Anda di halaman 1dari 2

Pada diskusi 6 kali ini kita akan fokus membahas mengenai ISO 9000.

Setelah Saudara
mempelajari Modul 7 dan materi inisiasi 7, silahkan diskusikan pertanyaan berikut ini:

1. Manfaat apa saja yang diperoleh perusahaan dari penerapan ISO 9000?
2. Faktor-faktor apa yang menjadi pendukung dan penghambat dari penerapan ISO 9000 di
suatu perusahaan?
3. Pada Kasus 1 di Modul 7 Kegiatan Belajar 1 BMP Manajemen Kualitas mengenai
pengalaman PT Aqua Golden Missisipi (PT AGM) dalam menjalani Sertifikasi ISO 9000,
menurut Saudara apa yang jadi pertimbangan Manajemen PT AGM lebih memilih untuk
memperoleh sertifikat ISO 9002, bukan ISO 9001 atau ISO 9003? Mohon jelaskan
argumen Saudara!
4. Syarat-syarat apa saja yang perlu dilakukan oleh institusi pendidikan agar berhasil
menerapkan BS 5750/ISO 9000?
5. Langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan perusahaan untuk mendapatkan sertifikat
ISO 9000? Mohon jelaskan!

Gunakan BMP sebagai referensi utama dalam menjawab pertanyaan diskusi ini dan materi
inisiasi sebagai referensi penunjang...jangan copy paste tulisan di google.
Selamat berdiskusi ^_^
1. manfaat khusus sertifikasi /SO 9000 antara lain:
a. Produkti vitas dan penjualan ekspor lebih tinggi
b. Pengendalian bisnis lebih baik, pengurangan biaya, dan pengurangan komplain
pelanggan
c. Meningkatkan quality of way life, preferensi pelanggan, image terhadap kualitas
perusahaan, dan pengurangan prosedur dan dokumentasi, dan meningkatkan
kesadaran tindakan pencegahan dan perbaikan
2. Pendukung penerapan ISO 9000:
Faktor-faktor Pendukung dari penerapan ISO 9000 meliputi dukungan dan komitmen dari
midle management dan karyawan, Ketepatan dokumentasi proses, Antusiame terus-
menerus dari Top management dan Middle Management serta karyawan, Pengertian
terhadap sistem kualitas, Komunikasi yang baik antara manjemen dan karyawan, Alokasi
sumber daya secukupnya, Adanya waktu tambahan untuk pelatihan dan pertemuan,
Peningkatan yang nyata dalam penjualan profit dan Tercapainya penghematan biaya

penghambat penerapan ISO 9000:


a. Kurang Komitmen dari Top Manajemen;
b. Tidak ada keterlibatan dari karyawan;
c. Kordinasi antar departemen yang minim;
d. Keterbatasan Waktu;
e. Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM);
f. Kurangnya Sosialisasi dan Komunikasi
3. Untuk Perusahaan dengan banyak Plant Produksi seperti PT. AGM, ISO 9002 paling cocok,
karena untuk penjaminan kualitas untuk produksi dan instalasi. Model ini lebih lunak
daripada iSO 9001 dan biasa digunakan oleh perusahaan manufaktur yang umum di mana
spesifikasi produk telah dirancang dan ditetapkan dengan pasti. Agar muncul standar yang
sama di semua plant produksi yang berjumlah lebih dari 10 denganlokasi yang tersebar di
seluruh indonesia
4. Syarat:
a. Komitmen Manajemen terhadap Mutu.
b. Sistem Mutu.
c. Kontrak dengan Pelanggan Internal & Eksternal (Hak Pelajar dan Hal Pelanggan
Eksternal, seperti orang tua).
d. Kontrol Dokumen.
e. Kebijakan Seleksi & Ujian Masuk.
f. Layanan Pendukung Pelajar, yang mencakup Kesejahteraan, Konseling dan
Pengarahan Tutorial.
g. Catatan Kemajuan Pelajar.
h. Pengembangan, Desain dan Penyampaian Kurikulum~Strategi-strategi Pengajaran
dan Pembelajaran.
i. Penilaian Tes.
j. Konsistensi Metode Penelitian.
k. Prosedur dan Catatan Penilaian yang mencakup Catatan Prestasi.
l. Metode dan Prosedur Diagnostik untuk Mengidentifikasikan Kegagalan dan
Kesalahan.
m. Tindakan Perbaikan terhadap Kegagalan Pelajar, Sistem untuk Menghadapi
Komplain dan Tuntutan.
n. Fasilitas & Lingkungan Fisik, Bentuk Tawaran Lain, seperti Fasilitas Olah Raga,
Kelompok-kelompok dan Perkumpulan Ekstra Kurikuler, Persatuan Pelajar, Fasilitas
Pembelajaran, dan lain-lain.
o. Catatan Mutu.
p. Prosedur-prosedur Pengesahan & Audit Mutu Internal.
q. Pelatihan dan Pengembangan Staf, mencakup Prosedur-prosedur untuk Menilai
Kebutuhan-kebutuhan Pelatihan dan Evaluasi Efektifita pelatihan.
r. Metode-metode Review, Monitoring dan Evaluasi.
5. Langkah – langkah:
a. Adopsi
b. Persiapan
c. Pengembangan
d. Implementasi