Anda di halaman 1dari 5

A.

PICOT Jurnal Penelitian

Author TITLE PROBLEM INTERVENTION COMPARATOR OUTCOME


, Year
Julianti Pengaruh Senam Berbagai macam Peneliti melakukan Peneliti menggunakan Berdasarkan hasil penelitian yang
Dewi Kegel Terhadap perubahan terjadi pada intervensi senam kegel penelitian lain yang dilakukan peneliti di Puskesmas Tumpaan
Karjoy Frekuensi lanjut usia, salah kepada 30 orang serupa sebagai referensi Minahasa Selatan, maka hasil penelitian
o Inkontinensia satunya pada sistem responden lansia. dan pembanding ini dapat disimpulkan bahwa : Sebelum
Damay Urine Pada Lanjut perkemihan yaitu penelitiannya. dilakukan Senam Kegel jumlah responden
anti Usia Di Wilayah penurunan tonus otot terbanyak mengalami frekuensi
Pange Kerja Puskesmas vagina dan otot pintu inkontinensia sedang. Sedangkan hasil
manan Tumpaan saluran kemih (uretra) setelah dilakukan Senam Kegel, frekuensi
Franly Minahasa Selatan yang disebabkan oleh inkontinensia pada lansia mengalami
Onibala penurunan hormon perubahan dengan menurunnya frekuensi
esterogen, sehingga inkontinensia urine menjadi jarang.
2017
menyebabkan terjadinya Sehingga terdapat pengaruh terhadap
inkontinensia urine frekuensi inkontinensia urine sesudah
frekuensi BAK diberikan Senam Kegel.
meningkat dan tidak
dapat dikontrol.

