATEN BANYUMAS
I. PENGKAJIAN
Nama Pengkaji : Murti Agustin
Hari, Tanggal Pengkajian : Rabu, 30 Januari 2019
Pukul : 10.00 WIB
A. Identitas Umum Keluarga
1. Identitas
Nama : Ny. T
Umur : 80 tahun
Agama : Islam
Suku : Jawa
Pendidikan : SD
Pekerjaan : Ibu rumah tangga
2. Komposisi Keluarga :
No Nama L/P Umur Hubungan Pekerjaan Pendidi Ket.
Keluarga kan
1. Ny. S P 57 thn Kepala Guru S1 Sehat
Keluarga
2. Tn. T L 27 thn Anak Guru S1 Sehat

3. Ny. L P 21 thn Anak Kuliah S1 Sehat


4. Ny. T P 80 thn Ibu Ibu rumah SD Sakit
tangga
3. Genogram

Keterangan :
: Laki – laki

: Perempuan

/ : Meninggal

: Tinggal serumah

: Klien

4. Tipe Keluarga
a. Jenis tipe keluarga : Single parent family
5. Masalah yang terjadi dengan tipe keluarga tersebut : Tidak ada
masalah yang terjadi

6. Suku Bangsa
a. Asal suku bangsa : Jawa
b. Budaya yang berhubungan dengan kesehatan : tidak ada budaya
yang bertentangan terhadap kesehatannya.
7. Agama
Seluruh anggota Ny. T beragama Islam, dimana menerapkan nilai
agama dalam kehidupan sehari-hari seperti mengucapkan salam saat
berkunjung ke rumah orang, menjalankan sholat lima waktu. Dalam
keluarga Ny. T tidak ada nilai agama yang bertentangan dengan
kesehatan.
8. Status Sosial Ekonomi Keluarga
a. Anggota keluarga yang mencari nafkah : Ny. S (Anak)
b. Penghasilan : Ny. T mendapatkan penghasilan dari upah
pensiun Almarhum suaminya digunakan untuk berangkat haji,
sedangkan kesehariannya Ny. T dibiayai oleh Ny. S.
c. Harta benda yang di miliki: rumah dengan perabotan yang
sekarang ditempati oleh Ny. T.
9. Kebutuhan yang dikeluarkan tiap bulan : untuk memenuhi
kebutuhannya Ny. T merasa cukup.
10. Aktivitas Rekreasi Keluarga
Ny. T mengatakan rekreasi keluarga dilakukan dengan menonton
televisi dan jarang berekreasi ke tempat wisata.
B. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga
1. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Keluarga Ny. T mempunyai 3 orang anak perempuan yang hidup, 3
anaknya sudah menikah semua. Saat ini keluarga Ny. T memasuki
tahap pekembangan keluarga usia pertengahan. Tahap
perkembangan keluarga yang belum dipenuhi adalah
mempertahankan kesehatan.
2. Riwayat kesehatan keluarga inti : tidak ada penyakit yang kronis,
hanya sakit ringan seperti batuk dan pilek.
3. Riwayat kesehatan saat ini : pada keluarga Ny. T yang mengalami
gangguan kesehatan adalah Ny. T dengan keluhan sakit pada leher
dan kaki sekitar beberapa hari yang lalu dan juga tekanan darahnya
tinggi. Ny. T mengatakan sudah mengalami hipertensi sekitar
beberapa tahun yang lalu. Ny. T juga pernah mengalami Risiko
Stroke.
4. Sumber pelayanan kesehatan yang dimanfaatkan : PMI Sokaraja.
5. Riwayat kesehatan sebelumnya : Ny. T mengatakan kedua orang tua,
adik dan kakaknya tidak ada yang memiliki penyakit yang parah.
Orang tua Ny. T meninggal karena sudah tua bukan karena penyakit,
sedangkan suami Ny. T meninggal karena jantung.
C. Pengkajian Lingkungan
1. Karakteristik Rumah
a. Luas rumah kira-kira 10 x 14 meter. Dengan 4 kamar tidur, 1
ruang tamu beserta ruang tengah, 1 dapur, dan 3 WC.
b. Sumber air menggunakan sumur galian untuk makan minum
dan mencuci, WC berbentuk leher angsa, dengan septic tank
kira – kira berjarak 8 meter dari sumber air, saluran air
menggunakan lubang galian dengan terbuka dan dialirkan ke got
umum, ventilasi dirumah terpapar sinar matahari dan jendela
selalu dibuka pada siang hari. Untuk malam hari penerangan
menggunakan listrik dan cukup terang. Pengelolaan sampah
diangkut oleh petugas sampah didesanya.
c. Type rumah : Permanen.
1) Kepemilikan Ny. S
2) Pemanfaatan ruangan baik, sesuai pembagian dan
penggunaan ruangan.
3) Septic tank : ada.
4) Sumber air minum : Sumur galian.
5) Kamar mandi/WC : bentuk leher angsa.
6) Sampah diangkut dan dibakar sendiri.
7) Kebersihan lingkungan bersih.
Denah Rumah
5 U

14 meter

2
4

44
3
5
1

10 meter
Keterangan :
Rumah Ny. T menghadap ke arah selatan
= pintu
1 = Teras
2 = Ruang Tamu dan Ruang keluarga
3 = Kamar
4 = Kamar Mandi
5 = Dapur
6 = Kamar Mandi
7 = Kamar + Kamar mandi
8 = Kamar
9 = Kamar
d. Karakteristik tetangga dan komunitas RW
1) Kebiasaan masyarakat di sekitar : tidak ada kesepakatan
masyarakat yang bertentangan dengan kesehatan.
2) Aturan/kesepakatan : tidak ada yang bertentangan dengan
kesehatan.
3) Budaya jawa yang dianut turun temurun : tidak ada yang
bertentangan dengan kesehatan.
e. Mobilitas geografis keluarga : Keluarga Ny. T awal tinggal di
sokaraja wetan dari awal pernikahan lalu pindah ke sokaraja
tengah sampai, keluarga Ny. T tinggal di RT 01/RW 04.
f. Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat :
Perkumpulan keluarga dilakukan diwaktu hari raya, dan jika ada
anggota keluarga yang memiliki acara tertentu, Ny. T selalu
diajak keluarganya untuk mengikuti perkumpulan tersebut.
Kegiatan dimasyarakat ada pengajian setiap minggunya dan
mengikuti senam lansia setiap 1x sebulan.
g. Sistem pendukung kesehatan : Keluarga Ny. T mempunyai
jaminan kesehatan berupa BPJS.
h. Struktur keluarga :
1) Pola/cara komunikasi keluarga dengan sistem terbuka.
Keluarga yang paling dekat adalah istri yang tinggal satu
rumah. Kalau ada masalah ia bicarakan dengannya.
2) Struktur kekuatan keluarga : Ny. T dianggap dominan
sebagai orang tua dan Nenek bagi anak dan cucu, sehingga
jika ada sesuatu Ny. T juga dimintai saran untuk menasehati
dan memberi petunjuk, sedangkan keputusan diserahkan
pada anak dan cucu Ny. T.
3) Struktur peran : Ny. T sebagai Ibu dari Ny. S.
4) Nilai dan norma keluarga sesuai dengan nilai dan norma
masyarakat setempat, tidak ada norma yang bertentangan.
2. Fungsi Keluarga
a. Fungsi afektif
Ny. T mengatakan bahwa anggota keluarganya saling
menyayangi dan menghormati. Apabila ada anggota yang
kesulitan maka akan saling membantu.
b. Fungsi sosial
1) Kerukunan hidup dalam keluarga baik
2) Interaksi dan hubungan dalam keluarga baik, terkadang ada
percekcokan tetapi dapat terselesaikan dengan baik.
3) Kegiatan keluarga senggang : menonton TV.
4) Keluarga Ny. T mengikuti kegiatan di masyarakat, seperti
pengajian.
c. Fungsi perawatan keluarga
1) Kemampuan keluarga dalam mengenal masalah kesehatan
Anggota keluarga serta Ny. T mengatakan mengetahui
menderita sakit hipertensi sejak beberapa tahun yang lalu.
Namun Ny. T belum mengetahui tanda dan gejala hipertensi,
belum mengetahui akibat hipertensi bila tidak dilakukan
perawatan, dan belum mengetahui diit serta cara
perawatannya. Keluarga sudah mengetahui bahwa keadaan
Ny. T terbatas aktivitasnya karena mudah lelah berkaitan
dengan tanda gejala hipertensi.
2) Kemampuan keluarga mengambil keputusan mengenai
tindakan kesehatan yang tepat.
Keluarga Ny. T dalam mengambil keputusan untuk
melakukan perawatan atau melakukan pemeriksaan masih
kurang. Keluarga akan pergi ke pelayanan kesehatan
terdekat hanya kalau sakit yang dirasakan sudah parah.
3) Kemampuan keluarga merawat anggota yang sakit
Keluarga Ny. T belum maksimal dalam merawat anggota
keluarga yang sakit. Keluarga juga tidak mengontrol
makanan yang dikonsumsi Ny. T.
4) Kemampuan keluarga memelihara lingkungan yang sehat.
Ny. T mengatakan tahu bahwa lingkungan dapat
mempengaruhi kesehatan orang disekelilingnya. Hal ini
dibuktikan dengan rutin menyapu dan membersihkan
rumah.
5) Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas kesehatan di
masyarakat.
Ny. T mengatakan mempunyai kartu jaminan kesehatan
dan memanfaatkan pelayanan kesehatan yaitu PMI
Sokaraja untuk berobat.
d. Fungsi ekonomi
1) Upaya pemenuhan sandang pangan dipenuhi dari
penghasilan Ny. S.
2) Pemanfaatan sumber di masyarakat : tidak ada.
3. Stress dan Koping keluarga
a. Stressor jangka pendek : Ny. T mengatakan masalah untuk
saat ini adalah kesehatan dirinya. Ny. T menanyakan
bagaimana melakukan perawatan pada penyakitnya agar sakit
hipertensi yang dialaminya segera sembuh.
b. Stressor jangka panjang : ingin selalu bisa memenuhi
kebutuhan hidupnya, sehat dan tidak merepotkan orang lain.
c. Respon keluarga dengan stressor: bila ada masalah Ny. T
selalu berkomunikasi langsung dengan Ny. S ataupun dengan
cucunya yang tinggal dalam satu rumah.
d. Strategi koping : memandang sakitnya karena pola hidup
yang kurang baik.
e. Strategi adaptasi disfungsional : Ny. T lebih memfokuskan
kepada kegiatan sehari-hari dengan banyak berdoa.
4. Keadaan gizi keluarga
Pemenuhan gizi : cukup
Upaya lain : tidak ada
5. Harapan keluarga
a. Terhadap masalah kesehatannya : berharap ingin cepat
sembuh dan selalu diberikan kesehatan untuk kedepannya.
b. Keluarga Ny. T senang dengan adanya mahasiswa perawat yang
datang ke rumah dan berharap dengan adanya mahasiswa dapat
membantu dalam perawatan Ny. T sehingga penyakit Hipertensi
Ny. T tidak semakin parah dan dapat segera sembuh seperti sedia
kala.
6. Pemeriksaan fisik

Jenis Ny. T
Pemeriksaan
Kesadaran Composmentis
Keadaan umum Baik
TTV TD 170/100
mmHg S 36,5oC
N 85 x/menit
RR 19 x/menit
BB dan TB BB 62kg
TB 153cm
Kepala Bentuk kepala
mesochepal
Rambut Panjang, bersih
dan beruban
Mata Sklera tidak ikterik,
konjungtivatidak anemis
Hidung Simetris, bersih, tidak ada
polip, tidak ada kelainan
fungsi dan bentuk
Telinga Simetris, bersih, fungsi
pendengaran tidak baik. Ny.
T menggunakan
Mulut dan Mulut bersih, gigi ada yang
Tenggorokan tanggal, tidak ada gangguan
menelan

Leher Tidak ada


Pembesaran kelenjar tiroid
Jantung I: Tidak terada ictus cordis
P: Teraba ictus cordis di
ICSS
P: pekak
A:reguler, S1>S2
Paru-paru I: Pergerakan dinding dada
simetris
P: Taktil fremitus
normal pada kedua paru
P: sonor
A: vesikuler kanan dan kiri,
ronchi (-/-),
wheezing (-/-)
Abdomen I: Simetris, datar
A: Bising usus normal
P: Timpani
P:Nyeri tekan (-)
Punggung Tidak ada
kelainan

Genitalia Berjenis kelamin


perempuan
Kulit Sawo matang, turgor
kulit <2 detik
Ekstremitas Tidak ada
kelemahan dan edema pada
lengan, kaki baik kanan
maupun kiri
Kekuatan otot
5 5
5 5
II. ANALISA DATA
No. Data Fokus Etiologi Problem
1. DS: Keluarga Ny. T mengatakan sudah Sumber daya Ketidakefektif
mengetahui tentang penyakit namun belum pengetahuan tidak an
megetahui cara penanganannya/ perawatan cukup. Pemeliharaan
penyakit tersebut. Ny. T dan keluarga hanya Kesehatan
mengetahui bahwa Ny. T tidak boleh
kelelahan, dan tidak boleh terlalu banyak
berfikir. Keluarga Ny. T belum mengetahui
cara perawatan dengan penyakit hipertensi.
DO: Ny. T dan keluarga belum bisa
menyebutkan cara perawatan yang tepat
terhadap hipertensi seperti diit hipertensi dan
terapi-terapi lain yang dilakukan untuk
penanganan pasien hipertensi. Keluarga Ny.
T banyak bertanya tentang penyakitnya dan
bagaimana cara menanganinya.

III. DIAGNOSA KEPERAWATAN


1. Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan b.d sumber daya pengetahuan
tidak cukup.
IV. SKORING DAN PRIORITAS MASALAH

1. Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan berhubungan dengan sumber daya

pengetahuan tidak cukup

No. Kriteria Skor Pembenaran

1. Sifat Masalah: Aktual 3/3 × 1 = 1 Keluarga Ny. T sudah mengetahui jika


sakit hipertensi dari beberapa tahun
yang lalu. Saat ini Ny. T mengeluhkan
sakit pegal-pegal pada leher dan kakinya
sejak beberapa hari yang lalu.

2. Kemungkinan Masalah 1/2 × 2 = 1 Kemungkinan masalah dapat diubah


Dapat Diubah: sebagian karena keluarga Ny. T
Sebagian kooperatif selama penyuluhan
kesehatan dilakukan.
3. Potensi Dapat Dicegah: 2/3 × 1 = 2/3 Potensi dapat dicegah cukup karena
Cukup keluarga Ny. T mengatakan bersedia
untuk mengikuti semua anjuran yang
diberikan oleh tenaga medis untuk rutin
memeriksakan kesehatan dan minum
obat agar Ny. T sembuh dari
penyakitnya.

4. Menonjolnya Masalah: 2/2 × 1 = 1 Keadaan Ny. T saat ini masih sering


Ada Masalah, Perlu pegal-pegal di kaki dan lehernya yang
Ditangani Segera disebabkan karena tingginya tekanan
darah.

Jumlah 3 2/3
V. PRIORITAS DIAGNOSA/MASALAH

1. Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan b.d sumber daya pengetahuan


tidak cukup (JUMLAH SKOR 3 2/3).

VI. INTERVENSI

Dx NOC NIC
1. Tujuan Umum : Surveilans
Setelah memberikan asuhan keperawatan 1. Dapatkan informasi
selama 4x kunjungan, diharapkan mengenai pola harian pasien
ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan 2. Tanyakan kepada pasien
berkurang/keefektifan pemeliharaan mengenai tanda, gejala, dan
kesehatan meningkat. masalah yang dialami .
Tujuan Khusus : 3. Libatkan pasien dan keluarga
Setelah dilakukan tindakan keperawatan untuk memonitor
selama 4x30 menit tentang pengetahuan : aktivitasnya.
proses penyakit, diharapkan Ny. T dan
keluarga mampu Pengajaran : Proses penyakit
- Mengenal masalah , dengan kriteria 1. Jelaskan tanda dan gejala
hasil : umum penyakit.
Indikator Skala 2. Berikan informasi sesuai
Awal Tujuan kebutuhan (PENKES)
Faktor risiko 2 4 mengenai perlunya
Tanda dan gejala 2 4 modifikasi diet bagi
Keterangan : kesehatan.
1 : Tidak ada pengetahuan 3. Ukur TTV pasien.
2 : Pengetahuan terbatas 4. Berikan pendidikan
3 : Pengetahuan sedang kesehatan tentang peyakit
4 : Pengetahuan banyak hipertensi.
5 : Pengetahuan sangat banyak
Mengambil Keputusan Peningkatan kesadaran
Setelah dilakukan tindakan keperawatan kesehatan
selama 4x30 menit diharapkan keluarga 1. Berikan pendidikan
mampu mengambil keputusan, dengan kesehatan tentang hipertensi.
kriteria hasil : 2. Pertimbangkan hal yang telah
Perilaku promosi kesehatan dijelaskan dan keluarga
Indikator Skala ketahui tentang
Awal Tujuan kesehatan/resiko dan
Menggunakan 3 4 hubungkan informasi baru
perilaku yang dengan yang sudah
menghindari dijelaskan.
resiko 3. Dorong menggunakan
Melakukan 3 4 langkah yang efektif untuk
perilaku mencari bantuan keluarga/
kesehatan secara teman dalam mendapatkan
rutin. informasi kesehatan.
Keterangan :
1 : Tidak pernah menunjukan
2 : Jarang menunjukan
3 : Kadang-kadang menunjukan
4 : Sering menunjukan
5 : Secara konsisten menunjukan
Melakukan perawatan Manajemen nutrisi
Setelah dilakukan tindakan keperawatan 1. Identifikasi adanya alergi
selama 4x30 menit diharapkan keluarga makanan.
mampu melakukan perawatan, dengan 2. Atur diet yang diperlukan
kriteria hasil : (Diet rendah garam).
Manajemen diri: Penyakit akut(3100) Manajemen obat
Indikator Skala 1. Pantau kepatuhan mengenai
Awal Tujuan regimen obat.
Monitor tanda 3 4 2. Tentukan kemampuan pasien
dan gejala untuk mengatasi/mengobati
hipertensi sendiri dengan cara yang
Sesuaikan diit 2 4 tepat(obat dengan bahan
selama sakit alami).
Menghindari 2 4
kebiasaan yang
dapat memicu
sakit
Keterangan :
1 : Tidak pernah menunjukan
2 : Jarang menunjukan
3 : Kadang-kadang menunjukan
4 : Sering menunjukan
5 : Secara konsisten menunjukan
Menciptakan lingkungan yang sehat Manajemen Lingkungan
Setelah dilakukan tindakan keperawatan 1. Ciptakan lingkungan yang
selama 4x30 menit, diharapkan keluarga aman dan bersih
mampu menciptakan lingkungan yang 2. Hindari dari paparan dan
sehat dengan kriteria hasil : aliran udara yang tidak perlu
Pengetahuan: gaya hidup sehat (terlalu panas/dingin).
Indikator Skala 3. Kendalikan/cegah kebisingan
Awal Tujuan yang berlebihan.
Pentingnya air 3 4 4. Letaakkan benda yang sering
untuk hidrasi yang digunakan dalam jangkauan
memadai pasien.
Faktor lingkungan 3 4 5. Sediakan dan atur makanan
yang dan makanan ringan yang
mempengaruhi menarik.
perilaku
kesehatan
Keterangan :
1 : Tidak ada pengetahuan
2 : Pengetahuan terbatas
3 : Pengetahuan sedang
4 : Pengetahuan banyak
5 : Pengetahuan sangat banyak
Menggunakan fasilitas kesehatan Rujukan (8100)
Setelah dilakukan tindakan keperawatan 1. Lakukan pemantauan untuk
selama 4x30 menit diharapkan keluarga menentukan kebutuhan
mampu menggunakan fasilitas kesehatan, rujukan.
dengan kriteria hasil : 2. Identifikasi perawatan yang
Perilaku pencarian kesehatan (1603) diperlukan.
Indikator Skala 3. Evaluasi kekuatan dan
Awal Tujuan kecemasan dalam keluarga /
Mengajukan 3 5 orang terdekat berkaitan
pertanyaan yang dengan tanggung jawab
berhubungan memberikan perawatan.
dengan
kesehatan.
Mendapatkan 3 5
bantuan dari
profesi
kesehatan.
Keterangan :
1 : Tidak pernah menunjukan
2 : Jarang menunjukan
3 : Kadang-kadang menunjukan
4 : Sering menunjukan
5 : Secara konsisten menunjukan
VII. IMPLEMENTASI

Dx Hari, Implementasi Respon Paraf


tanggal
1 Kamis, Kunjungan 1 : Ny. T kooperatif, dirumah
31 Perkenalan, hubungan terdapat Ny. T sendiri.
Januari dengan keluarga Keluhan yang dirasakan
2018. (menjelaskan tujuan, Ny. T adalah pegal-pegal
10.00 lama kunjungan, di leher dan kakinya.
frekuensi kunjungan),
mendiskusikan
kontrak waktu,
pengkajian data
keluarga, kontrak
waktu kunjungan
berikutnya.

10.30 Melakukan Ny. T :


pemeriksaan TTV TD: 170/80 mmHg
pada Tn. K dan Ny. R S: 36,6oC
N: 89 x/menit
RR: 22 x/menit

11.00 Terminasi Ny. T memahami dan


Kembali memaklumi.
melaksanakan tugas di
Puskesmas 1 Sokaraja.
1 Senin 4 Kunjungan 2
Februari Melakukan pengkajian Ny. T terbuka, kooperatif,
2019 data keluarga, dan bekerja sama.
10.00 pengkajian lingkungan
dan lain-lain
10.25 Melakukan Ny. T :
pengukuran TTV pada TD: 160/90 mmHg
anggota keluarga. S: 36,7oC
N: 86 x/menit
RR: 22 x/menit

10.30 Melakukan Anamnesa Ny. T mengeluhkan


dan pemeriksaan fisik akhir-akhir ini susah
anggota keluarga. tidur.
Ny. S mengeluhkan leher
dan kaki pegal-pegal,
sedikit lemas.

10.45 Melakukan anamnesa Ny. T mengatakan dirinya


tentang penyakit yang sudah terkena hipertensi
diderita Ny. T sekitar beberapa tahun
yang lalu namun jarang
minum obat, berobat jika
dirasa sakitnya sudah
parah dan tidak
melakukan diit hipertensi
serta tidak tahu apa itu diit
hipertensi.

11.00 Menanyakan kepada Ny. T mengatakan pusing,


Ny. T mengenai tanda, leher pegal dan kaki
gejala, dan masalah pegal.
yang dialami.
11.05 Ny. T mengerti
Mendorong pada Ny.
T agar selalu
berkomunikasi dengan
keluarga jika merasa
11.10 kurang sehat. Ny. T mengatakan belum
Memantau kepatuhan berobat, dan berobat jika
mengenai regimen sudah dirasa sangat parah.
obat

11.12 Menekankan Ny. T mengerti dan


pentingnya pola paham.
makan yang sehat,
tidur dan berolahraga.

11.15 Mengidentifikasi Ny. T mengatakan suka


masalah pasien terkait makanan yang asin, suka
perilaku. makan daging, dan makan
kangkung dan bayam.

11.20 Memotivasi pasien Ny. T dan keluarga paham


dan keluarga untuk dan mengerti.
menjaga pola makan
dan minum yang sehat
dan dianjurkan untuk
mengurangi konsumsi
garam.

11.25 Menjelaskan kontrak Ny. T menyetujui hari


waktu kunjungan rabu, pukul 10.00 WIB.
selanjutnya yaitu
dilakukan tindakan
pendidikan kesehatan
tentang penyakit
hipertensi.
1 Rabu 6 Kunjungan ke 3
Februari Melakukan Ny. T paham dan
2019 pendidikan kesehatan mengerti apa yang
10.00- tentang penyakit disampaikan.
10.45 hipertensi. Ny. T berterima kasih dan
Menjelaskan merasa senang.
pengertian, tanda
gejala, komplikasi,
faktor resiko,
pencegahan, dan
penatalaksanaan
penyakit hipertensi.

10.50 Menentukan Ny. T mengatakan


kemampuan pasien dibelikan obat di apotik
untuk mengatasi/ oleh anaknya. Ny. T
mengobati sendiri memperlihatkan
dengan cara yang tepat Amlodipin.
(obat alami).

10.55 Menciptakan Ny. T paham dan


lingkungan yang aman mengerti
dan bersih.

11.00 Mengidentifikasi Ny. T mengatakan


perawatan dan berobat di PMI sokaraja.
melakukan
pemantauan untuk
menentukan
kebutuhan rujukan.

11.15 Melakukan terminasi Ny. T menyetujui hari


dan kontrak jumat jam 09.00
pertemuan selanjutnya
untuk ujian keluarga.

1 Jumat, 8 Kunjungan ke-4


Februari Melakukan validasi Ny. T dan Ny. S sedang
2019 kontrak. berbincang-bincang
09.00 Melakukan kontrak dirumah.
ulang jam 09.00
09.15 Melakukan Ny. T dan Ny. S paham,
Pendidikan kesehatan mengerti dan tidak ada
tentang hipertensi dan yang ditanyakan.
diitnya.
09.20 Menjelaskan
pengertian, etiologi,
tanda dan gejala, diit
dan lain sebagainya.
09.50 Melakukan terminasi Ny. S sangat senang akan
dan ujian selesai kedatangan mahasiswa.
VIII. EVALUASI

WAKTU DX CATATAN PERKEMBANGAN


Jumat, 8 1 S: Ny. T mengatakan sudah paham dan mengerti mengenai
Februari penyakit yang diderita yaitu hipertensi dan cara penanganan
2019 serta diitnya.
O: Ny. T terlihat paham dan bisa menjelaskan kembali tentang
Hipertensi (pertanyaan dalam penkes).
A: Masalah teratasi sebagian.
P: Anjurkan keluarga untuk mencari informasi lebih banyak
mengenai Hipertensi agar lebih paham.
Mengenal Masalah
Indikator Skala
Awal Tujuan Hasil
Faktor risiko 2 4 4
Tanda dan gejala 2 4 4
Keterangan :
1 : Tidak ada pengetahuan
2 : Pengetahuan terbatas
3 : Pengetahuan sedang
4 : Pengetahuan banyak
5 : Pengetahuan sangat banyak
Mengambil keputusan
Indikator Skala
Awal Tujuan Hasil
Menggunakan 3 4 3
perilaku yang
menghindari
resiko
Melakukan 3 4 4
perilaku
kesehatan secara
rutin.
Keterangan :
1 : Tidak pernah menunjukan
2 : Jarang menunjukan
3 : Kadang-kadang menunjukan
4 : Sering menunjukan
5 : Secara konsisten menunjukan
Melakukan Perawatan
Indikator Skala
Awal Tujuan Hasil
Monitor 3 4 2
tanda dan
gejala
hipertensi
Sesuaikan diit 2 4 3
selama sakit
Menghindari 2 4 3
kebiasaan
yang dapat
memicu sakit
Keterangan :
1 : Tidak pernah menunjukan
2 : Jarang menunjukan
3 : Kadang-kadang menunjukan
4 : Sering menunjukan
5 : Secara konsisten menunjukan
Menciptakan lingkungan yang sehat
Indikator Skala
Awal Tujuan Hasil
Pentingnya air 3 4 4
untuk hidrasi
yang memadai
Faktor 3 4 4
lingkungan
yang
mempengaruhi
perilaku
kesehatan
Keterangan :
1 : Tidak ada pengetahuan
2 : Pengetahuan terbatas
3 : Pengetahuan sedang
4 : Pengetahuan banyak
5 : Pengetahuan sangat banyak
Menggunakan Fasilitas kesehatan
Indikator Skala
Awal Tujuan Hasil
Mengajukan 3 5 5
pertanyaan
yang
berhubungan
dengan
kesehatan.
Mendapatkan 3 5 4
bantuan dari
profesi
kesehatan.
Keterangan :
1 : Tidak pernah menunjukan
2 : Jarang menunjukan
3 : Kadang-kadang menunjukan
4 : Sering menunjukan
5 : Secara konsisten menunjukan