B. PEMBAHASAN JURNAL PENELITIAN


DATA TEORI OPINI
Dalam hasil yang didapat dari 3 hari Inkontinensia urin merupakan Masalah inkontinensia adalah salah satu
sebelum diberikan intervensi yaitu, responden eliminasi urin dari kandung kemih yang tidak masalah yang meluas dan merugikan, Penyakit
yang mengalami frekuensi inkontinensia terkendali atau terjadi diluar keinginan. Jika ini merupakan salah satu faktor utama yang
sering sebanyak 11 orang (36.7%), responden Inkontinensia urin terjadi akibat kelainan membuat banyak
yang mengalami frekuensi inkontinensia inflamasi ( sistitis ), mungkin sifatnya hanya
Kelainan inkontinensia urine tidak akan
sedang sebanyak 16 orang (53.3%), sementara. Namun, jika kejadian ini timbul
mengancam jiwa penderita tetapi berpengaruh
sedangkan responden yang mengalami karena kelainan neurologi yang serius
pada kualitas hidup yang disebabkan oleh
frekuensi inkontinensia jarang sebanyak 3 ( paraplegia ), kemungkinan besar sifatnya
faktor gangguan psikologis dan faktor sosial
orang (10.0%). akan permanent (Smeltzer & G.Bare. 2015).
yang sulit diatasi, penderita merasa rendah diri
Dari hasil yang didapat 3 hari sesudah Latihan otot dasar panggul (ODP) karena selalu basah akibat urine yang keluar,
diberikan intervensi adalah responden yang dikembangkan pertama kali oleh dr.Arlold mungkin pada saat batuk, bersin, menganggkat
mengalami frekuensi. inkontinensia jarang kegel pada tahun 1940 dengan tujuan barang berat dan menahan urine dari kamar ke
sebanyak 25 orang (83.3%), dan responden menguatkan otot dasar panggul dan wc. Mengakibatkan terjadinya problematika.
yang mengalami frekuensi inkontinensia mengatasi stress inkontinensia urin. Latihan
Lansia tidak menyadari bahwa ada pilihan
sedang sebanyak 5 orang (16.7%). Hal ini berupa latihan ODP secara progresif pada
lain dalam penanganan inkontinensia urine
inimenunjukkan terjadinya penurunan otot Levator ani yang dapat dikontraksikan
dengan terapi non farmakoligis, salah satu nya
frekuensi inkontinesia urine pada responden secara sadar yang selanjutnya dikenal dengan
terapi non farmakoligis yaitu dengan
dilihat dari jumlah responden yang mengalami kegel exersice (Rahajeng,2010).
teknik/latihan prilaku mengontrol kandung
frekuensi inkontinensia urine sering dan
Tujuan kemih dan otototot sfingter dengan latihan otot
sedang menurun menjadi frekuensi
dasar panggul. Senam kegel adalah senam
inkontinensia jarang . Sehingga terdapat 1. Pasien pasca prostatectomy mengalami untuk menguatkan otot panggul atau senam
pengaruh terhadap frekuensi inkontinensia kelemahan sebagian besar organ pelvic di yang bertujuan untuk memperkuat otot-otot
urine sesudah diberikan Senam Kegel. uretra khususnya sekitar uretra sfingter dasar panggul terutama otot pubococcygeal
eksterna dapat menguatkan otot tersebut, sehingga seorang wanita dapat memperkuat
meningkatkan resistensi uretra, dan otot-otot saluran kemih. Senam kegel juga
disertai dengan penggunaan otot secara dapat menyembuhkan ketidakmampuan
sadar oleh pasien untuk mencegah menahan kencing (inkontinensia urine) dan
dribbling pasca prostatectomy dapat mengencangkan dan memulihkan otot di
2. Membantu mereka yang mengalami
daerah alat genital dan anus (Yuliana, 2011).
kesulitan mengendalikan buang air kecil
Senam kegel merupakan suatu upaya untuk
(urinary incontinence) pada periode akhir
mencegah timbulnya inkontinensia urine,
kehamilan dan setelah melahirkan ataupun
mekanisme kontraksi dan meningkatnya tonus
masalah incontinensia selain ibu hamil
otot dapat terjadi karena adanya rangsangan
dan melahirkan
sebagai dampak latihan. Senam kegel adalah
3. Mengatasi urgo
latihan yang bertujuan untuk memperkuat
incontinence/inkontinensia urgensi
sfingter kandung kemih dan otot dasar
(keinginan berkemih yang sangat kuat
panggul, yaitu otot-otot yang berperan
sehingga tidak dapat mencapai toilet tepat
mengatur miksi dan gerakan yang
pada waktunya).
mengencangkan, melemaskan kelompok otot.
Indikasi senam kegel panggul dan daerah genital, terutama otot
Senam kegel dianjurkan bagi wanita pubococcygeal, sehingga seorang wanita dapat
memperkuat otot-otot saluran kemih. Senam
dan pria yang umumnya memiliki keluhan kegel juga dapat menyembuhkan
terkait PC. Berikut adalah indikasi senam ketidakmampuan menahan kencing
kegel : (inkontinensia urine) dan dapat
1. Pria wanita yang memiliki masalah
mengencangkan otot di daerah alat genital dan
inkontinensia (tidak mampu menahan
anus.
BAK).
2. Wanita yang sudah mengalami Untuk lamsia senam kegel bukan lah suatu
menopause untuk mempertahankan senam yang susah untuk dilakukan karena
kekuatan otot panggul dan dari penurunan tanpa orang lain tahu sudah bisa untuk
kadar estrogen. melakukan senam kegel dimana pun dan kapan
3. Wanita yang mengalami prolaps uteri
pun dan saat melakukan apapun dapat
(turunya rahim) karena melemahnya otot
dilakukan.
dasar panggul, juga untuk wanita yang
mengalami masalah seksual.
4. Pria yang mengalami masalah ejakulasi dini
serta ereksi lebih lama (Ardani, 2010).
5. Klien yang dilakukan pemasangan kateter
cukup lama.
6. Klien yang akan dilakukan peelepasan
down kateter.
7. Klien yang mengalami inkontinensia
retentio urine.
8. Klien post operasi.
Kontra Indikasi Senam Kegel

Penderita penyakit jantung yang dapat


mengakibatkan nyeri dada saat melakukan
gerakan minimal, penderita diabetes,
penderita hipertensi, dan penderita penyakit
kelamin (Ardani,2010)

DAFTAR PUSTAKA
Smeltzer, S.C, (2015). Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta : EGC

Rahajeng. (2010). Efek Latihan Kegel Pada Kekuatan Otot Dasar Panggul Ibu Pasca Persalinan. Jurnal Kedokteran Brawijaya

Ardani, N.M.K. (2010). Pengaruh Senam Kegel Terhadap Kontraksi Otot Dasar Panggul Pada Lansia Wanita Di Banjar Pegok Denpasar Selatan.
Skripsi tidak diterbitkan. Denpasar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana